Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pemanfaatan Limbah Galian Aspal Hot Mix Pada Campuran Lapisan Pondasi Atas Terhadap Nilai California Bearing Ratio (Daya Dukung) Basri, Doni Rinaldi; Tisnawan, Rahmat; Edriansyah , Dede
Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Vol. 3 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jti.v3i1.898

Abstract

Limbah hasil galian Aspal Hot Mix (AHM) umumnya tidak dimanfaatkan kembali dan hanya menjadi tumpukan material bongkaran yang terbengkalai di lingkungan sekitar proyek. Material ini sering dianggap memiliki kualitas rendah dan tidak layak digunakan kembali sebagai bahan konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi pemanfaatan limbah galian AHM sebagai bahan campuran dalam pembuatan Lapis Pondasi Atas (LPA) pada konstruksi perkerasan jalan. Pengujian dilakukan dengan metode laboratorium menggunakan lima variasi campuran limbah galian AHM, yaitu 0%, 10%, 20%, 30%, 40%, dan 50%, menggantikan batu pecah ukuran 1–2 cm. Evaluasi kinerja dilakukan berdasarkan nilai rendaman California Bearing Ratio (CBR). Hasil pengujian menunjukkan bahwa campuran dengan 20% limbah galian AHM menghasilkan nilai CBR rendaman sebesar 100,2%, sedangkan campuran 30% menghasilkan nilai CBR rendaman sebesar 94,4%. Kedua nilai tersebut melebihi batas minimum yang disyaratkan dalam Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 Revisi 2, yaitu sebesar 90%. Dengan demikian, limbah galian AHM memiliki potensi yang baik sebagai material alternatif untuk LPA, yang tidak hanya mendukung efisiensi biaya, tetapi juga berkontribusi terhadap pengurangan limbah konstruksi.   Excavated Hot Mix Asphalt (HMA) waste is generally not reused and often accumulates as discarded demolition material in the vicinity of project sites. This material is frequently considered to be of low quality and unsuitable for reuse as construction material. This research aims to evaluate the potential of utilizing excavated HMA waste as a mixed material in the production of Base Course (LPA) for road pavement construction.The study was conducted using laboratory methods with five variations of excavated HMA waste mixtures: 0%, 10%, 20%, 30%, 40%, and 50%, replacing 1-2 cm crushed stone. Performance evaluation was based on the soaked California Bearing Ratio (CBR) values.The test results showed that the mixture with 20% excavated HMA waste yielded a soaked CBR value of 100.2%, while the 30% mixture resulted in a soaked CBR value of 94.4%. Both of these values exceed the minimum requirement of 90% stipulated in the Bina Marga General Specification 2018 Revision 2.Therefore, excavated HMA waste has good potential as an alternative material for Base Course (LPA), which not only supports cost efficiency but also contributes to the reduction of construction waste.  
Pekanbaru Town Square Development With Concept Mix Use Building (Shopping Mall, Hotel, Condotel, Convention, Sport Centre) Kurnain, Ahmad; Bambang Supeno; Muhammad Yazid; Rahmat Tisnawan; Rizki Ramadhan Husaini
Journal of Civil Engineering and Planning (JCEP) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Sarjana Teknik Sipil Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jcep.v6i1.10106

Abstract

This study assesses the financial feasibility of a privately financed infrastructure project under a Build-Operate-Transfer (BOT) scheme with a total investment of USD 76 million. The investment is distributed over a three-year construction phase, followed by a 30- to 60-year operation period generating annual net profits of USD 8.64 million. Key financial metrics including Net Present Value (NPV) and Internal Rate of Return (IRR) are utilized to evaluate the project. The results indicate a negative NPV of approximately USD -14.85 million for a 30-year operation, suggesting the project is not viable under a conservative time horizon. However, extending the operation to 60 years yields a positive NPV of USD +23.8 million and an estimated IRR of 11.7%, surpassing the assumed discount rate of 10%. These findings highlight the importance of operational duration in BOT projects and suggest that long-term operation is essential to achieve financial sustainability. Recommendations include extending the concession period and optimizing cost structures to enhance investment attractiveness.
Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Membuat Wedang Jahe Serai untuk Menambah Imunitas Wardati Raudah; Rahmat Tisnawan; Paula Ramona; Marcelin Octavia; Ranie Rahma Niza; Mhd Wahyudi Azmi; Akram Adi Poetra; Annisa Zulyanti; Selvi Ariani; Silvia Maharani; Ismawati; Armelia Khairunnisa; Attachira Br Ritonga; Pipit Ari Aznel; Andika Saputra
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v3i2.530

Abstract

Rejosari merupakan salah satu kelurahan yang ada di kecamatan Tenayan Raya, kota Pekanbaru, provinsi Riau yang memiliki 70 RT dan 17 RW dengan jumlah penduduk 18.840 jiwa. Kegiatan pengandian ini berlokasi di Posyandu Adinda kelurahan Rejosari, RW 10, RT 4. Fokus program kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN kelompok 22 yaitu peningkatan pengetahuan tentang khasiat TOGA secara ilmiah pada ibu-ibu kader Posyandu Adinda RW 10 melalui program budidaya tanaman toga sebagai minuman herbal keluarga. Kegiatan pengabdian kepada ibu-ibu kader Posyandu Adinda RW 10 oleh mahasiswa KKN kelompok 22 meliputi pelatihan penanaman dan pemanfaatan TOGA, pengolahan Jahe Merah menjadi Wedang Jahe Serai sebagai peningkat imunitas tubuh, dan terakhir pemberian tanaman TOGA sebagai apresiasi dari mahasiswa KKN kepada ibu-ibu kader Posyandu Adinda RW 10.
Analisis Genangan Banjir Akibat Pola Operasional Waduk PLTA Koto Panjang Berbasis Sistem Informasi Geografis Husaini, Rizki Ramadhan; Tisnawan, Rahmat; Setiawan, Debi
JEKIN - Jurnal Teknik Informatika Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jekin.v4i2.857

Abstract

Kabupaten Kampar merupakan daerah yang mempunyai waduk pembangkit listrik tenaga air terbesar di Provinsi Riau yaitu Waduk PLTA Koto Panjang yang berfungsi mengatur debit aliran masuk dan keluar. Permasalahan yang terkadang terjadi adalah curah hujan yang tinggi sehingga debit aliran masuk tidak dapat lagi ditampung oleh waduk. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis daerah genangan banjir pada pola operasional Waduk PLTA Koto Panjang di DAS Kampar. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa; data historis curah hujan di DAS Kampar, data inflow dan outflow dari waduk PLTA Koto Panjang dan data topografi dari DEMNAS. Adapun data primer berupa kondisi topografi dan penampang Sungai Kampar. Analisis debit banjir pada penelitian ini menggunakan metode Gamma I sedangkan untuk memetakan daerah genangan banjir berbasi sistem informasi geografis (SIG). Berdasarkan hasil analisis diperoleh debit banjir maksimum sebesar 1.911 m3/s. Selain itu penelitian ini memberikan hasil identifikasi potensi wilayah genangan banjir pada lokasi yang menjadi objek penelitian, yaitu genangan seluas 997,66 ha dengan sebaran luas berdasarkan kedalaman genangan 1 m meliputi luas 168,06 ha, kedalaman 2 m seluas 1 m. 230,85 ha, kedalaman 3 m 256,03 ha, kedalaman >3 m luas 342,72 ha.
PELATIHAN MEMBUAT DESAIN GAMBAR DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI AUTOCAD PADA SISWA SEKOLAH TINGKAT SLTA DI PONDOK PESANTREN KHOIRUL UMMAH AIR MOLEK KABUPATEN INDRAGIRI HULU , PROVINSI RIAU Yazid, Muhammad; Husaini, Rizki Ramadhan; Tisnawan, Rahmat; Salamun, Salamun; Lestari, Suci Shinta
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.37309

Abstract

AutoCAD adalah perangkat lunak komputer CAD untuk menggambar 2 dimensi dan 3 dimensi yang dikembangkan oleh Autodesk. Aplikasi ini digunakan untuk menggambar, mendesain gambar, menguji material dimana program tersebut mempunyai kemudahan dan keunggulan untuk membuat gambar secara tepat dan akurat. AutoCAD banyak digunakan oleh insinyur sipil, land developers, arsitek, insinyur mesin, desainer interior dan lain-lain. Dalam pengabdian ini, siswa santri ponpes Khoirul ummah diajarkan menggunakan AutoCAD dengan menggunakan software AutoCAD 2016. Kelebihan menggunakan software AutoCAD beberapa diantaranya adalah persiapan menggambar yang singkat dibandingkan dengan menggunakan meja gambar, AutoCAD memiliki yang tingkat akurasi tinggi, waktu penggambaran relative cepat, mudah direvisi karena kita tidak perlu untuk menghapus dan menggambar kembali bagian yang salah tersebut dengan penghapus karena kita langsung bisa menggunakan toolbars yang sudah disediakan pada software tersebut sehingga gambar menjadi rapi dan bersih. Hasil yang didapatkan pada pengabdian ini memberikan keterampilan soft skill bagi siswa sehingga mampu menggunakan aplikasi Autocad sejak dini, juga membangkitkan semangat belajar yang tinggi akan pendalamanan software tersebut. Pengenalan aplikasi ini terkhusus bagi santri ponpes Khoirul Ummah di tingkat SLTA akan menambah wawasan bagi santri tersebut dalam menentukan pilihan ketika mereka akan melanjutkan pendidikan di tingkat universitas nantinya.
EDUKASI DAN PENERAPAN TEKNOLOGI SEDERHANA PENGELOLAAN AIR BERSIH DI PONDOK PESANTREN AL QUDS PUTRA Tisnawan, Rahmat; Bagio, Toni Hartono; Basri, Doni Rinaldi; Kurnain, Ahmad; Surya, Afin; Lestari, Suci Shinta
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.37335

Abstract

Pondok Pesantren Al-Quds Putra menghadapi tantangan dalam menyediakan air bersih yang memadai, yang dapat berdampak negatif terhadap kesehatan santri dan lingkungan pesantren. Untuk mengatasi masalah ini, dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat yang berfokus pada edukasi dan penerapan teknologi sederhana pengolahan air bersih dengan metode filtrasi. Sistem filtrasi yang digunakan terdiri dari beberapa lapisan pasir, kerikil, dan karbon aktif yang berfungsi untuk menyaring partikel besar dan kotoran dari air. Kegiatan ini dimulai dengan sosialisasi dan pelatihan kepada santri dan pengurus pesantren mengenai pentingnya air bersih dan teknik pengolahan yang benar. Pemasangan sistem filtrasi dilakukan secara partisipatif, melibatkan seluruh elemen pesantren untuk memastikan pemahaman dan keterlibatan aktif. Hasil implementasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam kualitas air yang memenuhi standar kesehatan yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan. Selain itu, edukasi yang diberikan juga berhasil meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan santri. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa penerapan teknologi sederhana pengolahan air bersih di Pondok Pesantren Al-Quds berhasil meningkatkan kualitas air dan kesadaran lingkungan
Analysis Of Compressive Strength Of Foam Mortar With The Use Of Teratak Buluh Sand And Ringgit Sand Tisnawan, Rahmat; Doni Rinaldi Basri; Puspa Ningrum; Zulfikar, Adyus
JIM - Journal International Multidisciplinary Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Rumah Jurnal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jim.v1i2.479

Abstract

The core material in the manufacture of lightweight concrete (foam mortar) is influenced by the composition of the mixture of fine aggregate. The purpose of the study was to compare foam mortar with foaming agent using two types of fine aggregates from different sources, namely Teratak Buluh Sand, Kampar and Ringgit Sand, Indragiri Hulu. This study focuses on testing the properties of fine aggregate, flow value, bulk density and Unconfined Compression Strength (UCS) of foam mortar. The fine aggregate of Teratak Buluh has a mud content value of 0.50% while the ringgit sand silt content value is higher with a 1.92% mud content percentage value where the maximum silt content value is 3%. In this study, both types of aggregates had variations in the mixture of sand to cement, namely 18/82%; 16/84%; 15/85%; 14/86% and 12/88%. The flow value in a mixture of 14/86% Teratak Buluh Sand and a mixture of 12/88% ringgit sand has a flow value of 19.00 cm which is the highest value of the five variations. Teratak Buluh sand mixture of 14/86% has a higher value than the five variations, which is 781.67 Kg/m3 while ringgit sand has the highest density value of 758.12 Kg/m3 in a mixture of 12/88%. The value of Unconfined Compression Strength (UCS) using Teratak Buluh sand is superior when compared to the use of ringgit sand. The average value of the Unconfined Compression Strength (UCS) of lightweight foam mortar material from the use of mixed teratak buluh sand of 14/86% (1136.80 kPa) and 12/88% (1175.78 kPa) has the highest value which is close to the reference Unconfined Compression Strength (UCS) of the mixture. 15/85% (1253.73 kPa) while the mixture was 18/82%; 16/84% Teratak Buluh and 18/82%; 16/84%; 15/85%; 14/86%; 12/88% ringgit sand has the lowest f Unconfined Compression Strength (UCS) which does not meet the design Unconfined Compression Strength (UCS) of 1000 kPa and 800 kPa based on the SE-PUPR-46-SE-M-2015 specifications.
Marshall Performance Analysis Of Eggshells And Cement As Filler In Asphalt Concrete Mixtures (AC - WC) Tisnawan, Rahmat; Rizki Ramadhan Husaini; Ahmad Kurnain; Rendi Saputra
JIM - Journal International Multidisciplinary Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Rumah Jurnal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jim.v2i1.633

Abstract

Roads are transportation infrastructure whose needs in Indonesia continue to increase, along with the increasing number of vehicles. Road construction is a construction that receives traffic loads, therefore it is expected that a road pavement layer must have a strong pavement construction and be able to receive loads from traffic users. AC-WC (Black-top Concrete - Wearing Course) asphalt layer is a road pavement construction consisting of asphalt composition, coarse aggregate, fine aggregate and filler. Fillers in asphalt mixtures function to increase the binding power of AC-WC asphalt, so as to improve mixture stability and fillers can fill the voids between aggregate particles, filler commonly used is stone ash. This research will be conducted with the addition of broiler eggshell filler and porland cement in the Asphalt Concrete wearing Course (AC-WC) mixture. The research was conducted with an experimental method conducted in the Civil Engineering laboratory of Abdurrab University. The specification used in this study is Public Road Revision 2 Year 2018, The optimum asphalt content (KAO) used was 6.5%. Based on the results of the study, the largest marshall stability and melting value is found in the 100% cement filler variation, which is 1772.7 Kg and the value of flow value (melting) 3.77 mm while the largest marshall quotient (MQ) value is found in the 25% eggshell filler variation, 75% cement, which is 529.2 Kg/mm.
Analisis Produktifitas Alat Berat pada Pekerjaan Timbunan Proyek Jalan Tol Padang-Sicincin STA.13+300 - 13+900 Aprillia Rani Hamidah; Puspa Ningrum; Rahmat Tisnawan
aspal Vol 1 No 2 (2023): Aspal : Jurnal Aspirasi Teknik Sipil
Publisher : Unmuh Babel Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35438/aspal.v1i2.26

Abstract

The toll road of Padang - Sicincin uses earth embankments in the construction process. In earth filling work, there is a target that must be met, namely that it must be able to spread and compact the soil by 1,474,809 m3/day, where this volume is the plan to meet the target that has been set. The problem that is currently occurring is that the land for the toll road entrance at STA 13+300 – 13+900 on Jalan Nagari Lubuk Alung has just been acquired in 2022. From the results of a field inspection that took approximately a week, there was a delay in terms of landfill work. in the field. Therefore, it is necessary to research to find out the causes of delays. The focus of this research is to determine the productivity of heavy equipment to determine solutions to catch up with work delays that are occurring. After conducting a review in the field, the results obtained from each heavy equipment were 1,471,150 m3/day (excavator), 1,464,610 m3/day (dump truck), 3,086,070 (bulldozer), and 4,150,272 m3/day. (vibro roller). From the results obtained, the excavators and dump trucks in the field were unable to meet the planned targets. Therefore, the handling efforts carried out are by increasing the number of excavators and dump trucks working in the field. Based on the results of calculations and analysis, to complete the embankment work on time, increase the number of tools by two units for excavators and three units for dump trucks. With this additional simulation, the time required to complete work in the field is 13 days faster than the planned time that had been made.
Analisis Konstruksi Substruktur Jembatan Rangka Baja Sungai Rokan Kiri di Kota Tengah Kabupaten Kampar Kurnain, Ahmad; Yazid, Muhammad; Tisnawan, Rahmat; Basri, Doni Rinaldi; Ningrum, Puspa
Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Vol. 4 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jti.v4i3.1261

Abstract

Penelitian ini membahas perencanaan teknis bangunan bawah jembatan, khususnya abutment pada Jembatan Rangka Baja Sungai Rokan Kiri di Kota Tengah, Kabupaten Kampar. Metode penelitian yang digunakan meliputi studi literatur dan studi desain, dengan pengumpulan data primer berupa hasil sondir, data tanah, topografi, serta hidrografi aliran sungai. Analisis dilakukan terhadap beban yang bekerja pada abutment, meliputi beban vertikal, beban horizontal, serta tekanan tanah lateral. Faktor keamanan terhadap geser (SF-{geser}) dan guling (SF-{guling}) dihitung untuk memastikan stabilitas konstruksi. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa abutment yang direncanakan memenuhi kriteria keamanan yang dipersyaratkan, baik terhadap gaya geser maupun gaya guling, sesuai dengan standar peraturan Departemen Pekerjaan Umum. Dengan demikian, rancangan bangunan bawah jembatan ini dapat dinyatakan layak secara teknis dan aman digunakan dalam mendukung beban lalu lintas di atasnya.   This study discusses the technical planning of bridge substructures, particularly the abutment of the Steel Truss Bridge over the Rokan Kiri River in Kota Tengah, Kampar Regency. The research methods employed include a literature review and design study, with primary data collection consisting of cone penetration test (CPT) results, soil data, topographic data, and river flow hydrology data. The analysis focuses on the loads acting on the abutment, including vertical loads, horizontal loads, and lateral earth pressure. Safety factors against sliding (SF_sliding) and overturning (SF_overturning) are calculated to ensure the structural stability of the abutment. The calculation results indicate that the planned abutment meets the required safety criteria against both sliding and overturning forces in accordance with the standards set by the Ministry of Public Works. Therefore, the design of the bridge substructure can be considered technically feasible and safe to support traffic loads above it.