Claim Missing Document
Check
Articles

INTEGRASI LEAN CONSTRUCTION DAN MANAJEMEN RISIKO BERBASIS JAVA PROGRAMMING GUNA OPTIMASI BIAYA KONSTRUKSI PRECAST Citra, Zel; Wibowo, Paksi Dwiyanto; Malinda, Yosie; Wibisono, Anom; Ashadi, Reza Ferial; Elza, Suci Putri; Apdeni, Risma
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi Volume 13, Nomor 1, April Tahun 2025
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v13i1.4336

Abstract

Proyek konstruksi pembangunan Hotel & Resort di Samosir adanya potensi terjadinya keterlambatan pekerjaan. Oleh karena itu diperlukan satu inovasi dalam upaya peningkatan kinerja biaya melalui integrasi metode Lean Construction dan manajemen risiko berbasis  Java Programming pada proses forecasting untuk optimasi kinerja biaya proyek konstruksi bangunan precast. Lean Construction merupakan metode yang bertujuan untuk simulasi peningkatan value atau nilai tambah produksi serta mengurangi biaya operasi (waste). Sedangkan manajemen risiko merupakan tata kelola untuk menentukan rencana tindak lanjut atas beberapa kejadian yang memiliki dampak pada kelangsungan suatu proyek. Dalam hal ini integrasi atas dua metode tersebut akan dibuat dalam sebuah program pemodelan berbasis Java Programming. Hasil dari simulasi integrasi metode Lean Construction dan manajemen risiko, dimana besarnya biaya risiko sebelum dioptimasi yaitu Rp 14,753milyar. Selanjutnya dari hasil analisis optimasi dengan Lean Construction dan manajemen risiko berbasis aplikasi Java Programming,maka hasilnya adalah biaya risiko turun sebesar 51% menjadi Rp 7,230milyar. 
Development of a simulation-based learning model for building information modeling course in vocational civil engineering education Ari Syaiful Rahman Arifin; Faisal Ashar; Risma Apdeni
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol. 12 No. 1 (2026): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020266675

Abstract

The rapid adoption of Building Information Modeling (BIM) in the construction industry requires vocational civil engineering graduates to develop competencies beyond technical modeling skills, including interdisciplinary coordination and collaborative project workflows. However, BIM instruction in vocational higher education remains predominantly software-oriented and lacks structured integration of authentic industry practices within formal coursework. This study aimed to develop and validate a semester-integrated simulation-based learning model embedded in a compulsory BIM course. Using a Research and Development approach based on the ADDIE framework, the study involved competency gap analysis, model design, expert validation, and classroom implementation. Five experts—two BIM academics, one instructional design specialist, and two industry practitioners—evaluated the model, resulting in an overall mean feasibility score of 4.48 (SD = 0.18), categorized as Highly Valid. The model was implemented over one semester with 32 fourth-semester students. CLO-aligned performance assessment showed average scores of 82.6 in modeling accuracy, 79.4 in coordination quality, 84.1 in clash detection effectiveness, and 86.3 in teamwork, while 81% of students reported improved understanding of interdisciplinary BIM workflows. The findings demonstrate that structured simulation supports industry-aligned competency development in vocational BIM education.
Interoperabilitas Revit-ETABS pada Desain Struktur Atas Rumah Sakit Umum XYZ Faiza Muharma; Ari Syaiful Rahman Arifin; Risma Apdeni; Fajri Yusmar
Konstruksia Vol 17 No 2 (2026): Jurnal Konstruksia Vol 17 No. 2 Tahun 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jk.17.2.33-44

Abstract

Penerapan BIM (Building Information Modeling) memberikan efisiensi tinggi dalam proyek konstruksi, namun proses interoperabilitas antara perangkat lunak pemodelan dan analisis struktur masih sering menghadapi hambatan kehilangan data. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja interoperabilitas transfer model struktural dari Autodesk Revit ke CSI ETABS menggunakan skema OpenBIM berformat IFC (Industry Foundation Classes) pada struktur atas Rumah Sakit Umum XYZ. Evaluasi dilakukan melalui simulasi numerik untuk mengukur tingkat keberhasilan transfer berdasarkan kelengkapan elemen, akurasi data, efisiensi waktu, serta validitas luaran komputasi yang mencakup manual joint reaction, partisipasi massa ragam, dan simpangan antar lantai (story drift) sesuai SNI 1726:2019. Hasil penelitian mengidentifikasi adanya degradasi data yang signifikan pada elemen frame, di mana ETABS hanya berhasil membaca 39% elemen kolom dan 44% elemen balok. Sebaliknya, metode ini menunjukkan keandalan mutlak pada elemen shell, dengan tingkat keberhasilan transfer pelat lantai dan dinding geser mencapai 100%. Dari segi durasi, proses komputasi transfer memakan waktu 216 detik. Lebih lanjut, kendala pembacaan definisi beban memicu warning log, sehingga menuntut pengguna melakukan pemetaan material dan pendefinisian beban ulang secara manual. Meskipun menuntut intervensi perbaikan manual, model komputasi akhir terbukti stabil dan seluruh parameter respons strukturnya sepenuhnya memenuhi ambang batas aman yang disyaratkan. Mengacu pada hasil tersebut, skema Revit-ETABS via IFC sangat direkomendasikan untuk proyek yang didominasi elemen luasan. Guna menekan beban kerja perbaikan manual pasca-transfer, manajemen BIM disarankan menyusun SOP (Standar Operasional Prosedur) pemodelan yang ketat guna memastikan kepresisian klasifikasi elemen dan konektivitas garis analitik di Revit sebelum model diekspor. Kata kunci: BIM (Building Information Modelling), Interoperabilitas, Struktur, Revit, ETABS.
IMPLEMENTASI BIM DALAM ANALISIS QUANTITY TAKE OFF DAN SCHEDULING SIMULATION DAN PEKERJAAN PLUMBING PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG X Dilla Aulia Syafitri; Risma Apdeni
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v6i4.137683

Abstract

Perkembangan teknologi konstruksi, khususnya Building Information Modeling (BIM), telah memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan efisiensi perencanaan dan pelaksanaan proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan metode Quantity Take-Off (QTO) berbasis BIM menggunakan Autodesk Revit pada pekerjaan plumbing gedung, sehingga dapat menghasilkan perhitungan volume yang akurat dan efisien. Metode penelitian meliputi pengumpulan data proyek, pemodelan 3D plumbing, serta analisis hasil QTO yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan BIM QTO mampu meminimalisasi kesalahan perhitungan volume material, mempercepat proses estimasi, dan meningkatkan akurasi data Rencana Anggaran Biaya (RAB). Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa BIM QTO layak diadopsi dalam proyek konstruksi sebagai metode estimasi yang lebih efektif dibandingkan metode konvensional.
ANALISIS TINGKAT PELAYANAN FASILITAS PEDESTRIAN JALAN PASAR BARU KOTA PADANG Frisca Dini Irawan; Risma Apdeni; Faisal Ashar; Fitra Rifwan
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v6i4.1418

Abstract

Kota Padang sebagai ibu kota Provinsi Sumatera Barat menghadapi tantangan dalam penyediaan fasilitas pedestrian yang memadai, khususnya di kawasan komersial yang padat seperti Jalan Pasar Baru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pelayanan (Level of Service/LOS) fasilitas pedestrian di Jalan Pasar Baru berdasarkan parameter arus, kecepatan, kepadatan, dan ruang pejalan kaki. Metode yang digunakan adalah survei lapangan dengan pengambilan data primer berupa arus dan kecepatan pejalan kaki selama lima hari pada jam puncak pagi dan sore. Data dianalisis menggunakan rumus dari Highway Capacity Manual (HCM) 2000 dan standar Peraturan Menteri Pekerjaan Umum (Permen PU) No. 03/PRT/M/2014. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebar efektif trotoar hanya 2 m dari total 3,8 m akibat alih fungsi untuk parkir kendaraan. Tingkat pelayanan (LOS) bervariasi antara Level B hingga C. LOS B diperoleh pada hari Jumat dengan ruang pejalan kaki 4,48 m²/orang dan arus 11,06 orang/menit/m. Sementara itu, LOS C didapatkan pada hari Sabtu, Minggu, Senin, dan Selasa dengan ruang antara 2,02–3,35 m²/orang dan arus 13,6–14,4 orang/menit/m. Kondisi ini mengindikasikan bahwa fasilitas pedestrian belum optimal dan mengalami penurunan kenyamanan pada hari libur serta weekday tertentu. Untuk meningkatkan LOS, diperlukan penegakan aturan terhadap parkir di badan trotoar, pengaturan pedagang kaki lima, dan penerapan sanksi bagi pelanggar. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah daerah dalam perencanaan dan pengelolaan fasilitas pedestrian yang berkelanjutan.