Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Kosentrasi Pure Kundur (Benincasa hispida) dan Agar-Agar Terhadap Mutu Kimia dan Organoleptik Panna Cotta Vegan Kosasih, Michael Fidellouis; Hartati, Fadjar Kurnia; Rahmiati, Retnani
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 13 No. 1 (2025): March
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v13i1.14345

Abstract

This study aimed to develop a vegan panna cotta using winter melon (Benincasa hispida), non-dairy cream, soy milk, and agar-agar, focusing on improving nutritional value and organoleptic acceptability. A Completely Randomized Design (CRD) with a single factor and four treatments was employed: P1 (40 g winter melon puree, 2 g agar-agar), P2 (40 g winter melon puree, 3 g agar-agar), P3 (60 g winter melon puree, 2 g agar-agar), and P4 (60 g winter melon puree, 3 g agar-agar). The analyses included vitamin C content, crude fiber, fat content, and organoleptic evaluations of taste and texture. The results revealed that: (1) P3 showed the best performance, with the highest vitamin C and crude fiber content and the best organoleptic scores for taste and texture; (2) Effectiveness tests also ranked P3 as the most optimal formulation with the highest total effectiveness score (0.9478); (3) P4 excelled in vitamin C and crude fiber content but scored lower in organoleptic properties compared to P3; (4) P1 and P2 demonstrated less optimal performance across various parameters. Thus, the P3 formulation (60 g winter melon puree and 2 g agar-agar) is recommended as the best formulation for producing high-quality vegan panna cotta in terms of nutritional value and organoleptic acceptability. This product has the potential to become a healthy, eco-friendly dessert innovation with high nutritional value, catering to the needs of modern consumers.
PDB PENGUATAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT DESA SAMBIBULU MELALUI WISATA EDUKASI BERBASIS KEARIFAN LOKAL Marwiyah, Siti; Hartati, Fadjar Kurnia; Tampubolon, Liosten Rianna Roosida Ully; Luayyi, Sri; Suryawati, Cicilia Tantri
Jurnal Likhitaprajna Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/peduli.v8i2.683

Abstract

The Assisted Village Empowerment Program (AVEP) in strengthening the community's economy is very important to improve community welfare and empowerment through the local potential that exists around the Assisted Village. Sambibulu Village, Taman District, Sidoarjo Regency, East Java has a variety of regional potential that needs to be developed, such as water ecotourism, MSME stalls, agricultural equipment rental, agribusiness, and the Sambi Horti Red Guava Farmers Group. The aim of this AVEP program is to increase the level of empowerment of target partners in each partner based on increasing product quality, capacity and competitiveness. The methods used are socialization, training, application of technology, mentoring and evaluation, as well as a desire program. The results of this activity showed an increase in production output by 50% and product quality increased by 65%, diversification of crystal seed guava and shallot planting with an increase in profits of 40%.
Analisis Komoditas Unggulan Perikanan Tangkap, Perikanan Tangkap Laut Dan Perikanan Budidaya Di Kabupaten Trenggalek Provinsi Jawa Timur Putra, Angga Pratama; Wijayanti, Regita Faridatunisa; Hartati, Fadjar Kurnia
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2024.008.03.3

Abstract

This study was conducted to identify the most important fisheries commodities in Trenggalek Regency and to provide data to related parties and investors interested in this sector. Trenggalek Regency is included in the category of districts that have a strategic location. Data analysis uses Location Quotient by utilizing data on the value of capture fisheries, sea capture fisheries, and aquaculture fisheries available from BPS Trenggalek Regency in 2023. The results of the analysis explain that the superior commodities for capturing fisheries at sea in Trenggalek Regency are in Panggul, Munjungan, and Watulimo. Meanwhile, the leading capture fishery commodities in Trenggalek Regency for inland public water fisheries are in Panggul, Munjungan, Kampak, Karangan, Suruh, Gandusari, Durenan, Pogalan, Trenggalek, Tugu, and Bendungan subdistricts. The leading marine fisheries commodities in Trenggalek Regency include Cakalang Fish in Watulimo District, Tuna Fish in Munjungan and Watulimo Districts, Tuna Fish in Watulimo District, and Lobster in Panggul, Munjungan, and Watulimo Districts. Meanwhile, superior aquaculture commodities include marine Floating nets in Watulimo District and semi-intensive ponds in Panggul, Munjungan, and Watulimo Districts. There are 9 sub-districts that need to be included in the 2021–2026 Trenggalek Regency RPJMD for land and freshwater fish cultivation areas, namely Munjungan, Watulimo, Kampak, Karangan, Suruh, Gandusari, Pogalan, Trenggalek, and Tugu sub-districts. Meanwhile, the capture fisheries and coastal aquaculture areas between the RPJMD and the research results are the same, namely that there are 3 sub-districts that have superior commodities, namely Panggul, Munjungan, and Watulimo sub-districts.
KONSENTRASI LARUTAN SARI ANGCO (ZIZIPHUS JUJUBA M.) DAN KONSENTRASI KARAGENAN (RHODOPHYCEAE) TERHADAP MUTU FISIKOKIMIA DAN ORGANOLEPTIK JELLY DRINK ANGCO Orodiputro, Charolin; Hartati, Fadjar Kurnia; Handarini, Kejora
Pro-STek Vol 6, No 1 (2024): June
Publisher : Fakultas Sains Terapan Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/prs.v6i1.4038

Abstract

Jelly drink adalah minuman olahan yang berbentuk gel yang memiliki sifat semi padat yang umumnya terbuat dari sari buah yang dicampur dengan bahan yang bersifat hidrokoloid serta gula dan dikonsumsi dengan dihisap dengan sedotan. Jelly drink juga dapat dijadikan minuman penunda lapar. Dalam 100 g kurma cina kering (Angco) mengandung 20,19 g air, 72,52 g karbohidrat, 4,72 g protein, 217,6 mg vitamin C, 63 mg kalsium, 6 g serat, 5,09 mg zat besi, dan 0,39 mg zinc. Penelitian ini digunakan untuk mengetahui pengaruh dan berapa konsentrasi larutan sari Angco (Ziziphus jujuba M.) dan konsentrasi karagenan (Rhodophyceae) yang terbaik dari mutu fisikokimia dan organoleptik jelly drink Angco. Penelitian ini menggunakan metode analisis eksperimental laboratoris. Design penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor yang terdiri empat formulasi jelly drink Angco dengan perlakuan penambahan konsentrasi larutan sari Angco (Ziziphus jujuba M.) 80% dan 100%, dan konsentrasi karagenan (Rhodophyceae) 0,5% (b/v) dan 0,7% (b/v). Data yang diperoleh dianalisis berdasarkan statistic parametric dengan menggunakan analisis sidik ragam (ANSIRA) dengan statistic product and service solution (SPSS) dengan versi 25 dan penentuan perlakuan terbaik dengan menggunakan uji efektivitas. Konsentrasi larutan sari Angco (Ziziphus jujuba M.) dan konsentrasi karagenan (Rhodophyceae) yang berbeda berpengaruh sangat nyata terhadap daya hisap dan berpengaruh nyata pada  kadar gula reduksi. Perlakuan (A1K2) menjadi perlakukan terbaik dengan Nilai Hasil (NH) yaitu 0,707 dengan kriteria parameter adalah daya hisap 15,3 mL/3 detik, kadar gula reduksi 1,045%, mouthfeel 4  (Suka), dan rasa 2,7  (Netral).
UJI MUTU KIMIA DAN ORGANOLEPTIK BISKUIT MP-ASI BEBAS GLUTEN DARI TEPUNG AMPAS SUSU KEDELAI (Glycine max) Melinda, Anna; Hartati, Fadjar Kurnia; Yuniati, Yuyun
Pro-STek Vol 6, No 1 (2024): June
Publisher : Fakultas Sains Terapan Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/prs.v6i1.4088

Abstract

Biskuit MP-ASI merupakan makanan ringan khusus untuk bayi yang sedang dalam tahap pertumbuhan. Pengembangan biskuit MP-ASI banyak dilakukan terutama dalam mengganti bahan tepung terigu dengan tepung dari pangan lokal yang tidak mengandung gluten, salah satunya yaitu tepung ampas susu kedelai. Tepung ampas susu kedelai mengandung protein yang tinggi dari pada tepung terigu. Tepung ampas susu kedelai kaya akan protein yang di mana protein baik untuk pertumbuhan bayi dan anak untuk mencegah stunting, salah satu produk pangan yang dapat dikembangkan dari tepung ampas susu kedelai adalah biskuit MP-ASI. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan proporsi tepung ampas susu kedelai, tepung maizena dan susu bubuk dengan level berbeda yang dapat menghasilkan biskuit MP-ASI dengan mutu kimia dan organoleptik yang terbaik. Disain penelitian ini mengunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan yaitu proporsi tepung ampas susu kedelai, tepung maizena, dan susu bubuk yang terdiri dari 4 level, yaitu; level 1 (100% : 0% : 0%) , level 2 (90% : 5% : 5%), level 3 (80% : 15% : 5%) level 4 (70% : 20% : 10%). Berdasarkan uji efektivitas, perlakuan P3 (proporsi tepung ampas susu kedelai 80%, tepung maizena 15% dan susu bubuk 5%) merupakan perlakuan terbaik dengan nilai hasil/NH tertinggi yaitu 0,5571 dengan spesifikasi kadar protein = 9,8976%, kadar air = 5,2639%, kadar serat kasar = 4,9779%, rasa = 4,0111 (suka), kerenyahan = 3,4888 (biasa), aroma = 3,8777 (biasa) dan warna = 3,8333 (biasa).
PENGARUH KONSENTRASI BUBUK AGAR-AGAR DAN LAMA PEREBUSAN TERHADAP MUTU FISIKOKIMIA DAN ORGANOLEPTIK JELLY DRINK LUO HAN GUO (Siratia grosvenorii) Budiyanto, Njoo Christopher; Hartati, Fadjar Kurnia; Yuniarti, Yuyun
Pro-STek Vol 6, No 1 (2024): June
Publisher : Fakultas Sains Terapan Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/prs.v6i1.4039

Abstract

Luo Han Guo adalah tumbuhan merambat yang berasal dari daratan Cina. Tanaman ini memiliki nama latin Siraitia grosvenorii atau sebelumnya bernama Latin Momordicae grosvenorii swingle. Luo Han Guo dipercaya memiliki khasiat untuk mengobati panas dalam, sariawan, sakit tenggorokan, batuk, diabetes, dan kegemukan. Pembuatan jelly drink sendiri biasanya identik berasal dari buah-buahan dengan salah satu bahan dasar hidrokoloidnya yaitu bubuk agar-agar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dan berapa konsentrasi bubuk agar agar dan lama perebusan yang tepat agar diperoleh mutu fisikokimia dan organoleptik jelly drink Luo Han Guo yang terbaik. Penelitian ini menggunakan metode analisis eksperimental laboratoris. Design penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor yang terdiri empat formulasi jelly drink Luo Han Guo dengan perlakuan penambahan konsentrasi bubuk agar agar 0,5% (b/v) dan 0,7% (b/v), dan lama perebusan 5 menit dan 10 menit. Data yang diperoleh dianalisis berdasarkan statistic parametric dengan menggunakan analisis sidik ragam (ANSIRA) dengan statistic product and service solution (SPSS) dengan versi 25 dan penentuan perlakuan terbaik dengan menggunakan uji efektivitas. Lama perebusan dan konsentrasi bubuk agar agar Luo Han Guo yang berbeda berpengaruh sangat nyata terhadap daya hisap dan berpengaruh nyata pada kadar gula reduksi. Perlakuan (L1A2) menjadi perlakukan terbaik dengan Nilai Hasil (NH) yaitu 0,731 dengan kriteria parameter adalah daya hisap 21,3 mL/3detik, kadar gula reduksi 1,052%, mouthfeel 4,6  (Sangat Suka), dan rasa 1,7  (Netral).
Konsentrasi Gelatin Dan Ekstrak Daun Binahong (Anredera cordifolia (Ten.) steenis) terhadap Mutu Kimia, Antioksidan dan Organoleptik Permen Lunak Rendah Kalori Novitasari, Sherly Putri; Hartati, Fadjar Kurnia
Journal of Food Safety and Processing Technology (JFSPT) Vol. 1 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/jfspt.v1i2.7503

Abstract

Permen lunak yang beredar dipasaran pada umumnya menggunakan bahan tambahan pangan pewarna dan penguat rasa. Seperti yang telah diketahui bahwa produsen permen lunak umumnya lebih mengutamakan rasa dan penampilan sehingga dengan adanya hal tersebut penulis tertarik untuk meningkatkan mutu permen lunak dengan menambah nilai fungsional pada produk permen lunak dari daun binahong. Secara empiris beragam khasiat binahong telah diakui, untuk mengatasi beberapa penyakit seperti luka bakar, kanker, dan jantung. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang disusun secara factorial yang terdiri dari Ekstrak Binahong (4%, 5% dan 6%) dan Konsentrasi Gula Stevia (5%, 10% dan 15%). Data yang diperoleh dianalisa berdasarkan statistik parametrik dengan menggunakan Analisa Sidik Ragam (ANSIRA) dengan menggunakan Statistic Product and Service Solution (SPSS) versi 24. Data non parametrik yang meliputi uji organoleptik warna, rasa, aroma dan kekenyalan diuji berdasarkan rerata kesukaan panelis, untuk mengetahui pengaruh tidaknya suatu perlakuan terhadap uji organoleptik dilakukan dengan uji kruskal wallis. Penentuan perlakuan terbaik dari semua penelitian dilakukan menggunakan uji efektifitas. Ekstrak daun binahong yang berbeda berpengaruh sangat nyata terhadap aktivitas antioksidan, kadar air dan kadar abu. Konsentrasi gelatin yang berbeda berpengaruh nyata terhadap aktivitas antioksidan, kadar air dan kadar abu. Interaksi antara Ekstrak daun binahong dan konsentrasi gelatin yang berbeda berpengaruh nyata terhadap aktivitas antioksidan, kadar air dan kadar abu. Berdasarkan uji efektivitas konsentrasi B2G3 dengan ekstrak daun binahong 5% dan konsentrasi gelatin 15% merupakan perlakuan terbaik dengan nilai hasil (NH) tertinggi yaitu 1,058 dengan kriteria variabel penelitian antioksidan = 109,8 ppm, Kadar air = 39,8%, Kadar abu = 1,71%, Warna = 5,51 (suka), Kekenyalan = 4,55 (agak suka), Aroma = 4,03 (netral), Rasa = 5,48 (agak suka).
Optimizing the Creative Batik Industry in Situbondo and PKK Groups Through Innovation in Automatic Batik Pattern Machines and Food Dehydrator Machines in the Extremely Poor Area of Selowogo Village Suyanto; Tampubolon, Liosten Rianna Roosida Ully; Hartati, Fadjar Kurnia; Nuril, Muhammad Hayyu Hani; Pratama, M. Afrizal Adi; Safitri, Andini; Marasabessy, Hawari Abariyah
Unram Journal of Community Service Vol. 6 No. 4 (2025): December: In Progress
Publisher : Pascasarjana Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ujcs.v6i4.1278

Abstract

This service activity aims to optimize the potential of the batik creative industry in Selowogo Village, Situbondo, and to empower the PKK Group through appropriate technology innovations in the form of an automatic batik pattern machine and a food dehydrator machine. This program focuses on extremely poor areas with an average income of below Rp50,000 per day. The activity approach includes socialization, training, technology implementation, mentoring, and sustainability evaluation. The results of the activities show significant improvements, including a 30% increase in batik production capacity, a 40% improvement in motif quality, and a 35% increase in sales revenue. For the PKK Group, skills in making batik and healthy food products based on moringa leaves increased by 50% and 70%, respectively. This program successfully promoted local economic empowerment, strengthened creative industry innovation, and contributed to achieving SDGs 1 (no poverty) and 3 (good health and well-being).