Articles
Hubungan Academic Optimism dengan Student Well-Being pada Santriwati Tahun Pertama An-Najah
Salbiyah, Siti;
Mayangsari, Marina Dwi;
Rusli, Rusdi
Jurnal Kognisia Vol 6, No 2 (2023): OKTOBER
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20527/jk.v6i2.7577
Tinggal di pondok pesantren dan memiliki kewajiban untuk mengikuti segala kegiatan danperaturan yang terkadang menimbulkan beberapa permasalahan serta tekanan sosial dan akademik terhadap santriwati yang seringkali tidak disadari muncul membuat individu merasa memiliki tanggung jawab yang lebih besardengan hal yang dikerjakan. Sekolah yang baikdiharapkan dapat memberikan pengalaman terbaik untuk siswa agar merasakan kesejahteraan di sekolah karena kesejateraan siswa dapat mempengaruhi hampir seluruh aspek bagi optimalisasi fungsi siswa di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara academic optimism denganstudent well-being pada santriwati tahun pertama An-Najah. Sampel penelitian sebanyak 150 santriwati tahun pertama An-Najah. Skala yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari skala academic optimism dan skala student well-being. Uji hipotesis penelitian menggunakan ujikorelasi pearson product moment. Hasil analisis data menunjukkan terdapat hubungan antara academic optimism dengan student well-being, artinya menunjukkan diterima hipotesis alternatif (Ha) dan ditolak hipotesis Nul (H0). Hasil uji korelasi menunjukkan arah hubungan yang dimiliki antara kedua variabel penelitian bersifat positif yang artinya semakin tinggi academic optimism maka semakin tinggi pula student well-being pada santriwati.Kata kunci: Academic optimism, student well-being, santriwati
Hubungan Academic Locus of Control dengan Kesulitan Pengambilan Keputusan Karier pada Peserta Didik SMA di Kota Banjarbaru
Walyatalattov, Otsmanovsky;
Rusli, Rusdi;
Tanau, Meydisa Utami
Jurnal Kognisia Vol 6, No 1 (2023): April
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20527/jk.v6i1.6688
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan antara academic locus of control dengan kesulitan pengambilan keputusan karier pada peserta didik SMA di Kota Banjarbaru. Metode yang digunakan yakni kuantitatif. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan karakteristik peserta didik SMA di Kota Banjarbaru. Pengambilan data dilakukan secara offline melalui kuesioner. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Academic locus of control scale for adolescent (ALCAF) dan alat ukur Career Decision Making Difficulties Questionnaire (CDDQ). Subjek penelitian berasal dari tiga SMA berbeda di Kota Banjarbaru yang berjumlah 194 peserta didik (n=194). Hasil analisis korelasi pearson menunjukkan tidak terdapat hubungan antara internal academic locus of control dengan kesulitan pengambilan keputusan karier pada peserta didik SMA di Kota Banjarbaru dan (0,484; p > 0,05) dan tidak terdapat hubungan antara eksternal academic locus of control dengan kesulitan pengambilan keputusan karier pada peserta didik SMA di Kota Banjarbaru (0,334; p> 0,05).
HUBUNGAN ANTARA KEPUASAN CITRA TUBUH DENGAN KECENDERUNGAN BODY DYSMORPHIC DISORDER PADA WANITA DEWASA AWAL DI KOTA BANJARBARU
Santoso, Maharani Viniesta;
Fauzia, Rahmi;
Rusli, Rusdi
Jurnal Kognisia Vol 2, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20527/jk.v2i1.1608
Tubuh merupakan aset fisik manusia yang paling mudah terlihat. Keinginan untuk memiliki penampilan yang menarik, biasanya sangat kuat ingin dimiliki oleh wanita, khususnya wanita yang memasuki masa dewasa. Pada wanita yang menginjak masa dewasa awal secara khusus, biasanya memberikan perhatian lebih terhadap penampilan fisiknya agar lebih menunjang dalam kegiatannya sehari-hari. Penampilan fisik sangat berpengaruh dan menunjang dalam kehidupan bersosial sehari-hari seorang individu. Penampilan fisik yang menarik biasanya menberikan kepuasan terhadap diri individu. Kepuasan citra tubuh yang dimiliki seseorang, sangat berkaitan dengan bagaimana individu memandang citra tubuhnya.Citra tubuh merupakan sikap yang dimiliki individu terhadap tubuhnya berupa penilaian positif dan negatif. Sebagaimana kehidupan yang ada dalam bermasyarakat, tuntutan untuk menjadi sempurna terkadang menjadi salah satu faktor ketidakpuasan yang sangat mempengaruhi keadaan orang tersebut terhadap tubuhnya. Rasa ketidakpuasaan yang muncul dikarenakan bentuk tubuh yang tidak memenuhi kriteria tubuh ideal, menjadi salah satu faktor ketidakpuasaan individu. Rasa ketidakpuasan yang sering dialami oleh individu tersebut menyebabkan adanya gangguan psikologis pada diri individu tersebut yaitu body dysmorphic disorder. Tujuan dari studi ini untuk mengetahui hubungan antara kepuasan citra tubuh dengan kecenderungan body dismorphic disorder pada wanita dewasa awal di kota Banjarbaru. Penelitian ini menggunakan correlational quantitative method. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yakni sampling purposive yaitu teknik penentuan sampel dengan adanya pertimbangan tertentu. Hasil uji korelasi menggunakan product moment dari Kalr Pearson menunjukkan terdapat hubungan positif antara kepuasan citra tubuh dengan kecenderungan body dymorphic disorder pada wanita dewasa awal di kota Banjarbaru. Kesimpulannya bahwa semakin tinggi kepuasan citra tubuh, maka semakin tinggi pula kecenderungan body dysmorphic disorder yang terbentuk dan begitu sebaliknya.
HUBUNGAN TASK COMMITMENT DENGAN FLOW AKADEMIK PADA PESERTA DIDIK YANG MEMILIKI KECERDASAN INTELEKTUAL SUPERIOR DI SMAN 1 MARTAPURA
Puspita, Dwi Retno;
Rusli, Rusdi;
Mayangsari, Marina Dwi
Jurnal Kognisia Vol 1, No 2 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20527/jk.v1i2.1546
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan task commitment dengan flow akademik pada peserta didik yang memiliki kecerdasan intelektual superior di SMAN 1 Martapura. Responden dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI yang memiliki kecerdasan intelektual superior berjumlah 58 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan skala likert dengan empat pilihan respon yang terdiri dari skala task commitment dan flow akademik. Metode analisis data menggunakan korelasi product moment dari Karl Pearson. Hasil penelitian menunjukkan hubungan antara task commitment dengan flow akademik pada peserta didik yang memiliki kecerdasan intelektual superior di SMAN 1 Martapura memiliki korelasi 0,788 (p<0,05). Nilai ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan yang kuat dan positif antara kedua variabel, artinya semakin tinggi task commitment maka semakin tinggi flow akademik, sebaliknya semakin rendah flow akademik maka semakin rendah task commitment. Sumbangan efektif task commitment terhadap flow akademik sebesar 62,1% sedangkan 37,9% sisanya adalah sumbangan dari variabel-variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
HUBUNGAN INTERAKSI TEMAN SEBAYA DENGAN KEJENUHAN BELAJAR PADA SANTRI ALIYAH PONDOK PESANTREN AL FALAH PUTRA BANJARBARU
Kurniawan, Deni Rahmat;
Akbar, Sukma Noor;
Rusli, Rusdi
Jurnal Kognisia Vol 1, No 1 (2018): April
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20527/jk.v1i1.1388
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan anatar interaksi teman sebaya dengan kejenuhan belajar pada santri aliyah Pondok Pesantren Al Falah Putra Banjarbaru. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah menggunakan proportionate stratified random sampling, yaitu subjek santri aliyah Pondok Pesantren Al Falah Putra sebanyak 168 santri yang terdiri dari kelas X dan XI. Metode analisis data menggunakan korelasi product moment dari Karl Person dan metode pengumpulan data menggunakan skala interaksi teman sebaya dan skala kejenuhan belajar. Hasil penelitian menunjukan hubungan antara kejenuhan pada santri aliyah Pondok Pesantren al Falah Putra Banjarbaru memiliki korelasi -0,552 dan taraf signifikansi sebesar 0,000. Nilai ini menunjukan bahwa adanya hubungan yang signifikan yang kuat dan negatif antara kedua variabel, artinya semakin rendah interaksi teman sebaya maka akan semakin tinggi kejenuhan belajar, sebaliknya jika semakin tinggi interaksi teman sebaya maka akan semakin rendah kejenuhan belajar. Hubungan interaksi teman sebaya dengan kejenuhan belajar adalah sebesar 30,5 % sedangkan 69,5% sisanya adalah dari faktor-faktor lain yang tidak diteliti pada penelitian ini. Saran penelitian ini adalah perlunya adanya pemahaman dan menilai diri dalam sikap belajar dari santri aliyah Pondok Pesantren Al Falah Putra Banjarbaru agar menjalin interaksi dengan teman sebaya yang positif agar mampu mengurangi kejenuhan belajar.
HUBUNGAN KONFLIK PERAN GANDA DENGAN ETOS KERJA PADA PNS WANITA DI KANTOR PEMERINTAHAN KOTA BANJARMASIN
Noprianty, Noprianty;
Rusli, Rusdi;
Yuserina, Firdha
Jurnal Kognisia Vol 1, No 2 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20527/jk.v1i2.1551
Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui hubungan konflik peran ganda dengan etos kerja pegawai negeri sipil wanita dikantor pemerintahan kota Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel berupa simple random sampling. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 119 pegawai negeri sipil wanita di kantor pemerintahan kota Banjarmasin. Metode analisis data menggunakan korelasi product moment dari Karl Person. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala konflik peran ganda dan skala etos kerja. Hasil penelitian menunjukan korelasi -0,630 (p<0,05) artinya ada hubungan signifikan yang kuat dan negatif antara konflik peran ganda dengan etos kerja pada pegawai negeri sipil wanita di kantor pemerintahan kota Banjarmasin. Nilai korelasi negatif dalam penelitian ini menunjukkan semakin rendah konflik peran ganda maka akan semakin tinggi etos kerja, sebaliknya jika semakin tinggi konflik peran ganda maka akan semakin rendah etos kerja.
PERBEDAAN KEPEMILIKAN PSIKOLOGIK PEMILIK RUMAH BERPAGAR DAN TIDAK DI PERUMAHAN TIDAK BERPAGAR SERTA BERPAGAR DI PERUMAHAN BERPAGAR
Maula, Muhammad Hifzi;
Anward, Hemy Heryati;
Rusli, Rusdi
Jurnal Kognisia Vol 1, No 1 (2018): April
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20527/jk.v1i1.1456
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan kepemilikan psikologik pada individu yang memiliki rumah tidak berpagar dan rumah berpagar di perumahan tidak berpagar dengan rumah berpagar di perumahan berpagar. Pagar berfungsi sebagai elemen untuk keamanan bagi penghuni perumahan yang menunjukkan kepemilikan psikologik penghuni atas rumah. Kepemilikan psikologik adalah kondisi pada saat seseorang dengan sadar melalui persepsi intelektualnya bahwa mereka merasakan dan percaya bahwa target kepemilikan adalah miliknya. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif dengan teknik analisa anova satu jalur. Sampel penelitian ini adalah warga dengan rumah tidak berpagar dan rumah berpagar di perumahan tidak berpagar di Perumahan Wengga IV Banjarbaru dan warga dengan rumah berpagar di perumahan berpagar di Perumahan D’Mahatama Golf dan Griya Megah Banjarbaru masing-masing sebanyak 30 subjek. Hasil penelitian menemukan bahwa nilai rata-rata kepemilikan psikologik pada individu dengan rumah berpagar di perumahan berpagar lebih besar daripada individu dengan rumah tidak berpagar dan individu dengan rumah berpagar di perumahan tidak berpagar. Maka dapat disimpulkan, terdapat perbedaan kepemilikan psikologik pada individu yang memiliki rumah tidak berpagar dan rumah berpagar di perumahan tidak berpagar serta rumah berpagar di perumahan berpagar.
HUBUNGAN ANTARA KETERIKATAN PESERTA DIDIK DENGAN PRESTASI AKADEMIK PADA PESERTA DIDIK DI SMAN 2 KANDANGAN
Hasanah, Amalia;
Rusli, Rusdi;
Rachmah, Dwi Nur
Jurnal Kognisia Vol 1, No 2 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20527/jk.v1i2.1561
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keterikatan peserta didik dengan prestasi akademik pada peserta didik di SMAN 2 Kandangan. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah menggunakan simple random sampling, yaitu subjek peserta didik kelas XI SMAN 2 Kandangan sebanyak 109 peserta didik. Metode analisis data menggunakan korelasi product moment dari KarllPerson dan metode pengumpulan data menggunakan skala keterikatan peserta didik dan nilai rapor peserta didik untuk prestasi akademik. Hasil penelitian menunjukan hubungan antara kejenuhan pada peserta didik SMAN 2 Kandangan memiliki korelasi 0,594 dan taraf signifikansi sebesar 0,000. Nilai ini menunjukan bahwa adanya hubungan yang signifikan yang sedang dan positif antara kedua variabel, artinya semakin rendah keterikatan peserta didik maka akan semakin rendah prestasi akademik, sebaliknya jika semakin tinggi keterikatan peserta didik maka akan semakintinggi prestasi akademik. Hubungan antara keterikatan peserta didik dengan prestasi akademik adalah sebesar 35,3 % sedangkan 64,7% sisanya adalah dari faktor-faktor lain yang tidak diteliti pada penelitian ini. Saran penelitian ini adalah mampu untuk memahami dan menilai dirinya dalam kesadaran peserta didik akan pentingnya keterikatan peserta didik dengan demikian prestasi akademik peserta didik juga mengalami peningkatan.
PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN PERKEMBANGAN BAYI USIA 6 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GUNTUNG PAYUNG
Rachmadani, Zaid;
Rusli, Rusdi;
Agustina, Rismia
Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 4 No 1 (2016): Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Universitas Lambung Mangkurat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (220.296 KB)
Exclusive breasfeeding is one of several factors that influence the development of infants aged 0-6 months. Development child can be judge from the aspect of gross motor, fine motor, languageand personal social. The objective of this research was to identify relationships exclusivebreasfeeding with the development of infants aged 6 months in the working area of puskesmasGuntung Payung. The Methods of research used design cross sectional. The research wascarried out on 36 infants aged 6 months in the working area of puskesmas Guntung Payung.Instrument of research was the form of the question an interview to know the classification ofexclusive breasfeeding or not and the form of observation KPSP to assess the development ofchild. The result of this research indicated that there are 41,7% infants who are given exclusivebreastfeeding and 58,3% infants who not given exclusive breastfeeding . The development ofinfants that appropriate is 41,7%, dubious 33,3% and probably have wrong development is25,0%. The test result of chi square get p-value = 0,02. The analysis shows that there arerelationships exclusive breasfeeding with the development of infants aged 6 months in theworking area of puskesmas Guntung Payung.
Efektivitas Pelatihan Efikasi Diri Akademik Untuk Menurunkan Burnout Akademik Pada Peserta Didik
Rizqullah, Muhammad Fauzan;
Rusli, Rusdi
Psikobuletin:Buletin Ilmiah Psikologi Vol 6, No 1 (2025): Psikobuletin: Buletin Ilmiah Psikologi
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/pib.v6i1.27287
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelatihan efikasi diri akademik dalam menurunkan burnout akademik pada peserta didik sekolah berasrama. Hipotesis dari penelitian ini adalah pelatihan efikasi diri akademik efektif untuk menurunkan burnout akademik pada peserta didik sekolah berasrama. Peserta didik di boarding school menghadapi beberapa tantangan, seperti jadwal kegiatan asrama dan sekolah yang padat, tuntutan akademik yang tinggi, dan masalah dengan teman sekamar. Faktor-faktor ini membuat peserta didik rentan terhadap burnout akademik. Efikasi diri akademik dapat membantu peserta didik menurunkan burnout akademik, karena mereka yang memiliki efikasi diri akademik tinggi cenderung melihat hambatan sebagai tantangan dan mengembangkan strategi untuk mengatasinya. Peneliti menggunakan peserta didik sekolah berasrama tahun pertama yang memiliki burnout akademik yang tinggi sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan menggunakan skala burnout akademik, tes pengetahuan sebagai pemeriksaan manipulasi, dan modul pelatihan efikasi diri akademik. Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimentaldengan satu kelompok pretest-posttest. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon signed rank, dan hasilnya mendukung hipotesis penelitian. Penelitian ini menunjukkan bahwa pelatihan efikasi diri akademik efektif dalam menurunkan burnout akademik.