Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENGUATAN GIZI IBU HAMIL MELALUI PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN LOKAL: ASISTENSI BERBASIS KOMUNITAS BAGI IBU HAMIL DENGAN KEKURANGAN ENERGI KRONIS (KEK) DI KOTA BATAM Damayanti, Melly; Fidyah Aminin; Dewi Mey Lestanti Mukodri; Nurul Aini Suria Saputri; Zainul Ikhwan; Asmarita Jasda; Rawdatul Jannah; Tiyara Safitri; Sabtini Ika Putri; Jeni Cesi Cintiani
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1: Juni 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia. Kondisi ini meningkatkan risiko morbiditas dan mortalitas ibu dan bayi, serta berkontribusi pada stunting. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menurunkan angka KEK melalui asistensi pemberian makanan tambahan (PMT) lokal, penyuluhan gizi, dan pemantauan status gizi ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Botania dan Batu Aji, Kota Batam. Sebanyak 110 ibu hamil KEK dan resiko KEK menjadi sasaran kegiatan yang dilaksanakan pada bulan Agustus–November 2024. Metode kegiatan meliputi persiapan (koordinasi, survei, FGD), pelaksanaan (asistensi distribusi PMT lokal, penyuluhan gizi, dan monitoring antropometri), serta evaluasi hasil. Hasil menunjukkan adanya peningkatan rata-rata lingkar lengan atas sebesar 0,8cm dan berat badan sebesar 2,5kg, serta peningkatan skor pengetahuan gizi dari 55% menjadi 85%. Kepatuhan konsumsi PMT lokal mencapai 85%. Kegiatan ini menunjukkan efektivitas pendekatan berbasis pangan lokal dan keterlibatan komunitas, khususnya kader posyandu, dalam menurunkan risiko KEK pada ibu hamil.
Development of “No Anemia No Stunting” (Si NaNing) Modules and Application in Efforts to Prevent Stunting in Archipelago Regions Aminin, Fidyah; Kristianto, Jusuf; Rianda, Dewi Puspa; Haryadi, Haryadi; Cintiani, Jeni Cesi
jitek Vol 10 No 1 (2022): September 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jakarta III

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32668/jitek.v10i1.898

Abstract

The average prevalence of stunting toddlers in Indonesia from 2005 to 2017 is 36.4%. Incidence of stunting toddlers (short) is a major nutritional problem faced by Indonesia. Stunting cases in the Riau Islands reached 24 percent of the number of babies born in 2018. One of the causes of stunting is the lack of nutrients fulfilment during pregnancy, including anemia in pregnancy. Currently, there is no media module and application for stunting prevention health promotion. The purpose of the study was to determine the effectiveness of the "No Anemia No Stunting" (Si NaNing) application and the Si NaNing Module on stunting prevention. The study was conducted in Tanjungpinang City in May-November 2020. The research design was quasi-experimental with pre-posttest with control group design. The instrument used is a structured questionnaire. Data collection is during the pre test and post test. The population is all pregnant women in Tanjungpinang City. The sample is 30 respondents/pregnant women from Independent Practice of Midwives in Tanjungpinang City. Data analysis used Dependent T Test for the intervention group (application) and Wilcoxon for the control group (module). The results showed that there was a significant difference in knowledge (p value 0.001), attitude (p value 0.001), and motivation (p value 0.001) in pregnant women before and after being given health education using the Si NaNing application. Meanwhile, in the module group, only motivation (p value 0.000) had a significant difference.
PENGUATAN PENCATATAN KUNJUNGAN IBU HAMIL DI POSYANDU DAN KELAS IBU HAMIL MELALUI KARTU KELAS IBU HAMIL DAN POSYANDU (KEPO) DALAM RANGKA PENCEGAHAN STUNTING DI KOTA BATAM Fidyah Aminin; Melly Damayanti; Dewi Mey Lestanti Mukodri; Nurul Aini Suria Saputri; Zainul Ikhwan; Asmarita Jasda; Rawdatul Jannah; Tiyara Safitri; Sabtini Ika Putri; Jeni Cesi Cintiani
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2: Juli 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting dapat terjadi sebelum kelahiran dan disebabkan oleh asupan gizi yang sangat kurang saat masa kehamilan, pola makan yang sangat kurang, rendahnya kualitas makanan sejalan dengan frekuensi infeksi sehingga dapat menghambat pertumbuhan. Kelas ibu hamil dan Posyandu merupakan salah satu cara yang dapat digunakan untuk menyebarkan informasi yang berkaitan dengan gizi dan kesehatan saat kehamilan.Namun belum terdapat instrument khusus untuk melakukan pencatatan kunjungan ibu hamil di kelas ibu hamil dan Posyandu. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kunjungan ibu hamil ke Posyandu dan kelas ibu hamil, dan meningkatkan pengetahuan serta penggunaan tentang kartu kelas ibu hamil dan posyandu (KEPO) di wilayah kerja Puskesmas Botania dan Batu Aji, Kota Batam. Sasaran adalah bidan, kader dan ibu hamil sebanyak 110 ibu hamil, dilaksanakan pada bulan Agustus–November 2024. Metode kegiatan meliputi persiapan (koordinasi, survei, FGD), pelaksanaan (asistensi kunjungan ibu hamil, sosialisasi KEPO, dan monitoring penggunaan KEPO dan jumlah kunjungan ibu hamil), serta evaluasi hasil. Hasil menunjukkan adanya peningkatan kunjungan ibu hamil sebesar 80% dan penggunaan KEPO telah diterapkan di kelas ibu hamil dan Posyandu. Kegiatan ini menunjukkan efektivitas asistensi dan sosialisasi serta keterlibatan komunitas, khususnya kader posyandu
Efektifitas pemberian makanan tambahan (PMT) berbahan lokal terhadap berat badan dan status gizi balita: Tinjauan literatur Mukodri, Dewi Mey Lestanti; Aminin, Fidyah; Safitri, Tiyara; Damayanti, Melly; Saputri, Nurul Aini Suria; Jasda, Asmarita; Ikhwan, Zainul; Jannah, Rawdatul; Putri, Sabtini Ika; Cintiani, Jeni Cesi
Jurnal SAGO Gizi dan Kesehatan Vol 6, No 2 (2025): Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/gikes.v6i2.2345

Abstract

Background: Nutritional problems among toddlers remain a public health challenge in many regions, including Indonesia. Locally-based Supplementary Feeding (PMT) is often utilized to address nutritional issues, particularly in improving toddler weight and nutritional status.Objectives: This article aims to evaluate the effectiveness of locally-based supplementary feeding in improving toddler weight and nutritional status through a literature review.Methods: This literature review applied a narrative review approach by searching articles in PubMed and Google Scholar (2015–2024). Articles were selected based on inclusion criteria, including RCTs and observational studies discussing the impact of local PMT on toddler weight and nutritional status. Study quality was assessed using the Newcastle-Ottawa Scale and GRADE. Data were analyzed descriptively without quantitative meta-analysis.Results: Most studies reported that local PMT effectively increased toddler weight. However, its impact on nutritional status was often insignificant within a short intervention duration. Key factors determining the success of the intervention included nutrient composition, intervention duration, and adherence level.Conclusion: Local food-based PMT is effective in improving toddler weight, although it may not significantly change nutritional status in the short term. This intervention can serve as a relevant alternative to support toddler nutrition, especially in areas with limited access to nutritious food.
Efektifitas pemberian makanan tambahan lokal (PMT) terhadap kesejahteraan ibu hamil: Literature review Damayanti, Melly; Aminin, Fidyah; Jannah, Rawdatul; Mukodri, Dewi Mey Lestanti; Saputri, Nurul Aini Suria; Jasda, Asmarita; Ikhwan, Zainul; Safitri, Tiyara; Putri, Sabtini Ika; Cintiani, Jeni Cesi
Jurnal SAGO Gizi dan Kesehatan Vol 6, No 2 (2025): Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/gikes.v6i2.2415

Abstract

Background: Providing locally-based supplementary feeding has been proven effective in improving the health status of pregnant women and their babies while also supporting food sustainability and local economic development.Objectives: his article aims to explore the types and benefits of locally-based supplementary foods recommended during pregnancy through a literature review.Methods: This study employed a literature study design using the narrative literature review method by searching for scientific articles in the PubMed, ProQuest, and Google Scholar databases. A total of 26,194 articles were found, and 8 articles were analyzed. The article selection process followed the PRISMA standard guidelines. Articles published between 2015 and 2024 were included. The search was conducted using the keywords "local supplementary food," "pregnant women," "nutritional status," and "local PMT", then filtered based on the inclusion criteria: studies evaluating the effects of local supplementary feeding on the nutritional status of pregnant women, as well as the health status of both the mother and the newborn. Data were analyzed narratively to identify consistent findings.Results: The majority of studies show that locally-based local supplementary is effective in increasing weight gain during pregnancy, improving maternal upper arm circumference, and addressing pregnancy-related anemia Additionally, local supplementary has been shown to improve the health of newborns. However, nutrition education and counseling during pregnancy are essential to support better maternal health behaviors.Conclusion: Locally-based supplementary is effective in improving the nutritional and health status of both mothers and their babies. Moreover, it contributes to economic growth and food security.
PENGUATAN PERAN KADER SEBAGAI FASILITATOR PEER EDUCATION BAGI IBU HAMIL DALAM RANGKA PENCEGAHAN STUNTING. Fidyah Aminin; Dewi Mey Lestanti Mukodri; Zulya Erda; Rawdatul Jannah; Sabtini Ika Putri; Jeni Cesi Cintiani
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2025): Nopember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v5i6.11588

Abstract

Stunting dapat terjadi sebelum kelahiran dan disebabkan oleh asupan gizi yang sangat kurang saat masa kehamilan, pola makan yang sangat kurang, rendahnya kualitas makanan salah satunya kekurangan zat fe yang menyebabkan anemia pada ibu hamil. Kelas ibu hamil dan Posyandu merupakan salah satu cara yang dapat digunakan untuk menyebarkan informasi yang berkaitan dengan gizi dan kesehatan saat kehamilan. Kelas ibu hamil akan lebih optimal jika dilanjutkan dengan diskusi antar peer ibu hamil. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang peer education dan ketrampilan melakukan komunikasi efektif bagi kader sebagai fasilitator peer education. Sasaran adalah kader sebanyak 18 kader, dilaksanakan pada bulan September 2025. Metode kegiatan meliputi persiapan (koordinasi, survei, FGD), pelaksanaan (penyampaian materi tentang peran kader dalam peer education ibu hamil dan komunikasi efektif), serta evaluasi hasil. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan kader mengenai peer education serta peran sebagai fasilitator setelah diterapkan pengabdian masyarakat. Kegiatan ini menunjukkan efektivitas pelatihan penguatan peran kader sebagai fasilitator peer education di Masyarakat.
UJI HEDONIK PADA DIMSUM ANEMIA DARI BILIS (SIDANIS) SEBAGAI INOVASI PENCEGAHAN STUNTING Aminin, Fidyah; Darwitri, Darwitri; Rahmadona, Rahmadona; Damayanti, Melly; Harianja, Ristina Rosauli; Anggraini, Citra Dewi; Pratiwi, Siska; Herviana, Herviana; Rosyidah, Haqqelni Nur; Rizma, Amalina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.21487

Abstract

Salah satu masalah gizi yang menjadi perhatian utama saat ini adalah masih tingginya anak balita pendek (Stunting). Pencegahan stunting dapat dilakukan melalui pemenuhan kebutuhan zat gizi bagi ibu hamil dengan asupan zat besi yang cukup sehingga dapat mencegah anemia pada ibu hamil. Salah satu jenis bahan makanan yang memiliki kandungan zat besi yang cukup tinggi adalah ikan bilis. Ikan bilis dapat diolah menjadi berbagai macam menu yang sehat dan enak seperti dimsum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya terima produk Dimsum Anemia dari Bilis (Si Danis) dengan komposisi ikan bilis yang berbeda. Penelitian dengan studi desain eksperimental membuat 3 perlakuan eksperimen. Eksperimen dilakukan untuk membuat 3 formula yang kemudian dilakukan uji organoleptik kepada 34 panelis semi terlatih.  Peralatan untuk uji organoleptic yaitu lembar penilaian, piring, dan gelas. Bahan baku yang digunakan untuk mengolah dimsum Si Danis yaitu ikan bilis, kulit pangsit, garam, gula, lada, bawang putih, tepung tapioka, tepung terigu, telur, minyak wijen, dan air. Analisis data yang digunakan dalam penelitian yaitu analisis non parametric dengan menggunakan uji Kruskal Wallis untuk mengetahui perbedaan warna, aroma, rasa, tekstur dan keseluruhan setiap formula produk Si Danis. Penulis paling menyukai formula 1 untuk semua aspek baik dari warna, aroma, rasa, tekstur, dan keseluruhan. Formula 1 memiliki komposisi ikan bilis : daging ayam sebanyak 60:40. Hasil uji Kruskall-Wallis untuk aspek warna, aroma, rasa, tekstur, dan keseluruhan diperoleh bahwa perbandingan ikan bilis tidan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap penilaian panelis.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya terima dari produk eskperimen berupa Dimsum Anemia dari Bilis (Si Danis) paling diminati oleh panelis adalah perbandingan yang menggunakan bahan 60% dari bahan utama adalah ikan bilis dan 40% menggunakan daging ayam.
Upaya Pencegahan Stunting melalui Pemberdayaan Kader serta Edukasi Ibu Hamil dan Ibu Balita tentang Pencegahan Stunting Mey Lestanti Mukodri, Dewi; Aminin, Fidyah; Ridayani, Rita; Safitri, Tiyara; Jannah, Rawdatul; Batubara, Kartika Sri Dewi
SEGANTANG LADA : JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN Vol. 1 No. 2 (2023): SEGANTANG LADA : JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN
Publisher : Poltekes Kemenkes Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53579/segantang.v1i2.142

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan kekurangan gizi pada anak yang dapat dicegah dengan pemenuhan asupan gizi. Penurunan angka prevalensi stunting di Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2022 sebesar 15,4% lebih rendah dari Tahun 2021 yaitu 17,6%, namun percepatan penurunan stunting konsisten diupayakan demi mencapai target nasional, penurunan hingga 14% di Tahun 2024. Tujuan kegiatan ini meningkatkan pengetahuan ibu hamil dan ibu balita dalam upaya pencegahan stunting melalui edukasi bertema stunting. Lokasi pelaksanaan adalah Puskesmas dengan kasus stunting yaitu Puskesmas Batu X Kota Tanjungpinang. Kegiatan edukasi dilakukan terhadap 5 orang perwakilan kader dari masing-masing kelurahan dan 20 orang responden yang terdiri dari 10 ibu hamil dan 10 ibu dengan balita. Pengabdi membuat grup yang terdiri dari Kader, Ibu hamil dan Ibu balita kemudian menyampaikan materi dengan menggunakan Booklet dan Aplikasi Android yang telah dirancang sebelumnya sebagai alat edukasi. Booklet yang dibagikan berjudul “Booklet Cegah Stunting” sedangkan aplikasi yang di gunakan oleh kader ialah Si Naning dan aplikasi EDIFO untuk Ibu Hamil. Kegiatan edukasi berhasil dilaksanakan sehingga diperoleh respon serta antusiasme yang baik dari responden. Hal ini ditunjukkan dengan antusias responden bertanya dan membagikan informasi yang didapat. Edukasi yang diberikan juga tersampaikan dengan baik yang dibuktikan dari peningkatan pengetahuan responden terkait pencegahan stunting dengan melihat perbandingan hasil pre-test dan post-test. Untuk itu, kegiatan edukasi menggunakan media edukasi sangat penting diterapkan sebagai salah satu upaya peningkatan pengetahuan masyarakat terutama kelompok rentan gizi yaitu ibu hamil dan balita.  
The Breastfeeding Readiness Score In Bangka Belitung Province Damayani, Ayi Diah; Permata, Tesza Rezky; Lubis, Astri Yulia Sari; Aminin, Fidyah
Women, Midwives and Midwifery Vol. 4 No. 3 (2024): Women, Midwives and Midwifery journal
Publisher : Asosiasi Pendidikan Kebidanan Indonesia (AIPKIND)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36749/wmm.4.3.1-7.2024

Abstract

Background: Exclusive breastfeeding in Indonesia is still a challenge in several regions. Socialization and provision of information from various sides have not had a direct impact. Many factors influence the success of breastfeeding, one of which is the mother's belief in providing breast milk. The breastfeeding readiness scale is one of the tools to assess the readiness of mothers in providing exclusive breastfeeding. Purpose: This study aims to determine the effectiveness of the breastfeeding readiness scale in Bangka Belitung Province. Method: The study was cross-sectional. The number of respondents involved was 185 respondents who met the inclusion criteria, namely having children aged 0-6 months. The analysis was carried out univariately and bivariately using SPSS. Results: of the 185 respondents, 67% of them had children> 1, most mothers were in the reproductive age of 20-35 years, namely 78%, with an average of having further education of 57.3%. The majority of mothers did not work at 88.6%, 65% of mothers had experience of exclusive breastfeeding. Of the 185 mothers, 70% of them still exclusively breastfeed their babies, and the scale of readiness of breastfeeding mothers mostly has a very high score of 53%, but there are still mothers who have a very low score of 5 people. There is a relationship between parity (p-value 0,0036), previous breastfeeding experience (p-value < 0,001) and exclusive breastfeeding (p value <0,000) with the scale of readiness to breastfeed. There is no relationship between education, age, occupation and type of delivery with the scale of readiness to breastfeed. Conclusion: The scale of readiness to breastfeed can effectively be used as a detection tool to assess the success of breastfeeding mothers. There is a need to develop a breastfeeding readiness scale in the form of an application so that it is easy for mothers and health workers to use.
DESIGN OF THE SI-NANING MOBILE APP AS A DIGITAL INTERVENTION FOR ANEMIA AND STUNTING PREVENTION Fidyah Aminin; Rahmadona, Rahmadona
International Journal of Social Science Vol. 5 No. 4 (2025): December 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/ijss.v5i4.11904

Abstract

Stunting is a problem that needs special attention because of its high prevalence in Indonesia. Anemia in pregnant women is one of the factors that causes stunting. Based on preliminary studies, in Tanjungpinang City, there has been no digitization of Health Education about the prevention of anemia and stunting. This research aims to design and build an Android application called "Si-NaNing as an information medium for anemia and stunting prevention. The research methods used include information content planning, data and software needs used as well as application system development using the Rapid Application Development (RAD) method. The results of the development of the Si-Naning application will provide convenience in providing health education related to anemia and stunting, and can be used to improve the knowledge, attitude, motivation, and independence of pregnant women in the prevention of anemia and stunting.