Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan Dengan Upaya Pencegahan Appendicitis Pada Remaja Nurromsyah Nasution; Orita Satria; Asmima Yanti; Siti Damayanti
Journal of Health and Physical Vol. 1 No. 1 (2025): April
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/jhp.v1i1.1391

Abstract

Appendicitis merupakan salah satu masalah kesehatan yang umum terjadi dan dapat berdampak serius jika tidak ditangani secara tepat. Pencegahan terhadap apendisitis menjadi penting, terutama pada kelompok remaja yang sedang berada dalam masa transisi perkembangan fisik dan psikologis. Pengetahuan yang memadai mengenai gejala, penyebab, dan tindakan pencegahan appendicitis diyakini berperan penting dalam membentuk perilaku pencegahan yang efektif. Tujuan: Untuk hubungan pengetahuan dengan upaya pencegahan Appendicitis pada remaja di SMP Negeri 3 Meulaboh. Metode: Desain penelitian ini menggunakan metode kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Dilakukan pada 107 sampel yang dilaksanakan pada tanggal 24 Januari 2025. Hasil Penelitian: Terdapat hubungan pengetahuan dengan upaya pencegahan Appendicitis, dengan hasil p-value 0,004 < ?=0,05. Kesimpulan: Terdapat hubungan pengetahuan dengan upaya pencegahan Appendicitis di SMP Negeri 3 Meulaboh. Saran: Diharapkan bagi sekolah dapat memberikan edukasi lebih lanjut kepada siswa tentang penyakit yang sering terjadi dan lebih memperhatikan pengetahuan siswa untuk mencegah terjadinya minim pengetahuan kepada siswa.
Pengaruh Teknik Pernapasan Buteyko Terhadap Penurunan Kekambuhan Asma Pada Pasien Asma Bronkhial Orita Satria; Fitri Apriani; Siti Damayanti; Dinda Muharamah
Journal of Health and Physical Vol. 1 No. 1 (2025): April
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/jhp.v1i1.1410

Abstract

Background: Atshma is a respiratory problem characterized by breathing difficulties due to airway inflammation or constriction. One method that could be used to improve breathing patterns is through the application of the buteyko breathing technique. It reduces hyperventilation by controlling breath reduction, potentially decreasing the frequency of bronchial asthma patients. Methods: This study employed an experimental design with a one-group pretest-posttest approach, involving 37 participants. Results: Based on statistical analysis, the buteyko breathing technique demonstrated a significant effect, with a pre-test p value of 0,000 and a post-test p-value of 0,000. Conslusion: The quantitative findings of this study confirm that the buteyko breathing technique effectively reduces asthma recurrence in bronchial asthma patients at Johan Pahlawan Health Center condicts health promotion and provides education on non-pharmacological approaches to managing asthma recurrence to enhance community awareness and understanding of bronchial asthma.
Perilaku Bullying Terhadap Interaksi Sosial Pada Remaja Di SMP Negeri 1 Meulaboh samsidar samsidar; Nurromsyah Nasution; Fitri Apriani; Orita Satria
Journal of Health and Physical Vol. 1 No. 1 (2025): April
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/jhp.v1i1.1431

Abstract

Background: Bullying behavior is an action that is carried out repeatedly from time to time by one or more people and the behavior violates norms because it is negative, in this case bullying behavior consists of several namely physical, verbal, relational, sexual, cyber bullying, One of the impacts that occurs due to bullying is social interaction.Objective: To relate the tendency of bullying behavior to social interaction in adolescents in SMP 1 Meulaboh. Methods: This study is a quantitative research, a type of analytical survey research with a cross sectional approach. The sample consisted of 100 respondents who were selected by the Statified random sampling technique. Data collection was carried out from January 10 to 14, 2024, and analyzed using the Chi-Square statistical test. Result: The results of the analysis showed the relationship between the tendency of bullying behavior g to social interaction in adolescents at SMP 1 Meulaboh, West Aceh Regency with a p value of 0.044< 0.05. Conclusion: Bullying behavior has a significant effect on social interaction in adolescents. Suggestion: It is recommended that the school can facilitate a meeting of students' parents to provide education about the causes and impacts of bullying behavior in adolescents.
HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN KEJADIAN DISPEPSIA Nasution, Nurromsyah; Satria, Orita; Apriani, Fitri; Damayanti, Siti
Jurnal Kesehatan Akimal Vol 5 No 1 (2026): EDISI APRIL 2026
Publisher : Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58435/jka.v5i1.212

Abstract

Dispepsia merupakan salah satu sindrom gangguan pencernaan yang sering dijumpai di masyarakat dan dapat mengganggu kenyamanan serta aktivitas sehari-hari penderitanya. Keluhan dispepsia umumnya ditandai dengan rasa nyeri atau tidak nyaman pada ulu hati, mual, kembung, cepat kenyang, dan rasa penuh setelah makan. Salah satu faktor yang dapat memicu terjadinya dispepsia adalah kondisi psikologis, terutama stres. Stres dapat memengaruhi fungsi saluran pencernaan melalui peningkatan sekresi hormon kortisol yang berperan dalam merangsang produksi asam lambung, sehingga dapat memperberat keluhan dispepsia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan stres dengan kejadian dispepsia di UPTD Puskesmas Cot Kuta Kabupaten Nagan Raya. Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian berjumlah 60 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Penelitian dilaksanakan pada periode 30 Juni sampai dengan 22 Juli 2025. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner DASS 42 untuk mengukur tingkat stres dan kuesioner gejala dispepsia untuk menilai kejadian dispepsia. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara statistik menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami stres sedang sebanyak 28,3% dan stres sangat berat sebanyak 28,3%. Selain itu, mayoritas responden mengalami dispepsia kategori berat sebanyak 56,7%. Hasil uji Chi-Square diperoleh nilai p-value 0,000, yang berarti lebih kecil dari 0,05.  Terdapat hubungan yang signifikan antara stres dengan kejadian dispepsia di UPTD Puskesmas Cot Kuta Kabupaten Nagan Raya. Petugas kesehatan diharapkan dapat meningkatkan edukasi mengenai manajemen stres sebagai salah satu upaya pencegahan kekambuhan dispepsia.
The effect of anemia educational videos on the knowledge and attitudes of adolescent girls at State Junior High School 4, West Aceh Ita Susanti; Siti Damayanti; Orita Satria; Fitri Apriani; Nurromsyah Nasution
Journal of Health and Therapy Vol. 5 No. 1 (2025): Journal of Health and Therapy
Publisher : Nur Science Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53088/jht.v5i1.2311

Abstract

Anemia continues to pose a serious global health concern and is particularly widespread in developing countries such as Indonesia. Adolescent girls face a heightened risk of iron deficiency anemia due to menstrual blood loss, which leads to nearly double the iron depletion experienced by boys. Video-based educational interventions provide an accessible means of improving young people’s knowledge and attitudes toward anemia prevention. This study examined the effect of animated educational videos on the knowledge and attitudes of adolescent girls regarding anemia. A total of 71 participants were involved, and data collection took place in June 2025 using a structured questionnaire assessing knowledge and attitudes toward anemia. Univariate and bivariate analyses were conducted, and the Wilcoxon test was applied to determine changes before and after the intervention. The results showed significant improvements in both knowledge and attitudes after participants viewed the animated video. These findings indicate that animated video education is an effective strategy for strengthening adolescents’ understanding and fostering positive attitudes toward anemia prevention. Health workers are encouraged to expand the use of video-based health promotion to support anemia prevention initiatives among young people.