Claim Missing Document
Check
Articles

Influence of education with video on Posyandu cadres knowledge about contraceptive implant Suharniati, Rohma; Yunita, Laurensia; Mariana, Frani; Kabuhung, Elvine Ivana
Health Sciences International Journal Vol. 4 No. 1: February 2026
Publisher : Ananda - Health & Education Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71357/hsij.v4i1.80

Abstract

Background: The low uptake of Long-Term Contraceptive Methods, particularly implants, in Indonesia is often linked to limited community knowledge and prevalent misconceptions. Posyandu cadres, as frontline health promoters, play a pivotal role in providing counseling; however, their own knowledge levels are frequently inadequate, hindering effective family planning promotion. Objective: Determine the influence of education using video media on the knowledge of Posyandu cadres about contraceptive implants in the working area of the Jejangkit Community Health Center. Method:  A quantitative pre-experimental study with a one-group pre-test-post-test design was conducted. A total of 30 cadres were selected via simple random sampling. Data were collected using a validated questionnaire administered before and after a single-session intervention featuring an educational video on contraceptive implants. The non-parametric Wilcoxon Signed-Rank Test was used for data analysis due to the non-normal distribution of the knowledge scores. Result: The study revealed a significant improvement in cadres' knowledge post-intervention. Prior to the video education, only 23.3% of cadres had good knowledge. Following the intervention, this proportion rose dramatically to 83.3%, with the remaining 16.7% achieving a sufficient level. No cadres remained in the poor knowledge category. Statistical analysis confirmed this improvement was highly significant (p < 0.001). Conclusion: Video-based education is a highly effective intervention for significantly enhancing the knowledge of Posyandu cadres regarding contraceptive implants. Integrating this media into regular training programs is recommended to empower cadres with accurate information, thereby improving community counseling and supporting national efforts to increase long-term contraceptive methods uptake.  
HUBUNGAN USIA, PARITAS DAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL Wina Rahma Lestari; Yayuk Puji Lestari; Elvine Ivana Kabuhung; Susanti Suhartati
Jurnal Kebidanan VOLUME 17, NO.02 DESEMBER 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v17i02.815

Abstract

ABSTRAK : Latar Belakang: Hasil survei dalam profil Kesehatan Indonesia tahun 2023 menyatakan 27,7% ibu hamil mengalami anemia. Mengkaji hubungan usia, paritas, dan status gizi diperlukan untuk mengidentifikasi kelompok berisiko sehingga upaya pencegahan dan intervensi dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran. Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan yang berdampak serius terhadap keselamatan ibu dan janin. Tujuan: Mengetahui hubungan usia, paritas dan status gizi dengan kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja puskesmas Gadang Hanyar. Metode: desain penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan case control. Populasi dalam ibu hamil yang anemia di Wilayah Kerja Puskesmas Gadang Hanyar berjumlah 248 orang, jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 118 dengan case berjumlah 59 orang ibu hamil dengan anemia dan control berjumlah 59 orang ibu hamil tidak anemia. Data dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu hamil dengan usia berisiko berjumlah 42 orang (35,6%), paritas berisiko 16 orang (13,6), status gizi KEK sebanyak 26 orang (22 %). Ada hubungan antara usia, paritas dan status gizi dengan anemia ( p value 0,002, 0,001 dan 0,002). Simpulan: terdapat hubungan antara usia, paritas dan status gizi dengan kejadian anemia di wilayah kerja Puskesmas Gadang Hanyar. Kata Kunci: Usia, Paritas, Status Gizi, Kejadian Anemia
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ENDOMETRIOSIS DI RSUD ULIN BANJARMASIN TAHUN 2023 Vitayatun Rhomadiyah; Elvine Ivana Kabuhung; Nur Hidayah; Zulliati Zulliati
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4624

Abstract

Latar Belakang: Data insidensi dan prevalensi endometriosis di Indonesia belum pasti akibat minimnya studi. RSUD Dr. Soetomo Surabaya mencatat angka kejadian endometriosis sebesar 37,2% pada wanita infertil, sedangkan RSCM mencatat 69,5% pasien sulit hamil. Studi di RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado menunjukkan rentang usia 36-45 tahun sebagai kelompok terbanyak (50%). Studi pendahuluan di RSUD Ulin Banjarmasin menemukan 242 kasus baru endometriosis pada 2022 dengan 461 kunjungan, meningkat pada 2023 menjadi 388 kasus baru dengan 1.093 kunjungan.Tujuan: Menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kejadian endometriosis di RSUD Ulin Banjarmasin.Metode: Penelitian kuantitatif non-eksperimental ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 255 responden, dianalisis menggunakan uji chi-square.Hasil: Analisis univariat menunjukkan pasien endometriosis terbanyak berada pada kategori usia wanita usia subur (71,0%), multigravida (75,7%), dan obesitas (64,3%). Uji statistik menunjukkan hubungan signifikan antara paritas (p=0,001) dan usia (p=0,000) dengan kejadian endometriosis, sedangkan obesitas tidak menunjukkan hubungan signifikan (p=0,081).Simpulan: Terdapat hubungan signifikan antara paritas dan usia dengan kejadian endometriosis, namun tidak terdapat hubungan signifikan antara obesitas dengan kejadian endometriosis di RSUD Ulin Banjarmasin. Kata kunci: endometriosis, paritas, usia, obesitas
ANALISIS FACTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN KANKER SERVIKS DI RSUD ULIN BANJARMASIN Eliza Karmila Sari; Elvine Ivana Kabuhung; Kunti Nastiti
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4505

Abstract

Latar Belakang: Kanker serviks merupakan penyakit terbanyak kedua yang diderita wanita, dan menyebabkan kematian rata-rata 13,9 per 100.000 penduduk. Kanker serviks adalah penyakit yang menyerang sel-sel di leher rahim. Wanita yang terdiagnosis kanker serviks akan mengalami perubahan pada segi fisik, psikologis, spiritual, interaksi sosial dan juga pada fungsi sexual. Perubahan tersebut akan mempengaruhi kualitas hidup.Tujuan: Menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup pasien kanker serviks di RSUD Ulin Banjarmasin.Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif non eksperimental, desain deskriptif korelatif pendekatan “Cross Sectional”. Sample penelitian ini sebanyak 77 responden. Analisis data menggunakan uji chi square.Hasil: Hasil penelitian ini menunjukan kategori usia dewasa berjumlah 68 orang dengan persentase sebanyak (88,3%) dengan tingkat pendidikan tinggi atau minimal SMA (85,7%) dan responden dengan status bekerja berjumlah 47 orang (61%). Hasil uji statistik usia tidak terdapat hubungan dengan kualitas hidup pasien kanker serviks (p value = 0,09). Sedangkan tingkat pendidikan (p value = 0,005 dan pekerjaan (p value = 0,011) terdapat hubungan dengan kualitas hidup pasien kanker serviks. Berdasarkan penelitian orang yang berpendidikan lebih mudah menerima hal baru. Responden yang bekerja akan berinteraksi dan terbentuk hubungan interaksi yang saling membutuhkan. Kata Kunci: Kanker Serviks, Kualitas Hidup
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Rendahnya Cakupan Kunjungan Bayi dan Balita di Posyandu Desa Pasar Senin Kabupaten Hulu Sungai Utara Kartika Yulandari Sasmita; Elvine Ivana Kabuhung; Nurul Hidayah
Health Research Journal of Indonesia Vol 1 No 6 (2023): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v1i6.224

Abstract

Pendahuluan: Permasalahan kesehatan ibu dan anak, bayi ataupun balita, dapat dideteksi secara dini dengan adanya kunjungan ke fasilitas pelayanan kesehatan, seperti Posyandu atau Puskesmas. Adanya kunjungan tersebut kesehatan ibu dan anak dapat dipantau, dan diberi pelayanan kesehatan seoptimal mungkin. Banyak faktor menjadi penyebab rendahnya cakupan kunjungan bayi dan balita terhadap tindakan Ibu dalam memanfaatkan posyandu diantaranya adalah faktor dukungan suami, peran kader kesehatan, akses ke Posyandu dan pengetahuan Ibu. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan rendahnya cakupan kunjungan bayi dan balita di Posyandu Desa Pasar Senin Kabupaten Hulu Sungai Utara. Metode: Jenis penelitian survey analitic dengan rancangan cross sectional. Sampel adalah ibu yang mempunyai bayi atau balita berkunjungan ke Posyandu di Desa Pasar Senin pada bulan Januari tahun 2023 berjumlah 46 orang, menggunakan teknik quota sampling. Pengambilan data menggunakan lembar kuesioner dan lembar ceklist, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Terdapat hubungan antara dukungan suami (p=0,034<0,05), peran kader kesehatan (p=0,000<0,05) dan pengetahuan ibu (p=0,008<0,05) dengan cakupan kunjungan bayi dan balita di Posyandu. Tidak terdapat hubungan antara akses ke Posyandu dengan cakupan kunjungan bayi dan balita di Posyandu Desa Pasar Senin (p=0,611>0,05). Kesimpulan: Dukungan suami, peran kader kesehatan dan pengetahuan ibu memiliki peran penting dalam meningkatkan cakupan kunjungan bayi dan balita di Posyandu. Oleh karena itu diharapkan bidan desa dan kader kesehatan selalu memberikan informasi tentang pentingnya posyandu dan juga menganjurkan melibatkan keluarga terutama suaminya, sehingga ibu rutin melakukan kunjungan dalam memelihara kesehatan Ibu, serta mengetahui tumbuh kembang bayi dan balita.
Efektivitas Terapi Rendam Kaki dengan Air Hangat dan Serai Terhadap Tekanan Darah Ibu Hamil Hipertensi Di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Kintap Rina; Elvine Ivana Kabuhung; Frani Mariana
Health Research Journal of Indonesia Vol 1 No 6 (2023): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v1i6.244

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi dalam kehamilan adalah hipertensi yang terjadi saat kehamilan berlangsung dan biasanya pada bulan terakhir kehamilan atau lebih setelah 20 minggu usia kehamilan, tekanan darah mencapai 140/90 mmHg. Penanganan tekanan darah tinggi pada ibu hamil dapat dilakukan dengan secara nonfarmakologi yaitu terapi rendam kaki dengan air hangat dan serai. Tujuan: Mengetahui efektivitas terapi rendam kaki dengan air hangat dan serai terhadap tekanan darah ibu hamil yang mengalami hipertensi di wilayah kerja UPT. Puskesmas Kintap. Metode: Penelitian ini menggunakan quasy exsperimental dengan pendekatan pretest-posttest equivalent control group design. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 34 responden yang terbagi menjadi 2 kelompok yaitu 17 responden kelompok intervensi dan 17 responden kelompok kontrol dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa karakteristik responden dan lembar observasi. Analisa data menggunakan uji mann whitney test dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil: Terdapat efektivitas terapi rendam kaki dengan air hangat dan serai terhadap tekanan darah ibu hamil yang mengalami hipertensi di wilayah kerja UPT. Puskesmas Kintap (p value 0,026). Kesimpulan: Terapi rendam kaki hangat dan serai lebih efektif dalam menurunkan tekanan darah pada ibu hamil yang mengalami hipertensi daripada terapi rendam kaki dengan air hangat saja.
Hubungan KEK dan Riwayat ASI Eksklusif dengan Kejadian Stunting di UPTD Puskesmas Rawat Inap Halong Meftahul Jannah; Elvine Ivana Kabuhung; Nurul Hidayah
Health Research Journal of Indonesia Vol 1 No 6 (2023): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v1i6.245

Abstract

Pendahuluan: Stunting di UPTD Puskesmas Rawat Inap Halong pada tahun 2022 sampai bulan agustus13,47%. Stunting merupakan masalah yang terjadi karena jarak kehamilan terlalu dekat, postur tubuh ibu (pendek), usia saat hamil terlalu tua, terlalu muda berisiko melahirkan bayi dengan BBLR, melahirkan terlalu banyak, serta asupan nutrisi yang kurang selama masa kehamilan. Tujuan: Untuk menganalisis hubungan kekurangan energi kronis (KEK) dan riwayat ASI eksklusif dengan kejadian stunting. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini kuantitatif dengan rancangan survei analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Data yang diambil merupakan data sekunder yang berasal dari kohort/register. Hasil: Berdasarkan penelitian hasil analisis univariat kategori KEK sebanyak 31 orang (22%) dan kategori riwayat ASI eksklusif 65 orang (46,1%). Analisis Bivariat menggunakan uji chi square (CI=95%, α=0,05). Hasil penelitian ada hubungan KEK dan riwayat ASI ekslusif dengan kejadian stunting. Kesimpulan: Ada Hubungan Kekurangan Energi Kronis (KEK) dan ASI eksklusif dengan kejadian stunting
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pernikahan Usia Muda di Wilayah Kerja Puskesmas Bumi Makmur Herliyani Herliyani; Novalia Widiya Ningrum; Elvine Ivana Kabuhung
Health Research Journal of Indonesia Vol 2 No 1 (2023): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v2i1.285

Abstract

Pendahuluan: Pernikahan usia muda adalah pernikahan yang berlangsung pada umur dibawah usia 18 tahun baik anak laki-laki maupun perempuan. Pernikahan dini adalah pernikahan pada remaja di bawah usia 19 tahun yang belum siap untuk melaksanakan pernikahan. Ada beberapa hal yang di temui di wilayah kerja Puskesmas Bumi Makmur yang menyebabkan pernikahan anak menjadi hal yang sulit untuk ditekan. Hal pertama adalah rendahnya tingkat pendidikan. Tujuan : mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan usia muda di wilayah kerja puskesmas Bumi Makmur. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan cross sectional yang betujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pernikahan usia muda. Hasil : Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Sebagian besar responden beragam islam sebanyak 57 orang (83,8%), berpendidikan dasar sebanyak 33 orang (48,5%), berpengetahuan kurang sebanyak 33 orang (48,5%), menikah di bawah usia 20 tahun sebanyak 35 orang (51,5%). Kesimpulan : Ada hubungan Pendidikan (p = 0,000) dan pengetahuan (p = 0,014) dengan pernikahan usia muda di wilayah kerja puskesmas bumi makmur. Tidak ada hubungan faktor agama dengan pernikahan usia muda di wilayah kerja puskesmas bumi makmur (p = 0,915).
Pengaruh Pemberian Edukasi Menggunakan Video Terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja Putri Tentang Anemia Di Madrasah Aliyah Swasta Normal Islam Puteri Rakha Amuntai Zuleha; Lisda Handayani; Laurensia Yunita; Elvine Ivana Kabuhung
Health Research Journal of Indonesia Vol 3 No 4 (2025): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v3i4.651

Abstract

Latar Belakang: Anemia merupakan masalah kesehatan global yang sering ditemui pada remaja putri, terutama di negara berkembang. Pengetahuan tentang anemia sangat penting untuk pencegahan dan pengelolaannya. Madrasah Aliyah Swasta Normal Islam Puteri Rakha Amuntai merupakan salah satu institusi pendidikan yang menjadi sasaran intervensi untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai anemia. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pemberian edukasi menggunakan video terhadap peningkatan pengetahuan tentang anemia di Madrasah Aliyah Swasta Normal Islam Puteri Rakha Amuntai. Metode: Jenis penelitan yang dilakukan adalah penelitian Pre-experimental dengan rancangan one group pretest – posttest design. Sampel berjumlah 30 responden. Instrumen yang digunakan adalah kuisioner untuk mengukur pengetahuan dan lembar checklist untuk mengidentifikasi responden yang sudah mendapatkan edukasi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum pemberian edukasi menggunakan video, mayoritas pengetahuan peserta berada pada kategori cukup. Setelah intervensi edukasi, mayoritas pengetahuan peserta meningkat menjadi kategori baik. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,000, yang mengindikasikan adanya perbedaan yang signifikan dalam pengetahuan peserta sebelum dan setelah diberikan edukasi. Simpulan: pemberian edukasi menggunakan video terbukti berpengaruh dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang anemia di Madrasah Aliyah Swasta Normal Islam Puteri Rakha Amuntai.
ANALISIS FACTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN KANKER SERVIKS DI RSUD ULIN BANJARMASIN Eliza Karmila Sari; Elvine Ivana Kabuhung; Kunti Nastiti
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4505

Abstract

Latar Belakang: Kanker serviks merupakan penyakit terbanyak kedua yang diderita wanita, dan menyebabkan kematian rata-rata 13,9 per 100.000 penduduk. Kanker serviks adalah penyakit yang menyerang sel-sel di leher rahim. Wanita yang terdiagnosis kanker serviks akan mengalami perubahan pada segi fisik, psikologis, spiritual, interaksi sosial dan juga pada fungsi sexual. Perubahan tersebut akan mempengaruhi kualitas hidup.Tujuan: Menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup pasien kanker serviks di RSUD Ulin Banjarmasin.Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif non eksperimental, desain deskriptif korelatif pendekatan “Cross Sectional”. Sample penelitian ini sebanyak 77 responden. Analisis data menggunakan uji chi square.Hasil: Hasil penelitian ini menunjukan kategori usia dewasa berjumlah 68 orang dengan persentase sebanyak (88,3%) dengan tingkat pendidikan tinggi atau minimal SMA (85,7%) dan responden dengan status bekerja berjumlah 47 orang (61%). Hasil uji statistik usia tidak terdapat hubungan dengan kualitas hidup pasien kanker serviks (p value = 0,09). Sedangkan tingkat pendidikan (p value = 0,005 dan pekerjaan (p value = 0,011) terdapat hubungan dengan kualitas hidup pasien kanker serviks. Berdasarkan penelitian orang yang berpendidikan lebih mudah menerima hal baru. Responden yang bekerja akan berinteraksi dan terbentuk hubungan interaksi yang saling membutuhkan. Kata Kunci: Kanker Serviks, Kualitas Hidup
Co-Authors Agustina, Fitria Sanova Ahmad Syahlani Anjelaveronika, Anjelaveronika Annisa Afifah Aspihani, Gt. Maryam Ayu Fitri Ani Dewi Iswandari, Novita Dwi Salmarini, Desilestia Dwi Sogi Sri Redjeki Dyah Nawang Sari Eliza Karmila Sari Fitria Wulandari Frani Mariana Frani Mariana Gita Nurahmi Gt. Maryam Aspihani Hairiana Kusvitasari Herliyani Herliyani Husnul Hotimah, Husnul Ika Mardiatul ulfa Ika Mardiatul Ulfa, Ika Mardiatul Irawan, Angga Iwan Yuwindry Jayanti, Elfa Julianda, Dea Shabrina Kartika Yulandari Sasmita Khairina Lestari Kunti Nastiti Laurensia Yunita Laurensia Yunita Laurensia Yunita, Laurensia Lestari, Yayuk Puji Lisda Handayani Lisda Handayani Lisda Handayani Lisda Handayani Mahdiaty Mahdiaty Mahdiaty, Mahdiaty Mariana, Frani Meftahul Jannah Mila, Rusdah Mustika, Rias Nabella Faizah, Muthia Ningrum, Novalia Widiya Nita Hestiyana Norhayati Novalia Widiya Ningrum Novalia Widiya Ningrum Novita Dewi Iswandari Novita Dewi Iswandari Nur Hidayah Nur Hidayah Nur Maulida Putri NURUL HIDAYAH Nurul Hidayah Nurul Hidayah Nurul Hidayah Nuwindry, Iwan Oktaviannor, Husda Putri Vidiasari Darsono, Putri Vidiasari Putri Yuliantie Rabia Wahdah Rahmah, Helena Rahmi Fauziah, Rahmi Ratih Kartika Dewi Reni Ovilla Yulianti Reni Ovilla Yulianti, Reni Ovilla Rina Rumi Amanda Rusmiati Sinaga Rusmiati Sinaga, Rusmiati Salmarini, Desilestia Dwi Setyabudhi, Mandhareta Sismeri Dona, Sismeri Sitanggang, Fransiska Suharniati, Rohma Susanti Suhartati Syahlani, Ahmad Vitayatun Rhomadiyah Wina Rahma Lestari Winda Maolinda, Winda Yayuk Puji Lestari Yayuk Puji Lestari Yuliantie, Putri Yunita Afriani Yunita Afriani Yunita, Laurensia Yuwindry, Iwan Zuleha Zulliati Zulliati