Claim Missing Document
Check
Articles

THE INFLUENCE OF ANIMATED VIDEO MEDIA ON ADOLESCENTS' KNOWLEDGE LEVEL ABOUT HIV/AIDS AT SMK ISTIQOMAH MUHAMMADIYAH 4 SAMARINDA Valentina, Widya; Tripertiwi, Sucita; Sulistyorini, Chandra; Wahyuni, Ridha
HEARTY Vol 13 No 5 (2025): OKTOBER
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/hearty.v13i5.20911

Abstract

HIV/AIDS in adolescents not only has a negative physical impact, but can also affect mental health, emotions, economic status, and long-term social well-being. One of the factors influencing adolescent behavior is their low level of knowledge about reproductive health and their tendency to try new things. Efforts to reduce the incidence of HIV/AIDS in adolescents require integrated and comprehensive handling. One way is by providing education. Research Objective: To analyze the effect of animated video media-based health education on increasing adolescent knowledge about HIV/AIDS. Method: This study used a Quasi-experimental design with a One Group Pre-test and Post-test. The research was conducted in May 2025, with the population being all 10th-grade students of SMK Istiqomah Muhammadiyah 4 Samarinda. The sample consisted of 109 people. The type and data collection method was primary data using a questionnaire sheet. The statistical test used was the Wilcoxon test. Research Results: There was an effect between knowledge before and after health education using animated videos with a p-value <0.001. Conclusion: There was an effect of increased respondent knowledge after health education with animated video media on the level of adolescent knowledge about HIV/AIDS at SMK Istiqomah Muhammadiyah 4 Samarinda. Suggestion: Adolescents are expected to be able to access information and health services about HIV/AIDS from various information sources.
Pendidikan Bela Negara Melalui Internalisasi Nilai-Nilai Kejuangan’45 Guna Membentuk Karakter Pemuda Yang Tangguh Dalam Menghadapi Era Globalisasi Wahyuni, Ridha; Tarina, Dwi Desi Yayi; Simanjuntak, Anni Alvionita; Novyana, Hilda
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 2 (2024): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i2.665

Abstract

Perkembangan teknologi informasi di era gloabalisasi saat ini tidak hanya membawa dampak positif namun juga dampak negatif bagi masyarakat khususnya dikalangan generasi muda. Beberapa dampak negatif tersebut diantaranya: masalah demoralisasi sikap-prilaku yang berujung pada rendahnya semangat kejuangan, rasa cinta tanah air di kalangan pemuda. Kondisi ini tentu bisa menjadi penghalang ketika bangsa ini ingin menjadi salah satu bangsa yang kuat dan maju. Berdasarkan fenomena ini, maka upaya internalisasi nilai-nilai jiwa dan semangat ’45 (jsn’45) di kalangan pemuda menjadi penting dan harus tetap terus  dilakukan di dalam kerangka Bela Negara guna membentuk mental dan karakter pemuda yang tangguh dalam menghadapi tantangan globalisasi. Untuk mencapai tujuan tersebut maka Fakultas Hukum UPNVJ wajib berperan serta dalam melakukan desiminasi Bela Negara melalui internalisasi nilia-nilai JSN/45 di kalangan pemuda khususnya Pelajar Di SMU No. 07, Tambun Selatan, Jawa Barat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi, diskusi  serta survey kepada para siswa (audience). Melalui kegiatan ini, para siswa diharapkan bisa memperoleh pengetahuan yang lebih mendalam mengenai konsep-konsep tentang nilai-nilia JSN’45 sebagai perwujudan bela negara, yang mana nilai-nilai ini harus terus diinternalisasi di dalam jiwa dan fikiran para pemuda kemudian diterapkan di dalam kehidupan sehari-hari, khususnya pengamalan niai-nilai kejuangan, patrotisme, kesetiakawanan dan cinta tanah air di dalam mengisi dan mempertahankan kemerdekaan yang pada akhirnya mampu membentuk karakter pemuda yang tangguh dalam menghadapi tantantangan globalisasi.
Intrauterine Transmission of Hepatitis B Cannot Be Ruled Out by A Single Negative Hepatitis B e Antigen (HBeAg) Result among Hepatitis B Surface Antigen (HBsAg) - Positive Pregnant Women Chalid, Maisuri Tadjuddin; Judistiani, Tina Dewi; Syahril, Rizalinda; Masadah, Rina; Febriani, Dwi Bahagia; Wahyuni, Ridha; Turyadi, Turyadi; Massi, Muh Nasrum
The Indonesian Biomedical Journal Vol 16, No 1 (2024)
Publisher : The Prodia Education and Research Institute (PERI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18585/inabj.v16i1.2726

Abstract

BACKGROUND: The risk factors for intrauterine transmission of hepatitis B virus (HBV) in hepatitis B surface antigen (HBsAg)-positive pregnant women are poorly understood. Numerous factors are considered to be involved, including placental barrier, obstetric environment, high viral load, and positivity of hepatitis B e antigen (HBeAg). This study was conducted to investigate the role of placenta barrier, clinical, and viral factors in intrauterine transmission of HBV.METHODS: A cross-sectional study was conducted involving 1,353 pregnant women who underwent HBsAg screening. Eighty-four (6.2%) women were detected as HBsAg positive and were examined for HBsAg level, anti-HBs, anti-HBc, HBeAg/hepatitis B e antibody (anti-HBe) status, and HBV DNA presence in cord blood. Quantitative HBV DNA was analyzed using real-time polymerase chain reaction (PCR).RESULTS: Eighty-four of 1,353 subjects were HBsAg-positive. HBV DNA was positive in 28/84 (33.7%) maternal sera, 19/79 (24.05%) placental specimens, and 9/83 (10.84%) in cord blood. There were significant associations between HBV DNA in maternal serum (p=0.000) and placental tissue (p=0.000) with HBV DNA in the cord blood. No clinical factors were associated with HBV DNA transmission in cord blood. Sixty percent of viral load >5.3 log10 copies/mL were found in the cord blood, of which 43.8% HBeAg positive and 3.1% HBeAg negative.CONCLUSION: Reduced transmission via compartments established the placenta’s barrier function in mother-to-child transmission. A high maternal viral load and positive HBeAg were risk factors for intrauterine transmission, while negative HBeAg still has the possibility of transmission.KEYWORDS: mother-to-child transmission, hepatitis B virus, intrauterine
Protection Of Land Rights Of The Pantai Bahagia Village Community Based On National Agrarian Law Ahmad, Gaffar; Wahyuni, Ridha
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 4 No. 5 (2024): Journal Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v4i5.1279

Abstract

The purpose of this research is to determine the protection of land rights for the residentsof Pantai Bahagia village based on national agrarian law. The method used is the juridical-empirical method. The juridical-empirical method is a research approach that examines thecurrent regulations as seen from the realities in society, or research that observes theapplication of the law in its actual state. The results of this study indicate that the form ofprotection of land rights that can be provided to the 2014 households in Pantai BahagiaVillage, who occupy land in forest areas, can be realized through the release of forest areas.The release of these forest areas is carried out through a request to the Ministry ofEnvironment and Forestry (KLHK), considering evidence of land ownership and historicaldata possessed by the community. With the release of the forest area, the community canthen register the land as their property rights, thus providing legal certainty over their land.
Efek Permainan Board Game Terhadap Stres Akademik Mahasiswa Wahyuni, Ridha; Gunawan, Celine; Zahroh, Nasywa Kamiilah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.9984

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menurunkan tingkat stres akademik dengan menggunakan intervensi board game. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Subjek dalam penelitian adalah mahasiswa Universitas Mulawarman yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 56 mahasiswa yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang terdiri dari 28 mahasiswa dan kelompok kontrol yang juga terdiri dari 28 mahasiswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan skala stres akademik. Data yang dikumpulkan selanjutnya dianalisis dengan bantuan program SPSS versi 26.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan 1) Terdapat peningkatan signifikan terhadap stres akademik pada kelompok eksperimen penelitian dengan nilai p=0.027 maka H1 diterima dan H0 ditolak sehingga terdapat peningkatan stres akademik yang signifikan setelah diberikan intervensi permainan board game. 2) Tidak terdapat perbedaan signifikan tingkat stres akademik dengan nilai p=0.588 antara kelompok eksperimen yang diberikan intervensi dengan kelompok kontrol yang tidak diberikan intervensi.
Refleksi Putusan Bebas Haris-Fatia Terhadap Perkembangan Perlindungan Hak Kebebasan Berpendapat di Indonesia: Perspektif Hak Asasi Manusia Wahyuni, Ridha; Noerman, Chiquita Thefirstly; Abidin, Fikri Rafi Musyaffa; Tarina, Dwi Desi Yayi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.14774

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merefleksikan putusan bebas terhadap Haris-Fatia atas perkara tindak pidana pencemaran nama baik terhadap seorang pejabat publik. Namun, kasus ini juga beririsan dengan masalah pelaksanaan hak kebebasan berpendapat melalui media On-line berupa pemberian penilaian dan kritikan terhadap seorang pejabat publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kasus (case approach) yang berbasis pada fenomena yang kerap terjadi di dalam masyarakat khususnya terkait pelaksanaan hak kebebasan berpendapat melalui media on-line yang kerap berujung pada masalah kriminalisasi terhadap seseorang ketika ia mengunakan haknya dalam bentuk penyampaian kritik maupun pemikiran terhadap prilaku pejabat publik. Penelitian ini bersifat yuridis-normatif yang menggunakan data-data sekunder, analisis dilakukan secara dekskriptif analitis (kualitatif). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hak kebebasan berpendapat merupakan bagian dari HAM yang harus dilindungi, meskipun kebebasan berpendapat juga bisa dibatasi dengan Undag-undang namun di dalam pelaksanaan hak ini tetap harus dilindungi dan dihormati terutama jika pelaksanaan kebebasan berpendapat tersebut didasarkan pada hasil penelitian yang didukung pada data-data yang valid dan terverifikasi. Maka dalam konteks kasus hukum yang menimpa haris-fatia setidaknya hakim telah mampu menerapkan proses pemeriksaan melalui penegakan hukum yang progresif karena hakim di dalam menyusun pertimbangan hukumnya berbasis pada norma-norma hukum yang ada khususnya perlindungan terhadap hak kebebasan berpendapat yang telah diatur didalam konstitusi, undang-undang nasional dan internasional serta melihat kepentingan dan keadilan hukum yang ada di dalam masyarakat. Putusan hukum tersebut juga bisa menjadi precedence positif dan rujukan bagi para hakim selanjutnya dalam memeriksa dan memutus perkara yang serupa. Hal ini penting bagi jaminan perlindungan hak kebebasan berpendapat di Indonesia.
Gambaran Self-Compassion Pada Dewasa Awal Korban Body Shaming Wahyuni, Ridha; Handayani, Nanik; Zahroh, Nasywa Kamiilah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.18784

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran self-compassion pada dewasa awal yang mendapatkan perlakuan body shaming dari orang-orang di lingkungan sekitarnya. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan metode fenomenologi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi. Teknik analisa data yang digunakan, yaitu menyiapkan data, membaca data secara keseluruhan, melakukan coding pada data, membuat tema-tema yang akan dianalisis dari coding data, menyajikan tema-tema menjadi bentuk narasi, serta melakukan interpretasi pada data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek penelitian setelah mendapat perlakuan body shaming cenderung memiliki self-compassion yang rendah, namun di usia dewasa awal subjek JT sudah mampu untuk mengatasi pemikiran negatif mengenai dirinya dan mampu menerima kondisi dirinya apa adanya serta hingga saat ini subjek sedang berusaha untuk lebih menyayangi diri sendiri salah satu cara yang dilakukan subjek adalah dengan merawat diri. Kata Kunci: self-compassion, body shaming, dewasa awal
Pengaruh Pijat Perineum Pada Primigravida Trimester Ketiga Terhadap Kejadian Ruptur Perineum Pada Ibu Bersalin Di Bpm Gunung Tabur Berau Tanjilatin, Tanjilatin; Ritha, Aniah; Purwanti, Heni; Wahyuni, Ridha
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 3 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v3i3.549

Abstract

Latar Belakang: Proses persalinan seringkali mengakibatkan ruptur perineum. Ruptur perineum merupakan perlukaan perineum yang terjadi pada saat kelahiran bayi baik menggunakan alat maupun tidak menggunakan alat. Di Indeonesia ruptur perineum terjadi pada 75% ibu melahirkan pervaginam. Terdapat upaya-upaya untuk mencegah ruptur perineum salah satunya dengan pijat perineum. mekanisme pijat perineum dapat mengurangi derajat ruptur perineum yaitu dengan memberikan pijatan, maka aliran darah akan lancar dan nutrisi otot sekitar perineum semakin banyak terpenuhi sehingga menjaga kekenyalan dan elastisitas otot. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh pijat perineum pada primigravida trimester ketiga terhadap kejadian ruptur perineum pada ibu bersalin. Metode: Rancangan penelitian adalah pre-eksperiment berbentuk desain pretest and posttest with control group. Populasi seluruh ibu hamil primigravida trimester III di BPM Gunung Tabur. Metode pengambilan sampel dengan nonprobability sampling menggunakan teknik purposive sampling. Besar sampel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi sebanyak 34 orang yang terbagi menjadi kelompok intervensi dam kontrol. Hasil: pada kelompok intervensi, sesudah diberikan pijat perineum sebagian besar tidak mengalami ruptur perineum sebanyak 12 orang (70,6%) sedangkan sisanya mengalami ruptur perineum sebanyak 5 orang (29,4%). Pada kelompok kontrol sebagian besar mengalami ruptur perineum sebanyak 13 orang (76,5%) sedangkan sisanya tidak mengalami ruptur perineum sebanyak 4 orang (23,5%). Diperoleh uji statistik Mann-Whitney didapatkan nilai-p 0,007 (p<0,05) yang berarti pijat perineum pada primigravida trimester ketiga berpengaruh terhadap tidak adanya kejadian ruptur perineum pada ibu bersalin. Kesimpulan: Pemberian pijat perineum pada ibu primigravida trimester ketiga berpengaruh terhadap tidak adanya kejadian ruptur perineum pada ibu bersalin
Perlindungan Hak atas Tempat Tinggal yang Layak bagi Warga Terdampak Penggusuran Wahyuni, Ridha
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 3 No. 04 (2022): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v3i04.564

Abstract

Evictions are still one of the methods used by the government in the context of land acquisition for development, especially for people who do not have land ownership rights documents but residents have controlled the land as land for residence for a long time. Protection of the right to adequate housing is one of the human rights that must be protected, because this right is also related to guaranteeing the sustainability of human life. This study focuses on the issue of the impact of evictions on the protection of the right to adequate housing for residents in RT/RW 03/03 Batu Ceper, Tangerang as residents affected by eviction due to development. Examining the responsibility of the Tangerang City government in providing protection to guarantee the survival of the affected residents through the provision of adequate housing. The research method used is juridical-empirical. The results showed that the Tangerang City Government provided Rusunawa to affected residents for relocation but the residents refused, this is because the appointment of the Rusunawa was done unilaterally by the government so that they still did not pay attention to the standards for providing adequate housing according to human rights standards consisting of aspects of availability, aspects of affordability of costs and aspects of location. Therefore, it is hoped that the local government before carrying out an eviction needs to involve the participation of the affected community to identify the needs of the residents regarding the fulfillment of replacement housing in order to ensure the protection of the survival of the residents after they have been evicted.
OPTIMALISASI KEWENANGAN AMICUS CURIAE KOMNAS HAM DALAM PROSES PEMERIKSAAN PERKARA DI PENGADILAN BERDIMENSI HAK ASASI MANUSIA Wahyuni, Ridha; Wananti, Atik
UNES Law Review Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/unesrev.v5i1.286

Abstract

Komnas HAM as a state institution have authorized by law to provide amicus curiae for legal settlement of public cases with a human rights dimension. Until now, Komnas HAM has carried out this authority, but in practice there are still various obstacles, both external and internal, so that its implementation has not been optimal.This study using a juridical-normative research method, with an analytical-descriptive approach to see how the law works in practice. There is a difference in the views of the judges on the position of the amicus curiae of Komnas HAM which is considered the same as the opinion of the Experts, while the Amicus Curiae is more of an institutional opinion and can be submitted individually, therefore it is necessary to issue SEMA so that there is a common view and understanding for judges in seeing this authority, Second ; UU no. No. 39/1999 on Human Rights has not clearly and firmly regulated the authority of Komnas HAM's amicus curiae, making it difficult for Komnas HAM to draft technical regulations for its implementation.
Co-Authors ., Arbayah Abidin, Fikri Rafi Musyaffa Agustina, Salma Ahmad, Gaffar Ahsan Ridho Faturahman Akbar, Muhammad Rayhan Fasya Alamsyah, Fiqih Dien ALYA, FARAH Amrullah, Muchlis Anni Alvionita Simanjuntak Anwar, Nur Fathiyyah Ramadhania Astri, Andi Asyafa, Taris Atmajani, Era Try Aulia Suhesty Auliya Zulfa, Azkiya Azmi, Siti Nur Azzahra, Marcella Batubara, Ghifari Vioga Bonde, Elsa Chalid, Maisuri Tadjuddin Chandra Sulistyorini Cika, Jessica Dian Ekowati Dwi Desi Yayi Tarina Fadhilah Fadhilah Fadilah, Fatma Putri Fakhriya Kemal, Anurra Fattah, Ade Syaifullah Faudiah, Nurul Febriani, Dwi Bahagia Fitriana Fitriana Frefy, Fyo Akbar Putra Gunawan, Celine Hadinigsih, Eka Frenty Hakim, Moh. Akmal Taris Handayani, Nanik Herlianto, Fahrian Ichwana P, Fareta Angelica Indradewa, Rhian KHOIRUL ANAM Lestari, Erika Lutfiananda Salsabila, Dea Mahvira, Mahvira Manurung, Citra Bintang Maranatha Maria, isda Masdiana, Ismail Masyita, Gita Maulida, Zahratul Monika, Arinda Muh. Nasrum Massi Murni Deborah Hutabarat, Sylvana Nazhip, Windra Hilmi Noerman, Chiquita Thefirstly Nopalia, Peni Novyana, Hilda Nugraha, Setyo Nurhayati Peggyanita, Wynne Pramesti, Shinta Aprillia Prananda, Mayang Talentasari Purwanti, Heni Putri, Syifadilla Subagyo Rabbani, Radiyya Alvaro Achmad Raden Tina Dewi Judistiani Rahmadani, Tasya Aulia Ramadhani, Dwi Aryanti Rasyed, Muhammad Al Rifayanti, Rina Rina Masadah Ritha, Aniah Ritha, Aniah Sari, Risky Tara Nabita Sifana, Firdha Simanjuntak, Max Doan Syahril, Rizalinda Tanjilatin, Tanjilatin Teluma, Theresia Roselyn Amabilis Sarbiti Tripertiwi, Sucita Turyadi Turyadi, Turyadi Valentina, Widya Wananti, Atik Wardani, Riska Yunisti, Femilia Zahroh, Nasywa Kamiilah