Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Kewajiban Perusahaan Umum Daerah Air Minum Terhadap Pemenuhan Hak Atas Air Warga Perspektif Hak Asasi Manusia: (Studi: Sengketa Pemenuhan Hak Atas Air Antara Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor dengan Warga di Perumahan Sentul City) Wahyuni, Ridha
UNES Law Review Vol. 6 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/unesrev.v6i4.2189

Abstract

Sumber daya air merupakan elemen terpenting di dalam kehidupan manusia. Ketiadaan akses atas air bersih yang berkulitas tentu menimbulkan permasalahan bagi keberlanjutan hidup manusia. Hal inilah yang melandasi pentingnya keterserdiaan air bersih sebagai bagian pemenuhan dan perlindungan hak asasi manusia. Penguasaan atas sumber-sumber daya alam khususnya sumber daya air merupakan kewenangan negara namun di dalam pengelolaannya yang harus dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, setiap kebijakan pemerintah yang mengakibatkan tertutupnya akses manusia untuk memperoleh layanan air bersih bagi pemenuhan kebutuhan hidupnya maka akan menimbulkan pelanggaran HAM, apalagi perbuatan itu dilakukan oleh entititas pelaksana tanggung jawab negara termasuk Badan usaha pemerintah (BUMD). Penelitian ini bertujuan untuk menelaah secara kritis berdasarkan konsep-kosep yang relevan mengenai kewajiban pemenuhan dan penghormatan HAM oleh Perusahaan Daerah.Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi yang jelas antara kewajiban penghormtan dan pemenuhan HAM oleh pemerintah yang dalam hal ini dilaksanakan oleh perusahaannya sebagai manifestasi Pasal 33 ayat (2) dan (3) UUD 1945 guna perlindungan dan pemenuhan HAM khususnya di bidang pelayanan air bersih. Hal ini mengingat di dalam perkembangan konsep HAM juga menempatkan Perusahaan sebagai pengemban kewajiban dan tanggung jawab HAM terutama dalam rangka penghormatan dan memenuhi hak-hak dasar manusia termasuk pemenuhan hak atas air bersih.
PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP PERILAKU AGRESI VERBAL PADA REMAJA YANG MENGGUNAKAN MEDIA SOSIAL DI KOTA BONTANG Fakhriya Kemal, Anurra; Wahyuni, Ridha
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v5i3.7718

Abstract

Verbal aggression among adolescents on social media is a growing concern, as social media serves as a key platform for interaction and self-expression. One factor influencing this behavior is emotional intelligence. However, empirical evidence on the effect of emotional intelligence on verbal aggression among adolescent social media users in non-metropolitan areas, such as Bontang City, remains limited. This study aims to examine the effect of emotional intelligence on verbal aggression among adolescents in Bontang. A sample of 100 adolescents was selected through purposive sampling. Data were collected using a Likert scale and analyzed using simple linear regression (SPSS 24.0). The results indicate that emotional intelligence significantly influences verbal aggression (p = 0.001; R² = 0.106). These findings highlight the importance of emotional intelligence in reducing verbal aggression. Therefore, enhancing emotional intelligence through character education and digital literacy can be an effective strategy to reduce verbal aggression among adolescents, particularly in developing regions.   ABSTRAK Perilaku agresi verbal pada remaja di media sosial menjadi perhatian utama, karena media sosial kini berperan sebagai platform interaksi dan ekspresi diri. Salah satu faktor yang memengaruhi perilaku ini adalah kecerdasan emosional. Namun, masih sedikit bukti empiris mengenai pengaruh kecerdasan emosional terhadap agresi verbal pada remaja pengguna media sosial di daerah non-metropolitan seperti Kota Bontang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kecerdasan emosional terhadap perilaku agresi verbal pada remaja di Kota Bontang. Sampel terdiri dari 100 remaja yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear sederhana (SPSS 24.0). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional berpengaruh signifikan terhadap perilaku agresi verbal (p = 0.001; R² = 0.106). Temuan ini mengindikasikan bahwa kecerdasan emosional berperan penting dalam mengurangi perilaku agresi verbal. Oleh karena itu, peningkatan kecerdasan emosional melalui pendidikan karakter dan literasi digital dapat menjadi solusi efektif untuk menekan perilaku agresi verbal pada remaja, terutama di wilayah berkembang.
Hubungan Intensitas Penggunaan Media Sosial Tiktok dengan Tingkat Konformitas pada Mahasiswa FISIP Universitas Mulawarman Anwar, Nur Fathiyyah Ramadhania; Wahyuni, Ridha
Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi Dan Kesehatan (J-P3K) Vol 7, No 1 (2026): J-P3K
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v7i1.971

Abstract

Pada era digital, intensitas penggunaan media sosial, khususnya TikTok berpotensi memengaruhi tingkat konformitas melalui paparan konten dan interaksi daring. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara intensitas penggunaan media sosial TikTok dengan tingkat konformitas pada mahasiswa FISIP Universitas Mulawarman. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian berjumlah 365 mahasiswa FISIP Universitas Mulawarman sebagai subjek yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan. Pengumpulan data dilakukan dengan mengunakan dua instrumen penelitian, yaitu skala intensitas penggunaan media sosial dan skala konformitas. Data yang diperoleh dianalisis dengan bantuan software IBM SPSS Statistics 21. Teknik analisis data yang digunakan adalah Spearman’s Rho. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan dengan arah positif dan signifikan antara intensitas penggunaan media sosial Tiktok dengan tingkat konformitas pada mahasiswa dengan nilai signifikansi p = 0.000 (< 0.05) dan koefisien korelasi = 0.185. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi intensitas penggunaan media sosial TikTok, maka semakin tinggi pula tingkat konformitas mahasiswa.
EFEKTIVITAS TERAPI RENDAMAN CITRONELLA GRASS TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH IBU DENGAN PREEKLAMSIA Yunisti, Femilia; Wahyuni, Ridha
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 (2022): Supplementary 1
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i0.824

Abstract

Latar Belakang Masalah: Preeklampsia dianggap mempengaruhi sekitar 5-8% dari semua kehamilan. Secara farmakologis pengobatan preeklamsia tentunya dapat memberikan efek samping yang terkandung dalam obat-obatan karena mengandung bahan kimia, sedangkan pengobatan non farmakologis dapat memberikan kesan gaya hidup yang lebih sehat karena pengobatan yang dilakukan adalah secara alamiah, seperti terapi herbal, terapi nutrisi, aroma terapi, pijat refleksiologi dan terapi rendam kaki dengan air hangat dan serai. Tujuan : Mengetahui efektivitas terapi rendaman citronella grass terhadap perubahan tekanan darah ibu dengan preeklamsia di RSUD Kudungga Kabupaten Kutai Timur. Metode: Penelitian ini menggunakan nonprobability sampling dengan metode consecutive sampling yang dilakukan pada bulan Maret s/d Mei 2022 dengan jumlah sampel sebanyak 22 orang yang dipilih 11 orang kelompok kontrol dan 11 orang kelompok intervensi. Dilakukan observasi sebanyak 2 kali pengukuran yaitu hari 1 dan hari ke 3. Hasil: Hasil uji statistik diperoleh hasil uji statistik N-Gain didapatkan nilai mean N-Gain persen kelompok citronella grass sebesar 61,9827 (sistolik) & 64,1629 (diastolik) yang berarti pemberian rendaman citronella grass cukup efektif dalam menurunkan tekanan darah (sistolik dan diastolik) ibu dengan preeklamsia. Simpulan: penggunaan terapi komplementer rendaman kaki citronella grass lebih efektif dalam menurunkan tekanan darah ibu preeklamsia di RSUD Kudungga Sangatta Kutai Timur.
Psychological well-being of single working mothers: The influence of spiritual intelligence and social support Rifayanti, Rina; Suhesty, Aulia; Wahyuni, Ridha; Pramesti, Shinta Aprillia; Wardani, Riska; Azmi, Siti Nur
Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan Vol. 13 No. 2 (2025): August
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jipt.v13i2.37655

Abstract

The number of single mothers who must carry out dual roles as housewives and breadwinners is significant. This single-mother status means that dual roles must be fulfilled. This research aims to determine the influence of spiritual intelligence and social support on psychological well-being among single working mothers. The method used in this research is a quantitative approach with multiple linear regression analysis techniques. The sample in this study consisted of single mothers who worked, either due to divorce or widowhood, with a total of 105 respondents selected using purposive sampling. The research results showed that, simultaneously, spiritual intelligence and social support could influence the psychological well-being of single working mothers by 55.7%. Additionally, both spiritual intelligence and social support individually influence psychological well-being. This research supports the theory that psychological well-being is influenced by internal (spiritual intelligence) and external (social support) factors. These findings can serve as a basis for further research to develop intervention models aimed at improving the psychological well-being of single working mothers.
HUBUNGAN USIA DAN DUKUNGAN SUAMI TERHADAP TINGKAT DEPRESI POST PARTUM DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LINGGANG BIGUNG KABUPATEN KUTAI BARAT Dian Ekowati; Wahyuni, Ridha
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Medika Karya Ilmiah Kesehatan
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35728/jmkik.v11i1.905

Abstract

Latar Belakang: Depresi Post Partum merupakan penyakit kesehatan mental yang mempengaruhiperempuan setelah melahirkan. Bagi beberapa wanita, adalah normal untuk merasakan gejala depresipost partum selama beberapa minggu setelah melahirkan. Faktor usia ibu saat persalinan dandukungan suami sering dikaitkan dengan masalah depresi post partum. Tujuan: Untuk mengetahuihubungan usia dan dukungan suami terhadap tingkat depresi post partum di Puskesmas LinggangBigung. Metode: Rancangan penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitiananalitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh ibu post partum dengantaksiran persalinan pada bulan September dan Oktober 2021 yang berjumlah 61 orang. Metodepengambilan sampel probability sampling teknik proporsional sampling sebanyak 53 orang.Instrumen penelitian menggunakan kuesioner karakteristik responde, kuesioner dukungan suami danEdinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS). Data dianalisis dengan teknik univariat dengandistribusi frekuensi dan bivariat dengan uji korelasi Spearman. Hasil: Diperoleh hasil sebagian besarberumur 20-35 tahun, sebagian mendapatkan dukungan suami baik sebanyak 39 orang (73,6%),sebagian besar tidak mengalami depresi post partum sebanyak 46 orang (86,8%) sedangkan yangmengalami depresi post partum ringan sebanyak 5 orang (9,4%) dan yang mengalami depresi postpartum perlu penanganan sebanyak 2 orang (3,8%). Kesimpulan: tidak ada hubungan antara umurdengan depresi post partum di wilayah kerja UPT Puskesmas Linggang Bigung Kabupaten KutaiBarat (nilai p=0,089). Ada hubungan yang bermakna antara dukungan suami dengan depresi postpartum di wilayah kerja UPT Puskesmas Linggang Bigung Kabupaten Kutai Barat (nilai p=0,004)
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Minat Mengikuti Imunisasi Pneumococcal Conjugate Vaccine (PCV) pada Bayi Usia 0–1 Bulan: Factors Associated with the Interest in Receiving Pneumococcal Conjugate Vaccine (PCV) Immunization among Infants Aged 0–1 Month Soimatun, Siti; Risnawati, Risnawati; Masyita, Gita; Meihartati, Tuti; Wahyuni, Ridha
Jurnal Abdi Keperawatan dan Kedokteran Vol 5 No 2 (2026): Jurnal Abdi Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Chakra Brahmanda Lentera Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55018/jakk.v5i2.211

Abstract

Streptococcus pneumoniae infections such as pneumonia, meningitis, and bacteremia remain major causes of morbidity and mortality among children under five. The Indonesian government has implemented the Pneumococcal Conjugate Vaccine (PCV) immunization program nationally since 2022, including in Malinau Regency. However, the coverage of PCV immunization has not yet reached the established targets. The low coverage is presumed to be influenced by several factors, including maternal knowledge, family support, and access to healthcare services. This study employed an analytical observational design with a cross-sectional approach. The sample consisted of 40 mothers with infants aged 0–1 month, selected using a total sampling technique. The independent variables included maternal knowledge, family support, and access to healthcare services, while the dependent variable was the interest in participating in PCV immunization. Data were collected using a structured questionnaire and analyzed through univariate and bivariate analysis using the Chi-Square test with a significance level of 5% (α = 0.05). The results showed that the majority of respondents had good knowledge (60.0%), good family support (67.5%), and adequate access to healthcare services (72.5%). A total of 45.0% of respondents had a high level of interest in participating in PCV immunization. Bivariate analysis indicated a significant relationship between maternal knowledge, family support, and access to healthcare services with the interest in participating in PCV immunization (p = 0.000). Maternal knowledge, family support, and access to healthcare services are significantly associated with the interest in participating in PCV immunization among infants aged 0–1 month. Continuous efforts to improve health education, strengthen family roles, and enhance access to healthcare services are necessary to increase PCV immunization coverage.
Co-Authors ., Arbayah Abidin, Fikri Rafi Musyaffa Agustina, Salma Ahsan Ridho Faturahman Alamsyah, Fiqih Dien Amrullah, Muchlis Anni Alvionita Simanjuntak Anwar, Nur Fathiyyah Ramadhania Astri, Andi Asyafa, Taris Atmajani, Era Try Aulia Suhesty Auliya Zulfa, Azkiya Azmi, Siti Nur Azzahra, Marcella Batubara, Ghifari Vioga Bonde, Elsa Chalid, Maisuri Tadjuddin Chandra Sulistyorini Dian Ekowati Dwi Desi Yayi Tarina Fadhilah Fadhilah Fadilah, Fatma Putri Fakhriya Kemal, Anurra Fattah, Ade Syaifullah Faudiah, Nurul Febriani, Dwi Bahagia Fitriana Fitriana Frefy, Fyo Akbar Putra Gunawan, Celine Hadinigsih, Eka Frenty Hakim, Moh. Akmal Taris Handayani, Nanik Herlianto, Fahrian Ichwana P, Fareta Angelica Indradewa, Rhian KHOIRUL ANAM Lestari, Erika Lutfiananda Salsabila, Dea Mahvira, Mahvira Maria, isda Masdiana, Ismail Masyita, Gita Monika, Arinda Muh. Nasrum Massi Murni Deborah Hutabarat, Sylvana Nazhip, Windra Hilmi Noerman, Chiquita Thefirstly Nopalia, Peni Novyana, Hilda Nurhayati Peggyanita, Wynne Pramesti, Shinta Aprillia Prananda, Mayang Talentasari Purwanti, Heni Putri, Syifadilla Subagyo Raden Tina Dewi Judistiani Rahmadani, Tasya Aulia Ramadhani, Dwi Aryanti Rasyed, Muhammad Al Rifayanti, Rina Rina Masadah Risnawati Risnawati Ritha, Aniah Ritha, Aniah Sari, Risky Tara Nabita Sifana, Firdha Simanjuntak, Max Doan Soimatun, Siti Syahril, Rizalinda Tanjilatin, Tanjilatin Teluma, Theresia Roselyn Amabilis Sarbiti Tripertiwi, Sucita Turyadi Turyadi, Turyadi Tuti Meihartati Valentina, Widya Wananti, Atik Wardani, Riska Yunisti, Femilia Zahroh, Nasywa Kamiilah