Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Perubahan Pola Perjudian dan Trajektori di Kecamatan Pancur Kabupaten Rembang Suprapto, Yuni; Salam, Rudi; Setiawan, Deka; Gunawan, Gunawan
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 3 No. 1 (2021): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v3i1.333

Abstract

Riset dengan tema perjudian ini, bertujuan untuk mengkaji sebuah perubahan perjudian yang sedang marak di kalangan masyrakat dan trajektori-trajektorinya yang di lakukan oleh subjek penelitian yakni para penjudi yang berada di wilayah kabupaten Rembang. Metode Penelitian dengan pendekatan deskriptif kulaitatif, dimana peneliti menguraikan secara deskriptif tentang perubahan perjudian di rembang dan trajektori-trajektorinya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pola perjudian sabung ayam di Kecamatan Pancur telah bermetamorfosa dari yang tradisional, kemudian menggunakan media baru akibat perkembangan perubahan sosial masyarakat Pancur, yang dahulunya mayoritas berprofesi petani dan fokus pada pertanian berubah menjadi jasa transportasi dan bekerja sebagai sopir ekpsedisi barang, ketika masih berprofesi petani untuk perjudiannya hanya dilakukan saat sehabis panen dan tidak banyak orang, berubah setelah mayoritas profesi mereka beralih sebagai sopir, mereka melakukan perjudian terutama sabung ayam dilakukan saat mereka telah sampai di rumah habis bekerja narik muatan Jakarta-Surabaya, mereka melakukan perjudian biasanya weekend (sabtu-minggu). perkembangan teknologi juga membuat para penjudi (pemain sabung ayam) mudah untuk mendapatkan ayam-ayam bagus untuk di lagakan di gelanggang, ada arena kapitalis (peternak besar) di dalam sabung ayam saat ini, mereka sangat mempengaruhi pasar ayam aduan melalui sosial media dan media lainnya, untuk peternak besar jika ayamnya menjadi juara di gelanggang aduan akan dijadikan sebuah promosi dana branding materi ternaknya, setelah popular ayam mereka tentunya permmintaan pasar akan banyak dan mendatangkan keuntungan besar bagi mereka.
The Influence of Geographical Conditions on Social, Economic and Environmental Life in Klaces Village, Kampung Laut, Cilacap Setya, Raudya; Khaq, Muflikhul; Saputri, Mita; Ambarwati, Lina; Suprapto, Yuni
Journal of Edugeography Vol. 13 No. 2 (2025): VOL 13 NO 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v13i2.22277

Abstract

The geographical conditions of an area have a significant influence on the social, economic, and environmental life of the local community. This study aims to analyze the impact of geographical conditions on these aspects in Klaces Village, Kampung Laut District, Cilacap Regency, using qualitative methods. Data were collected through field observations, in-depth interviews with the community and stakeholders, and documentation studies. The results of the study indicate that the geographical conditions of Klaces Village, which are dominated by coastal and swamp areas, cause scattered settlement patterns and limited accessibility, which affect social interaction and access to public services. From an economic perspective, the community relies on the fisheries sector, wetland agriculture, and water transportation as their main sources of livelihood, but limited infrastructure and environmental changes are major challenges in economic sustainability. From an environmental aspect, this village faces problems such as abrasion, tidal flooding, and ecosystem changes that have an impact on the sustainability of natural resources. This study concludes that geographical conditions play an important role in shaping the social, economic, and environmental dynamics in Klaces Village. Therefore, adaptive and sustainable development policies are needed to improve community welfare and maintain ecosystem balance.
Fostering reading literacy in transnational education: Practices and challenges at Indonesian overseas schools in the Philippines Izzah, Navisatul; Tiara Riski, Yunia; Suprapto, Yuni
EduStream: Jurnal Pendidikan Dasar Vol 9 No 2 (2025): EduStream: Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/eds.v9n2.p141-157

Abstract

This study aims to examine the implementation of reading literacy practices at Indonesian Overseas Schools (SILN) in the Philippines to understand strategies, outcomes, and challenges in a transnational context. The study is grounded in behaviorist, constructivist, and 21st-century literacy theories to frame the adaptation of national literacy policies in multicultural settings. An exploratory qualitative approach was used, involving semi-structured interviews with four teachers and two students and analyzed through Miles and Huberman’s model and NVivo thematic coding. Findings reveal that structured programs such as DEAR, reading journals, and creative literacy products effectively foster reading habits, despite challenges like limited Indonesian proficiency, resources, and home support. NVivo analysis identified key themes including daily reading routines, personalized teaching strategies, digital integration, and student engagement. Results suggest the need for inclusive, data-driven literacy policies, resource diversification, and teacher training tailored for transnational Indonesian education contexts. This study contributes novel insights into literacy policy adaptation in diaspora schools, emphasizing cultural diplomacy and contextualized literacy strategies abroad.
Integrating E-Learning into The Vocational High School Curriculum: Strategies, Challenges, and Future Directions Hakiki, Muhammad; Kartika, Rani; Hamid, Mustofa Abi; Utami, Resti; Suprapto, Yuni; Subhanadri, Subhanadri
International Journal of Engineering, Science and Information Technology Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Malikussaleh University, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52088/ijesty.v6i1.1523

Abstract

This study investigates the integration of e-learning into the curricula of Vocational High Schools, emphasising strategies, challenges, and prospective avenues for enhancing the quality of teaching and learning. E-learning plays a crucial role in enhancing vocational education within the framework of rapid digital transformation, facilitating flexibility, interactivity, and access to a variety of learning resources. A qualitative approach was employed to collect data through in-depth interviews, surveys, and participatory observation at 39 Vocational High Schools in Padang, Indonesia, which offer Computer and Network Engineering and Software Engineering programs. The research included 73 teachers and 195 students who participated in e-learning activities. The findings indicate that both teachers and students possess favourable views regarding the integration of e-learning, recognising its capacity to improve conceptual understanding, promote learner autonomy, and create more engaging educational environments. Educators indicated that the implementation of learning management systems, online discussions, multimedia resources, and virtual simulations enhances student engagement and fosters collaboration. Data triangulation confirmed that teacher competence and engagement in professional development significantly impact e-learning success. Challenges remain, such as insufficient digital literacy, inadequate infrastructure, and diminished direct interaction. The research highlights the necessity of ongoing teacher training, dependable technological infrastructure, and curriculum redesign in accordance with industry standards to facilitate effective e-learning integration. It is advisable to establish collaborative partnerships among educational institutions, industry stakeholders, and policymakers to improve curriculum relevance and learning outcomes. Ongoing monitoring and evaluation are crucial for sustaining dynamic and adaptive e-learning environments. This study presents a framework aimed at enhancing e-learning implementation in Vocational High Schools, thereby facilitating students' preparedness for the digital and industrial workforce.
Kepemimpinan dalam Serat Tripama, Astabrata, dan Kepemimpinan dalam Islam: Studi Komparatif Moh. Shofi Mubarok; Yuni Suprapto; Ferani Mulianingsih; Sugiantoro Sugiantoro; Raudya Setya Wismoko Putri; Dany Miftah M. Nur
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2007

Abstract

Penelitian ini membahas konsep kepemimpinan dari berbagai perspektif, termasuk Serat Tripama, Astabrata, dan Islam, dengan tujuan untuk mengeksplorasi dan membandingkan prinsip-prinsip kepemimpinan dalam konteks budaya dan agama yang berbeda. Kepemimpinan, yang selalu relevan dan berkembang seiring waktu, memiliki berbagai definisi dari para ahli, seperti Maxwell, Bennis, dan Drucker, yang menggarisbawahi pentingnya pengaruh, visi, dan motivasi. penelitian ini menggunakan metode penelitian literer untuk mengumpulkan dan menganalisis data dari berbagai sumber, termasuk karya sastra dan ajaran agama. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesamaan dalam nilai-nilai kepemimpinan, seperti keadilan, kebijaksanaan, dan keteladanan, yang ditemukan dalam ketiga sumber. Namun, terdapat perbedaan mendasar dalam pendekatan kepemimpinan: Serat Tripama fokus pada aspek praktis, Astabrata menekankan pengembangan karakter, dan Islam memprioritaskan aspek spiritual dan moral. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih dalam mengenai praktik kepemimpinan yang ideal dan aplikasinya dalam berbagai konteks.
Analisis Nilai Karakter Cinta Tanah Air dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila Sri Mulyani yani; Yuni Suprapto
Dialektika Jurnal Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2024): DIALEKTIKA: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58436/dfkip.v8i1.1655

Abstract

Permasalahan pada penelitian ini terkait dengan nilai karakter cinta tanah air pada pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Pancasila. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui nilai karakter cinta tanah air dalam pembelaja- ran Pendidikan Pancasila serta faktor pendukung dan penghambatnya di kelas IV SDN Gununglarang 01. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan Deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Pancasila dalam Nilai karakter cinta tanah air di kelas IV SDN Gununglarang 01 meliputi merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi. Tahap perencanaan guru mengembangkan dan menyusun modul ajar, siswa pada tahap perencanaan mempersiapkan LKS sebagai bahan ajar pada proses pembelajaran. Tahap melaksanakan meliputi 3 tahapan diantaranya: kegiatan pembukaan, kegiatan inti dan kegiatan penutup. Kegiatan pembukaan dengan memberikan salam, melakukan kegiatan nasionalisme dengan menyanyikan lagu nasional (Indonesia raya atau Garuda pancasila) sebagai kegiatan rutin mengabsen dan mengecek kesiapan siswa. Kegiatan inti dilakukan pada proses pembelajaran yang berkaitan dengan indikator cinta tanah air, diantaranya: Menghargai jasa para tokoh pahlawan, menggunakan produk dalam negeri, menghargai keindahan alam dan budaya Indonesia, hafal lagu kebangsaan dan memilih berwisata dalam negeri. Kegiatan Penutup atau evaluasi berkaitan dengan tugas siswa yang diberikan guru diakhir pembelajaran sebagai keberhasilan tujuan pembelajaran (asesmen sumatif) dalam modul ajar kurikulum merdeka. Faktor pendukung diantaranya kesadaran yang tumbuh dalam dirinya sendiri, Relasi atau kerjasama yang baik antara pihak sekolah dan orangtua, Kesadaran orangtua dalam memberikan motivasi dan Sarana prasarana yang menunjang pembentukan karakter. Faktor penghambat yaitu kesadaran siswa untuk mempelajari dan mengetahui pendidikan karakter masih sanagat minim, kesibukan orangtua, lingkungan tempat tinggal dan teknologi yang disalah gunakan oleh siswa.  Kata Kunci:  Nilai Karakter Cinta Tanah air, Pendidikan Pancasila, Sekolah Dasar
Analisis Problematika Guru dalam Penyusunan Modul Ajar Mata Pelajaran IPAS Lego Seno; Yuni Suprapto
Dialektika Jurnal Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2024): DIALEKTIKA: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58436/dfkip.v8i2.1949

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi Guru setiap tahun ajaran baru selalu menyiapkan perangkat pembelajaran contoh salah satunya itu modul ajar. Dalam setiap penyusunan juga pasti mengalami problematika karena dengan semua mata pelajaran modul yang bapak dan ibu guru susun. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengidentifikasi apa saja kesulitan utama pada guru SD dalam menyusun modul ajar mata pelajaran IPAS, Mengetahui upaya apa saja yang dilakukan guru SD dalam mengatasi problematika penyusunan modul ajar mata pelajaran IPAS.  Dengan penelitian tersebut mengetahui hasil – hasil apa saja kesulitan yang dihadapi oleh guru SD dalam menyusun modulnya. Pada penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif naratif. Hasil yang didapatkan Guru IPAS IV dan Guru IPAS V mengalami kesulitan pada saat asesmen diagnostik peserta didik sebelum tahun ajaran yang baru. Guru masih menimbangkan kebutuhan alat peraga sebagai media untuk pembelajaranya, karena bagaimanapun juga mata pelajaran IPAS sangat dekat dengan alat peraga sebagai perantara memudahkan siswa dalam memahami suatu materi, buku pendamping dan buku yang digunakan dalam penyusunan itu harus banyak yang digunakan. Dengan mengetahui kesulitan tersebut untuk bisa menjadikan pembelajaran Guru agar menjadikan modul dari tahun ke tahun sesuai kebutuhan selanjutnya dan Hasil ini dapat digunakan sebagai dasar agar menjadikan dan membuat kegiatan seperti pelatihan atau pengembangan pada suatu sekolah untuk meminimalisir kesulitan dan tantangan yang dihadapi guru. Penelitian ini menghasilkan apa saja trik dan cara yang dilakukan guru SD Negeri Tanggeran 1 dalam menghadapi dan mengatasi problematika penyusunan modul ajar tersebut.  Kata Kunci: Guru, Modul Ajar, Kurikulum, Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial.
EFISIENSI WATERGLASS, ROLL SAVING PADA PEWARNAAN BATIK TULIS, KELOMPOK PENGRAJIN BATIK KECAMATAN SALEM KABUPATEN BREBES Suprapto, Yuni; Fikriyati, Umi Najikhah; Mubarok, Mohammad Shofi
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Vol. 2 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberdayaan pengrajin batik tulis Salem berfokus pada permasalahan mitra yakni; 1) Penggunaan waterglass yang masih boros; 2) Belum konsistennya warna batik tulis salem, tingkat kecerahannya akan berbeda; 3) Perlunya teknologi dan alat pengunci warna; 4) Perlu alih teknologi pewarnaan dengan menggunakan waterglass kepada kelompok mitra; 5) Perlunya pelatihan dan pendampingan untuk memasarkan batik tulis salem secara nasional; 6) Kelompok mitra belum mempunyai katalog batik tulis; 7) Belum adanya pembukuan yang baik. Tim PKM melakukan pengabdian kepada masyarakat dengan hasil; 1) Alat roll saving; 2) 85% Karyawan kedua mitra mampu menggunakan alat roll saving; 3) 85% Warna batik tulis salem mengalami peningkatan kualitas, kecerahan; 4) Peningkatan 75% pemasaran oleh kedua mitra batik tulis salem; 5) kedua mitra mempunyai katalog batik tulis Salem; 6) Kedua mitra memiliki pembukuan yang secara sederhana; 7) Peningkatan omzet penjualan batik tulis salem sebesar 65%. Metode dan tahapan dalam penerapan teknologi: dimulai dari tahapan analisis situasi kondisi, tahapan identifikasi permasalahan, penggunaan waterglass yang belum efektif dan efisien. Hasil PKM berupa alat roll saving diberikan kepada mitra batik tulis Salem, yang selanjutnya membantu memasarkan produk dengan membuatkan katalog batik tulis Salem (web dan social media).