Claim Missing Document
Check
Articles

Communication Channel Role in Micro-hydro Innovation Communication Nugroho, Julian; Sumardjo; Anna Fatchiya; Dwi Retno Hapsari
Jurnal Public Relations (J-PR) Vol. 6 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jpr.v6i2.10442

Abstract

ABSTRACT This research was aimed to study the role of local innovator in communication activities of micro-hydro innovation adoption. Data was collected by using questionnaires in census principle to 99 household heads of the innovation adopter. The result showed that majority of the microhydro electricity adopters in Kedungrong, Blumbang, and Jarakan Villages were observing first the positive development before they finally adopted it. Majority of them adopted micro-hydro electricity at first 3 years since the local micro-hydro installations were built completely in their respective villages. Few other adopter family heads then followed adopting micro-hydro electricity at 4-6 years since the local micro-hydro installations were built completely in their respective villages. Eventually fewer other adopter family heads then followed adopting micro-hydro electricity at 7-10 years since the local micro-hydro installations were built completely in their respective villages. Majority of the respondents only used cellphone as communication channel with WhatsApp application in it to communicate between one and another.     
Teori Komunikasi Lingkungan: Partisipasi Publik dalam Pengelolaan Kawasan Konservasi Bagi Masyarakat Adat di Papua Rostini Anwar; Sarwoprasodjo, Sarwititi; Dwi Retno Hapsari
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14596

Abstract

Teori komunikasi lingkungan berkembang sebagai respons terhadap kompleksitas persoalan ekologis yang tidak dapat diselesaikan melalui pendekatan teknokratis semata. Salah satu pendekatan kunci dalam komunikasi lingkungan adalah teori partisipasi publik, yang menekankan keterlibatan aktif masyarakat dalam proses pengambilan keputusan lingkungan. Artikel ini bertujuan untuk membahas teori partisipasi publik dalam kerangka komunikasi lingkungan, meliputi asumsi dasar, akar keilmuan, metode penelitian yang umum digunakan, perkembangan teori dalam riset dalam artikel-artikel jurnal, serta kekuatan dan kelemahannya dalam menjelaskan isu komunikasi pembangunan. Selanjutnya, artikel ini mengkaji penerapan model komunikasi partisipasi publik dalam pengelolaan kawasan konservasi oleh masyarakat adat di Papua. Analisis menunjukkan bahwa praktik komunikasi partisipatif berbasis kearifan lokal dan institusi adat berkontribusi pada keberlanjutan ekologis dan keadilan sosial dalam konteks pembangunan berkelanjutan.
Teori Komunikasi Lingkungan: Partisipasi Publik dalam Pengelolaan Kawasan Konservasi Bagi Masyarakat Adat di Papua Rostini Anwar; Sarwoprasodjo, Sarwititi; Dwi Retno Hapsari
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14596

Abstract

Teori komunikasi lingkungan berkembang sebagai respons terhadap kompleksitas persoalan ekologis yang tidak dapat diselesaikan melalui pendekatan teknokratis semata. Salah satu pendekatan kunci dalam komunikasi lingkungan adalah teori partisipasi publik, yang menekankan keterlibatan aktif masyarakat dalam proses pengambilan keputusan lingkungan. Artikel ini bertujuan untuk membahas teori partisipasi publik dalam kerangka komunikasi lingkungan, meliputi asumsi dasar, akar keilmuan, metode penelitian yang umum digunakan, perkembangan teori dalam riset dalam artikel-artikel jurnal, serta kekuatan dan kelemahannya dalam menjelaskan isu komunikasi pembangunan. Selanjutnya, artikel ini mengkaji penerapan model komunikasi partisipasi publik dalam pengelolaan kawasan konservasi oleh masyarakat adat di Papua. Analisis menunjukkan bahwa praktik komunikasi partisipatif berbasis kearifan lokal dan institusi adat berkontribusi pada keberlanjutan ekologis dan keadilan sosial dalam konteks pembangunan berkelanjutan.
New media encourages environmental participation in the digital era Zulfikar, Meiby; Sarwoprasojo, Sarwititi; Hapsari, Dwi Retno; Handayanti, Riska
Priviet Social Sciences Journal Vol. 6 No. 2 (2026): February 2026
Publisher : Privietlab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55942/pssj.v6i2.1162

Abstract

With the development of new media, there is a great opportunity for society to become more involved in environmental issues. However, previous research still shows a significant gap: most studies focus on the use of social media as a source of information, whereas the mechanisms used by new media to shape significant engagement, from awareness to collective action, are not well understood. Additionally, as most research has been conducted in the context of developed countries, the dynamics of digital participation in developing countries, such as Indonesia, are less well represented. By contrast, the State of the Art (SOTA) shows a shift from linear communication models to patterns of “collaborative action” and “networked collaboration,” in which people work together through digital platforms using personalized stories, virtual communities, and citizen data. This study conducted a systematic literature review using a descriptive-qualitative approach. The Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) principles and environmental communication matrix theory were used in the screening process; the Theory of Planned Behavior, Affordances Platform, and Theory of Social Impact were combined to create a thematic analysis. The relationship between new media features, the way user interactions occur, and the emerging forms of environmental participation became the focus of the analysis. The synthesis results show that new media can function as a communication ecosystem that accelerates the dissemination of environmental information, strengthens social norms that support the environment, and expands participation—from symbolic actions, such as sharing content, to substantive actions, such as donations, reporting environmental conditions, digital campaigns, and community collaboration. However, significant challenges, such as disparities in digital literacy, algorithmic bias, information polarization, and the lack of online participation, leading to offline actions with real impact, were also found. To optimize the use of new media as a driver of sustainable environmental action, this study emphasizes that a more inclusive digital communication model, evidence-based content strategies, and cross-actor collaboration are necessary.
PERAN JARINGAN KOMUNIKASI DALAM GERAKAN SOSIAL UNTUK PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP Hapsari, Dwi Retno
Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol. 1 No. 1 (2016): June 2016 - Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jkiski.v1i1.33

Abstract

Fokus tulisan ini yaitu peran jaringan komunikasi dalam gerakan sosial, khususnya terkait upaya pelestarian lingkungan hidup. Tulisan ini diangkat dari fenomena gerakan sosial yang semakin marak terjadi di Indonesia sejalan dengan krisis ekologi yang semakin hari semakin meluas sehubungan dengan konsesi pertambangan, kehutanan, dan perkebunan dari berbagai perusahaan dalam dan luar negeri. Terbentuknya berbagai gerakan sosial untuk memperjuangkan keadilan lingkungan dalam menghadapi meluasnya konsesi-konsesi tersebut. Penulis menggunakan jaringan komunikasi untuk menganalisis gerakan sosial karena jaringan bisa menjelaskan proses mobilisasi dan proses dinamika relasi seseorang yang menyebabkan individu terdorong melakukan gerakan sosial serta dapat melihat proses berkembangnya gerakan sosial. Para ahli menunjukkan bahwa orang ikut serta dalam gerakan sosial karena mereka berbagi norma-norma dan nilai tertentu yang berhubungan kepada suatu wilayah khusus dalam pertentangan politik. Pembahasan mengenai gerakan sosial untuk pelestarian lingkungan terkait dengan komunikasi lingkungan yaitu komunikasi yang mengarah kepada perubahan perilaku individu untuk melestarikan lingkungan. Dalam komunikasi lingkungan, individu atau manusia dapat menjadi pelestari atau perusak lingkungan. Komunikasi dapat menjadi salah satu cara untuk mempengaruhi perilaku individu.
Co-Authors Abung Supama Wijaya, Abung Supama Ade Taryudi Adella Adiningtyas Adella Adiningtyas, Adella Adinda Tessa Naumi, Adinda Tessa Aditika, Exciyona Aditya Rahmadhony Ahmad Jazilil Mustopa Aida Vitayala S Aida Vitayala S Hubeis Aida Vitayala S Hubeis Amiruddin Saleh Anna Fatchiya Arham, Iffah Luthfiyah Arif Satria Asri Sulistiawati Awwalia Harahap, Dennisa Bagus Priyo Purwanto Billy K. Sarwono Atmonobudi Desak Gede Karlina Satwiva Wijaya Diah Amelia, Diah Djuara P Lubis Djuara P Lubis Dwi Sadono Dwiki Faiz Sarvianto Dzieky Maulana Eriyanto Eriyanto Eriyanto, Eriyanto Faiz Sarvianto, Dwiki Faris Budiman Annas Faris Budiman Annas, Faris Budiman fatima alifha Fernando, Joshua Galung Triko Garnieta Febrianty Utami Hadi Susilo Arifin Hafifah Hafifah Handayanti, Riska Indrati, Iman Junah Kistia Khairil Anam, Khairil Krishnarini Matindas Lala M Kolopaking Leonard Dharmawan Mahmudi Siwi, Mahmudi Matahari Irandiputri Meiby Zulfikar Mirza Shahreza Muhammad Arismal Rezki Muhammad As’ary Muhammad Fikri Fakhrurozi Muslim Muslim nfn Hubeis nfn Sopian Ninuk Purnaningsih Nugroho, Julian Nur Hanifah Nuri Ikhwana Parhan Mugini Prasetia, Hanikka Wedya Pudji Muljono Rahmadani, Suci Awalia Ratih Kurnia Hidayati Rilus Kinseng Rizki Nur Fadila Rizki Nur Fadila, Rizki Nur Rostini Anwar Said Abdullah Saniamosenai, Klaudia Molasiarani Sarifuddin, Andri - Sarwoprasojo, Sarwititi Selly Oktarina Selly Oktarina Simanjuntak, Asnika Putri Sugiarti Sugiarti Sulistiyowati, Iin Sumardjo Titania Aulia Toto Haryanto Tri Wulan Agustien