Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Asuhan Kebidanan Berkelanjutan Pada Ny.H Di PMB Melita Sari,S.ST.Bdn Ifayanti, Hikmah; Haryati, Yeni; Andriyani, Dian Tuti; Abung, Sari Ideal; Kristianingsih, Ani; Qurniasih, Nila
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 7 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v7i2.209

Abstract

Continuity of Care (COC) merupakan pelayanan yang dilakukan bidan mulai dari kehamilan hingga program Keluarga Berencana (KB) untuk mencegah komplikasi dan memastikan tindakan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan asuhan kebidanan pada masa kehamilan hingga masa nifas dengan memberikan asuhan komprehensif dengan aromaterapi lavender untuk mengatasi nyeri persalinan dan pijat oksitosin untuk meningkatkan produksi ASI. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Responden dalam penelitian ini adalah Ny. H G1P0A0. Instrumen penelitian menggunakan metode dokumentasi SOAP dengan pola pikir manajemen Varney. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi pemeriksaan fisik, dan pencatatan data pada buku KIA. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada masalah selama kehamilan, bayi baru lahir, atau KB. Hasil yang saling melengkapi dengan intervensi aromaterapi lavender dapat menurunkan skala nyeri pada kala I persalinan. Sedangkan pijat oksitosin dapat meningkatkan produksi ASI pada masa nifas.
EFEKTIFITAS PEMBERIAN SUSU KACANG TANAH TERHADAP STATUS GIZI IBU HAMIL KURANG ENERGI KRONIK (KEK) DI PUSKESMAS KARANG ANYAR KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Agustina, Rika; Turlastri, Ike; Fauziah, Nur Alfi; kristianingsih, Ani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.37421

Abstract

Status gizi pada masa kehamilan yang kurang ditandai dengan LILA ibu atau disebut dengan kurang energi kronis (KEK). Provinsi Lampung prevalensi kekurangan energi kronik (KEK) pada ibu hamil sebesar 7,6%  Salah satu penanganan yang dapat dilakukan pada ibu hamil dengan KEK yaitu mengkonsumsi susu kacang tanah. Kacang tanah memiliki kandungan protein 25-30%, Kandungan protein biji kacang tanah merupakan parameter yang menentukan kualitas nutrisi mengatasi KEK. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui efektifitas pemberian susu kacang tanah terhadap status gizi ibu hamil kurang energi kronik (KEK) Di Puskesmas Karang Anyar Kabupaten Lampung Selatan. Desain penelitian pre ekperimental design dengan pendekatan one grup pretest and posttest, telah dilakukan pada tanggal 24 Juni – 24 Juli 2024. Populasi adalah seluruh ibu hamil dengan KEK sebanyak 22 ibu hamil per Juni 2024. Sampel berdasarkan rumus slovin didapatkan 20 responden dengan teknik purposive sampling. Analisa data menggunakan uji paired t-test. Instrumen yang digunakan SOP dan lembar observasi. Hasil olahan susu kacang tanah diberikan selama 30 hari berturut-turut sebanyak 41 ml untuk trimester 1 dan 60 ml untuk trimester II setiap jam 17.00 Wib. Hasil penelitian rata-rata LILA sebelum diberikan susu kacang tanah 22,7 cm dan LILA setelah diberikan susu kacang tanah 23,6 cm. Hasil uji paired t test diperoleh nilai p-value 0,000 (<0,05) sehingga disimpulkan bahwa pemberian susu kacang tanah efektif terhadap status gizi ibu hamil KEK.
Efektivitas Pengembangan Video Edukasi “Ayahanda Asi” Terhadap Peningkatan Pengetahuan Dan Dukungan Suami Dalam Pemberian Asi Eksklusif di TPMB Wilayah Kecamatan Duren Sawit suri, cut meliana; Rahayu, Sri; N.Si, Riza Dwi; Kristianingsih, Ani; Kumalasari, Desi
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 16, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v16i1.3110

Abstract

ASI memiliki banyak manfaat diantaranya menurunkan risiko terjadinya penyakit infeksi misalnya infeksi saluran pencernaan, infeksi saluran pernafasan, dan infeksi telinga. ASI juga dapat mencegah terjadinya penyakit non infeksi seperti penyakit alergi, obesitas, kurang gizi, asma, dan eksim, selain itu juga dapat meningkatkan kecerdasan anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pengembangan video edukasi dalam peningkatan pengetahuan dan dukungan suami dalam pemberian ASI eksklusif.Jenis penelitian ini adalah kuantitaif dengan desain quasy experiment, pendekatan penelitiannya adalah two group pre-test post-tes design dengan memberikan intervensi yang berbeda pada 2 kelompok. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Jumlah sample 30 orang. Teknik mengolah data dilakukan dengan uji independent T test dan dependent T test, kemudian uji Mann whitney dan uji Wilcoxon.Hasil uji statistik menunjukan bahwa terdapat perbedaan rata-rata pengetahuan dan dukungan suami dalam mendorong pemberian ASI eksklusif antara kelompok suami yang diberikan video edukasi “Ayahanda asi” dengan kelompok suami yang tidak diberikan video edukasi “Ayahanda asi” (p value=0,000 < 0,05). Dan hasil analisis lanjutan menunjukan bahwa video edukasi “Ayahanda asi” efektif dalam meningkatkan pengetahuan suami dalam” (p value=0,000 < 0,05) dan efektif dalam meningkatkan dukungan suami” (p value=0,000 < 0,05). Dalam mendorong keberhasilan ibu memberikan ASI eksklusif pada bayinya.Pengetahuan dan dukungan suami kepada para istri mesti ditingkatkan dengan cara promosi kesehatan melalui penyberan video edukasi tentang asi agar para suami tahu, mau dan mampu memberi dukungan kepada para istri saat memberikan ASI eksklusif bagi bayinya
Pengaruh Kombinasi Pijat Oksitosin dan Konsumsi Buah Pepaya (Carica papaya L.) terhadap Produksi Asi Ibu Nifas di Wilayah Kerja Puskesmas Pasiran Jaya Tahun 2024 Besmaya, Beniqna Maharani; Kurniawati, Laila; Kristianingsih, Ani; Fauziah, Nur Alfi
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v7i2.313

Abstract

Kegagalan dalam proses menyusui sering kali disebabkan oleh berbagai masalah, salah satunya adalah kurangnya produksi ASI. Namun, produksi ASI yang tidak lancar dapat diatasi melalui beberapa cara, seperti mengonsumsi buah pepaya (Carica papaya L.) dan melakukan pijat oksitosin. Pijat oksitosin berfungsi untuk merangsang refleks oksitosin, yang tidak hanya menenangkan ibu, tetapi juga membantu ASI keluar dengan sendirinya. Di sisi lain, buah pepaya mengandung lactagogum yang dapat meningkatkan laju sekresi dan produksi ASI dengan cara merangsang hormon prolaktin, sehingga produksi ASI dapat meningkat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kombinasi antara pijat oksitosin dan konsumsi buah pepaya (Carica papaya L.) terhadap produksi ASI pada ibu nifas. Desain penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode pra-kuasi eksperimen, yakni pretest-posttest with control group design. Intervensi pijat oksitosin dilakukan pada ibu nifas selama hari ke-3 hingga ke-9, dengan frekuensi satu kali sehari di pagi hari. Sebanyak 30 ibu nifas menjadi sampel dalam penelitian ini, di mana indikator kecukupan ASI diukur melalui frekuensi buang air kecil (BAK) bayi, frekuensi buang air besar (BAB) bayi, dan perubahan berat badan bayi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah perlakuan pijat oksitosin dan konsumsi Carica papaya L. , terjadi peningkatan yang signifikan pada produksi ASI. Uji statistik dengan chi-square menunjukkan nilai p sebesar 0,000.
Faktor Risiko Dismenore Primer pada Siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP X) Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan Kristianingsih, Ani
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 1, No 1 (2016): June
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.633 KB) | DOI: 10.30604/jika.v1i1.4

Abstract

Abstrak: Dismenore atau nyeri haid merupakan salah satu keluhan ginekologi yang paling umum pada perempuan muda yang datang ke klinik atau dokter. Hampir semua perempuan mengalami rasa tidak nyaman selama haid, seperti rasa tidak enak diperut bagian bawah dan biasanya disertai mual,pusing, bahkan pingsan. Hasil Pra Survei  pada siswi SMP menemukan 45 siswi (83%,) dari 54 siswi mengalami dismenore primer. Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui  faktor risiko dismenore primer pada siswi SMP. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswi SMP X Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan. Jenis penelitian ini penelitian kuantitatif. Desain penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi 163 mahasiswa. Penelitian ini menggunakan sampel seluruh populasi. Pengumpulan data digunakan dengan pengisian kuisioner oleh responden. Analisis data yang digunakan uji regresi logistik ganda. Hasil penelitian menunjukkan variabel yang memiliki hubungan terhadap dismenore primer adalah usia menarche (p value 0,001), masa menstruasi (p value 0,003), perokok (p value 0,005),dan olahraga (p value 0,001) sedangkan variabel yang tidak ada hubungan adalah riwayat dismenore primer dan obesitas. Faktor risiko yang paling dominan adalah usia menarche. Saran penelitian adalah melakukan upaya pencegahan dengan mengkonsumsi makanan bergizi, menghindari stress dan kelelahan. Penatalaksanaan yang dapat dilakukan saat terjadi dismenore primer dengan cara mengompres menggunakan air hangat atau mengkonsumsi obat analgetik. RISK FACTORS OF PRIMARY DISMINORE IN JUNIOR HIGH SCHOOL (SMP) IN DISTRICT NATAR OF SOUTH LAMPUNGAbstract: Dysmenorrhea or menstrual pain is one of the most common gynecological complaints in young women who come to the clinic or doctor. Almost all women experience discomfort during menstruation, such a bad taste in the belly bottom and is usually accompanied by nausea, dizziness, and even fainting. Results of  presurvey in student of Junior High School has found 45 female (83 %) of 54 students with primary dysmenorhea. Purpose of this study was to determine the risk factors of primary dysmenorhea in student of junior high school. The subjects were all students of junior high school (SMP X) in district Natar of South Lampung. The type of this research was quantitative research. Design analytical research with cross sectional approach. Total population of 163 students. This study used a sample of the total population. The collection of data used by filling the questionnaire by respondents. Analysis of the data used multiple logistic regression. The results showed that the variables have been associated with primary dysmenorrhea is the age of menarche (p value 0.001), menstruation  (p value 0.003), smokers (p value 0.005), and exercise (p value 0.001) while the variable that does not exist relationship is a history of primary dysmenorrhea and obesity. The study suggests the junior high school student to be able to take steps to prevent the consumption of nutritious foods, avoid stress and fatigue. Management efforts can be made in the event of primary dysmenorrhea by means of compressing used warm water or analgesic drugs.
Kegiatan penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan tentang IVA test sebagai deteksi dini kanker serviks Mutiara Salsabila; Silvera Andriyani; Renidha Aptrianingsih; Reki Meidha Anggraini; Yuningsih Yuningsih; Lilis Susanti; Nurhartati Nurhartati; Siti Julaikah; Iis Tri Utami; Ani Kristianingsih
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 3 (2025): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i3.30277

Abstract

Abstrak Kanker  serviks  merupakan  salah  satu  penyakit  reproduksi wanita dengan  angka  kematian  yang tinggi. Kejadian kanker serviks dapat dideteksi dengan metode Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA), IVA adalah suatu metode skrining kanker serviks dengan menggunakan larutan asam asetat 3-5% pada serviks dan melihat perubahan warna yang terjadi setelah melakukan olesan yang bertujuan untuk melihat adanya sel kanker yang mengalami displasia. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan wanita tentang deteksi dini kanker serviks dengan metode pemeriksaan IVA. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini dengan melalui penyuluhan, dan diskusi serta tanya jawab, dimana sebelum dan sesudah kegiatan peserta diberikan pretest dan posttest. Hasil kegiatan penyuluhan ini menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan yang dilakukan pada tanggal 11 Januari 2025 dengan jumlah peserta 16 peserta dapat meningkatkan pengetahuan peserta dari nilai presentase 6,25% menjadi 75% peserta paham mengenai deteksi dini kanker serviks. Kegiatan ini meningkatkan pengetahuan peserta mengenai cara mendeteksi adanya kanker serviks dengan metode IVA. Kata kunci: IVA; kanker serviks; pengetahuan Abstract Cervical cancer is one of the reproductive diseases in women with a high mortality rate. The incidence of cervical cancer can be detected by the Visual Inspection of Acetic Acid (IVA) method, IVA is a cervical cancer screening method using a 3-5% acetic acid solution on the cervix and observing the color changes that occur after applying the aim of seeing cancer cells that experience dysplasia. The purpose of this activity is to increase women's knowledge about early detection of cervical cancer with the IVA examination method. The method used in this activity is through counseling, and discussion and questions and answers, where before and after the activity participants are given a pretest and posttest. The results of this counseling activity show that the implementation of the activity carried out on January 11, 2025 with 16 participants can increase participant knowledge from a percentage value of 6.25% to 75% of participants understand early detection of cervical cancer. This activity increases participants' knowledge about how to detect cervical cancer with the IVA method. Keywords: cervical cancer; IVA; knowledge
Hubungan Perilaku Konsumsi Makanan Cepat Saji Dan Tingkat Stress Terhadap Kejadian Nyeri Haid (Dismenorhea) Pada Remaja Putri Di Mts Negeri I Pesawaran Tiyas Amalia; Ani Kristianingsih; Inggit Primadevi; Rini Wahyuni
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7285

Abstract

Berbagai masalah yang lazim terjadi pada masa remaja diantaranya Dismenorhea. Nyeri Haid (Dismenorhea) disebut juga kram menstruasi atau nyeri menstruasi. Menurut WHO (World Health Organization) Rata-rata insidensi terjadinya Nyeri Haid (Dismenorhea) pada wanita muda antara 16,8–81%. Di Indonesia prevalensi angka Nyeri Haid (Dismenorhea) sebesar 64,25%. Di MTS Negeri I Pesawaran diketahui pada tahun 2024 dikethaui 25% remaja yang mengeluh nyeri haid. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui Hubungan Perilaku Konsumsi Makanan Cepat Saji Dan Tingkat Stress Terhadap Kejadian Nyeri Haid (Dismenorhea) Pada Remaja Putri Di MTS Negeri I Pesawaran. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 85 ibu dengan sampel sebanyak 41 responden. Teknik sampling menggunakan Purposive Sampling. Analisi penelitian ini menggunakan uji Gamma. Perilaku konsumsi makanan cepat saji dengan kategori sering sebanyak 21 (51.2%), tingkat Stres ringan sebanyak 22 (53.7%), responden yang mengalami. Nyeri Haid (Dismenorhea) sebanyak 29 (70.7%). Hasil uji ststistic Nilai P Value 0,000 < nilai α (0,05) yang artinya ada Hubungan Tingkat Stress Terhadap Kejadian Nyeri Haid (Dismenorhea) Pada Remaja Putri Di MTS Negeri I Pesawaran dengan hasil (P 0.000) namum tidak ada Hubungan Tingkat Stress Terhadap Kejadian Nyeri Haid (Dismenorhea) Pada Remaja Putri Di MTS Negeri I Pesawaran (P 0.698). Diharapkan pada remaja untuk mengurangi konsumsi makanan cepat saji untuk menurunkan resiko kejadian Nyeri Haid (Dismenorhea).
Edukasi KB Implan untuk Meningkatan Pengetahuan dan Minat Wanita Usia Subur (WUS) di Puskesmas Sribhawono Devi, Melisa Rosiana; Wahyuni, Rini; Kristianingsih, Ani; Isnaini, Maulia; Dari, Wulan; Suliyanti, Eti; Hasiyati, Ratna; Setianingsih, Anjar Dewi; Emilia, Eva; Noviyana, Meta; Agustini, Agustini; Selvianasari, Santi; Nurhamidah, Nurhamidah; Puspitasari, Irma; Zuliasari, Wenny; Budiarti, Nana; Sari, Laila; Marliyani, Indah; Megawati, Megawati
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 3 (2026): Volume 9 Nomor 3 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i3.24859

Abstract

ABSTRAK Rendahnya penggunaan KB implan masih menjadi permasalahan di pelayanan kesehatan primer, termasuk di Puskesmas Sribhawono. Keterbatasan pengetahuan, persepsi negatif, dan kekhawatiran terhadap efek samping menjadi faktor yang memengaruhi rendahnya minat Wanita Usia Subur. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan minat Wanita Usia Subur terhadap penggunaan KB implan melalui edukasi kesehatan partisipatif. Kegiatan dilaksanakan di Puskesmas Sribhawono dengan melibatkan 30 Wanita Usia Subur berusia 15 sampai 49 tahun yang belum menggunakan metode kontrasepsi jangka panjang. Intervensi edukasi dilakukan melalui ceramah, diskusi, tanya jawab, dan pembagian leaflet. Tingkat pengetahuan diukur menggunakan kuesioner pretest dan posttest. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah edukasi, dengan nilai rata rata meningkat dari 57,83 menjadi 75,50 dan p value sebesar 0,000. Edukasi partisipatif dengan media leaflet terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan membentuk sikap positif terhadap KB implan sebagai metode kontrasepsi jangka panjang. Kata Kunci: KB Implan, Edukasi Kesehatan, Wanita Usia Subur, Pengabdian Masyarakat, Keluarga Berencana.  ABSTRACT Low utilization of implant contraception remains a challenge in primary health care services, including at Puskesmas Sribhawono. Limited knowledge, negative perceptions, and fear of side effects contribute to low acceptance among women of reproductive age. This community service activity aimed to increase knowledge and interest of women of reproductive age toward implant contraception through participatory health education. The activity was conducted at Puskesmas Sribhawono involving 30 women aged 15 to 49 years who were not using long term contraceptive methods. Educational interventions included lectures, discussions, question and answer sessions, and distribution of leaflets. Knowledge levels were measured using pretest and posttest questionnaires. Data were analyzed descriptively and using the Wilcoxon test. The results showed a significant increase in knowledge scores after the educational intervention, with the mean score increasing from 57.83 to 75.50 and a p value of 0.000. These findings indicate that participatory education using leaflet media effectively improves knowledge and encourages positive attitudes toward implant contraception. This activity supports efforts to increase the acceptance of longterm contraceptive methods in the community. Keywords: Implant Contraception, Health Education, Women of Reproductive Age, Community Service, Family Planning.
Co-Authors Abung, Sari Ideal Agustini Agustini, Agustini Andriyani, Dian Tuti Anggraini, Novita Dwi Anggraini, Riski Anis Halimah Atik januarti Atik januarti Azri Afdhalluddin Beniqna Maharani Besmaya Budiarti, Nana Candra Irawati Desi Kumalasari Devi, Melisa Rosiana Dewi Pratiwi Dewi Ratnasari Dewi, Vivian Nanny Lia Dhini Easter Yanti Dwi Wahyuni Eka Safitri Eka Tri Wulandari Emilia, Eva Endang Suryanti Ermawati, Ely Fauziah, Nur Alfi Feri Kameliawati Fitraluki Haning Fitriana Fitriana Fuziah, Nur Alfi Hamid Mukhlis Haryati, Yeni Hasiyati, Ratna Heni Anggraini Heni Anggraini, Heni Hikmah Ifayanti IDA RAHMAWATI Imas suryaningsih Indah Lestari Irma Puspitasari, Irma laila kurniawati Laila Sari Lilis Susanti Maria Susanti Marliyani, Indah MARTHALENA, YENNY Maulia Isnaini Maya Dwi Lestari Megawati - Mutiara Salsabila Mutiara, Violita Siska N.Si, Riza Dwi Neng Nurhickmah Nila Qurniasih Novira Apriana Noviyana, Meta Nurhamidah Nurhamidah Nurhartati Nurhartati Primadevi, Inggit Psiari Kusuma Wardani Qurniasih, Nila Rarasati, Diah Reki Meidha Anggraini Renidha Aptrianingsih Ria Citra Wulan Rika Agustina, Rika Rini Wahyuni Rini Wahyuni Riska Hediya Putri Sanjaya, Riona Selvianasari, Santi Setianingsih, Anjar Dewi Silvera Andriyani Siti Baniyah Siti Julaikah Siti Maesaroh Sri Puraeni SRI RAHAYU Sukarni Sukarni Sukarni Suliyanti, Eti suri, cut meliana Tahta Herdian Andika Tiyas Amalia Turlastri, Ike Utami, Iis Tri Utami, Vida Wira Wulan Dari, Wulan Yona Desni Sagita Yona Desni Sagita Yona Desni Sagita Yuningsih Yuningsih Zuliasari, Wenny Zulkifli