Claim Missing Document
Check
Articles

Sistem Deteksi Rel Patah Menggunakan Laser Krisna Muhammad Luthfi; Fiky Y. Suratman; Mohamad Ramdhani
eProceedings of Engineering Vol 8, No 2 (2021): April 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kereta api merupakan salah satu transportasi umum favorit masyarakat. Beberapa tahun belakangan, jumlah penumpang dan frekuensi perjalanan kereta api semakin meningkat. Akibatnya, rel kereta api semakin sering dilintasi. Rel merupakan salah satu komponen yang sangat penting dalam perjalanan kereta api. Jika kondisi tersebut tidak ditangani maka rel bisa mengalami kerusakan. Apabila rel mengalami kerusakan pada konstruksinya maka kereta api yang melintasinya dapat mengalami kecelakaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji sistem deteksi kerusakan rel menggunakan sinar laser. Kerusakan rel yang diteliti berupa rel patah sehingga menimbulkan suatu celah pada rel tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan merancang sebuah purwarupa yang telah dipasangi sebuah sensor jarak berbasis laser yang bernama VL53L0X. Sensor ini akan membaca jarak rel yang telah diatur sejauh 50 milimeter. Untuk mengetahui apakah rel terdapat celah atau tidak, maka perlu mengetahui ambang batas ukur atau threshold. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dasarnya semua kondisi celah dengan lebar ≥ 2 mm mampu dibaca oleh sensor VL53L0X yang posisinya berjarak ≥ 30 mm dari badan rel setelah ditemukan threshold-nya. Tetapi tidak semua celah dan jarak sensor menghasilkan pengukuran yang ideal. Hasil pengujian yang ideal diperoleh saat sensor berjarak 50 mm dari badan rel. Kata kunci : Rel, celah, sensor, jarak, laser, threshold Abstract Train is one of the people's favorite public transportation. In recent years, the number of passengers and the frequency of train trips has increased. As a result, the railroad tracks are being crossed more frequently. Rail is one of the most important components in rail travel. If these conditions are not treated, the rail may be damaged. If the rail is damaged in its construction, the train that crosses it can have an accident. The aim of this research is to study a rail damage detection system using a laser beam. The rail damage studied was in the form of a broken rail causing a gap in the rail. This research was done by designing a prototype that has been fitted with a laser-based proximity sensor named VL53L0X. This sensor will read the rail distance that has been set as far as 50 millimeters. To find out whether the rail has a gap or not, it is necessary to know the measurement threshold. The results showed that basically all gaps condition with a width of ≥ 2 mm can be read by the VL53L0X sensor whose position is ≥ 30 mm from the rail body after the threshold was found. But not all sensor gaps and distances result in ideal measurements. The ideal test results are obtained when the sensor is 50 mm from the rail body. Keywords: Rail, gap, sensor, distance, laser, threshold
Sistem Monitoring Parameter Lingkungan Tanaman Wortel Menggunakan Field Server Yudhistira Adi Nugraha; Sony Sumaryo; Mohamad Ramdhani
eProceedings of Engineering Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dalam rangka mengintegrasi teknologi sistem informasi untuk mengembangkan Precision Agriculture dalam negeri saat ini dimaksudkan guna mendukung efisiensi, produktivitas dan profitabiltas pertanian. Hal tersebut didorong oleh timbulnya permasalahan di lapangan terkait dengan menurunnya tingkat produktivitas tanaman yang diakibatkan antara lain, kurang intensifnya pemantauan terhadap tanaman pada masa pertumbuhan terutama tanaman Holtikultura lebih spesifiknya wortel. Dikarenakan wortel merupakan tanaman yang sangat rentan terhadap kondisi lingkungan diantaranya suhu dan kelembaban tanah, suhu dan kelembaban udara, intensitas cahaya, dan pH tanah. Salah satu alternatif solusi untuk memperbaiki permasalahan tersebut dengan mengaplikasikan teknologi Field Server (FS) berbasis IoT. Field Server (FS) menggunakan 5 sensor untuk mengakuisisi data dilapangan diantaranya yaitu sensor suhu dan kelembaban udara, sensor suhu tanah, sensor kelembaban tanah, sensor intensitas cahaya, dan sensor pH tanah yang di operasikan oleh sebuah MCU dengan tingkat akurasi pengukuran >95%. Data hasil pemantauan dapat diakses dari jarak jauh menggunakan platform IoT (Antares), dengan akumulasi waktu keterlambatan transmisi data sebesar 7,5 detik yang bergantung pada koneksi jaringan wifi yang terhubung oleh modul wifi. Dengan bantuan modul wifi data yang dikirim dapat diterima dan ditampilkan 100% tanpa adanya Packet loss pada Web Server. FS diaplikasikan pada sebuah lahan tanam tanaman wortel di Ciwidey Bandung, Jawa Barat untuk memonitoring pengaruh dari 6 parameter lingkungan yang menunjang pertumbuhan tanaman dan bekerja secara Real Time. Ist Kata Kunci : Precission Agriculture, Field Server, IoT, Web Server Abstract In order to integrate information system technology to develop domestic Precision Agriculture, currently it is intended to support agricultural efficiency, productivity and profitability. This is driven by the emergence of problems in the field related to a decrease in the level of plant productivity due to, among other things, less intensive monitoring of plants during their growth period, especially for horticultural crops, specifically carrots. Because carrots are plants that are very vulnerable to environmental conditions including soil temperature and humidity, air temperature and humidity, light intensity, and soil pH. One alternative solution to fix this problem is by applying IoT-based Field Server (FS) technology. Field Server (FS) uses 5 sensors to acquire data in the field including temperature and humidity sensors, soil temperature sensors, soil moisture sensors, light intensity sensors, and soil pH sensors operated by an MCU with a measurement accuracy rate of> 95%. Monitoring data can be accessed remotely using the IoT (Antares) platform, with an accumulated delay in data transmission of 7.5 seconds depending on the wifi network connection connected by the wifi module. With the help of the wifi module the data sent can be received and displayed 100% without any packet loss on the web server. FS was applied to a carrot growing area in Ciwidey Bandung, West Java to monitor the effect of 6 environmental parameters that support plant growth and work in Real Time. Keywords : Precission Agriculture, Field Server, IoT, Web Server.
IMPLEMENTASI CCTV SEBAGAI MONITORING KEAMANAN LINGKUNGAN DI RT 04 RW 13 KOMPLEK GRIYA PRIMA ASRI BALEENDAH Mohamad Ramdhani; Irwan Purnama; Yusuf Nur Wijayanto
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.927 KB) | DOI: 10.25124/cosecant.v1i2.17507

Abstract

Keamanan lingkungan merupakan salah satu faktor penting dalam kehidupan bersosial. Salah satu pencegah atau langkah dalam keamanan lingkungan adalah dengan secara bersama-sama aktif melakukan sistem keamanan lingkungan atau disingkat siskamling, tetapi memiliki kelemahan pada sumber daya manusia dan jangkauan yang tidak luas. Untuk itu maka peran teknologi dapat digunakan salah satunya dengan menggunakan Closed Circuit Television (CCTV). Metode yang digunakan adalah perancangan sistem dan implementasi CCTV di lingkungan sebagai upaya preventif untuk solusi masalah keamanan lingkungan secara bersama. Titik pemasangan CCTV dilakukan didepan akses untuk lingkungan RT 04 RW 13 dan implikasi setelah dilakukan pemasangan kondisi lingkungan aman dan lebih kondusif.
DESAIN DAN CETAK PRINTED CIRCUIT BOARD PADA PELATIHAN ELEKTRONIKA LANJUTAN DI BALAI PELATIHAN TEKNIK SINTELIS PT KERETA API INDONESIA Mohamad Ramdhani
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Universitas telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (699.04 KB) | DOI: 10.25124/cosecant.v2i2.18580

Abstract

Dalam upaya pengembangan sumber daya manusia di PT Kereta Api Indonesia Persero (PT KAI), unsur kemampuan dan pengetahuan pegawai menjadi sangat penting untuk mewujudkan hal tersebut. Kemampuan dasar untuk dapat melakukan “troubleshooting” pada sistem perkeretaapian yang didalamnya terdapat rangkaian elektronika, membutuhkan kemampuan sumber daya manusia untuk dapat memahaminya. Oleh karenanya PT KAI melalui Balai Pelatihan Sinyal, Telekomunikasi, dan Listrik (BPSTL) melaksanakan pelatihan dengan tajuk “Teknik Sintelis Tingkat Lanjutan” selama kurang lebih tiga bulan secara keseluruhan. Mata latih Elektronika Lanjutan merupakan bagian dari kurikulum pelaksanaan pelatihan tersebut selama tiga hari penuh secara hybrid (satu hari online dan dua hari onsite) dengan durasi 30 jam pembelajaran dimana materi yang disampaikan terdiri dari tiga bagian besar, yaitu pengenalan komponen berikut simulasi dengan Circuit Simulator, perancangan dan desain PCB dengan simulasi EasyEDA, dan praktek pembuatan cetak PCB. Tujuan dari pelatihan ini sendiri adalah peserta mempunyai kompetensi dalam hal perancangan rangkaian elektronika mulai dari perancangan simulasi sampai dengan praktek pencetakan PCB, dimana materi yang disampaikan adalah merancang konverter AC 220V ke DC 5V. Penerapan teknologi dalam pelatihan ini adalah penggunaan simulasi berbasis web untuk melakukan simulasi rangkaian dan simulasi desain perancangan skematik sampai dengan cetak PCB sampai dengan cetak PCB dengan menggunakan teknologi konvensional dengan larutan ferri klorit. Hasil yang diperoleh adalah semua peserta dinyatakan kompeten dengan batas minimal kelulusan 75 dengan hasi indeks selama pelatihan minimal B.Kata Kunci: PT KAI, Circuit Simulator, EasyEDA, Cetak PCB
PENYULUHAN INSTALASI SISTEM MONITORING PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA MENGGUNAKAN WEB DI MA ISHLAHUL AMANAH Desri Kristina Silalahi; Irwan Purnama; Mohamad Ramdhani; Porman Pangaribuan; Kharisma Bani Adam
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Universitas telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (820.837 KB) | DOI: 10.25124/cosecant.v2i2.18685

Abstract

Jumlah sumber energi terbarukan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia sangat luar biasa. Namun, masih sedikit sekali pemanfaatan sumber energi terbarukan ini. Peran aktif dalam masyarakat sangatlah diperlukan untuk memaksimalkan pemanfaatan energi terbarukan secara maksimal terutama dalam hal penggunaannya. Adapun di daerah Pangalengan, Jawa Barat ini sendiri pemanfaatan energi terbarukannya dapat bersumber dari energi surya. Diperlukanlah pembinaan kepada masyarakat mengenai pemanfaatan energi surya beserta dengan besarnya potensi yang dapat diperoleh dalam pemanfaatannya. Pembinaan yang diberikan kepada masyarakat dapat berupa pengetahuan dasar mengenai konversi energi dari surya menjadi listrik yang diikuti dengan adanya praktik sederhana. Hal ini bertujuan agar masyarakat dapat memahami terkait energi surya ini secara keseluruhan. Kegiatan pengabdian masyakat yang dilakukan merupakan penyuluhan terkait sistem monitoring pembangkit listrik teanag surya di MA Ishlahul Amanah. Kegiatan berjalan dengan lancar dan peserta sangat antusias. Hal ini terlihat dari kepuasan dalam menjawab kuesioner peserta sangat setuju dengan kegiatan yang telah dilakukan.Kata Kunci: energi terbarukan; PLTS; konversi energi; energi surya; monitoring 
Online Learning Content Creation for Junior High School Teachers during the Covid-19 Pandemic Brahmantya Aji Pramudita; Bandiyah Sri Aprillia; Porman Pangaribuan; Mohamad Ramdhani; Kharisma Bani Adam
Warta LPM WARTA LPM, Vol. 25, No. 1, Januari 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (930.705 KB) | DOI: 10.23917/warta.v25i1.593

Abstract

The community service program from Telkom University aims to improve the ability and insight of learning technology using Camtasia Studio at SMPN 1 Baleendah. The method used in community service is a form of training or workshops where the participants, in this case are teachers, are given training for a maximum of 3 hours, instructors in this case are from Telkom University. The stages carried out in this training are broadly as follows: The stages of making or recording material content, the editing or editing stages of material content and the stages of uploading learning material content. Participation by partners is in the form of providing space, infrastructure such as laptops or computers (computer laboratory recommendations), internet networks, and teachers’ resources to be given Camtasia Studio training. Based on the results of the initial survey it was found that 15% had experience in making interactive videos by using programs other than Camtasia studio, and as many as 85% of the teachers are inexperienced in making interactive videos because they only use learning media based on whatsapps, zoom and google classroom. After the training, there was an increase in the skill level of making interactive videos for all participants. As many as 75% of the teachers strongly agree regarding the suitability of the programs held with the aim of carrying out activities. Lecturers and students are stated to be more friendly, faster and responsive in helping during the practical activities of creating interactive video content using Camtasia studio.
Desiminasi Sistem Pembangkit Tenaga Surya untuk Guru dan Siswa di Kabupaten Bandung Bandiyah Sri Aprillia; Mohamad Ramdhani; Irwan Purnama
Warta LPM WARTA LPM, Vol. 26, No. 2, April 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.584 KB) | DOI: 10.23917/warta.v26i2.1016

Abstract

Utilization of solar energy requires an active role from the community by providing information related to solar energy and the potential that can be obtainedIt is necessary to provide guidance to the community by providing basic knowledge about the conversion of solar energy into electricity. Followed by doing practice in proving the basic knowledge given in the form of simple practice. So that the public can understand information related to solar energy as a whole, both basic knowledge, conversion techniques, and installation techniques. The purpose of this community service is to provide training on solar power plant installations as a learning medium in the use of renewable energy in the form of solar energy. The training targets are MA teachers and students as the next generation who in the future will face greater challenges related to energy utilization. MA students are currently required to be more creative and innovative in utilizing all the potential of nature, especially the use of alternative technologies, one of which is solar energy. The Pangalengan area is also a challenge in itself in the use of electricity technology for the need for support by using solar energy for electricity use. In the community service program, an On-Grid 260 Wp solar power plant system has been installed which aims as a learning medium and helps reduce monthly school costs by integrating solar panels for the electrification of the Natural Sciences Laboratory (IPA).
Designing a Spreadsheet-Based Reverse Vending Machine (RVM) Database Using Arduino Mega 2560 and NodeMCU with App Script Integration Nerissa Arviana Putri; Arniel Ahmad Rivai; Rifki Athaya; Mohamad Ramdhani; Dien Rahmawati
Jurnal Serambi Engineering Vol. 9 No. 3 (2024): Juli 2024
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research discusses the database design for a spreadsheet based payment system using Arduino Mega 2560 and NodeMCU ESP8266 with the help of an app script on a Reverse Vending Machine (RVM) with non-cash rewards. The payment process on the RVM requires admin assistance, so a platform is needed to store data, including the user's mobile phone number and the rewards the user has received. The database allows administrators to check this data to process reward payments to users. Spreadsheet is the platform the author chose for the database because it is easy to use and flexible. Designing a spreadsheet as a database using serial communication between Arduino Mega 2560 and NodeMCU ESP8266. Apart from this, the design also requires the help of the App Script feature to store the user's mobile phone number data and rewards received in a spreadsheet. The design results show that this database is effective and efficient in connecting the RVM with a spreadsheet to store data, thereby reducing the administrative workload in the payment process from the RVM
INSTALASI SISTEM MONITORING PLTS MENGGUNAKAN WEB DI PONDOK PESANTREN SUMUR BANDUNG KABUPATEN BANDUNG Sugiana, Ahmad; Ramdhani, Mohamad; Rahmat, Basuki
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.2034

Abstract

Pemanfaatan energi terbarukan, khususnya Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), kini menjadi solusi strategis untuk mendukung keberlanjutan energi di berbagai daerah. Namun, efisiensi dan efektivitas pengoperasian PLTS sering menjadi isu utama, terutama di area masyarakat yang kurang informasi. Pemanfaatan secara maksimal energi surya perlu peran aktif dari masyarakat yang menggunakannya. Peran aktif masyarakat pengguna energi surya tersebut diantaranya adalah memberikan informasi mengenai besarnya potensi yang diperoleh menjadi energi listrik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berupaya membuat alat kontrol pemakaian energi dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) ke beban dengan menggunakan website, dimana monitoring kontrol pemakaian dan ketersediaan energi dirancang secara real-time. Sistem dirancang dengan Arduino sebagai kontrol utama yang hasilnya dapat menampilkan tegangan, arus, pemakaian, dan ketersediaan energi dapat ditampilkan di website. Hasil yang diperoleh setelah instalasi sistem pemasangan PLTS tersebut diharapkan pemakaian energi terbarukan khususnya pada beban dapat dimonitor dan digunakan secara efisien sehingga pemakaian energi pada beban dapat digunakan sesuai kebutuhan pengguna.
Strategi Komunikasi Universitas Paramadina Mensosialisasikan Program Bantuan Biaya Studi Covid-19 Melalui Media Sosial Instagram Ramdhani, Mohamad; Anggraeni, Lina
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 3 No 3 (2023): JUPIN Desember 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.250

Abstract

Bantuan Biaya Pendidikan Covid-19 merupakan sebuah kebijakan Universitas Paramadina bagi mahasiswa Universitas Paramadina mengalami kesulitan dalam melunasi biaya studi akibat dampak Pandemi Covid-19. Penelitian ini membahas tentang Strategi Komunikasi Universitas Paramadina Mensosialisasikan Program Bantuan Biaya Studi Covid-19 Melalui Media Sosial Instagram.Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif-deskriptif, dengan sumber dara primer (informan penelitian) dan data sekunder (buku referensi). Pengumpulan data wawancara, dokumentasi dan observasi. Data disajikan dengan uraian-uraian berdasarkan informasi yang didapatkan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa, strategi komunikasi dalam mensosialisasikan program bantuan biaya pendidikan Covid-19 dapat dikaitkan dengan teori komunikasi Lasswell, yaitu terdapat 5 komponen penting komunikasi antara lain komunikator (Tim Bantuan Covid) pesan (Program Bantuan biaya pendidikan Covid-19, media (Instagram), komunikan (Mahasiswa), dan efek dan kesimpulan penelitian ini memiliki efek positif untuk Universitas Paramadina, dapat melalui masa pandemi Covid-19 dengan baik, manajemen cash flow Universitas Paramadina baik dan stabil, tidak ada PHK, pemotongan gaji karyawan, dan mahasiswa terbantu untuk dapat melanjutkan studi.