Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN BAURAN PEMASARAN DENGAN PEMANFAATAN LAYANAN KESEHATAN PASIEN UMUM RAWAT INAP RSUD KOTA MAKASSAR Bur, Nurfardiansyah; Suyuti, Sartika
Promotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 9 No. 1: JUNE 2019
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (927.504 KB) | DOI: 10.56338/pjkm.v9i1.581

Abstract

Beragamnya kebutuhan masyarakat akan produk dan jasa kesehatan maka pihak rumah sakit berlomba-lomba semaksimal mungkin untuk melayani konsumen. Bauran pemasaran merupakan seperangkat alat pemasaran yang digunakan untuk mencapai salah satu tujuan pemasaran yaitu memberikan kepuasan terhadap keinginan dan kebutuhan pengomsumsi serta mendatangkan keuntungan bagi pihak perusahaan dari bauran pemasaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan bauran pemasaran dengan manfaat layanan kesehatan pada pasien umum rawat inap di RSUD Kota Makassar Tahun 2018. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study, yaitu melakukan pengukuran atau pengamatan pada saat bersamaan dengan mencari hubungan antara variabel independen dan variabel dependen. Sampel adalah pasien umum yang berada di instalasi rawat inap selama penelitian berlangsung. Cara pengambilan sampe dengan purposive sampling dengan menggunakan kuesioner. Hasil analisis Chi-square menunjukkan ada hubungan costumer service dengan p=0,031 dan place dengan p=0,001 dengan pemanfaatan layanan kesehatan. Tidak ada hubungan bauran pemasaran (product dengan p=1,000, price dengan p=1,000, promotion dengan p=0,222, people dengan p=1,000, physical evidence dengan p=1,000, process dengan p=1,000) dengan pemanfaatan layanan kesehatan pada pasien umum rawat inap di RSUD Makassar Tahun 2018. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan anatara customer service, dan place dengan pemanfaatan layanan kesehatan pada pasien umum rawat inap di RSUD Makassar Tahun 2018, tetapi tidak memiliki hubungan dengan pemasaran product, price, promotion, people, physical evidence, dan process. 
Empowerment of Muhammadiyah Guidance Studio Students in Kuala Lumpur as Little Nurse Cadres Agustini, Tutik; Yusriani, Yusriani; Burhanuddin, Nurfardiansyah
ABDIMASNU: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): ABDIMASNU
Publisher : Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47710/abdimasnu.v5i1.550

Abstract

Elementary schools serve as learning centers but are also prone to becoming sites for disease transmission if not properly managed. Data from the Makassar City Health Office in 2019 revealed high prevalence rates of diarrhea (50.89%), dermatitis (41.50%), and intestinal worm infections (56.80%) among elementary school-aged children, primarily due to poor personal and environmental hygiene. Similar health issues were observed among students in a mentoring center, where Clean and Healthy Living Behavior (CHLB) practices, as well as knowledge and skills in basic healthcare services, remained low.To address these issues, the establishment and training of young health cadres (PERCIL) were implemented at an elementary level in Madrasah Ibtidaiyah, located at 30 Wisma Sabarudin, Kuala Lumpur, Malaysia. The methods included literature studies, lectures, discussions, demonstrations, role-playing, and mentoring, with evaluation conducted using pre- and post-tests and skill checklists.The program results showed significant improvements in students’ knowledge, attitudes, and practices related to CHLB and their ability to provide basic healthcare services. Outputs included the formation of competent PERCIL cadres capable of disseminating health information and implementing CHLB concepts, publication in the ABDIMASNU Journal, dissemination in mass and online media, and an official service report. This program aims to create a healthy and productive group of children as a model for health interventions in other communities.
Use of First Aid Equipment for Early Treatment of Accident Victims: A review Yusriani, Yusriani; Burhanuddin, Nurfardiansyah; Anwar, Muhammad Qayyum Aisy; Alfatirah, Shoofiyah; Azizah, Maudi Nailah; Ulfia, Nurul Adha; Ramdhany R, Noer Azhisya; Acob, Joel Rey U.
Journal of Health Science and Medical Therapy Том 3 № 02 (2025): Journal of Health Science and Medical Therapy
Publisher : PT. Riset Press International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59653/jhsmt.v3i02.1570

Abstract

First aid is an important initial action in the treatment of sudden injury or illness before getting further medical assistance. First aid kit (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan) is one of the important tools in emergency treatment in various situations. This study aims to describe the use of first aid kits in first aid situations in various environments. This study uses a purposive sampling method, where respondents are selected based on certain criteria, such as experience using first aid kits in emergency conditions. Data was collected through questionnaires and interviews to determine the frequency, effectiveness, and obstacles encountered in the use of first aid kits. The results showed that although most respondents understood the importance of first aid kits, there were variations in knowledge and skills in their use. Factors such as the availability of first aid kits and understanding of them affect the effectiveness of first aid. Therefore, further education on the use of the first aid kit and maintenance of the contents of the kit is needed to improve preparedness in emergency situations.
Empowerment of Muhammadiyah Guidance Studio Students in Kuala Lumpur as Little Nurse Cadres Yusriani, Yusriani; Burhanuddin, Nurfardiansyah; Agustini, Tutik
ABDIMASNU: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): ABDIMASNU
Publisher : Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47710/abdimasnu.v5i1.550

Abstract

Elementary schools serve as learning centers but are also prone to becoming sites for disease transmission if not properly managed. Data from the Makassar City Health Office in 2019 revealed high prevalence rates of diarrhea (50.89%), dermatitis (41.50%), and intestinal worm infections (56.80%) among elementary school-aged children, primarily due to poor personal and environmental hygiene. Similar health issues were observed among students in a mentoring center, where Clean and Healthy Living Behavior (CHLB) practices, as well as knowledge and skills in basic healthcare services, remained low.To address these issues, the establishment and training of young health cadres (PERCIL) were implemented at an elementary level in Madrasah Ibtidaiyah, located at 30 Wisma Sabarudin, Kuala Lumpur, Malaysia. The methods included literature studies, lectures, discussions, demonstrations, role-playing, and mentoring, with evaluation conducted using pre- and post-tests and skill checklists.The program results showed significant improvements in students’ knowledge, attitudes, and practices related to CHLB and their ability to provide basic healthcare services. Outputs included the formation of competent PERCIL cadres capable of disseminating health information and implementing CHLB concepts, publication in the ABDIMASNU Journal, dissemination in mass and online media, and an official service report. This program aims to create a healthy and productive group of children as a model for health interventions in other communities.
Analisis Hubungan Digital Marketing Dengan Loyalitas Pasien Umum Rawat Jalan Di RSUD Labuang Baji Burhanuddin, Nurfardiansyah; Septiyanti; Tri Wahyuningsih; Zarah Alifani Dzulhijjah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.196

Abstract

RSUD Labuang Baji telah menerapkan digital marketing melalui media sosial, website dan sistem informasi rumah sakit sebagai upaya memperluas jangkauan layanan dan memperkuat hubungan dengan pasien. Namun, penerapan digital marketing di RSUD Labuang Baji masih belum optimal dalam membentuk loyalitas pasien umum rawat jalan. Meskipun strategi digital, media dan pengelolaan data dinilai cukup baik, hal tersebut belum berhubungan dengan loyalitas. Rendahnya interaksi digital, keterbatasan perangkat dan platform digital serta kurangnya efektivitas teknologi pemasaran menjadi kendala utama. Oleh karena itu, strategi yang dijalankan masih memerlukan pengembangan agar digital marketing dapat berjalan secara optimal dan mendukung peningkatan loyalitas pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan indikator digital marketing dengan loyalitas pasien umum yang menjalani rawat jalan di RSUD Labuang Baji. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Pengambilan sampel dilakukan secara Purposive Sampling dan jumlah sampel ditentukan menggunakan rumus Slovin, sehingga diperoleh 111 pasien pasien umum rawat jalan. Hasil uji chi-square menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara empat variabel digital marketing dengan loyalitas pasien yaitu digital audiences, digital devices, digital platforms, dan digital marketing technology. Sementara itu, tiga variabel lainnya, yaitu digital goals and strategy, digital medi dan digital data tidak menunjukkan hubungan dengan loyalitas pasien. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan digital audiences, digital devices, digital platforms dan digital marketing technology dengan loyalitas pasien umum yang berobat jalan di RSUD Labuang Baji dan tidak ada hubungan digital goals and strategy, digital media dan digital data dengan loyalitas pasien umum yang berobat jalan di RSUD Labuang Baji. RSUD Labuang Baji disarankan untuk menyusun strategi digital marketing yang lebih baik, memahami karakteristik audiens digital, mengoptimalkan penggunaan media digital, konten yang disajikan perlu dibuat lebih informatif dan interaktif serta didukung oleh pengelolaan data yang aman dan mengikuti perkembangan teknologi.
Pengaruh Physical Evidence Terhadap Kepuasan Pada Loket Pendaftaran Rawat Jalan Di Rumah Sakit Akademis Jaury Jusuf Putera Kota Makassar Hilwani, Fitria Amalia; Nurfardiansyah Bur; Nurbaety
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i1.584

Abstract

Rumah sakit mempunyai berbagai macam jenis pelayanan kesehatan yang dapat diunggulkan untuk mempertahankan kepuasan dan loyalitas pasien. Salah satu jenis pelayanan kesehatan yang ada di rumah sakit yaitu pelayanan rawat jalan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh physcal evidence terhadap kepuasan loket pendaftaran pada pasien rawat jalan di Rumah Sakit Akademis Jaury Jusuf Putera Kota Makassar Tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode cross-sectional study. Populasi pada penelitian ini adalah pasien umum rawat jalan yang berkunjung pada bulan Desember 2021 sebanyak 317 pasien dengan tingkat kesalahan 10% menggunakan teknik purposive sampling yang jumlah sampelnya 76 pasien umum rawat jalan yang telah mendapatkan pelayanan di loket pendaftaran. Metode analisis menggunakan uji t test . Hasil penelitian menunjukkan bahwa physical evidence berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kepuasan loket pendaftaran pada pasien rawat jalan di Rumah Sakit Akademis Jaury Jusuf Putera. Adapun nilai signifikansinya = 0,000 dan nilai koefisien determinasi (R square) sebesar 0,573 yang mengandung pengertian bahwa pengaruh physical evidence terhadap kepuasan loket pendaftaran adalah sebesar 57,3 %. Penelitian ini menyarankan kepada pihak rumah sakit agar memperhatikan, meningkatkan dan mempertahankan physical evidence loket pendaftaran di Rumah Sakit Akademis Jaury Jusuf Putera agar pasien yang berkunjung dapat merasakan nyaman dan merasa puas akan physical evidence loket pendaftaran di Rumah Sakit Akademis Jaury Jusuf Putera.
Gambaran Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Vaksin COVID-19 (Coronavac) Pada Tenaga Kesehatan Di Rumah Sakit Umum Daerah Syekh Yusuf Kabupaten Gowa Nur Fadila; Nurul Ulfah Mutthalib; Nurfardiansyah Bur
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i1.606

Abstract

KIPI merupakan efek samping pasca imunisasi yang dapat muncul dengan gejala sangat ringan, hingga berat. KIPI merupakan respon tubuh terhadap vaksin yang disuntikkan ke dalam tubuh. KIPI merupakan efek samping pasca imunisasi yang dapat muncul dengan gejala sangat ringan, hingga berat. KIPI merupakan respon tubuh terhadap vaksin yang disuntikkan ke dalam tubuh. Pada pengambilan data di RSUD Syekh Yusuf Kab.Gowa menunjukkan bahwa terdiri dari tenaga kesehatan 457 yang telah menerima vaksin dosis I terdapat 424 (92,78%) vaksin dosis II terdapat 415 (90.81%) dan vaksin dosis III yaitu booster terdapat 322 (70,15%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) Vaksin Covid-19 (Coronavac) pada tenaga Kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Syekh Yusuf Kab.Gowa.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi dalam penelitian ini Jumlah populasi tenaga kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Syekh Yusuf Kab.Gowa berjumlah 457 orang. Untuk menghitung besar sampel menggunakan rumus Slovin sehingga jumlah sampel berjumlah 143 tenaga kesehatan. Hasil penelitian pada tenaga kesehatan terdapat KIPI mulai dari derajat ringan, sedang, berat pada pemberian vaksin tahap I dan tahap II. Hasil menunjukkan Riwayat Alergi Tenaga Kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Syekh Yusuf Kab.Gowa 139 orang (97,2%).Gejala//Keluhan Tenaga Kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Syekh Yusuf Kab.Gowa sebanyak 122 orang (85,3%).Efek Samping KIPI Tenaga Kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Syekh Yusuf Kab.Gowa  dengan kategori KIPI sebanyak 81 orang (56,6%).Derajat KIPI Tenaga Kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Syekh Yusuf Kab.Gowa dari 143 Tenaga Kesehatan Derajat KIPI Sedang mencapai 124 (86,7%).
Determinan Keluhan Musculoskeletal Disorders Pada Pekerja Pengelasan Di PT. Industri Kapal Indonesia (Persero) Makassar Prasetyo, Duwi; Sartika; Nurfardiansyah Bur
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i2.677

Abstract

Musculoskeletal disorders (MSDs) merupakan suatu kelainan pada jaringan tubuh seperti otot, tendon, ligamen, saraf, atau sendi tulang belakang. Gangguan tersebut dapat dirasakan di beberapa bagian tubuh, yaitu otot leher, bahu, lengan, tangan, punggung, pinggang, serta otot pada tubuh bagian bawah. Apabila tidak dilakukan tindakan maka akan menyebabkan cidera atau terjadi kelumpuhan dan kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan keluhan Musculoskeletal disorders (MSDs) pada pekerja pengelasan di PT. Industri Kapal Indonesia (persero) Makassar tahun 2022. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional Study. Tehnik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Probability Sampling terhusus pada Simple Random Sampling dengan jumlah sampel 48. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Metode analisis data dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara umur dengan keluhan musculoskeletal disorders pada pekerja pengelasan dengan nilai p=0,000, ada hubungan antara masa kerja dengan keluhan musculoskeletal disorders dengan nulai p=0,001, tidak ada hubungan antara aktivitas fisik dengan keluhan musculoskeletal disorders nilai p=0,5, ada hubungan antara beban kerja dengan keluhan musculoskeletal disorders nilai p=0,003, ada hubungan antara sikap kerja  dengan keluhan musculoskeletal disorders nilai p=0,04. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu pada variabel umur, masa kerja, beban kerja dan aktivitas fisik terdapat hubungan yang signifikan terhadap keluhan musculoskeletal disorders pada pekerja pengelasan sedangkan variabel aktivitas fisik tidak ditemukan hubungan yang signifikan dengan keluhan musculoskeletal disorders pada pekerja pengelasan. Disarankan kepada peneliti selanjutnya sebaiknya meneliti faktor lain yang dapat mempengaruhi kasus musculoskeletal disorders.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemanfaatan Pelayanan Antenatal Care Di Puskesmas Salomekko Kabupaten Bone Madinatul Munawwara; Haeruddin; Nurfardiansyah Bur
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i4.813

Abstract

Salah satu upaya pemerintah dalam menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) yaitu dengan ditetapkannya strategi intervensi Program Safe Motherhood yang sudah dimulai sejak tahun 1997. Empat Pilar Safe Motherhood salah satunya yaitu program Antenatal Care (ANC). Pilar yang ke dua yaitu Antenatal Care (ANC) adalah upaya untuk menjamin bahwa semua ibu hamil mendapatkan pelayanan Kesehatan yang berkualitas termasuk diantaranya pemeriksaan kehamilan (Antenatal Care) yang sesuai dengan ketentuan yang diterapkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan antenatal care di Puskesmas Salomekko Kecamatan Salomekko Kabupaten Bone. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Jumlah sampel sebanyak 114 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu menggunakan simple random sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara umur (p=0,000), pendidikan (p=0,000), pengetahuan (p=0,000) dan dukungan keluarga (p=0,003) Sedangkan tidak ada hubungan yang signifikan antara pekerjaan (p=0193), Paritas (p=0,188), Sikap (p=0,142), Pendapatan Keluarga (p=1,000), Jarak (p=0,473), dan Jaminan Kesehatan (p=1,000). Dari hasil penelitian ini diharapkan kepada pihak Puskesmas agar rutin melakukan penyuluhan terkait dengan pemanfaatan pelayanan Antenatal Care.
Hubungan Koordinasi Dengan Efektifitas Kerja Pegawai Rumah Sakit Umum Daerah Batara Guru Kabupaten Luwu aulia, Indiyani; Andi Multazam; Nurfardiansyah Bur
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 6 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i6.1067

Abstract

Koordinasi merupakan salah satu fungsi manajemen yang memegang peranan penting dan setara dengan fungsi-fungsi manajemen lainnya. Dalam upaya mengoptimalisasikan peran dan fungsi rumah sakit diperlukan dukungan sumber daya manusia yang memiliki komitmen tinggi terhadap pencapaian visi dan misi rumah sakit. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah ada hubungan antara koordinasi dengan efektivitas kerja pada pegawai RSUD Batara Guru Kabupaten Luwu Tahun 2023. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode penelitian kuantitatif pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 65 responden. Dan pengujian hipotesisnya diuji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan hubungan pembagian kerja dengen efektivitas kerja dengan nilai P=0,002, hubungan masa kerja dengan efektivitas kerja dengan nilai P=0,000, hubungan disiplin kerja dengen efektivitas kerja dengan nilai P=0,001, hubungan komunikasi dengan efektivitas kerja dengan nilai P=0,000 dan hubungan kepuasan kerja dengan efektivitas kerja dengan nilai P=0,000. Kesimpulan dari penelitian ini menujukkan adanya hubungan antara koordinasi dengan efektivitas kerja pada pegawai RSUD Batara Guru Kabupaten Luwu.