Claim Missing Document
Check
Articles

IDENTIFICATION OF ESCHERICHIA COLI AND SALMONELLA SP. ON FRIED SNACKS SOLD ON THE UNIMA CAMPUS ENVIRONMENT Runtunuwu, Yudistira Deyvan; Lawalata, Helen J; Tengker, Anita
Indonesian Biodiversity Journal Vol. 5 No. 2 (2024): August 2024
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/ibj.v5i2.10756

Abstract

This study aims to explain how bacterial contamination and the presence of Escherichia coli and Salmonella sp. on fried bananas sold in the UNIMA campus environment. This exploration used clear qualitative subjective observation with the TPC strategy for all total bacterial contamination and involved specific media for Escherichia coli and Salmonella sp. From the results of the review, it was found that 1 out of 3 experimental examples of complete bacterial contamination exceeded the threshold set by the Food and Drug Supervisory Agency of the Republic of Indonesia (BPOM RI) in 2016, with the most extreme obstacle being the number of microorganisms in food being 10-4 colonies/ g. Of the 3 samples tried, all samples were identified with Escherichia coli and Salmonella sp. Based on the research conducted, it can be concluded that, of all the observed fried samples, all detected bacterial colonies
Observations on the Biodegration by Solid State Fermentation of the Giant Swamp Taro (Cyrtosperma merkusii) Biomass by two endolichenic fungi isolates Helena, Maria; Lawalata, Helen Joan; Rahardiyan, Dino; Rawung, Livana Dethris; Moko, Emma Mauren
Makara Journal of Science Vol. 28, No. 4
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Giant swamp taro (GST/Cyrtosperma merkusii), a local North Sulawesi coastal plant, is underutilized but has high po-tential for cultivation as a paludiculture plant on rewetted peatland restorations. GST has high starch content and is currently being explored for potential use. This study explored the potential of using the biomass pulp yielded as resi-dues of the starch extraction process. Endolichenic fungi (Trichoderma reesei and Aspergillus aculeatus) isolated from local lichens, were inoculated on the GST biomass in a solid state fermentation (SSF). Findings of this study indicate that both isolates were effective in degrading the lignocellulosic biomass of GST over an incubation period of 28 days, focusing on cellulose as the targeted polysaccharide. Although T. reesei requires a more adjusted carbon source than A. aculeatus to effectively process the biomass, the effectiveness of the bioprocess after adjustment matched that of A. aculeatus. When hemicellulose is targeted, other strategies must be used to prevent destruction of hemicellulose during the process. This phenomenon should be explored in further studies. These findings indicate the potential of industrial-izing cellulose-based products from GST using local North Sulawesi fungal species abundantly occurring in local eco-systems.
The Effect of the Discovery Learning Model on Student Biology Learning Outcomes on Human Digestive System Materials Class XI SMA Negeri 2 Tondano Etin Ruban; Helen J. Lawalata; Zusje W. M. Warouw
Polygon : Jurnal Ilmu Komputer dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 2 No. 6 (2024): November : Polygon : Jurnal Ilmu Komputer dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Matematika dan Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/polygon.v2i6.276

Abstract

This study aims to determine the influence of the Discovery Learning learning model on the cognitive learning outcomes of students' biology on the material of the human digestive system in class XI of SMA Negeri 2 Tondano. With this research method, it is quasi-experiment research. The result is a significance value (2-tailed) < 0.05, then H0 is rejected and H1 is accepted. In the results of the "t" test, a significant number (2-tailed) 0.000 < 0.05 is obtained, then H0 is rejected and H1 is accepted, meaning that there is an influence of the discovery learning model on the learning outcomes of Biology. Then it is seen from the average learning outcomes after being given treatment. Based on the results of the analysis, it shows that the average value of the experimental class at the time of the Pretest is 31.24 while the control class is 24.49. At the time of the posttest, the average score of the experimental class reached 86.82 while the control class was 57.27.
Application of Direct Learning Model to Improve Student Learning Outcomes on Digestive System Materials in Class XI Science 2 SMA Negeri 7 Southeast Maluku Sisilia Domitila Sangur; Helen J. Lawalata; Zusje W. M. Warouw
Polygon : Jurnal Ilmu Komputer dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 2 No. 6 (2024): November : Polygon : Jurnal Ilmu Komputer dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Matematika dan Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/polygon.v2i6.277

Abstract

This study aimed to describe students' learning outcomes using the Direct Instructions Learning Model on the digestive system material. This study is classroom action research. This study was conducted in class XI of SMA Negeri 7 Southeast Maluku. The subjects of this study were 22 students of class XI IPA. The study results showed that the percentage of classical learning completion in cycle I was 32% with an average score of 63.5% and cycle II was 82% with an average score of 80.22. With these research results, it can be concluded that applying the direct instructions learning model can improve student learning outcomes on the digestive system material in class XI of SMA Negeri 7 Maluku Tenggara.
Analisis Residu Pestisida Pada Tanaman Kentang (Solanum tuberosum L) di Kecamatan Modoinding Kabupaten Minahasa Selatan Bricita Regina Warangkiran; Orbanus Naharia; Helen J Lawalata
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 4: Juni 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i4.3685

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya residu pestisida pada kentang yang dibudidayakan warga Kecamatan Modoinding Kabupaten Minahasa Selatan. Penelitian ini bercirikan penelitian kualitatif yang dilakukan dengan pendekatan eksperimen laboratorium. Penelitian ini akan dilakukan di Laboratorium Pengujian dan Perlindungan Mutu Tanaman dan Hortikultura Kalasey pada bulan September hingga Oktober 2023. Tujuan penelitian ini adalah untuk memastikan adanya residu pestisida pada tanaman kentang yang dibudidayakan di perkebunan masyarakat yang terletak di Desa Sinisir, Desa Sinsingon, dan Desa Wulurmaatus. Sampel yang digunakan terdiri dari sembilan sampel yang diperoleh dari buah-buahan, dengan tiga ulangan untuk setiap sampel. Temuan penelitian residu pestisida pada tanaman kentang di Kecamatan Modoinding Kabupaten Minahasa Selatan tahun 2023 dapat diringkas sebagai berikut: Tidak ditemukan jejak pestisida pada tanaman kentang di Desa Wulurmaatas Kecamatan Modoinding Kabupaten Minahasa Selatan. Tanaman kentang di Desa Sinisir, Kecamatan Modoinding, Kabupaten Minahasa Selatan bebas dari pestisida apa pun. Tanaman kentang di Desa Sinsingon, Kecamatan Modoinding, Kabupaten Minahasa Selatan bebas dari pestisida apa pun. Tanaman kentang di Kecamatan Modoinding Kabupaten Minahasa Selatan yaitu di Desa Wulurmaatas, Desa Sinisir, dan Desa Sinsingon bebas residu pestisida sehingga aman dikonsumsi.
Isolasi dan Identifikasi Bakteri Escherichia Coli Jajanan Pasar Girian Kota Bitung Marsanda Tandiapa; Helen J. Lawalata; Anita C. Tengker; Herry M. Sumampouw; Wiesye M. S. Nangoy
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 4: Juni 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i4.3746

Abstract

Jajanan (street food) merupakan makanan dan minuman yang dibuat oleh pedagang kaki lima dan dijual di sekolah, pasar dan tempat-tempat umum lainnya. Makanan dan minuman menjadi aspek penting dalam kehidupan manusia. Bakteri Escherichia coli merupakan salah satu bakteri yang ada dalam makanan dan minuman. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengisolasi dan mengidentifikasi bakteri Escherichia coli jajanan Pasar Girian Kota Bitung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif. Sampel yang digunakan sebanyak 3 sampel jajanan (minuman boba, kue pukis dan molen), masing-masing sampel diambil dari tempat dan penjual yang berbeda di Pasar Girian. Pengujian dilakukan menggunakan metode Most Probable Number (MPN) seri 5-5-5 dengan 3 pengenceran (). Sampel di ujikan ke dalam media Lauryl Tryptose Broth (LTB) kemudian dilanjutkan ke media Ec Broth, dan kemudian dilakukan penanaman bakteri pada media Eosin Metyle Blue Agar (EMBA), dilakukan pewarnaan gram pada setiap sampel positif dan uji biokimia. Hasil dalam penelitian ini menunjukan bahwa ke tiga sampel yang diperdagangkan di Pasar Girian Kota Bitung positif terkontaminasi oleh bakteri Escherichia coli. Jumlah cemaran terbesar terdapat dalam sampel minuman boba yaitu sebesar >160 MPN/gr.
Identifikasi Gastropoda di Padang Lamun Pantai Desa Ranowangko Kecamatan Kombi Kabupaten Minahasa Lidya Yangse Lumowa; Mercy M. F. Rampengan; Nova L.I.M Ogi; Verawati I.Y. Roring; Helen J. Lawalata
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 4: Juni 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i4.3898

Abstract

Gastropoda merupakan kelas dari filum Mollusca yang spesiesnya paling banyak diantara kelas Mollusca lainnya. Gastropoda merupakan salah satu kelompok invertebrata yang berasosiasi baik dengan padang lamun di indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi dasar tentang identifikasi gastropoda di padang lamun Pantai Desa Ranowangko Kecamatan Kombi Kabupaten Minahasa. Pengambilan sampel Gasropoda di padang lamun dilakukan dengan menggunakan metode transek kuadran dengan 3 garis transek yang panjang masing-masing garisnya 100 m dan 10 kuadran yang masing-masing berukuran 1 x 1 m. Hasil dalam penelitian ini telah ditemukan 8 spesies gastropoda yaitu Planaxidae, Luria Isabella, Cypraea Annulus, Cypraea Moneta, Canarium Mutabile, Conus Ebraeus dan Crepidula Fornicata.
Identifikasi dan Keanekaragaman Spesies Tumbuhan Paku-pakuan di Kawasan Hutan Rurukan Kecamatan Tomohon Timur, Sulawesi Utara Tuelah, Syela Nathasya; Moko, Emma Mauren; Lawalata, Helen Joan; Butarbutar, Regina
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 3 (2023): Maret
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.03.08

Abstract

Tumbuhan paku memiliki tingkat sebaran yang tinggi serta tingkat keanekaragaman spesies yang tinggi. Keanekaragaman jenis tumbuhan paku memiliki manfaat bagi kehidupan karena memiliki nilai ekonomi yang tinggi misalnya tumbuhan paku-pakuan dapat dijadikan sumber obat tradisional, sebagai tanaman hias serta berperan dalam menjaga keseimbangan hutan, namun informasi tentang jenis serta nilai kegunaannya masih kurang diketahui oleh masyarakat. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melakukan identifikasi dan mengetahui indeks keragaman tumbuhan paku-pakuan di kawasan hutan Rurukan Kecamatan Tomohon Timur, Sulawesi Utara. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode survei eksploratif dengan cara melakukan penjelajahan di setiap stasiun atau plot penelitian. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan cara purposive sampling pada stasiun atau plot yang telah ditentukan. Analisis data dilakukan dengan metode kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kawasan hutan Rurukan Kecamatan Tomohon Timur terdapat 11 jenis tumbuhan paku dari 8 famili, dengan indeks keanekargaman yang dikategorikan pada tingkat keanekaragaman sedang.
Analisis Mikrobiologis Air Minum Isi Ulang di Kabupaten Minahasa: Studi Kasus Kontaminasi Bakteri Coliform di Tataaran Patar: Penelitian Elsa Aru; Yeremia S. Mokosuli; Helen J. Lawalata
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.1068

Abstract

Air minum merupakan air yang telah diolah dan memenuhi standar kesehatan untuk keamanan konsumsi. Air minum menjadi aspek penting dalam kehidupan manusia. Bakteri Coliform merupakan salah satu bakteri yang dapat menyebabkan penyakit seperti diare dan tipes penyebab penularan bakteri ini bisa melalui air, makanan, dan minuman. Adapun tujuan dari penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberadaan bakteri Coliform dalam air minum isi ulang di Tataaran Patar, Kabupaten Minahasa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif. Sampel yang digunakan sebanyak sembilan sampel air minum isi ulang depot, yang masing-masing sampel tersebut diambil dari tempat dan penjual yang berbeda di Tataaran Patar, Kabupaten Minahasa. Pengujian dilakukan dengan menggunakan metode Membran Filter untuk mendeteksi dan menghitung bakteri Coliform. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ke sembilan sampel mengandung bakteri coliform yang melebihi batas aman yang ditetapkan oleh standar kesehatan. Temuan ini mengindikasikan adanya risiko kesehatan bagi masyarakat yang mengonsumsi air tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan perlunya pengawasan yang lebih ketat terhadap kualitas air minum dan penerapan langkah-langkah sanitasi yang lebih baik di depot air minum.
Discovery Learning pada Pembelajaran Klasifikasi Makhluk Hidup: Studi pada Siswa Kelas VII MTs Negeri 1 Bitung Nuriyati Hadia; Helen J. Lawalata; Meity Tanor
Konstanta : Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 3 No. 3 (2025): September : Jurnal Matematika dan Ilmu Pengelatuan Alam
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/konstanta.v3i3.5617

Abstract

The study used a pseudo-experimental design with a posttest-only control group design pattern. The population included the entire class VII, and the sample was randomly selected of two equivalent parallel classes, totaling 22 students each. The experimental class received the discovery learning treatment, while the control class used conventional methods. The research instrument is in the form of learning outcome tests in the form of objectives and essays that have been tested for validity and reliability. Data were analyzed through normality test, homogeneity test, and t-test of two independent samples at a significance level of 0.05. The results showed significant differences between the two groups. The average posttest score of the experimental class was 80.68 higher than the control class of 72.72. The analysis of the t-test yielded a t_hitung value of 2.74 greater than t_tabel 2.01, which means that the null hypothesis was rejected. The frequency distribution in the experimental class also showed a concentration of scores in the high category, while the control class was more dominant in the medium category. These findings confirm that discovery learning not only improves cognitive learning outcomes, but also encourages students' active engagement, motivation, and critical thinking skills. This study concludes that the implementation of discovery learning is effective in improving science learning outcomes in the classification of living things. Implicitly, teachers are advised to integrate this approach as an alternative to student-centered science learning strategies.
Co-Authors Akay, Fanesa Anita Costanci Christine Tengker Aser Yalindua Bricita Regina Warangkiran Christny Ferdina Evie Rompas Daud, Putri Debby Jacqualine Jochebed Rayer Decky D. W. Kamagi Delvy Regina Leunufna Elsa Aru Emma M Moko Endang Sutriswati Rahayu Esibrena Br Kemit Etin Ruban Febiola Gabriela Tular Fernando Andre Watung Futwembun, Fransiska Genade Kojongian Helena, Maria Helma Fitriani Herry Maurits Sumampouw Hotni Doani Purba IRIANI SETYAWATI Iriani Setyawati Jantje Ngangi Jefry Jack Mamangkey Jelita Pricilya Tompolumiu Kansile, Elma Fridayanti Kembuan, Patricia Pericilia Langkah Sembiring LANGKAH SEMBIRING Letsoin, Imanuel Junisa Adolfina Lidya Yangse Lumowa Livana Dethris Rawung Luis Sandi Najoan Maiko Polandos Manampiring, Nonny Maradesa, Sartika Marchio Yosua Gratia Mamesah Mariana Rengkuan Marsanda Tandiapa Marthy L. S. Taulu Meity Nelltje Tanor Melany Piri Meyke Paat Miracle Abbighael Varencia Welan Moko, Emma Mokoginta, Ayatola R. Mokosuli Yermia Samuel Mokosuli, Yeremia Samuel Mulder, Keysia Stephanie Tesalonica Muli, Efel J. R. Nangoy, Wiesye M. S> Nonny Manampiring Nova L.I.M Ogi Nuriyati Hadia Orbanus Naharia Orbanus Naharia Pelealu, Irna W. Posumah, Danny Posumah, Danny Christian Rahardiyan, Dino Rahayu, Endang Sutriswati Rampengan, Mercy Maggy Franky Regina R. Butarbutar Revolson Mege Rey, Feyne Jelita Rievo Djarang Rompas, Christny Ferdina Evie Roring, Verawati I. Y Roring, Verawati I. Y. Runtunuwu, Yudistira Deyvan Salaila, Tania Jennet Sambeka, Delvino Sambuaga, Natalia V. Samuel, Mokosuli Y. Simbolon, Kristina Br Sisilia Domitila Sangur Tanorl, Meity N. Tatebale, Rivaldo Tedang, Bybyani Tuelah, Syela Nathasya Utari Satiman Verawati I Y Roring Verawati I.Y. Roring Verawati I.Y. Roring Verawati Ida Yani Roring Watugigir, Gerfindo Y. G Wiesye Nangoy Yeremia S. Mokosuli YOSUA LINU Zusje W. M. Warouw