p-Index From 2021 - 2026
14.402
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Lingua Didaktika: Jurnal Bahasa dan Pembelajaran Bahasa Language Circle : Journal of Language and Literature Al-Lisan LingTera Educafl : Journal of education of English as a foreign language Englisia Journal VIVID Journal of Language and Literature Proceeding SENDI_U Journal of English and Education Anglo-Saxon : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris International Journal of Humanity Studies (IJHS) ISLLAC : Journal of Intensive Studies on Language, Literature, Art, and Culture Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam ETERNAL(english, teaching, learning, and Research Journal) CaLLs : Journal of Culture, Arts, Literature, and Linguistics LET: Linguistics, Literature and English Teaching Journal LLT Journal: A Journal on Language and Language Teaching Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Globish: An English-Indonesian Journal for English, Education, and Culture JET (Journal of English Teaching) Adi Buana Journal of English Teaching, Applied Linguistics and Literatures (JETALL) Journal of Pragmatics Research Rainbow : Journal of Literature, Linguistics and Cultural Studies JET (Journal of English Teaching) Acuity : Journal of English Language Pedagogy, Literature and Culture Polingua : Scientific journal of Linguistics, Literature and Language Education Borneo Journal of English Language Education Jurnal Ilmiah Edunomika (JIE) Journal of Language, Literature, and Teaching Elsya : Journal of English Language Studies IALLTEACH (Issues In Applied Linguistics & Language Teaching) Pioneer: Journal of Language and Literature Budimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal Of English Literature, Linguistic, and Education (JELLE) Journal of English Teaching and Learning Issues SALEE: Study of Applied Linguistics and English Education Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Proficiency ENGLISH FRANCA : Academic Journal of English Language and Education International Journal of Computer and Information System (IJCIS) ELP (Journal of English Language Pedagogy) Journal of English Education Program (JEEP) Foremost Journal ELTALL: English Language Teaching, Applied Linguistic and Literature Al-Lisan: Jurnal Bahasa JASL - Journal of Applied Studies in Language Journal of English Language Teaching, Linguistics, and Literature Studies Journal of English Language Teaching, Linguistics and Literature (JETLEE) Widyaparwa Saree : Research in Gender Studies TEFLICS Langue Indonesian Review of English Education, Linguistics, and Literature Journal of English Language and Pedagogy (JELPA) Journal of Language Intelligence and Culture Erudita: Journal of English Language Teaching English Edu: Journal of English Teaching and Learning Innovations in Language Education and Literature ELite Journal: International Journal of Education, Language and Literature Salience: English Language, Literature, And Education Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Sosialisasi Pemasaran Digital Pada UMKM “Mukena Batik Ayu Production” Sukoharjo dalam Meningkatkan Penjualan Fitria, Tira Nur; Kusuma, Indra Lila
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 1 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mukena adalah salah satu contoh produk UMKM rumahan yang dapat memanfaatkan pemasaran digital untuk meningkatkan visibilitas dan penjualan produk mereka. Dengan memahami tantangan dan mengembangkan strategi yang tepat, UMKM mukena dapat tetap relevan dalam persaingan pasar yang semakin ketat dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Melalui kegiatan sosialisasi pemasaran digital, diharapkan UMKM mukena dapat memahami pentingnya pemasaran digital dan meningkatkan penjualan mereka di era digital saat ini. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat yang diselenggarakan adalah untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada pelaku UMKM Mukena Ayu Production tentang pentingnya pemasaran digital dalam meningkatkan penjualan produk mereka. Melalui kegiatan sosialisasi yang melibatkan metode ceramah dan diskusi, tujuannya adalah untuk memberikan pengetahuan tentang konsep dasar pemasaran digital, strategi efektif, dan alat-alat yang dapat digunakan dalam pemasaran online kepada pelaku UMKM tersebut. Tantangan utama dalam pemasaran digital UMKM mukena termasuk persaingan yang ketat, visibilitas terbatas, manajemen waktu dan konten, serta fokus penjualan eceran dan grosiran di rumah. Untuk mengatasi tantangan ini, pelaku UMKM perlu mengembangkan strategi pemasaran yang efektif. Beberapa strategi pemasaran digital yang dapat diterapkan oleh UMKM mukena termasuk merencanakan jadwal posting yang konsisten, memilih konten yang menarik, memanfaatkan fitur-fitur seperti Stories dan Reels, atau melakukan sesi live. Sekain itu, pelaku UMKM dapat mengoptimalkan penggunaan platform online lainnya seperti Shopee, dan TikTok untuk memperluas jangkauan produk mereka dan meningkatkan penjualan.
Socialization of the "Ice-Breaking" Game in Building Students’ Concentration in Learning English at SMA Negeri 1 Sukoharjo Fitria, Tira Nur
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 1 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service activity aims to introduce icebreaking and socialize icebreaking to build student concentration in learning English. This community service program society is held on 12 January 2024 at SMA Negeri 1 Sukoharjo and involves 35 students of XII Bahasa.The demonstration method is crucial for direct, practical, and interactive learning. The lecturer from ITB AAS Indonesia introduces herself and invites the students to play ice-breaking games, including applause, number, and word games. The games include "Clap Game," "Total Number," and "Word Game." These activities not only improve students' geographic knowledge but also enhance their critical thinking and teamwork skills while having fun in a classroom setting. This activity involves a teacher explaining the rules of a word game, where students must guess the name of a city or country from clues given. Icebreaking is a popular method used in English language learning to create a fun, interactive, and supportive learning environment. Students respond positively to icebreakers, as they see it as an opportunity to interact with classmates, reduce awkwardness, and maintain a fun learning atmosphere. This approach helps students become more focused and engaged in learning English, overcoming anxiety and shyness. Teachers must be creative and brave to implement icebreaking activities outside the classroom, ensuring better interpersonal interactions and group dynamics between teachers and students. By incorporating icebreaking activities, teachers can enhance the overall learning process and foster brain optimization and creativity in their students.
Pengenalan & Pelatihan Tes TOEFL (Test of English as Foreign Language) bagi Mahasiswa Perguruan Tinggi di Indonesia Fitria, Tira Nur
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 2 (2022): BUDIMAS : VOL. 04 NO. 02, 2022
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertema “Pengenalan & Pelatihan Tes TOEFL (Test of English as Foreign Language) bagi Mahasiswa diberbagai Perguruan Tinggi di Indonesia”. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengenalkan dan memberikan pemahaman mendasar bahkan mendalam tentang tes TOEFL dan juga memberikan pelatihan praktis kepada mahasiswa agar mereka dapat mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi tes TOEFL nantinya. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 21 Mei 2022 secara online (melalui webinar nasional) menggunakan Zoom Meeting dan Live Streaming YouTUBE. Peserta kegiatan ini terdiri dari 120 peserta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode ceramah, diskusi, dan demonstrasi. Pada pelaksanaannya, narasumber memberikan penjelasan mendalam mengenai 1) pengertian tes TOEFL, 2) tujuan tes TOEFL, 3) jenis tes TOEFL yang mencakup Listening, Reading dan Structure and Written Expression termasuk format, struktut dan jenis pertanyaan, jumlah soal, contoh soal dan strategi menjawab soal dengan tepat. Narasumber memberikan pemahaman yang komprehensif tentang pentingnya tes TOEFL dalam konteks pendidikan tinggi dan peluang karir di masa depan. Selanjutnya, narasumber mendorong interaksi antara peserta agar dapat berbagi pengalaman, tantangan, dan strategi dalam menghadapi tes TOEFL. Narasumber juga memberi kesempatan kepada peserta untuk bertanya langsung kepada narasumber tentang materi atau hal-hal yang memerlukan penjelasan tambahan. Lalu, narasumber menunjukkan dan memberikan contoh-contoh soal dan strategi menjawabnya dengan benar, serta cara efektif dalam membaca, mendengarkan, dan menjawab pertanyaan dalam tes TOEFL. Selanjutnya, narasumber merangkum hasil-hasil yang dicapai selama kegiatan dan memberikan pesan penutup serta ucapan terima kasih kepada semua peserta dan pihak yang terlibat dalam kegiatan ini.Diharapkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memberikan manfaat yang maksimal bagi peserta (mahasiswa) dalam mempersiapkan diri menghadapi tes TOEFL.
Optimalisasi Peran Remaja Masjid Dalam Meningkatkan Kegiatan Sosial dan Keagamaan di Masjid Desa Kismoyoso Samanto, Hadi; Fitria, Tira Nur; Marimin, Agus; Sahid, Ariyanto; Hidayatullah, Bima; Susanti, Amrih
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 2 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Kismoyoso, Ngemplak Boyolali telah memiliki beberapa tradisi sosial dan keagamaan yang dilaksanakan setiap tahun, namun kesadaran remaja masjid untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut menurun seiring waktu. Tujuan dari kegiatan pengabdian ke ini adalah untuk optimalisasi peran remaja masjid dalam mengelola kegiatan keagamaan dan sosial secara lebih efektif. Dalam periode kegiatan selama bulan Ramadan tahun 2024, fokus utama adalah meningkatkan kegiatan keagamaan dan sosial di Desa Kismoyoso. Remaja masjid menjadi kelompok sasaran utama, dengan tujuan meningkatkan keterlibatan mereka dalam mengelola kegiatan social dan keagamaan. Oleh karena itu, kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan mengajak remaja di sekitar masjid Desa Kismoyoso untuk mengaktifkan kembali kegiatan sosial dan keagamaan yang ada. Beberapa kegiatan yang dilakukan dalam program KKN ini meliputi kegiatan tadarus setelah shalat tarawih, kegiatan pengajian bergilir, bakti sosial dengan pendistribusian sembako kepada warga kurang mampu, pengajian akbar atau kuliah sore, kegiatan nonton film bersama setelah khataman Al-Qur'an, dan kegiatan evaluasi serta perpisahan dengan remaja masjid. Melalui kegiatan-kegiatan ini, terlihat partisipasi yang baik dari remaja masjid dalam memperkuat kegiatan keagamaan dan sosial di desa, serta membangun hubungan yang harmonis antar komunitas. Keseluruhan, program KKN di Desa Kismoyoso berhasil memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat desa dalam meningkatkan kesadaran keagamaan, solidaritas sosial, dan kesejahteraan ekonomi lokal. Dengan dukungan berbagai pihak dan kolaborasi yang baik, diharapkan program ini dapat berkelanjutan dan memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat desa dan para pelaku KKN di masa mendatang. Remaja Masjid Desa Kismoyoso memiliki potensi yang besar dalam memperkuat kegiatan keagamaan dan sosial di masyarakat. Mereka dapat menjadi agen perubahan yang mendorong partisipan aktif dalam kegiatan dan keagamaan seperti pengajian, pengembangan keterampilan sosial, serta memperkuat nilai-nilai spiritual dan moral di kalangan generasi muda. Maka dari, pengembangan optimalisasi peranan remaja masjid sangat menguntungkan untuk membuat perubahan desa Kismoyoso menjadi lebih maju dalam bidang sosial maupun bidang keagamaan. Kolaborasi antara remaja masjid dan UMKM dapat menciptakan lingkungan yang lebih berdaya dan inklusif.. Dengan memanfaatkan potensi remaja masjid dan teknologi digital, desa Kismoyoso dapat merasakan manfaat dari peningkatan kesadaran keagamaan, penguat hubungan sosial, serta pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. kolaborasi antara remaja masjid dan UMKM dalam mengoptimalkan peran mereka dapat memberikan dampak yang signifikan bagi pembangunan masyarakat Desa Kismoyoso secara keseluruhan.
Pemanfaatan Olahan Pisang Sebagai Tambahan Pendapatan Ibu-Ibu PKK di Desa Keden Kalijambe Sragen Ningsih, Suhesti; Fitria, Tira Nur; Dewi, Maya Widyana; Nurcahyani, Mariska Bening; Aisah, Tutik; Zania, Rosse Firli
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 2 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan ini adalah pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui seminar dan pelatihan pengolahan produk pisang, dilaksanakan pada 13 Mei 2024 di Balai Desa Keden Kalijambe Sragen. Tujuannya adalah meningkatkan keterampilan dan pengetahuan UMKM dalam mengolah pisang serta strategi pemasaran, untuk bersaing lebih baik di pasar lokal bahkan regional. Proses pengumpulan data dimulai dengan identifikasi lokasi dan sasaran, melibatkan masyarakat umum, pelaku UMKM, dan komunitas lokal. Dilakukan observasi langsung terhadap lingkungan, infrastruktur, dan aktivitas masyarakat, serta wawancara dengan tokoh masyarakat dan diskusi kelompok terarah. Hasilnya, dalam bentuk foto, video, dan catatan lapangan, menjadi laporan akhir dari kegiatan pengumpulan data. Pendekatan ini melibatkan penggunaan metode praktek langsung, di mana peserta dapat langsung terlibat dalam proses pengolahan produk pisang dan melihat contoh produk yang sudah jadi. Selain itu, penggunaan bahasa yang sederhana dan mudah dimengerti juga menjadi strategi untuk memastikan bahwa peserta dapat menguasai materi dengan baik dan mampu mengaplikasikannya dalam praktik usaha mereka secara efektif. Dosen beserta mahasiswa praktik langsung mengolah keripik pisang bersama masyarakat peserta UMKM. Proses pengolahan mencakup pemilihan, pengupasan, dan pemotongan pisang menjadi irisan tipis, serta perendaman dalam larutan kapur sirih untuk membuat keripik yang crispy. Setelah digoreng hingga keemasan, keripik ditiriskan dan dikemas dalam plastik standing pouch dengan tambahan bubuk perasa makanan. Tujuan pelatihan ini adalah meningkatkan nilai jual produk lokal seperti keripik pisang melalui pengolahan yang baik, pengemasan menarik, dan penetapan harga jual yang tepat. Disampaikan juga edukasi strategi pemasaran dan promosi produk, termasuk penggunaan media sosial dan pemasaran online, untuk memperluas jangkauan pasar. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan pengelolaan usaha UMKM, memperbaiki kualitas produk, dan memperluas pangsa pasar, serta memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian lokal melalui pemanfaatan potensi pisang yang melimpah.
Pengembangan UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) Produksi Rambak Suci Sragen Fitria, Tira Nur; Azizah, Fadillah Nur; Anggraini, Lisa; Sabila, Renata Seva; Al Muslim, Mujahid; Susilo, Andri; Zailani, Abdullah
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 2 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UMKM Rambak rumahan merujuk pada usaha mikro, kecil, atau menengah yang UMKM Rambak rumahan merujuk pada usaha mikro, kecil, atau menengah yang berfokus pada produksi rambak dengan skala produksi yang dilakukan di rumah. Biasanya, UMKM ini dimulai oleh individu atau kelompok kecil yang memanfaatkan peralatan dan fasilitas rumahan untuk membuat rambak.  Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berjudul “Pengembangan UMKM Produksi Rambak Suci di Sragen.” berupa sosialisasi pelatihan produksi kerupuk bawang, pengemasan dan pemasaran kerupuk bawang dalam peningkatan pendapatan UMKM. Pada tanggal 27 Februari 2024, mahasiswa dan dosen ITB AAS Indonesia dan  UTP Surakarta melakukan observasi dan wawancara di UMKM Rambak Suci, yang dikelola oleh Ibu Sa’adah di Trobayan, Kalijambe, Sragen. Dalam kunjungan tersebut, mereka mempelajari sejarah, produk, dan proses produksi kerupuk Rambak Suci. Pelatihan praktek pembuatan kerupuk dilakukan secara offline, menggunakan bahan-bahan seperti tepung terigu, tepung tapioka, bawang putih, garam, dan terasi udang, serta alat-alat seperti timbangan, mesin pengaduk, dan pengukus. Proses pembuatan kerupuk meliputi pencampuran bahan, penyaringan adonan, pengukusan, pemotongan, pengeringan, dan pengemasan. Produk yang dihasilkan sekitar 30 kg adonan dalam 100 kemasan. Hasil observasi menunjukkan peningkatan penjualan kerupuk karena stabilnya harga jual meski bahan baku meningkat. Tim ITB AAS Indonesia dan UTP mengusulkan solusi untuk pemasaran dan keuangan, termasuk pemasaran online, pembuatan spanduk, microsite, dan logo, serta nota penjualan untuk memudahkan pencatatan dan branding. Media sosial Instagram diperbarui karena pengelola sudah familiar, sedangkan pembuatan akun TikTok dan legalitas NIB tidak dilakukan karena keterbatasan dan keberatan dari pihak UMKM.Kata kunci: produki rambak, rambak, Rambak Suci, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)
Sosialisasi Pentingnya Pendidikan Tinggi bagi Siswa SMK: Membangun Motivasi Menuju Perguruan Tinggi Bagi Siswa XII SMK Muhammadiyah 1 Sukoharjo Sumadi; Fitria, Tira Nur; Dewi Muliasari; Fatihah Wari Nurjanah; Tino Feri Efendi
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 2 (2025): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v7i2.17203

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan pada hari Jumat, 11 April 2025 di SMK Muhammadiyah 1 Sukoharjo. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas XII dari berbagai jurusan yang ada di sekolah tersebut. Antusiasme peserta terlihat sejak awal hingga akhir kegiatan, menunjukkan tingginya minat siswa untuk memahami pentingnya pendidikan tinggi sebagai langkah strategis dalam merencanakan masa depan mereka. Kegiatan ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu: pertama, persiapan yang meliputi koordinasi dengan sekolah dan penyusunan materi serta media sosialisasi; kedua, pelaksanaan sosialisasi secara tatap muka kepada siswa kelas XII mengenai pentingnya pendidikan tinggi, jalur masuk perguruan tinggi, beasiswa, serta perencanaan karier; ketiga, sesi diskusi dan tanya jawab untuk memperdalam pemahaman dan memberikan motivasi; keempat, pembagian leaflet atau panduan ringkas sebagai bahan informasi lanjutan; dan kelima, evaluasi singkat terhadap pemahaman siswa serta kemungkinan tindak lanjut berupa pendampingan dari tim pengabdian bersama pihak sekolah. Kegiatan sosialisasi mendapat respon positif dari siswa kelas XII SMK yang merasa termotivasi dan memperoleh wawasan baru tentang pentingnya melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Pendekatan edukatif-partisipatif membuat mereka aktif dan antusias, terutama dalam sesi diskusi. Informasi tentang jalur masuk perguruan tinggi dan beasiswa yang diberikan sangat diapresiasi dan membantu membangun kepercayaan diri siswa dalam merencanakan masa depan pendidikan mereka. Secara keseluruhan, kegiatan ini dinilai bermanfaat dan inspiratif.
From Trash to Cash: Penguatan Peran Ibu PKK dalam Pengelolaan Sampah Berbasis Bank Sampah RT untuk Menunjang Ekonomi Rumah Tangga Fitria, Tira Nur
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 2 (2025): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v7i2.17338

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah: 1) Memberikan sosialisasi kepada ibu PKK tentang cara memilah, mengelola, dan memanfaatkan sampah anorganik, agar memiliki nilai ekonomis. 2) Mendorong kemandirian ekonomi rumah tangga dengan mengubah sampah menjadi sumber pendapatan melalui sistem tabungan. Kegiatan pengabdian masyarakat “bank sampah” dilaksanakan pada hari Sabtu, 3 Mei 2025, bertempat di dukuh Pondok Serang RT 04/01, Kelurahan Mulur, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Lokasi ini dipilih karena memiliki komunitas aktif ibu-ibu PKK yang potensial untuk diberdayakan dalam pengelolaan sampah berbasis sistem Bank Sampah Rumah Tangga (RT) melalui program From Trash to Cash. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif dan edukatif, dengan melibatkan secara aktif para anggota Ibu PKK sebagai subjek utama. Metode kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan melalui beberapa tahapan sistematis yang melibatkan partisipasi aktif ibu-ibu PKK dan warga sekitar. Metode kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan melalui beberapa tahapan diantaranya: Pertama, melakukan sosialisasi dan penyuluhan untuk meningkatkan pemahaman ibu-ibu PKK dan warga tentang pentingnya pengelolaan sampah melalui sistem bank sampah serta potensi manfaat ekonominya. Selanjutnya, melakukan pelatihan teknis mengenai cara memilah sampah organik dan anorganik, terutama sampah bernilai ekonomi seperti plastik, kardus, dan logam. Sampah anorganik yang sudah dipilah ditimbang dan dihargai sesuai jenis dan kesepakatan harga pasar, mendorong partisipasi aktif warga. Setelah itu, membentuk kelompok kerja yang terstruktur di bawah koordinasi ibu PKK dan didampingi secara berkala untuk memastikan pengelolaan berjalan lancar dan terorganisir. Terakhir, melakukan monitoring dan evaluasi guna menilai efektivitas kegiatan, dampaknya terhadap peningkatan ekonomi rumah tangga, serta sebagai dasar perbaikan dan pengembangan program ke depan. Dengan pendekatan ini, diharapkan ibu PKK dapat menjadi agen perubahan lingkungan sekaligus penggerak ekonomi rumah tangga melalui pengelolaan sampah yang produktif dan berkelanjutan. Dengan metode tersebut, kegiatan pengabdian diharapkan dapat memberdayakan ibu PKK sebagai agen perubahan di tingkat komunitas, sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga melalui pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan. Sosialisasi ini menjadi langkah awal yang sangat penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK, mengenai pentingnya pengelolaan sampah berbasis bank sampah. Melalui pendekatan edukatif ini, peserta dikenalkan pada konsep bahwa pengelolaan sampah tidak hanya berfungsi menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang dapat mendukung pendapatan keluarga.
Peningkatan Nilai Ekonomi Masyarakat Desa Purbayan dengan Mengembangkan Potensi UMKM di Era Digitalisasi Hadi Samanto; Fitria, Tira Nur; Sumadi; Agus Marimin; Yustin Henina Oktaviani; Zulfa Khoirul Ummah
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 2 (2025): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v7i2.17542

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mengusung tema “Peningkatan Nilai Ekonomi Masyarakat Desa Purbayan dengan Mengembangkan Potensi UMKM di Era Digitalisasi.” Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Purbayan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, dari tanggal 3 Februari hingga 3 Maret 2025, dengan tema “Peningkatan Nilai Ekonomi Masyarakat Desa Purbayan dengan Mengembangkan Potensi UMKM di Era Digitalisasi.” Sasaran kegiatan mencakup perangkat desa, pelaku UMKM, Karang Taruna, Ibu PKK, murid SD, penyandang disabilitas, dan masyarakat umum. Dalam pelaksanaannya, data diperoleh melalui empat metode: (1) observasi langsung terhadap aktivitas masyarakat dan UMKM, (2) wawancara dengan pelaku UMKM, (3) studi pustaka dengan menelaah referensi yang relevan, dan (4) dokumentasi berupa pengumpulan data tertulis, foto, dan dokumen terkait UMKM Desa Purbayan. Kegiatan KKN bertujuan meningkatkan nilai ekonomi masyarakat dengan mengembangkan UMKM berbasis potensi lokal dan teknologi digital. Dua UMKM yang menjadi fokus adalah Suryo Art, pengrajin wayang fungsional yang telah menembus pasar internasional dan aktif melestarikan budaya melalui media digital, serta Vita Merchandise, produsen tas dan dompet yang telah mengalami transformasi bisnis dan memberdayakan perempuan lokal, dengan strategi pemasaran digital yang terus berkembang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Suryo Art dan Vita Merchandise memiliki potensi besar untuk berkembang melalui teknologi digital, seperti media sosial dan e-commerce, yang membantu memperluas pasar dan meningkatkan brand awareness. Meski demikian, keduanya menghadapi tantangan dalam konsistensi pengelolaan konten akibat keterbatasan waktu dan sumber daya. Solusi yang disarankan mencakup penggunaan aplikasi manajemen media sosial dan penjadwalan konten rutin. Selain itu, kedua UMKM berkontribusi terhadap pemberdayaan perempuan dan pelestarian budaya lokal, khususnya Suryo Art dengan seni wayangnya yang modern dan mendunia. Secara keseluruhan, digitalisasi terbukti mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Purbayan. Sinergi antara pelestarian budaya dan inovasi digital memperkuat daya saing UMKM. Untuk pertumbuhan yang berkelanjutan, diperlukan dukungan pelatihan manajerial, inovasi produk, digital marketing yang efektif, pemberdayaan tenaga kerja lokal, serta penguatan akses modal dan infrastruktur. Pendekatan menyeluruh ini akan menjadikan UMKM sebagai pilar utama peningkatan kesejahteraan ekonomi desa.
Pemberdayaan Mahasiswa Melalui Program Wirausaha Merdeka di Startup Pengembang Literasi Sekolah Terpadu Nyalanesia Surakarta Indra Lila Kusuma; Fitria, Tira Nur
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 2 (2025): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v7i2.17543

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberdayakan mahasiswa melalui pengalaman langsung dalam dunia wirausaha sosial berbasis literasi, serta meningkatkan peran aktif mereka dalam mendukung program pengembangan literasi sekolah terpadu bersama startup Nyalanesia Surakarta (PT. Nyala Masadepan Indonesia) sebagai bentuk nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini akan dilaksanakan di startup Nyalanesia (PT. Nyala Masadepan Indonesia) yang berlokasi di Kota Surakarta, sebagai mitra strategis dalam pengembangan literasi sekolah terpadu. Kegiatan berlangsung pada Oktober–November 2024, dengan melibatkan mahasiswa Program Studi S1 Manajemen dan didampingi oleh dosen pembimbing. Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengaplikasikan pengetahuan manajerial dan kewirausahaan dalam konteks nyata melalui pendekatan partisipatif-kolaboratif dan experiential learning. Tahapan kegiatan dalam program pengabdian masyarakat ini terdiri atas beberapa langkah penting yang dilakukan secara terstruktur. Pertama, dilakukan koordinasi dan persiapan program antara tim dosen pelaksana, mahasiswa peserta, dan pihak mitra Nyalanesia, guna menyusun kerangka kerja, jadwal, dan pembagian peran yang jelas. Kedua, mahasiswa diterjunkan secara langsung dalam kegiatan operasional mitra, seperti pengembangan konten literasi, koordinasi program bersama sekolah mitra, serta manajemen penerbitan karya siswa. Ketiga, dosen melakukan pendampingan dan supervisi akademik secara berkala untuk memastikan proses pembelajaran berjalan optimal. Keempat, dilakukan evaluasi dan refleksi atas keterlibatan mahasiswa selama program berlangsung, termasuk memperoleh umpan balik dari seluruh pihak. Terakhir, hasil kegiatan disusun dalam bentuk luaran seperti laporan, artikel ilmiah, dan dokumentasi digital untuk tujuan publikasi dan diseminasi hasil pengabdian. Program Wirausaha Merdeka bekerja sama dengan Nyalanesia di Surakarta bertujuan memberdayakan mahasiswa S1 Manajemen untuk memahami dan membangun startup pemula berbasis literasi sosial. Mahasiswa mengikuti berbagai kegiatan terstruktur, mulai dari workshop pengenalan dunia startup, studi kasus, pelatihan Business Model Canvas dan pitching, hingga magang langsung dalam operasional Nyalanesia. Mereka juga dibekali tools digital seperti Trello, Canva, dan Google Workspace, serta mendapat pendampingan dan mentoring berkala. Dalam sesi simulasi membangun startup, mahasiswa mengembangkan ide bisnis mereka dan mempresentasikannya dalam Demo Day di akhir program. Kegiatan ditutup dengan evaluasi, refleksi, serta penyusunan dokumentasi dan portofolio. Melalui program ini, mahasiswa memperoleh pengalaman nyata di dunia usaha berbasis pendidikan, memperkuat keterampilan manajerial dan inovatif, serta meningkatkan kesiapan mereka dalam menghadapi dunia kerja atau berwirausaha sosial.