p-Index From 2021 - 2026
15.528
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Lingua Didaktika: Jurnal Bahasa dan Pembelajaran Bahasa Language Circle : Journal of Language and Literature Al-Lisan LingTera EDUCAFL : E-Journal of Education of English as a Foreign Language Englisia Journal VIVID Journal of Language and Literature Proceeding SENDI_U Journal of English and Education Anglo-Saxon : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris International Journal of Humanity Studies (IJHS) ISLLAC : Journal of Intensive Studies on Language, Literature, Art, and Culture Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam ETERNAL(english, teaching, learning, and Research Journal) CaLLs : Journal of Culture, Arts, Literature, and Linguistics LET: Linguistics, Literature and English Teaching Journal PRASASTI: Journal of Linguistics LLT Journal: A Journal on Language and Language Teaching Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Globish: An English-Indonesian Journal for English, Education, and Culture JET (Journal of English Teaching) Adi Buana Journal of English Teaching, Applied Linguistics and Literatures (JETALL) Journal of Pragmatics Research Rainbow : Journal of Literature, Linguistics and Cultural Studies JENTERA: Jurnal Kajian Sastra JET (Journal of English Teaching) Acuity : Journal of English Language Pedagogy, Literature and Culture Polingua : Scientific journal of Linguistics, Literature and Language Education Borneo Journal of English Language Education Jurnal Ilmiah Edunomika (JIE) Journal of Language, Literature, and Teaching Elsya : Journal of English Language Studies IALLTEACH (Issues In Applied Linguistics & Language Teaching) Pioneer: Journal of Language and Literature Budimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat Anaphora: Journal of Language. Literary and Cultural Studies Journal Of English Literature, Linguistic, and Education (JELLE) Journal of English Teaching and Learning Issues SALEE: Study of Applied Linguistics and English Education Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Proficiency ENGLISH FRANCA : Academic Journal of English Language and Education International Journal of Computer and Information System (IJCIS) ELP (Journal of English Language Pedagogy) Journal of English Education Program (JEEP) Foremost Journal ELTALL: English Language Teaching, Applied Linguistic and Literature Al-Lisan: Jurnal Bahasa JASL - Journal of Applied Studies in Language Journal of English Language Teaching, Linguistics, and Literature Studies Journal of English Language Teaching, Linguistics and Literature (JETLEE) LingPoet: Journal of Linguistics and Literary Research Widyaparwa Saree : Research in Gender Studies TEFLICS Langue Indonesian Review of English Education, Linguistics, and Literature Journal of English Language and Pedagogy (JELPA) ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Language Intelligence and Culture Erudita: Journal of English Language Teaching English Edu: Journal of English Teaching and Learning Innovations in Language Education and Literature ELite Journal: International Journal of Education, Language and Literature Salience: English Language, Literature, And Education Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Sosialisasi Pentingnya Pendidikan Tinggi bagi Siswa SMK: Membangun Motivasi Menuju Perguruan Tinggi Bagi Siswa XII SMK Muhammadiyah 1 Sukoharjo Sumadi; Fitria, Tira Nur; Dewi Muliasari; Fatihah Wari Nurjanah; Tino Feri Efendi
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 2 (2025): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v7i2.17203

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan pada hari Jumat, 11 April 2025 di SMK Muhammadiyah 1 Sukoharjo. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas XII dari berbagai jurusan yang ada di sekolah tersebut. Antusiasme peserta terlihat sejak awal hingga akhir kegiatan, menunjukkan tingginya minat siswa untuk memahami pentingnya pendidikan tinggi sebagai langkah strategis dalam merencanakan masa depan mereka. Kegiatan ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu: pertama, persiapan yang meliputi koordinasi dengan sekolah dan penyusunan materi serta media sosialisasi; kedua, pelaksanaan sosialisasi secara tatap muka kepada siswa kelas XII mengenai pentingnya pendidikan tinggi, jalur masuk perguruan tinggi, beasiswa, serta perencanaan karier; ketiga, sesi diskusi dan tanya jawab untuk memperdalam pemahaman dan memberikan motivasi; keempat, pembagian leaflet atau panduan ringkas sebagai bahan informasi lanjutan; dan kelima, evaluasi singkat terhadap pemahaman siswa serta kemungkinan tindak lanjut berupa pendampingan dari tim pengabdian bersama pihak sekolah. Kegiatan sosialisasi mendapat respon positif dari siswa kelas XII SMK yang merasa termotivasi dan memperoleh wawasan baru tentang pentingnya melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Pendekatan edukatif-partisipatif membuat mereka aktif dan antusias, terutama dalam sesi diskusi. Informasi tentang jalur masuk perguruan tinggi dan beasiswa yang diberikan sangat diapresiasi dan membantu membangun kepercayaan diri siswa dalam merencanakan masa depan pendidikan mereka. Secara keseluruhan, kegiatan ini dinilai bermanfaat dan inspiratif.
From Trash to Cash: Penguatan Peran Ibu PKK dalam Pengelolaan Sampah Berbasis Bank Sampah RT untuk Menunjang Ekonomi Rumah Tangga Fitria, Tira Nur
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 2 (2025): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v7i2.17338

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah: 1) Memberikan sosialisasi kepada ibu PKK tentang cara memilah, mengelola, dan memanfaatkan sampah anorganik, agar memiliki nilai ekonomis. 2) Mendorong kemandirian ekonomi rumah tangga dengan mengubah sampah menjadi sumber pendapatan melalui sistem tabungan. Kegiatan pengabdian masyarakat “bank sampah” dilaksanakan pada hari Sabtu, 3 Mei 2025, bertempat di dukuh Pondok Serang RT 04/01, Kelurahan Mulur, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Lokasi ini dipilih karena memiliki komunitas aktif ibu-ibu PKK yang potensial untuk diberdayakan dalam pengelolaan sampah berbasis sistem Bank Sampah Rumah Tangga (RT) melalui program From Trash to Cash. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif dan edukatif, dengan melibatkan secara aktif para anggota Ibu PKK sebagai subjek utama. Metode kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan melalui beberapa tahapan sistematis yang melibatkan partisipasi aktif ibu-ibu PKK dan warga sekitar. Metode kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan melalui beberapa tahapan diantaranya: Pertama, melakukan sosialisasi dan penyuluhan untuk meningkatkan pemahaman ibu-ibu PKK dan warga tentang pentingnya pengelolaan sampah melalui sistem bank sampah serta potensi manfaat ekonominya. Selanjutnya, melakukan pelatihan teknis mengenai cara memilah sampah organik dan anorganik, terutama sampah bernilai ekonomi seperti plastik, kardus, dan logam. Sampah anorganik yang sudah dipilah ditimbang dan dihargai sesuai jenis dan kesepakatan harga pasar, mendorong partisipasi aktif warga. Setelah itu, membentuk kelompok kerja yang terstruktur di bawah koordinasi ibu PKK dan didampingi secara berkala untuk memastikan pengelolaan berjalan lancar dan terorganisir. Terakhir, melakukan monitoring dan evaluasi guna menilai efektivitas kegiatan, dampaknya terhadap peningkatan ekonomi rumah tangga, serta sebagai dasar perbaikan dan pengembangan program ke depan. Dengan pendekatan ini, diharapkan ibu PKK dapat menjadi agen perubahan lingkungan sekaligus penggerak ekonomi rumah tangga melalui pengelolaan sampah yang produktif dan berkelanjutan. Dengan metode tersebut, kegiatan pengabdian diharapkan dapat memberdayakan ibu PKK sebagai agen perubahan di tingkat komunitas, sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga melalui pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan. Sosialisasi ini menjadi langkah awal yang sangat penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK, mengenai pentingnya pengelolaan sampah berbasis bank sampah. Melalui pendekatan edukatif ini, peserta dikenalkan pada konsep bahwa pengelolaan sampah tidak hanya berfungsi menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang dapat mendukung pendapatan keluarga.
Peningkatan Nilai Ekonomi Masyarakat Desa Purbayan dengan Mengembangkan Potensi UMKM di Era Digitalisasi Hadi Samanto; Fitria, Tira Nur; Sumadi; Agus Marimin; Yustin Henina Oktaviani; Zulfa Khoirul Ummah
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 2 (2025): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v7i2.17542

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mengusung tema “Peningkatan Nilai Ekonomi Masyarakat Desa Purbayan dengan Mengembangkan Potensi UMKM di Era Digitalisasi.” Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Purbayan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, dari tanggal 3 Februari hingga 3 Maret 2025, dengan tema “Peningkatan Nilai Ekonomi Masyarakat Desa Purbayan dengan Mengembangkan Potensi UMKM di Era Digitalisasi.” Sasaran kegiatan mencakup perangkat desa, pelaku UMKM, Karang Taruna, Ibu PKK, murid SD, penyandang disabilitas, dan masyarakat umum. Dalam pelaksanaannya, data diperoleh melalui empat metode: (1) observasi langsung terhadap aktivitas masyarakat dan UMKM, (2) wawancara dengan pelaku UMKM, (3) studi pustaka dengan menelaah referensi yang relevan, dan (4) dokumentasi berupa pengumpulan data tertulis, foto, dan dokumen terkait UMKM Desa Purbayan. Kegiatan KKN bertujuan meningkatkan nilai ekonomi masyarakat dengan mengembangkan UMKM berbasis potensi lokal dan teknologi digital. Dua UMKM yang menjadi fokus adalah Suryo Art, pengrajin wayang fungsional yang telah menembus pasar internasional dan aktif melestarikan budaya melalui media digital, serta Vita Merchandise, produsen tas dan dompet yang telah mengalami transformasi bisnis dan memberdayakan perempuan lokal, dengan strategi pemasaran digital yang terus berkembang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Suryo Art dan Vita Merchandise memiliki potensi besar untuk berkembang melalui teknologi digital, seperti media sosial dan e-commerce, yang membantu memperluas pasar dan meningkatkan brand awareness. Meski demikian, keduanya menghadapi tantangan dalam konsistensi pengelolaan konten akibat keterbatasan waktu dan sumber daya. Solusi yang disarankan mencakup penggunaan aplikasi manajemen media sosial dan penjadwalan konten rutin. Selain itu, kedua UMKM berkontribusi terhadap pemberdayaan perempuan dan pelestarian budaya lokal, khususnya Suryo Art dengan seni wayangnya yang modern dan mendunia. Secara keseluruhan, digitalisasi terbukti mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Purbayan. Sinergi antara pelestarian budaya dan inovasi digital memperkuat daya saing UMKM. Untuk pertumbuhan yang berkelanjutan, diperlukan dukungan pelatihan manajerial, inovasi produk, digital marketing yang efektif, pemberdayaan tenaga kerja lokal, serta penguatan akses modal dan infrastruktur. Pendekatan menyeluruh ini akan menjadikan UMKM sebagai pilar utama peningkatan kesejahteraan ekonomi desa.
Pemberdayaan Mahasiswa Melalui Program Wirausaha Merdeka di Startup Pengembang Literasi Sekolah Terpadu Nyalanesia Surakarta Indra Lila Kusuma; Fitria, Tira Nur
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 2 (2025): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v7i2.17543

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberdayakan mahasiswa melalui pengalaman langsung dalam dunia wirausaha sosial berbasis literasi, serta meningkatkan peran aktif mereka dalam mendukung program pengembangan literasi sekolah terpadu bersama startup Nyalanesia Surakarta (PT. Nyala Masadepan Indonesia) sebagai bentuk nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini akan dilaksanakan di startup Nyalanesia (PT. Nyala Masadepan Indonesia) yang berlokasi di Kota Surakarta, sebagai mitra strategis dalam pengembangan literasi sekolah terpadu. Kegiatan berlangsung pada Oktober–November 2024, dengan melibatkan mahasiswa Program Studi S1 Manajemen dan didampingi oleh dosen pembimbing. Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengaplikasikan pengetahuan manajerial dan kewirausahaan dalam konteks nyata melalui pendekatan partisipatif-kolaboratif dan experiential learning. Tahapan kegiatan dalam program pengabdian masyarakat ini terdiri atas beberapa langkah penting yang dilakukan secara terstruktur. Pertama, dilakukan koordinasi dan persiapan program antara tim dosen pelaksana, mahasiswa peserta, dan pihak mitra Nyalanesia, guna menyusun kerangka kerja, jadwal, dan pembagian peran yang jelas. Kedua, mahasiswa diterjunkan secara langsung dalam kegiatan operasional mitra, seperti pengembangan konten literasi, koordinasi program bersama sekolah mitra, serta manajemen penerbitan karya siswa. Ketiga, dosen melakukan pendampingan dan supervisi akademik secara berkala untuk memastikan proses pembelajaran berjalan optimal. Keempat, dilakukan evaluasi dan refleksi atas keterlibatan mahasiswa selama program berlangsung, termasuk memperoleh umpan balik dari seluruh pihak. Terakhir, hasil kegiatan disusun dalam bentuk luaran seperti laporan, artikel ilmiah, dan dokumentasi digital untuk tujuan publikasi dan diseminasi hasil pengabdian. Program Wirausaha Merdeka bekerja sama dengan Nyalanesia di Surakarta bertujuan memberdayakan mahasiswa S1 Manajemen untuk memahami dan membangun startup pemula berbasis literasi sosial. Mahasiswa mengikuti berbagai kegiatan terstruktur, mulai dari workshop pengenalan dunia startup, studi kasus, pelatihan Business Model Canvas dan pitching, hingga magang langsung dalam operasional Nyalanesia. Mereka juga dibekali tools digital seperti Trello, Canva, dan Google Workspace, serta mendapat pendampingan dan mentoring berkala. Dalam sesi simulasi membangun startup, mahasiswa mengembangkan ide bisnis mereka dan mempresentasikannya dalam Demo Day di akhir program. Kegiatan ditutup dengan evaluasi, refleksi, serta penyusunan dokumentasi dan portofolio. Melalui program ini, mahasiswa memperoleh pengalaman nyata di dunia usaha berbasis pendidikan, memperkuat keterampilan manajerial dan inovatif, serta meningkatkan kesiapan mereka dalam menghadapi dunia kerja atau berwirausaha sosial.
Teaching Digital Business: Integrating Digital Business Materials into English Language Teaching (ELT) Fitria, Tira Nur
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol. 8 No. 3 (2024): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v8i3.14050

Abstract

This research describes the integration of digital business materials into English Language Teaching (ELT). This research is descriptive qualitative research. The analysis shows that English proficiency is fundamental for adapting and succeeding in digital business amid ongoing globalization and technological advancement. Integrating digital business contexts into English materials equips learners with technical terms and concepts essential for innovation and management in digital enterprises. Teaching English skills for digital business is crucial for preparing individuals to thrive in today's interconnected global business landscape. Teaching English for digital business requires an integrated approach focused on e-commerce, digital marketing, and fintech contexts. Proficiency in English facilitates effective communication via digital platforms like email, video conferencing, and social media, enabling seamless collaboration with international colleagues and clients. It also ensures direct access to essential information and documentation in English within a digital business, eliminating translation barriers and ensuring comprehensive understanding. Mastery of English in understanding technology concepts such as e-commerce and artificial intelligence empowers individuals to actively contribute to strategic decision-making. In digital marketing, English proficiency is vital for creating compelling content and optimizing strategies globally. Teaching materials for English language skills in digital business cover a broad spectrum of topics in reading, writing, listening, and speaking. These include analyzing case studies of digital transformations, reading industry whitepapers on blockchain and e-commerce trends, understanding regulatory documents, and analyzing big data for consumer insights. Writing tasks range from crafting technology project proposals to developing SEO-driven content strategies and drafting legal contracts. Listening activities involve industry podcasts, negotiation simulations, and webinars on technology innovations while speaking exercises include pitching ideas, cross-cultural communication, and presenting digital products. These materials not only enhance language proficiency but also cultivate analytical, communication, and strategic skills essential for navigating the complexities of the digital economy and seizing global business opportunities.
AI-Based Teaching Using Bing Image Creator (AI Art Generator): Teaching English Writing a Descriptive Text Illustrated by 3D Animation Design Style Fitria, Tira Nur
International Journal of Computer and Information System (IJCIS) Vol 6, No 4 (2025): IJCIS : Vol 6 - Issue 4 - 2025
Publisher : Institut Teknologi Bisnis AAS Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/ijcis.v6i4.255

Abstract

Recently, posters or images with designs similar to Disney Pixar have been circulating on various social media platforms, such as Instagram and TikTok. With a design that is quite adorable, it is no wonder that the image design created using artificial intelligence (AI) has attracted the attention of people. Seeing the popularity of posters via Bing Image Creator, people can try to create character descriptions according to their favourite cartoons/ animations, such as Disney, via Bing Image Creator. This research simulated the use of Bing Image Creator to teach writing an English descriptive text to be illustrated into an animation or a cartoon. The analysis shows that the Bing Image Creator AI application is currently entertaining to create/produce the images they want without having design or drawing skills. This research is descriptive qualitative research. Teachers/lecturers can ask students to visit or access Bing Image Creator at https://www.bing.com/create. Students need to have a Microsoft account, but if they do not have one, they can create an account first. They sign in using a Microsoft account. After logging in, type the character description into the column provided. They can enter character descriptions as desired. To create a Disney AI cartoon, students can add the words "Disney Pixar style" to the beginning of the character description. They can create more specific commands to turn photos into Disney cartoons. The order may include descriptions such as 1) gender, male or female. 2) character shape, such as face shape, eyes, jaw, nose, cheeks, hair, clothes, position of body parts, and others. 2) certain poses/styles and accessories used. 3) objects worn on body parts, for example, types of clothing, colors, motifs/patterns. 4) objects used or around 5) expression, facial expression, or feeling. 6) activities carried out. 7) shooting angle. 8) surrounding background. To get accurate animated image results, students can write detailed and specific descriptions. Finally, wait for the image to finish and download it. Further research still needs to be carried out to determine students' perceptions of the use of Binh Image Creator in illustrating their written character descriptions of a desired cartoon. Keywords: AI-based teaching, Bing Image Creator, teaching writing, descriptive text,
Pendampingan Manajemen Keuangan UMKM: Penerapan Sistem Pembukuan untuk Menunjang Kinerja Keuangan Cafe Mon Kopi Sukoharjo Hadi Samanto; Fitria, Tira Nur; Muhammad Cholis; Dewi Muliasari; Hetining Setyowati; Agus Marimin; Sri Laksmi Pardanawati
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i1.19179

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat di Cafe Mon Kopi yang dilaksanakan pada bulan Maret 2025 untuk meningkatkan pengelolaan keuangan melalui penerapan sistem pembukuan yang lebih efisien dan terstruktur. Sasaran kegiatan mencakup pemilik dan manajemen Mon Kopi, karyawan yang terlibat dalam operasional harian, dosen dan mahasiswa sebagai pelaksana, serta masyarakat sekitar yang merasakan dampak tidak langsung dari peningkatan kualitas layanan dan produk. Kegiatan ini meliputi pengumpulan data melalui wawancara, observasi, studi dokumentasi, survei, dan analisis laporan keuangan terdahulu sebagai dasar perancangan sistem pembukuan yang sesuai dengan kebutuhan usaha. Dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat di Mon Kopi, beberapa kendala ditemukan, seperti kurangnya pemahaman pemilik dan karyawan mengenai akuntansi dan pembukuan, keterbatasan waktu untuk adaptasi terhadap sistem baru, rendahnya keterampilan dalam menyusun laporan keuangan, serta ketidakpastian dalam pemantauan keberlanjutan sistem pembukuan. Semua kendala ini diatasi melalui penyuluhan, pendampingan langsung, pendekatan bertahap dalam penerapan sistem, pelatihan lanjutan, penyediaan template Excel, serta monitoring dan mekanisme umpan balik berkala untuk memastikan keberlanjutan penerapan sistem pembukuan yang efisien. Kegiatan pengabdian dilaksanakan secara sistematis melalui tahapan persiapan, sosialisasi dan penyuluhan, implementasi sistem pembukuan digital menggunakan Microsoft Excel, monitoring dan evaluasi, serta penyusunan laporan akhir dan rekomendasi. Seluruh proses didokumentasikan dan disosialisasikan kepada masyarakat sekitar untuk memberikan wawasan tentang pentingnya pengelolaan keuangan yang baik. Dengan penerapan sistem pembukuan yang lebih terstruktur, Mon Kopi diharapkan mampu meningkatkan akurasi laporan keuangan, mengurangi kesalahan pencatatan, mengelola arus kas lebih efisien, serta mendukung keberlanjutan dan pengembangan usaha secara optimal. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan sistem pembukuan berbasis Microsoft Excel, disertai pelatihan dan pendampingan, berhasil meningkatkan pemahaman pemilik dan karyawan mengenai akuntansi dasar, pencatatan transaksi, dan penyusunan laporan keuangan secara akurat. Sistem ini membantu memantau arus kas, mengendalikan biaya, dan menyusun laporan laba rugi, neraca, serta arus kas secara tepat waktu. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan transparansi, efisiensi, dan keberlanjutan pengelolaan keuangan Mon Kopi, sekaligus menjadi pengalaman praktis bagi peserta kegiatan dalam menerapkan ilmu akuntansi dan ekonomi secara nyata.
Pendampingan Kewirausahaan Batik Cap Putra Putri untuk Meningkatkan Daya Saing Produk Lokal di Sukoharjo Indra Lila Kusuma; Fitria, Tira Nur; LMS. Kristiyanti; Agus Subekti; M. Gunawan Setyadi
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i1.19180

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mendukung pengembangan kewirausahaan industri batik cap di Sukoharjo, khususnya pada Jasa Maklon Batik Cap Putra Putri, sehingga dapat meningkatkan daya saing produk lokal baik di tingkat regional maupun nasional. Industri batik cap, seperti yang dijalankan Batik Cap Putra Putri di Sukoharjo, menggunakan stempel (cap) untuk mencetak pola pada kain, sehingga lebih cepat dibanding batik tulis dan mempertahankan motif tradisional. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan pada 29 Desember 2025 di Batik Cap Putra Putri, Tegalrejo RT. 02 RW. 06, Kadokan, Kec. Grogol, Kab. Sukoharjo, Jawa Tengah, melibatkan pemilik usaha dan karyawan sebagai peserta utama dengan tujuan meningkatkan daya saing produk lokal melalui pendampingan kewirausahaan, manajemen produksi, strategi pemasaran, dan digitalisasi portofolio produk. Pada tahap awal, tim pengabdian melakukan identifikasi kebutuhan melalui wawancara dan observasi proses produksi untuk menyusun modul pelatihan, dilanjutkan sosialisasi tentang pengelolaan usaha profesional dan pentingnya portofolio digital untuk meningkatkan visibilitas produk batik cap. Tahap inti meliputi pendampingan langsung dalam pencatatan pesanan, pengelolaan bahan baku, dokumentasi produk, serta pelatihan pembuatan portofolio digital dan strategi pemasaran melalui media sosial dan marketplace, sehingga peserta dapat mempraktikkan manajemen produksi dan promosi secara interaktif. Pada tahap penutup, dilakukan evaluasi kemampuan peserta, diikuti pemberian rekomendasi lanjutan seperti pemeliharaan portofolio digital, strategi promosi berkelanjutan, dan pelatihan bagi karyawan baru, sehingga Batik Cap Putra Putri memiliki langkah konkret untuk meningkatkan daya saing produk lokal secara profesional dan berkelanjutan.
Peran Serta Dosen dalam Mendukung Pembinaan Bakat Bahasa Inggris Siswa Murid Madrasah Ibtidaiyah (MI) melalui Kegiatan Penjurian Lomba Pidato Bahasa Inggris pada PORSENI MI Kecamatan Bendosari Tahun 2025 Fitria, Tira Nur
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i1.19329

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan kontribusi keilmuan dosen melalui peran sebagai juri lomba pidato Bahasa Inggris dan mendukung pembinaan bakat dan kemampuan public speaking Bahasa Inggris bagi siswa murid Madrasah Ibtidaiyah (MI) pada ajang Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) MI Kecamatan Bendosari Tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa-Rabu 17-18 Juni 2025 di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Sukoharjo. Lomba Pidato Bahasa Inggris ini merupakan salah satu cabang lomba dalam rangkaian kegiatan Pekan Olahraga dan Seni Madrasah (PORSENI) yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kecamatan Bendosari tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa, tanggal 17 Juni 2025, dan diikuti oleh sembilan peserta perempuan yang berasal dari sembilan madrasah ibtidaiyah di wilayah Kecamatan Bendosari. Setiap peserta mendapatkan nomor undian dan menandatangani daftar hadir sebelum mengikuti lomba. Madrasah yang mengirimkan perwakilan dalam lomba ini antara lain adalah MI Tahfizhul Quran Baitul Hikmah Sukoharjo, MI Muhammadiyah Kramat Mulur, MI Muhammadiyah Manisharjo, MI Gotong Royong Gentan Gentan, MI Walisongo Cabeyan, MI Negeri 3 Sukoharjo, MI Walisongo Kalangan Mulur, MI Muhammadiyah Karanglo Mertan, dan MI Muhammadiyah Toriyo. Kegiatan ini dilaksanakan secara sistematis melalui beberapa tahapan. Tahap awal dimulai dengan koordinasi bersama panitia PORSENI MI Kecamatan Bendosari, untuk menyepakati peran dosen sebagai juri, jadwal, teknis lomba, dan kriteria penilaian. Selanjutnya, dosen melaksanakan observasi dan penjurian lomba pidato Bahasa Inggris dengan mengacu pada indikator seperti pelafalan, intonasi, struktur, isi pidato, dan kepercayaan diri peserta. Setelah penjurian, dosen memberikan umpan balik kepada peserta dan panitia berupa apresiasi dan saran pengembangan kemampuan berbahasa Inggris. Peserta dari masing-masing madrasah tampil secara bergiliran sesuai nomor undian yang telah ditentukan panitia. Penilaian lomba dilakukan oleh dewan juri menggunakan form resmi yang mencakup empat aspek utama, yaitu Pronunciation (pelafalan atau pengucapan) dengan bobot 20%, Material (isi pidato) sebesar 25%, Performance (penampilan) sebesar 25%, dan Fluency (kelancaran berbicara) sebesar 30%. Setiap aspek dinilai secara objektif oleh juri untuk menghasilkan total nilai masing-masing peserta. Selain aspek penilaian utama, terdapat beberapa ketentuan teknis yang berpengaruh terhadap skor. Jika durasi pidato peserta kurang dari 5 menit atau lebih dari 7 menit, maka skor akan dikurangi 5 poin. Hal yang sama berlaku jika peserta menyebutkan identitas madrasah mereka secara eksplisit dalam pidato. Ketentuan ini bertujuan untuk menjaga standar perlombaan dan menjamin objektivitas penilaian. Lomba ini juga menjadi ajang seleksi tingkat kecamatan, di mana dua peserta terbaik (juara 1 dan juara 2) akan dipilih untuk mewakili Kecamatan Bendosari dalam lomba pidato Bahasa Inggris tingkat Kabupaten Sukoharjo. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya bersifat kompetitif di tingkat lokal, tetapi juga sebagai pintu gerbang untuk menuju prestasi di level yang lebih tinggi.
AI-Powered Chatbots of ChatGPT: Exploring the Potentials and Challenges in English Teaching and Learning Process Fitria, Tira Nur
Innovations in Language Education and Literature Vol 2 No 2 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/ilere.v2i2.5028

Abstract

In the era of rapid digital transformation, innovations such as ChatGPT have significantly influenced various sectors, particularly education. This library-based research examines the potential benefits and challenges of using ChatGPT in the teaching and learning process. The findings indicate that ChatGPT, a natural language–based artificial intelligence developed by OpenAI, can generate human-like responses and function as a virtual assistant by providing feedback, information, and interactive dialogue. Its educational benefits include personalized learning, immediate feedback, interactive communication, support for teaching materials, enhanced learner autonomy, improved language skills, critical thinking development, and increased student motivation and engagement. However, the use of ChatGPT also presents notable challenges, including risks of biased or inaccurate information, ethical concerns, data privacy issues, plagiarism, overreliance on technology, and the potential marginalization of teachers’ roles. To maximize benefits while minimizing risks, educational institutions should integrate ChatGPT as a supportive learning tool rather than a replacement for educators, promote ethical and responsible use, establish clear policies, adapt curricula to digital developments, encourage critical engagement, and continuously monitor technological advancements. Therefore, further empirical research is needed to examine the effective, ethical, and context-sensitive integration of ChatGPT in diverse educational settings.