Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN PENGGUNAAN COTTON BUD UNTUK TOILET TELINGA DENGAN DERAJAT KELUHAN GATAL BERDASARKAN NILAI VAS Nadiya Alifa Nur Istiqomah; Nur Qamariah; Rahmiati Rahmiati; Alex Syamsuddin; Lisda Hayatie
Homeostasis Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ht.v6i2.9996

Abstract

Cotton bud merupakan alat yang sering digunakan untuk mengorek telinga. Penggunaan cotton bud di liang telinga menimbulkan trauma lokal, sehingga memudahkan terjadinya iritasi, inflamasi, hingga infeksi yang dapat menimbulkan keluhan telinga gatal. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan frekuensi dan jumlah penggunaan cotton bud untuk toilet telinga dengan derajat keluhan gatal berdasarkan nilai VAS. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik menggunakan pendekatan cross-sectional dengan uji Kolmogorov-Smirnov. Pengambilan sampel secara purposive sampling menggunakan kuesioner didapatkan 52 sampel mahasiswa FK ULM angkatan 2019-2021. Hasil penelitian menunjukkan frekuensi penggunaan cotton bud terbanyak adalah jarang (≤1 kali seminggu), dan mayoritas mahasiswa menggunakan cotton bud dengan jumlah banyak (>1 batang). Intensitas keluhan gatal terbanyak yang dirasakan adalah derajat ringan, diikuti sedang, dan berat. Kesimpulan pada penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan yang bermakna, baik pada analisis frekuensi penggunaan, maupun jumlah cotton bud dengan derajat keluhan gatal pada telinga berdasarkan nilai VAS.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PERSEPSI DENGAN PENERIMAAN VAKSINASI COVID-19 PADA PEDAGANG PASAR BAUNTUNG KOTA BANJARBARU Nur Widy Wulandari; Nika Sterina Skripsiana; Noor Muthmainah; Farida Heriyani; Lisda Hayatie
Homeostasis Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ht.v6i2.10001

Abstract

World Health Organization (WHO) secara resmi mengumumkan nama penyakit Coronavirus Disease 2019 atau yang biasa disebut COVID-19 sebagai pandemi. Vaksinasi  COVID-19 diharapkan dapat  memutus rantai  penularan COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan persepsi dengan penerimaan vaksinasi COVID-19 pada pedagang Pasar Bauntung Kota Banjarbaru. Metode penelitian yang digunakan adalah observasional analitik, dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 90 pedagang Pasar Bauntung Kota Banjarbaru. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa 62 orang (68,9%) memiliki pengetahuan baik, 28 orang (31,1%) memiliki pengetahuan kurang; 46 orang (51,1%) memiliki persepsi positif, 44 orang (48,9%) memiliki persepsi negatif; 59 orang (65,6%) menerima vaksinasi COVID-19, 31 orang (34,4%) tidak menerima vaksinasi COVID-19. Hasil uji chi-square menunjukkan terdapat hubungan antara pengetahuan dengan penerimaan vaksinasi (p-value 0,000) dan terdapat hubungan antara persepsi dengan penerimaan vaksinasi COVID-19 pada pedagang Pasar Bauntung Kota Banjarbaru (p-value 0,000). 
Health education for housewife ini utilizing household waste Ika Kustiyah Oktaviyanti; Lisda Hayatie; Joharman Joharman; Hendra Wana Nur'amin; Wahyuni Wahyuni; Nur Annisa Humaira; Auryn Widyananda Sindunata; Agatha Theodora Desvita Raharjo; Nasywa Melanie Sugiyanto; Hana Najma Maulidya
Community Empowerment Vol 8 No 7 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.8819

Abstract

The volume of waste originating from households is increasing day by day, this condition will cause new problems such as disease outbreaks and a decrease in environmental quality. The purpose of this community service is to improve and empower housewives in managing organic waste originating from household organic waste. The method of this program is health education with material explanations, demonstrations, and discussions. As a result, participants know the steps to make compost/fertilizer from household waste and are able to produce it properly.
Enhancement of Knowledge Regarding Worm Diseases in Sungai Madang Village, Sungai Tabuk District, South Kalimantan Lisda Hayatie; Hendra Wana Nur'amin; Erida Wydiamala; Isnaini; Hilma Wardatina; Kartika Veranisa Putri; Ika Novitasari; Andi Azizah M Budiarman
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bestari Vol. 2 No. 10 (2023): October 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/jpmb.v2i10.6365

Abstract

Sungai Madang Village, located in Sungai Tabuk District, poses a heightened risk of intestinal worm infections due to its proximity to the river. Many residents lack awareness of these infections. Thus, our community service initiative focuses on providing essential health information about worm infections, including risk factors, consequences, and prevention through deworming medications. Our methods involve discussions, lectures, and interactive Q&A sessions. Evaluation includes pre- and post-test assessments, with 39 participants, mainly housewives, involved. In conclusion, our community service significantly increased participants' worm infection knowledge by 59%. We aim to empower households, especially housewives, to better protect their families against worm infections.
Pemeriksaan Kesehatan dan Pengobatan Gratis pada Masyarakat Bantaran Sungai Martapura (RT. 01 Desa Keliling Benteng Ulu) Husin, Gt Muhammad Irhamna; Silapurna, Endah Labati; Fujiati, Fujiati; Hayatie, Lisda
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 4 No. 1 Januari 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v4i1.3712

Abstract

Sasaran kegiatan pengabdian kepada masyarkat oleh civitas akademika PSKPS FK ULM adalah masyarakat di RT 01, Desa Keliling Benteng Ulu, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar yang tinggal di bantaran sungai Martapura. Kegiatan pengabdian ini mempunyai tema Pemeriksaan Kesehatan Dan Pengobatan Gratis Pada Masyarakat Bantaran Sungai Martapura (RT. 01 Desa Keliling Benteng Ulu). Pemilihan masyarakat yang tinggal di bantaran sungai martapura menjadi salah satu motivasi untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis. Beberapa penyakit yang teridentifikasi di lingkungan masyarakat RT. 01 diantaranya adalah 1) sebagian ibu-ibu dan bapa-bapa mengalami kebas di tangan baik sebagian atau kedua belah tangan, 2) terdapat sebagian warga mengalami mata perih, 3) Mayoritas masyarakat RT. 01 memiliki riwayat kolesterol yang tinggi, 4) Mayoritas masyaraka RT. 01 memiliki riwayat tensi darah yang tinggi dan 5) sebagian warga terlebih khusus para anak-anak dan remaja mengalami penyakit kulit. Fenomena yang ditemui di RT. 01 kemungkinan disebabkan karena habit gaya makan yang tidak terpola seperti suka makan gorengan dan berlemak. Di samping itu higiene dan sanitasi masyarakat dan lingkungan yang masih kurang bersih serta adanya agen penyakit di sekitarnya. Masyarakat yang sakit berupaya untuk melakukan sendiri dengan obat-obatan yang tersedia di warung terdekat dai ke Puskesmas. Upaya yang dilakukan ialah 1) pemberian edukasi kepada masyarakat mengenai makanan yang baik untuk dikonsumsi dan hidup bersih, 2) pemeriksaan sekaligus pengobatan gratis. Kegiatan ini dimulai dengan persiapan koordinasi dengan aparat desa dan jajarannya dilanjutkan dengan pemeriksaan dan pengobatan gratis, meliputi edukasi pola makan sehat dan hidup bersih, pengukuran berat badan, pengkuran tinggi badan, pemeriksaan tensi darah, pemeriksaan kolesterol, pemeriksaan gula darah, pemeriksaan asam urat dan pemeriksaan fisik yang dilakukan oleh dokter serta di akhir dengan pemberian obat.
LITERATURE REVIEW: POLA KEPEKAAN SALMONELLA TYPHI TERHADAP ANTIBIOTIK PADA PASIEN DEMAM TIFOID ANAK Batosamma, Novatalia; Muthmainah, Noor; Rahmiati, Rahmiati; Pratiwi, Dewi Indah Noviana; Hayatie, Lisda
Homeostasis Vol 6, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ht.v6i3.11476

Abstract

Typhoid fever is one of the major health problems in the world, especially in developing countries. The highest typhoid fever morbidity is found in children, especially school age children. Patients often self-medicate with antibiotics, the main antibiotic of choice for typhoid fever in Indonesia is chloramphenicol but in some places resistance to the chloramphenicol group has been reported. When writing, related literature is examined using search results from Google Scholar and PubMed - MEDLINE, two medical journal databases. articles from 2012 to 2019 that were published in English. This literature study contained a total of 8 papers. The article published in this literature review shows the presence of resistant isolates in the Salmonella thypi antibiotic susceptibility test in the main therapy given. In some cases, they have resistance to ceftriaxone, cefuroxime, amoxicillin, ampicillin, ciprofloxacin, augmentin, fluoroquinolones, azithromycin, and nalidixic acid. Some of the drugs mentioned as sensitive to S. Typhi are Cefixime, ceftriaxone, chloramphenicol, ofloxacin, cefepime, quinolones, and third generation cephalosporins. 
PROFIL PASIEN HIV DI POLIKLINIK VCT RSUD ULIN BANJARMASIN TAHUN 2021-2022 Darwis, Muhammad Wisnu Adi; Zaitun, Nani; Rahmiati, Rahmiati; Nur’amin, Hendra Wana; Hayatie, Lisda
Homeostasis Vol 7, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ht.v7i3.14536

Abstract

Abstract: Human Immunodeficiency Virus is a major threat and problem in the health sector. The aim of the study was to describe the profile of HIV patients at the VCT Polyclinic of Ulin Banjarmasin Hospital in 2021-2022. The research method is descriptive observational using secondary data from the VCT Polyclinic registration books and PDE. The results showed that there were 147 HIV cases with the highest cases in 2022 totaling 75 patients (51%). Based on variables, the most cases in 2021 were age groups 17-25 and 26-35 years (26%), male gender (72%), Banjarmasin domicile (56%), working status (44%), secondary education level (47%), key population MSM (22%), heterosexual transmission (26%), clinical stages 3 and 4 (24%), opportunistic tuberculosis infection (15%), first line therapy regimen (93%), and CD4 count <100 cells/mm3 (32%). Whereas in 2022, the highest number of cases were in the age group of 26-35 years (40%), male gender (67%), Banjarmasin domicile (59%), working and non-working status (36%), no school education (27%), key population of MSM (34%), homosexual transmission (40%), clinical stage 4 (45%), opportunistic tuberculosis infection (15%), first line therapy regimen (97%), and CD4 count <100 cells/mm3 (27%). The number of cases of opportunistic infections based on the highest CD4 count was tuberculosis with 7 patients in 2021 and 12 patients in 2022 with the highest CD4 count for the appearance of opportunistic infections, namely <100 cells/mm3 (74%).  Keywords: HIV, patients profile, opportunistic infection, key populations, Banjarmasin. Abstrak: Human Immunodeficiency Virus merupakan ancaman dan permasalahan utama bidang kesehatan. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan profil pasien HIV di Poliklinik VCT RSUD Ulin Banjarmasin tahun 2021-2022. Metode penelitian yaitu observasional deskriptif menggunakan data sekunder dari buku registrasi Poliklinik VCT dan PDE. Hasil penelitian menunjukkan kasus HIV sejumlah 147 pasien dengan kasus tertinggi tahun 2022 sejumlah 75 pasien (51%). Berdasarkan variabel, kasus terbanyak tahun 2021 yaitu kelompok umur 17-25 dan 26-35 tahun (26%), jenis kelamin laki-laki (72%), domisili Banjarmasin (56%), status bekerja (44%), tingkat pendidikan menengah (47%), populasi kunci LSL (22%), penularan heteroseksual (26%), stadium klinis 3 dan 4 (24%), infeksi oportunistik tuberkulosis (15%), regimen lini terapi pertama (93%), dan jumlah CD4 <100 sel/mm3 (32%). Sedangkan tahun 2022 kasus terbanyak yaitu kelompok umur 26-35 tahun (40%), jenis kelamin laki-laki (67%), domisili Banjarmasin (59%), status bekerja dan tidak bekerja (36%), pendidikan tidak sekolah (27%), populasi kunci LSL (34%), penularan homoseksual (40%), stadium klinis 4 (45%), infeksi oportunistik tuberkulosis (15%), regimen lini terapi pertama (97%), dan jumlah CD4 <100 sel/mm3 (27%). Jumlah kasus infeksi oportunistik berdasarkan jumlah CD4 terbanyak yaitu tuberkulosis sebanyak 7 pasien di tahun 2021 dan 12 pasien di tahun 2022 dengan jumlah CD4 terbanyak munculnya infeksi oportunistik yaitu <100 sel/mm3 (74%). Kata-kata kunci: HIV, profil pasien, infeksi oportunistik, populasi kunci, Banjarmasin.
Prevention of Hypertension through the Use of Homemade Herbs and Supplements Fujiati, Fujiati; Isnaini, Isnaini; Joharman, Joharman; Audhah, Nelly Al; Asnawati, Asnawati; Hayatie, Lisda; Sari, Annida Permata; Irawanto, Irawanto
Asian Journal of Community Services Vol. 3 No. 12 (2024): December 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ajcs.v3i12.12913

Abstract

Globally, approximately 1.28 billion individuals are affected by hypertension, a Non-Communicable Disease (NCD) that represents the second leading risk factor for premature death. Hypertension raises the risk of cardiovascular disease, a global health challenge. Hypertension can result from a lack of information on the disease. Hypertension can be controlled and prevented at the community level through education, the introduction of antihypertensive plants, and training in herbal supplements. To improve public health in West Martapura, counseling and training sessions were held with the PKK. Visual media, leaflets, and demonstrations were used. The mean posttest scores for knowledge about hypertension prevention and control, knowledge of herbal plants with antihypertensive properties, and knowledge and skills in making health supplements from herbal plants were 90.5, 89.0, and 84.5, respectively.
Membangun Hidup Sehat Tanpa Hipertensi (Manajemen Pengendalian dan Pencegahan Hipertensi Mandiri, Mengenal Tanaman Herbal Antihipertensi, dan Membuat Suplemen Herbal Sendiri): Building a Healthy Life Without Hypertension (Self-Management of Hypertension Control and Prevention, Getting to Know Antihypertensive Herbal Plants, and Making Your Own Herbal Supplements) Fujiati, Fujiati; Isnaini, Isnaini; Joharman, Joharman; Asnawati, Asnawati; Al Audhah, Nelly; Silapurna, Endah Labaty; Hayatie, Lisda; Setyohadi, Dwi
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 4 (2025): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v10i4.8509

Abstract

Hypertension is a major risk factor for cardiovascular disease, posing significant public health challenges globally. The prevalence of hypertension with uncontrolled blood pressure and its increasing number is not only caused by individual negligence but can be caused by community ignorance as a result of a lack of information on a disease. Measures to control and prevent hypertension in the community can be carried out including hypertension self-management education, introduction of antihypertensive plants, and training in making health supplements from herbs. To improve the degree of public health and knowledge of the community in the area of West Martapura Subdistrict, counseling, and training were conducted with the PKK mobilizing team of West Martapura Subdistrict using visual (electronic) media, leaflets in the form of education and demonstrations of making health supplements (fermented garlic). In this activity, the average post-test results of knowledge about self-management of hypertension prevention and control were 90.5, the average knowledge of herbal plants that have the potential as antihypertensives was 89.0 and the average post-test value of knowledge and skills in making health supplements from herbal plants in the form of fermented garlic was 84.5.
GC-MS Profiling and Inhibitory Effect on UV-C Exposure Induced Eryrhrocyte Damage of Sungkai Leaf: A Potential Novel Antioxidant Agent Mashuri, Mashuri; Suhartono, Eko; Muthmainah, Noor; Hayatie, Lisda; Assyfa, Nadia Salma Nazwa; Husna, Hanna Dwi Aprilia; Febrianti, Helma
Jurnal Pharmascience Vol 12, No 2 (2025): Jurnal Pharmascience
Publisher : Program Studi Farmasi FMIPA Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v12i2.23081

Abstract

Daun sungkai (Peronema canescens Jack.) meruapakan tumbuhan yang dikenal memiliki berbagai manfaat farmakologis, termasuk sebagai antiinflamasi, antimikroba, dan antioksidan.  Tumbuhan ini mengandung senyawa fenolik, flavonoid, tanin, dan saponin yang dapat berperan seabagai antioksidan. Berkaitan dengan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil fitokimia dengan GC-MS. Selain itu, juga akan membuktikan aktivitas antioksidan ekstrak daun sungkai dalam menhambat kerusakan membran eritorit akibat pajanan sinar UV. Daun Sungkai diperoleh dari KHDTK Mandiangin diektrak dengan pelarut methanol dengan metode maserasi. Hasil ektrak dilakukan uji GC-MS dan uji penghambatan kerusakan eritrosit akibat sinar UV. Pengujian terdiri atas 2 kelompok, yani 2 kelompok control dan 3 kelompok perlakuan. Kelompok perlakuan menggunakan ektrak metanol daun sungkai masing-masing 10 ppm, 15 ppm, dan 25 ppm. Sementara itu, pemajanan eritrosit dilakukan selama 2 jam. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa berdasarkan  analisis GC MS menunjukkan bahwa ekstrak metanol daun sungkai mengandung senyawa 4-Metoksi-3-trimetilsilil)metil-1-oktena, D-Limonen, Asam tridekanoat, 12-cis-oktadekanoat, asam 13-oktadesenoat, metil ester, asam oleat, dan Glisidil (Z) -9-heptadekanoat yang dapat mengurangi kerusakan eritrosit akibat paparan sinar UV. Selain itu, ektrak metanol daun sungkai dapat menghambat kerusakan membrane eritrosit yang ditandai oleh penurunan %Hb dan kadar MDA pada kelompok yang diberikan ekstrak methanol daun insulin. Kata Kunci: Pajaanan UV, antioksidan, Daun Sungkai, Membrane Eritrosit, Peroksidasi Lipid Sungkai leaf (Peronema canescens Jack.) is a plant known to have various pharmacological benefits, including as anti-inflammatory, antimicrobial, and antioxidant. This plant contains phenolic compounds, flavonoids, tannins, and saponins that can act as antioxidants. In this regard, this study aims to analyze the phytochemical profile by GC-MS. In addition, it will also prove the antioxidant activity of sungkai leaf extract in inhibiting erythrocyte membrane damage due to UV exposure. Sungkai leaves obtained from KHDTK Mandiangin were extracted with methanol solvent by maceration method. The extracts were subjected to GC-MS test and UV light-induced erythrocyte damage inhibition test. The test consisted of 2 groups, 2 control groups and 3 treatment groups. The treatment groups used methanol extract of sungkai leaves at 10 ppm, 15 ppm, and 25 ppm, respectively. Meanwhile, erythrocyte exposure was carried out for 2 hours. The results of this study can be concluded that based on GC MS analysis shows that the methanol extract of sungkai leaves contains compounds 4-Methoxy-3-trimethylsilyl)methyl-1-octene, D-Limonen, Tridecanoic acid, 12-cis-octadecanoic, 13-octadesenoic acid, methyl ester, oleic acid, and Glycidyl (Z)-9-heptadecanoic which can reduce erythrocyte damage due to UV exposure. In addition, sungkai leaf methanol extract can inhibit erythrocyte membrane damage characterized by a decrease in %Hb and MDA levels in the group given insulin leaf methanol extract.
Co-Authors Adma Hayani Dona Yanti Agatha Theodora Desvita Raharjo Alex Syamsuddin Alfina Hilma Anastasia Larasati Andi Azizah M Budiarman Ardi Siswanto Arifin Syamsul Asnawati Asnawati Asnawati Asnawati Assyfa, Nadia Salma Nazwa Aulia Azizaturridha Auryn Widyananda Sindunata Azizaturridha, Aulia Batosamma, Novatalia Darwis, Muhammad Wisnu Adi Dewi Indah Noviana Pratiwi Dewi Indah Noviana Pratiwi Dewi Indah Noviana Pratiwi, Dewi Indah Noviana Dewi Nurdiana Didik Dwi Sanyoto Djalalluddin Djalalluddin Dona Marisa, Dona Dwi Setyohadi, Dwi Edi Hartoyo Edyson Edyson Edyson Edyson Eko Suhartono Erida Wydiamala Erida Wydiamala Evorius Oriwarda Farida Heriyani Farida Heriyani Farida Heriyani Farida Heriyani Febrianti, Helma Fie Khaeriyah Fujiati ., Fujiati Gaida Akmila H. Sufiani Hana Najma Maulidya Harris, Muhammad Fathir Naman Hartina Fajar Damayanti Hendra Wana Nur'amin Hendra Wana Nur'amin Hesty Tri Wira Drana Wasistha Hilma Wardatina Husin, Gt Muhammad Irhamna Husna, Hanna Dwi Aprilia Ika Kustiyah Oktaviyanti Ika Novitasari Irawanto Ismi Aulia Isnaini Isnaini Isnaini Isnaini Istiana Istiana Istiana Istiana Joharman Joharman Joharman Joharman Kartika Veranisa Putri Krisma Aulia Lena Rosida Maisy Naqinie Mashuri Mashuri Mayang Rustia Anggraini Putri Meitria Syahadatina Noor Meitria Syahadatina Noor Melynda Lauren Muhammad Ali Riswandi Muhammad Ali Riswandi, Muhammad Ali Muhammad Fathir Naman Harris Muhammad Ihrammuf Tezar Muhammad Lazuardi Khalfi Muthmainah, Noor Muthmainah, Noor Nadiya Alifa Nur Istiqomah Nadya Hasna Aulia Nasywa Melanie Sugiyanto Nelly Al Audhah Nelly Al Audhah Nika Sterina Skripsiana Nisa Febiana Noer Komari Noor Muthmainah Novatalia Batosamma Nur Annisa Humaira Nur Qamariah Nur Qamariahi Nur Widy Wulandari Nurdiana Dewi Nuria Ra’yal Ain Nur’amin, Hendra Wana Panghiyangani, Roselina Patimah Patimah Putri Sri Hartini Rabbina Rahmah Rahmiati Rahmiati Rahmiati Rahmiati Rahmiati Rahmiati Rahmita Rahmita Reynaldo Gazali Rosihan Adhani, Rosihan Sandi Paufik Sari, Annida Permata Savitri Sita Nursanti Ali Silapurna, Endah Labati Silapurna, Endah Labaty Sinta Anisa Siti Juliati Sufiani Sufiani Syellin Ivasga Baylina Triawanti Triawanti Wahyuni Wahyuni Windy Yuliana Budianto, Windy Yuliana Wydiamala, Erida Zaitun, Nani Zulfa Emelda