Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DEMOKRATIS DAN LINGKUNGAN KERJA NON FISIK TERHADAP KINERJA PEGAWAI SEKRETARIAT DPRD PROVINSI JAMBI Fitria, Dian; Sumarni, Sumarni; Hendriyaldi, Hendriyaldi
Jurnal Akuntansi, Keuangan, Perpajakan dan Tata Kelola Perusahaan Vol. 1 No. 3 (2024): Maret
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jakpt.v1i3.522

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk gambaran gaya kepemimpinan demokratis, lingkungan kerja non fisik, terhadap kinerja pegawai pada Sekretariat DPRD Provinsi Jambi, mentahui pengaruh gaya kepemimpinan demokratis terhadap kinerja pegawai pada Sekretariat DPRD Provinsi Jambi, mengetahui pengaruh lingkungan kerja non fisik terhadap kinerja pegawai pada Sekretariat DPRD Provinsi Jambi, dan untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan demokratis dan lingkungan kerja non fisik terhadap kinerja pegawai pada Sekretariat DPRD Provinsi Jambi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Objek penelitian adalah pegawai Sekretariat DPRD Provinsi Jambi yang berstatus Pegawai Negeri Sipil, dengan lokasi penelitian dilakukan di Kantor Sekretariat DPRD Provinsi Jambi. Populasi penelitian mencakup seluruh pegawai Sekretariat DPRD Provinsi Jambi, yaitu 65 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan total sampling. Teknik pengumpulan data melibatkan observasi, kuesioner, dan studi pustaka. Analisis data menggunakan skala Likert. Uji hipotesis melibatkan Uji T, Uji F, dan Koefisien Determinasi (R^2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan demokratis dan lingkungan kerja non fisik di Kantor Sekretariat DPRD Provinsi Jambi berada pada tingkat yang baik. Gaya kepemimpinan demokratis memiliki skor tinggi, menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Hal ini menandakan bahwa fokus pada partisipasi karyawan dapat meningkatkan aktivitas dan loyalitas bekerja. Lingkungan kerja non fisik juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, menunjukkan bahwa keamanan dan kenyamanan di tempat kerja berkontribusi pada peningkatan kinerja. Gaya kepemimpinan demokratis dan lingkungan kerja non fisik memberikan dampak positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai di Sekretariat DPRD Provinsi Jambi Kata Kunci: Kepemimpinan, Demokratis, Lingkungan Kerja, Non Fisik, Kinerja Pegawai
Pengaruh Stres Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Komitmen Organisasional Sebagai Variabel Intervening Pada Pt. Pegadaian Area Jambi Rita Ustati; Sry Rosita; Hendriyaldi Hendriyaldi
Jurnal Dinamika Manajemen Vol. 10 No. 2 (2022): Jurnal Dinamika Manajemen
Publisher : Prodi Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jdm.v10i2.18687

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh stres kerja terhadap kinerja karyawan melalui komitmen organisasional sebagai variabel intervening pada PT. Pegadaian Area Jambi. Target penelitian ini adalah karyawan PT. Pegadaian Area Jambi. Populasi dan sampel untuk penelitian ini adalah seluruh karyawan PT. Pegadaian Kantor Area Jambi yang berjumlah 21 orang dengan teknik pengambilan sampel sampling jenuh. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh melalui metode kuisioner tersusun. Metode analisa data penelitian ini yaitu analisis statistik deskriptif dengan Partial Least Square (PLS) sebagai alat mengolahnya dengan menggunakan program SmartPLS (v.3.2.9). Hasil penelitian ini membuktikan bahwa stres kerja tidak berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, stres kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap komitmen organisasional karyawan, komitmen organisasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, stres kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja karyawan melalui komitmen organisasional karyawan PT.Pegadaian Area Jambi. Kata kunci: Stres Kerja, Kinerja Karyawan, Komitmen Organisasional
Pengaruh Career Development, Worklife Balance, dan Job Satisfaction terhadap Turnover Intention di Hotel Royal Tulip Nascar Aliefa Dhafaz; Sumarni Sumarni; Hendriyaldi Hendriyaldi
Jurnal Inovasi Manajemen, Kewirausahaan, Bisnis dan Digital Vol. 2 No. 2 (2025): Mei : Jurnal Inovasi Manajemen, Kewirausahaan, Bisnis dan Digital
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Manajemen dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jimakebidi.v2i2.504

Abstract

Human resources are a vital component in ensuring the sustainability of a company. However, ineffective management may trigger employees’ intention to leave the organization. This study aimed to analyze the influence of career development, work-life balance, and job satisfaction on turnover intention among employees of Hotel Royal Tulip Gunung Geulis Resort & Golf. A quantitative method was utilized, specifically applying multiple linear regression for the analysis. Information was gathered via surveys administered to 62 participants, who were chosen through a basic random selection method. The findings reveal that career development, work-life balance, and job satisfaction simultaneously have a significant effect on turnover intention. Partially, each of these three variables has a negative influence on turnover intention.
Workplace Happiness dan Employee Engagement Terhadap Produktivitas Karyawan Melalui Inovatif Kerja Fadila, Fadila; Rosita, Sry; Hendriyaldi, Hendriyaldi
Advances in Management & Financial Reporting Vol. 3 No. 2 (2025): February - May
Publisher : Yayasan Pendidikan Bukhari Dwi Muslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60079/amfr.v3i2.517

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh workplace happiness dan employee engagement terhadap produktivitas karyawan dengan inovatif kerja sebagai variabel intervening. Fokus penelitian diarahkan pada upaya memahami mekanisme tidak langsung yang dapat menjelaskan kontribusi psikologis dan perilaku karyawan terhadap peningkatan produktivitas di sektor layanan publik, khususnya pada BPJS Kesehatan Cabang Jambi. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel sebanyak 74 responden ditentukan melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan instrumen kuesioner dan dianalisis dengan teknik Structural Equation Modeling (SEM) menggunakan perangkat lunak SmartPLS 4.0. Hasil dan Pembahasan: Hasil analisis menunjukkan bahwa employee engagement dan inovatif kerja memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap produktivitas karyawan. Selain itu, workplace happiness dan employee engagement juga berpengaruh positif terhadap inovatif kerja. Temuan penting lainnya adalah bahwa workplace happiness tidak memiliki pengaruh langsung terhadap produktivitas, tetapi memiliki pengaruh tidak langsung melalui inovatif kerja. Implikasi: Penelitian ini menekankan pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang mendukung keterlibatan dan kebahagiaan karyawan, serta menyediakan ruang untuk inovasi sebagai strategi peningkatan produktivitas jangka panjang, khususnya dalam organisasi sektor publik.
Implementasi E-Government di Kantor Desa Mekar Sari Kecamatan Kumpeh Kabupaten Muaro Jambi Sarah Dwi Salsabilah; Hendriyaldi Hendriyaldi; Try Syeftiani
Journal Economic Excellence Ibnu Sina Vol. 3 No. 2 (2025): Journal Economic Excellence Ibnu Sina
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/excellence.v3i2.2920

Abstract

This research aims to examine the implementation of E-Governmentas well as the supporting and inhibiting factors in the implementation of E-Governmentat the Mekar Sari Village Office, Kumpeh District, Muaro Jambi Regency. This study employs a qualitative approach. The results of the research found that there are six dimensions in the implementation of E-Government, namely Data Infrastructure, Legal Infrastructure, Institutional Infrastructure, Human Infrastructure, Technology Infrastructure, and Strategic Thinking and Leadership. In Mekar Sari Village, the implementation of E-Governmentis quite good; however, there are still shortcomings in Human Infrastructure, particularly regarding community human resources who do not yet understand how to use the Open SID website. Additionally, in Technology Infrastructure, there are still limited facilities due to a lack of budget
Pengaruh Fear Of Missing Out dan Flash Sale Terhadap Pembelian Impulsif Pada Pengguna Shopee : Studi Kasus Pada Mahasiswa Universitas Jambi A’isyah Amini; Musnaini Musnaini; Hendriyaldi Hendriyaldi
Jurnal Rimba Riset Ilmu manajemen Bisnis dan Akuntansi Vol. 3 No. 3 (2025): Agustus : Riset Ilmu Manajemen Bisnis dan Akuntansi
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/rimba.v3i3.1985

Abstract

This study aims to analyze the influence of Fear of Missing Out (FoMo) and flash sales on impulsive buying behavior among Shopee users, specifically focusing on students at Universitas Jambi. The rapid development of digital technology and the rise of e-commerce have increased the prevalence of impulsive buying, particularly among younger generations who are highly influenced by social media and online promotions. This research uses a quantitative approach with a survey method involving 100 active students of Universitas Jambi who are Shopee users and have made purchases during flash sale events. The data were analyzed using multiple linear regression to examine the effect of FoMo and flash sales on impulsive buying behavior. The results indicate that both FoMo and flash sales have a positive and significant influence on impulsive buying, both partially and simultaneously. These findings suggest that marketing strategies based on urgency and the fear of missing out are effective in triggering impulsive consumer behavior among students. This research is expected to contribute to the development of more ethical marketing strategies and raise consumer awareness in managing shopping behavior.
Batik Sebagai Identitas Lokal: Mengangkat Kembali Motif-Motif Khas Daerah Untuk Peningkatan Nilai Jual Melalui Peningkatan Mutu dan Inovasi Motif Batik Khas Pangkal Babu Widiastuti, Fitri; Erida, Erida; Setiawati, Rike; Yuniarti, Yenny; Hendriyaldi, Hendriyaldi
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 6 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v4i6.913

Abstract

Batik is a very valuable Indonesian cultural heritage and has become the identity of the Indonesian state. The Indonesian government has designated a special day as National Batik Day, namely October 2 2023, which is based on the date that batik was recognized as an intangible cultural heritage by the United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) several years ago. Batik can show national identity because it has different motifs in each region. To bring back typical regional motifs and increase sales value through batik motif innovation, it is necessary to innovate in batik motifs and quality. Improving the quality and innovation of batik motifs is one effort to increase the selling value of batik. Innovation in quality and batik motifs can improve the quality of batik products and accelerate the productivity of batik craftsmen. This community service aims to help improve the quality and innovation of batik motifs through quality training and assistance, motif innovation and marketing strategies. Improving the quality and innovation of batik motifs can also help in increasing the added value of the batik industry, such as by making creative and innovative products that are tailored to the needs of regional communities, especially in Tungkal Ilir Tanjung Jabung Barat District, Jambi Province. Apart from that, increasing the quality and selling value of batik motifs can help expand the batik market share, such as by improving the appearance of social media to increase sales and market share. The target achievement of this activity is to build the skills and knowledge of Tungkal Ilir District batik craftsmen in batik motif innovation, assist in improving the quality of batik products and accelerate the productivity of batik craftsmen with the aim of preserving batik cultural heritage and increasing the selling value of regional batik.ABSTRAKBatik merupakan warisan budaya Indonesia yang sangat berharga dan telah menjadi identitas negara Indonesia. Pemerintah Indonesia telah menetapkan satu hari khusus sebagai Hari Batik Nasional, yakni 2 Oktober 2023, yang didasarkan pada tanggal diakuinya batik sebagai warisan budaya tak benda oleh United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) beberapa tahun silam. Batik dapat menunjukkan identitas bangsa karena memiliki motif yang berbeda di setiap daerah. Untuk mengangkat kembali motif-motif khas daerah dan meningkatkan nilai jual melalui inovasi motif batik, perlu dilakukan inovasi dalam motif dan mutu batik. Peningkatan mutu dan inovasi motif batik merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan nilai jual batik. Inovasi mutu dan motif batik dapat meningkatkan kualitas produk batik dan mempercepat produktivitas pengrajin batik. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk dapat membantu dalam peningkatan mutu dan inovasi motif batik melalui pelatihan dan pendampingan mutu, inovasi motif dan strategi pemasaran. Peningkatan mutu dan inovasi motif batik juga dapat membantu dalam meningkatkan nilai tambah industri batik, seperti dengan membuat produk-produk yang kreatif dan inovatif yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat daerah khususnya di Kecamatan Tungkal Ilir Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi. Selain itu, peningkatan mutu dan nilai jual motif batik dapat membantu dalam memperluas pangsa pasar batik, seperti dengan memperbaiki tampilan sosial media untuk meningkatkan penjualan dan pangsa pasar. Target capaian dari kegiatan ini adalah membangun kemampuan dan pengetahuan pengrajin batik Kecamatan Tungkal Ilir dalam inovasi motif batik, membantu dalam peningkatan mutu produk batik dan mempercepat produktivitas pengrajin batik dengan tujuan melestarikan warisan budaya batik dan peningkatan nilai jual batik daerah.
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA GURU DENGAN MOTIVASI SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Ariani, Nabila; Sumarni, Sumarni; Hendriyaldi, Hendriyaldi
Jurnal Dinamika Manajemen Vol. 13 No. 3 (2025): Jurnal Dinamika Manajemen
Publisher : Prodi Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jdm.v13i3.34556

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh budaya organisasi terhadap  kinerja guru dengan motivasi sebagai variabel intervening pada SMP Negeri 21 Tanjung Jabung Timur. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan teknik pengambilan data menggunakan kuesioner. Populasi dan sampel pada penelitian ini yaitu 30 orang guru SMP Negeri 21 Tanjung Jabung Timur. Pengujian hipotesis menggunakan alat analisis SmartPLS dengan menggunakan teknik Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru, budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi, motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru, budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru dengan motivasi sebagai variabel intervening.   Hal ini membuktikan organisasi dengan budaya yang kuat akan meningkatkan kualitas kinerja guru, dan semakin diperkuat dengan pemberian motivasi sehingga kinerja guru akan semakin maksimal. Saran yang dapat diberikan dari penelitian ini yaitu  agar kepala sekolah dapat selalu memberikan motivasi kepada guru, seperti memberikan apresiasi dan perngahrgaan kepada guru berprestasi agar guru dapat mencapai hasil kerja yang maksimal. Disarankan kepada guru agar dapat memberika ide-ide baru dan berinovasi terkait budaya sekolah dengan tetap memperhatikan budaya lama yang diharapkan hal ini dapat memperkaya budaya sekolah.
PERAN PERILAKU PEMIMPIN DAN KOMITMEN GURU DALAM MENINGKATKAN PRESTASI KERJA GURU (STUDI KASUS PADA SD N 67/IV DESA TANJUNG GEDANG) Duwi Puspa Ningsih; Hendriyaldi Hendriyaldi; Feny Tialonawarmi
JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN Vol. 3 No. 9 (2025): September
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jiem.v3i9.6623

Abstract

research aims to analyze the role of leadership behavior and teacher commitment in improving teacher work performance. The subjects of this research are the principal, teachers, and staff at SD N 67/VI Tanjung Gedang. The study employs a qualitative descriptive approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The research population consists of the principal and all teaching staff, totaling 12 individuals. The findings reveal two main points: (1) the principal’s leadership behavior plays a crucial role in encouraging and enhancing teacher performance, and (2) teacher commitment significantly contributes to improving the quality and outcomes of their work. Thus, leadership behavior and teacher commitment are proven to play an important role in enhancing teacher work performance
Analisis Peran Kepemimpinan Birokrasi dan Kedisiplinan Kerja untuk Meningkatkan Kinerja Pegawai Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jambi Dea Ola Hotma Sari Aritonang; Hendriyaldi Hendriyaldi; Fitri Widiastuti
Jurnal Manajemen Bisnis Digital Terkini Vol. 2 No. 2 (2025): April : Jurnal Manajemen Bisnis Digital Terkini
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jumbidter.v2i2.883

Abstract

This study was conducted with the aim of understanding and analyzing the role of bureaucratic leadership and work discipline in improving the performance of employees at the Jambi Province Department of Industry and Trade. This study uses a quantitative method with data collection techniques by distributing questionnaires to 85 respondents who are civil servants at the Industry and Trade Office of Jambi Province, with sampling conducted using the census technique. The data analysis techniques in this study used Multiple Regression Test, t-test, F-test, and Coefficient of Determination (R2) using the IBM SPSS Statistics 25 program. The results of this study indicate that, partially, the variable of bureaucratic leadership has a positive and significant effect on improving employee performance. Partially, work discipline also has a positive and significant influence on employee performance. Collectively or simultaneously, bureaucratic leadership and work discipline have a positive and significant effect on employee performance. The better the bureaucratic leadership and the higher the work discipline of employees, the better the performance of the employees at the Jambi Provincial Department of Industry and Trade.