p-Index From 2021 - 2026
14.314
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Lingua Didaktika: Jurnal Bahasa dan Pembelajaran Bahasa Language Circle : Journal of Language and Literature Al-Lisan LingTera EDUCAFL : E-Journal of Education of English as a Foreign Language Englisia Journal VIVID Journal of Language and Literature Proceeding SENDI_U Journal of English and Education Anglo-Saxon : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris International Journal of Humanity Studies (IJHS) ISLLAC : Journal of Intensive Studies on Language, Literature, Art, and Culture Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam ETERNAL(english, teaching, learning, and Research Journal) CaLLs : Journal of Culture, Arts, Literature, and Linguistics LET: Linguistics, Literature and English Teaching Journal LLT Journal: A Journal on Language and Language Teaching Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Globish: An English-Indonesian Journal for English, Education, and Culture JET (Journal of English Teaching) Adi Buana Journal of English Teaching, Applied Linguistics and Literatures (JETALL) Journal of Pragmatics Research Rainbow : Journal of Literature, Linguistics and Cultural Studies JENTERA: Jurnal Kajian Sastra JET (Journal of English Teaching) Acuity : Journal of English Language Pedagogy, Literature and Culture Polingua : Scientific journal of Linguistics, Literature and Language Education Borneo Journal of English Language Education Jurnal Ilmiah Edunomika (JIE) Journal of Language, Literature, and Teaching Elsya : Journal of English Language Studies IALLTEACH (Issues In Applied Linguistics & Language Teaching) Pioneer: Journal of Language and Literature Budimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of English Teaching and Applied Linguistics (JETAL) Anaphora: Journal of Language. Literary and Cultural Studies Journal Of English Literature, Linguistic, and Education (JELLE) SALEE: Study of Applied Linguistics and English Education Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Proficiency ENGLISH FRANCA : Academic Journal of English Language and Education International Journal of Computer and Information System (IJCIS) ELP (Journal of English Language Pedagogy) Journal of English Education Program (JEEP) Foremost Journal ELTALL: English Language Teaching, Applied Linguistic and Literature Al-Lisan: Jurnal Bahasa JASL - Journal of Applied Studies in Language Journal of English Language Teaching, Linguistics, and Literature Studies Jurnal Educative: Journal of Educational Studies Journal of English Language Teaching, Linguistics and Literature (JETLEE) Widyaparwa Saree : Research in Gender Studies TEFLICS Langue Indonesian Review of English Education, Linguistics, and Literature Journal of English Language and Pedagogy (JELPA) ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Language Intelligence and Culture Erudita: Journal of English Language Teaching English Edu: Journal of English Teaching and Learning Salience: English Language, Literature, And Education Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) Produksi Rambak Suci Sragen Fitria, Tira Nur; Azizah, Fadillah Nur; Anggraini, Lisa; Sabila, Renata Seva; Al Muslim, Mujahid; Susilo, Andri; Zailani, Abdullah
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 2 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UMKM Rambak rumahan merujuk pada usaha mikro, kecil, atau menengah yang UMKM Rambak rumahan merujuk pada usaha mikro, kecil, atau menengah yang berfokus pada produksi rambak dengan skala produksi yang dilakukan di rumah. Biasanya, UMKM ini dimulai oleh individu atau kelompok kecil yang memanfaatkan peralatan dan fasilitas rumahan untuk membuat rambak.  Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berjudul “Pengembangan UMKM Produksi Rambak Suci di Sragen.” berupa sosialisasi pelatihan produksi kerupuk bawang, pengemasan dan pemasaran kerupuk bawang dalam peningkatan pendapatan UMKM. Pada tanggal 27 Februari 2024, mahasiswa dan dosen ITB AAS Indonesia dan  UTP Surakarta melakukan observasi dan wawancara di UMKM Rambak Suci, yang dikelola oleh Ibu Sa’adah di Trobayan, Kalijambe, Sragen. Dalam kunjungan tersebut, mereka mempelajari sejarah, produk, dan proses produksi kerupuk Rambak Suci. Pelatihan praktek pembuatan kerupuk dilakukan secara offline, menggunakan bahan-bahan seperti tepung terigu, tepung tapioka, bawang putih, garam, dan terasi udang, serta alat-alat seperti timbangan, mesin pengaduk, dan pengukus. Proses pembuatan kerupuk meliputi pencampuran bahan, penyaringan adonan, pengukusan, pemotongan, pengeringan, dan pengemasan. Produk yang dihasilkan sekitar 30 kg adonan dalam 100 kemasan. Hasil observasi menunjukkan peningkatan penjualan kerupuk karena stabilnya harga jual meski bahan baku meningkat. Tim ITB AAS Indonesia dan UTP mengusulkan solusi untuk pemasaran dan keuangan, termasuk pemasaran online, pembuatan spanduk, microsite, dan logo, serta nota penjualan untuk memudahkan pencatatan dan branding. Media sosial Instagram diperbarui karena pengelola sudah familiar, sedangkan pembuatan akun TikTok dan legalitas NIB tidak dilakukan karena keterbatasan dan keberatan dari pihak UMKM.Kata kunci: produki rambak, rambak, Rambak Suci, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)
Sosialisasi Pentingnya Pendidikan Tinggi bagi Siswa SMK: Membangun Motivasi Menuju Perguruan Tinggi Bagi Siswa XII SMK Muhammadiyah 1 Sukoharjo Sumadi; Fitria, Tira Nur; Dewi Muliasari; Fatihah Wari Nurjanah; Tino Feri Efendi
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 2 (2025): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v7i2.17203

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan pada hari Jumat, 11 April 2025 di SMK Muhammadiyah 1 Sukoharjo. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas XII dari berbagai jurusan yang ada di sekolah tersebut. Antusiasme peserta terlihat sejak awal hingga akhir kegiatan, menunjukkan tingginya minat siswa untuk memahami pentingnya pendidikan tinggi sebagai langkah strategis dalam merencanakan masa depan mereka. Kegiatan ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu: pertama, persiapan yang meliputi koordinasi dengan sekolah dan penyusunan materi serta media sosialisasi; kedua, pelaksanaan sosialisasi secara tatap muka kepada siswa kelas XII mengenai pentingnya pendidikan tinggi, jalur masuk perguruan tinggi, beasiswa, serta perencanaan karier; ketiga, sesi diskusi dan tanya jawab untuk memperdalam pemahaman dan memberikan motivasi; keempat, pembagian leaflet atau panduan ringkas sebagai bahan informasi lanjutan; dan kelima, evaluasi singkat terhadap pemahaman siswa serta kemungkinan tindak lanjut berupa pendampingan dari tim pengabdian bersama pihak sekolah. Kegiatan sosialisasi mendapat respon positif dari siswa kelas XII SMK yang merasa termotivasi dan memperoleh wawasan baru tentang pentingnya melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Pendekatan edukatif-partisipatif membuat mereka aktif dan antusias, terutama dalam sesi diskusi. Informasi tentang jalur masuk perguruan tinggi dan beasiswa yang diberikan sangat diapresiasi dan membantu membangun kepercayaan diri siswa dalam merencanakan masa depan pendidikan mereka. Secara keseluruhan, kegiatan ini dinilai bermanfaat dan inspiratif.
From Trash to Cash: Penguatan Peran Ibu PKK dalam Pengelolaan Sampah Berbasis Bank Sampah RT untuk Menunjang Ekonomi Rumah Tangga Fitria, Tira Nur
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 2 (2025): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v7i2.17338

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah: 1) Memberikan sosialisasi kepada ibu PKK tentang cara memilah, mengelola, dan memanfaatkan sampah anorganik, agar memiliki nilai ekonomis. 2) Mendorong kemandirian ekonomi rumah tangga dengan mengubah sampah menjadi sumber pendapatan melalui sistem tabungan. Kegiatan pengabdian masyarakat “bank sampah” dilaksanakan pada hari Sabtu, 3 Mei 2025, bertempat di dukuh Pondok Serang RT 04/01, Kelurahan Mulur, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Lokasi ini dipilih karena memiliki komunitas aktif ibu-ibu PKK yang potensial untuk diberdayakan dalam pengelolaan sampah berbasis sistem Bank Sampah Rumah Tangga (RT) melalui program From Trash to Cash. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif dan edukatif, dengan melibatkan secara aktif para anggota Ibu PKK sebagai subjek utama. Metode kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan melalui beberapa tahapan sistematis yang melibatkan partisipasi aktif ibu-ibu PKK dan warga sekitar. Metode kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan melalui beberapa tahapan diantaranya: Pertama, melakukan sosialisasi dan penyuluhan untuk meningkatkan pemahaman ibu-ibu PKK dan warga tentang pentingnya pengelolaan sampah melalui sistem bank sampah serta potensi manfaat ekonominya. Selanjutnya, melakukan pelatihan teknis mengenai cara memilah sampah organik dan anorganik, terutama sampah bernilai ekonomi seperti plastik, kardus, dan logam. Sampah anorganik yang sudah dipilah ditimbang dan dihargai sesuai jenis dan kesepakatan harga pasar, mendorong partisipasi aktif warga. Setelah itu, membentuk kelompok kerja yang terstruktur di bawah koordinasi ibu PKK dan didampingi secara berkala untuk memastikan pengelolaan berjalan lancar dan terorganisir. Terakhir, melakukan monitoring dan evaluasi guna menilai efektivitas kegiatan, dampaknya terhadap peningkatan ekonomi rumah tangga, serta sebagai dasar perbaikan dan pengembangan program ke depan. Dengan pendekatan ini, diharapkan ibu PKK dapat menjadi agen perubahan lingkungan sekaligus penggerak ekonomi rumah tangga melalui pengelolaan sampah yang produktif dan berkelanjutan. Dengan metode tersebut, kegiatan pengabdian diharapkan dapat memberdayakan ibu PKK sebagai agen perubahan di tingkat komunitas, sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga melalui pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan. Sosialisasi ini menjadi langkah awal yang sangat penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK, mengenai pentingnya pengelolaan sampah berbasis bank sampah. Melalui pendekatan edukatif ini, peserta dikenalkan pada konsep bahwa pengelolaan sampah tidak hanya berfungsi menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang dapat mendukung pendapatan keluarga.
Peningkatan Nilai Ekonomi Masyarakat Desa Purbayan dengan Mengembangkan Potensi UMKM di Era Digitalisasi Hadi Samanto; Fitria, Tira Nur; Sumadi; Agus Marimin; Yustin Henina Oktaviani; Zulfa Khoirul Ummah
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 2 (2025): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v7i2.17542

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mengusung tema “Peningkatan Nilai Ekonomi Masyarakat Desa Purbayan dengan Mengembangkan Potensi UMKM di Era Digitalisasi.” Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Purbayan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, dari tanggal 3 Februari hingga 3 Maret 2025, dengan tema “Peningkatan Nilai Ekonomi Masyarakat Desa Purbayan dengan Mengembangkan Potensi UMKM di Era Digitalisasi.” Sasaran kegiatan mencakup perangkat desa, pelaku UMKM, Karang Taruna, Ibu PKK, murid SD, penyandang disabilitas, dan masyarakat umum. Dalam pelaksanaannya, data diperoleh melalui empat metode: (1) observasi langsung terhadap aktivitas masyarakat dan UMKM, (2) wawancara dengan pelaku UMKM, (3) studi pustaka dengan menelaah referensi yang relevan, dan (4) dokumentasi berupa pengumpulan data tertulis, foto, dan dokumen terkait UMKM Desa Purbayan. Kegiatan KKN bertujuan meningkatkan nilai ekonomi masyarakat dengan mengembangkan UMKM berbasis potensi lokal dan teknologi digital. Dua UMKM yang menjadi fokus adalah Suryo Art, pengrajin wayang fungsional yang telah menembus pasar internasional dan aktif melestarikan budaya melalui media digital, serta Vita Merchandise, produsen tas dan dompet yang telah mengalami transformasi bisnis dan memberdayakan perempuan lokal, dengan strategi pemasaran digital yang terus berkembang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Suryo Art dan Vita Merchandise memiliki potensi besar untuk berkembang melalui teknologi digital, seperti media sosial dan e-commerce, yang membantu memperluas pasar dan meningkatkan brand awareness. Meski demikian, keduanya menghadapi tantangan dalam konsistensi pengelolaan konten akibat keterbatasan waktu dan sumber daya. Solusi yang disarankan mencakup penggunaan aplikasi manajemen media sosial dan penjadwalan konten rutin. Selain itu, kedua UMKM berkontribusi terhadap pemberdayaan perempuan dan pelestarian budaya lokal, khususnya Suryo Art dengan seni wayangnya yang modern dan mendunia. Secara keseluruhan, digitalisasi terbukti mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Purbayan. Sinergi antara pelestarian budaya dan inovasi digital memperkuat daya saing UMKM. Untuk pertumbuhan yang berkelanjutan, diperlukan dukungan pelatihan manajerial, inovasi produk, digital marketing yang efektif, pemberdayaan tenaga kerja lokal, serta penguatan akses modal dan infrastruktur. Pendekatan menyeluruh ini akan menjadikan UMKM sebagai pilar utama peningkatan kesejahteraan ekonomi desa.
Pemberdayaan Mahasiswa Melalui Program Wirausaha Merdeka di Startup Pengembang Literasi Sekolah Terpadu Nyalanesia Surakarta Indra Lila Kusuma; Fitria, Tira Nur
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 2 (2025): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v7i2.17543

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberdayakan mahasiswa melalui pengalaman langsung dalam dunia wirausaha sosial berbasis literasi, serta meningkatkan peran aktif mereka dalam mendukung program pengembangan literasi sekolah terpadu bersama startup Nyalanesia Surakarta (PT. Nyala Masadepan Indonesia) sebagai bentuk nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini akan dilaksanakan di startup Nyalanesia (PT. Nyala Masadepan Indonesia) yang berlokasi di Kota Surakarta, sebagai mitra strategis dalam pengembangan literasi sekolah terpadu. Kegiatan berlangsung pada Oktober–November 2024, dengan melibatkan mahasiswa Program Studi S1 Manajemen dan didampingi oleh dosen pembimbing. Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengaplikasikan pengetahuan manajerial dan kewirausahaan dalam konteks nyata melalui pendekatan partisipatif-kolaboratif dan experiential learning. Tahapan kegiatan dalam program pengabdian masyarakat ini terdiri atas beberapa langkah penting yang dilakukan secara terstruktur. Pertama, dilakukan koordinasi dan persiapan program antara tim dosen pelaksana, mahasiswa peserta, dan pihak mitra Nyalanesia, guna menyusun kerangka kerja, jadwal, dan pembagian peran yang jelas. Kedua, mahasiswa diterjunkan secara langsung dalam kegiatan operasional mitra, seperti pengembangan konten literasi, koordinasi program bersama sekolah mitra, serta manajemen penerbitan karya siswa. Ketiga, dosen melakukan pendampingan dan supervisi akademik secara berkala untuk memastikan proses pembelajaran berjalan optimal. Keempat, dilakukan evaluasi dan refleksi atas keterlibatan mahasiswa selama program berlangsung, termasuk memperoleh umpan balik dari seluruh pihak. Terakhir, hasil kegiatan disusun dalam bentuk luaran seperti laporan, artikel ilmiah, dan dokumentasi digital untuk tujuan publikasi dan diseminasi hasil pengabdian. Program Wirausaha Merdeka bekerja sama dengan Nyalanesia di Surakarta bertujuan memberdayakan mahasiswa S1 Manajemen untuk memahami dan membangun startup pemula berbasis literasi sosial. Mahasiswa mengikuti berbagai kegiatan terstruktur, mulai dari workshop pengenalan dunia startup, studi kasus, pelatihan Business Model Canvas dan pitching, hingga magang langsung dalam operasional Nyalanesia. Mereka juga dibekali tools digital seperti Trello, Canva, dan Google Workspace, serta mendapat pendampingan dan mentoring berkala. Dalam sesi simulasi membangun startup, mahasiswa mengembangkan ide bisnis mereka dan mempresentasikannya dalam Demo Day di akhir program. Kegiatan ditutup dengan evaluasi, refleksi, serta penyusunan dokumentasi dan portofolio. Melalui program ini, mahasiswa memperoleh pengalaman nyata di dunia usaha berbasis pendidikan, memperkuat keterampilan manajerial dan inovatif, serta meningkatkan kesiapan mereka dalam menghadapi dunia kerja atau berwirausaha sosial.
Teaching Digital Business: Integrating Digital Business Materials into English Language Teaching (ELT) Fitria, Tira Nur
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol. 8 No. 3 (2024): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v8i3.14050

Abstract

This research describes the integration of digital business materials into English Language Teaching (ELT). This research is descriptive qualitative research. The analysis shows that English proficiency is fundamental for adapting and succeeding in digital business amid ongoing globalization and technological advancement. Integrating digital business contexts into English materials equips learners with technical terms and concepts essential for innovation and management in digital enterprises. Teaching English skills for digital business is crucial for preparing individuals to thrive in today's interconnected global business landscape. Teaching English for digital business requires an integrated approach focused on e-commerce, digital marketing, and fintech contexts. Proficiency in English facilitates effective communication via digital platforms like email, video conferencing, and social media, enabling seamless collaboration with international colleagues and clients. It also ensures direct access to essential information and documentation in English within a digital business, eliminating translation barriers and ensuring comprehensive understanding. Mastery of English in understanding technology concepts such as e-commerce and artificial intelligence empowers individuals to actively contribute to strategic decision-making. In digital marketing, English proficiency is vital for creating compelling content and optimizing strategies globally. Teaching materials for English language skills in digital business cover a broad spectrum of topics in reading, writing, listening, and speaking. These include analyzing case studies of digital transformations, reading industry whitepapers on blockchain and e-commerce trends, understanding regulatory documents, and analyzing big data for consumer insights. Writing tasks range from crafting technology project proposals to developing SEO-driven content strategies and drafting legal contracts. Listening activities involve industry podcasts, negotiation simulations, and webinars on technology innovations while speaking exercises include pitching ideas, cross-cultural communication, and presenting digital products. These materials not only enhance language proficiency but also cultivate analytical, communication, and strategic skills essential for navigating the complexities of the digital economy and seizing global business opportunities.
AI-Based Teaching Using Bing Image Creator (AI Art Generator): Teaching English Writing a Descriptive Text Illustrated by 3D Animation Design Style Fitria, Tira Nur
International Journal of Computer and Information System (IJCIS) Vol 6, No 4 (2025): IJCIS : Vol 6 - Issue 4 - 2025
Publisher : Institut Teknologi Bisnis AAS Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/ijcis.v6i4.255

Abstract

Recently, posters or images with designs similar to Disney Pixar have been circulating on various social media platforms, such as Instagram and TikTok. With a design that is quite adorable, it is no wonder that the image design created using artificial intelligence (AI) has attracted the attention of people. Seeing the popularity of posters via Bing Image Creator, people can try to create character descriptions according to their favourite cartoons/ animations, such as Disney, via Bing Image Creator. This research simulated the use of Bing Image Creator to teach writing an English descriptive text to be illustrated into an animation or a cartoon. The analysis shows that the Bing Image Creator AI application is currently entertaining to create/produce the images they want without having design or drawing skills. This research is descriptive qualitative research. Teachers/lecturers can ask students to visit or access Bing Image Creator at https://www.bing.com/create. Students need to have a Microsoft account, but if they do not have one, they can create an account first. They sign in using a Microsoft account. After logging in, type the character description into the column provided. They can enter character descriptions as desired. To create a Disney AI cartoon, students can add the words "Disney Pixar style" to the beginning of the character description. They can create more specific commands to turn photos into Disney cartoons. The order may include descriptions such as 1) gender, male or female. 2) character shape, such as face shape, eyes, jaw, nose, cheeks, hair, clothes, position of body parts, and others. 2) certain poses/styles and accessories used. 3) objects worn on body parts, for example, types of clothing, colors, motifs/patterns. 4) objects used or around 5) expression, facial expression, or feeling. 6) activities carried out. 7) shooting angle. 8) surrounding background. To get accurate animated image results, students can write detailed and specific descriptions. Finally, wait for the image to finish and download it. Further research still needs to be carried out to determine students' perceptions of the use of Binh Image Creator in illustrating their written character descriptions of a desired cartoon. Keywords: AI-based teaching, Bing Image Creator, teaching writing, descriptive text,
Game-Based Learning in Teaching Islamic Banking: A Role-Play Approach to Enhance Students’ Engagement and Understanding Among Sharia Economics Students Fitria, Tira Nur
Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Vol. 11 No. 06 (2025): JIEI : Vol. 11, No. 06, 2025
Publisher : ITB AAS INDONESIA Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jiei.v11i06.18485

Abstract

This research describes the use of Game-Based Learning (GBL), specifically through a role-play approach, in teaching Islamic banking concepts to Sharia Economics students. This study aims to understand how role-play activities—such as acting as a teller, customer role-play, and customer service–customer role-play simulation in simulated Islamic banking transactions. This study adopts a library research design to examine the effectiveness of GBL through role-play simulations in Islamic banking education by analyzing and synthesizing findings from previous empirical studies conducted between 2015 and 2025 in the field of Sharia Economics. The author selected the Teller–Customer and Customer Service–Customer simulations because these roles represent the essential front-line interactions in Islamic financial institutions, where ethical service, effective communication, and strict Sharia compliance are fundamental. Through these real-world simulations, the study successfully transformed traditional, theory-based classroom instruction into a practice-oriented and ethically grounded learning experience. This approach enabled students to develop not only technical competence in Sharia-based financial transactions but also the moral awareness and interpersonal skills necessary for professional performance in the Islamic finance industry. The Teller–Customer simulation provided an interactive, experiential learning environment that connected theoretical Islamic financial concepts with practical application. Students performed realistic teller–customer interactions in a simulated Sharia banking setting, engaging in tasks such as account opening, zakat deposits, and murābaḥah financing. This hands-on experience allowed them to apply Islamic ethical principles such as amānah (trust), ʿadl (justice), and ikhlāṣ (sincerity) in real communication and transaction scenarios. Under instructor supervision, the simulation developed students’ technical competence in handling Islamic banking operations and soft skills such as empathy, communication, and professionalism. Reflection sessions reinforced their moral reasoning, honesty, and fairness, transforming the classroom into a space for both intellectual and ethical growth. Similarly, the Customer Service–Customer simulation immersed students in realistic Sharia-compliant service interactions, emphasizing the integration of knowledge (‘ilm), practice (‘amal), and ethics (akhlāq). Students alternated between the roles of Customer Service Officers (CSOs) and Customers to experience firsthand the values and practices of Islamic banking professionalism. Guided by instructors acting as Sharia supervisors, they engaged in scenarios like product inquiries, complaint resolution, and financing guidance while upholding Islamic communication ethics (adab al-khithāb). The simulation improved students’ mastery of Islamic banking concepts—such as murābaḥah, mudārabah, and wadi‘ah—while fostering ethical traits like honesty, justice, and compassion. Both simulations demonstrated that Game-Based Learning (GBL) through role-play effectively bridges theory and practice, nurturing competence, confidence, and moral integrity in students preparing for careers in Islamic financial institutions.