Claim Missing Document
Check
Articles

MEMBANGUN PERSONAL SOCIAL RESPONSIBILITY MELALUI PEMANFAATAN PERAN PEER GROUP SEBAGAI UPAYA MENCEGAH PERKAWINAN USIA REMAJA DI SMKN 49 JAKARTA UTARA Rafika Hani; Leila Mona Ganiem
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2: Juli 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i2.2662

Abstract

Salah satu penyimpangan dalam mengungkapkan eksistensi remaja, adalah perilaku seks bebas yang berakibat pada kehamilan dan penikahan usia dini. Tujuan dari program pengabdian masyarakat adalah untuk memberikan pengetahuan, memotivasi remaja ikut bertanggung jawab terhadap sesama (peergroup) dalam mencegah perilaku perkawinan usia remaja melalui Personal Social Responsibility atau PSR. Metode kegiatan adalah sosialisasi tentang peran PSR dalam bentuk peer gorup bagi remaja melalui webinar secara online. PSR membantu remaja untuk fokus pada pengembangan karakter, konsep diri, kemampuan, bakat dan minatnya yang sesuai dengan usia mereka. PSR akan lebih efektif jika dilakukan secara peer group. Peserta kegiatan ini adalah siswa/i SMKN 49 Jakarta Utara. Hasil dari program pengabdian pada masyarakat ini adalah terciptanya pengetahuan peserta terhadap PSR, keinginan dalam melaksanakan PSR, dan bentuk rencana tindakan PSR yang ingin dilakukan. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya menjaga lingkungan pergaulan remaja. Manfaat dari kegiatan ini juga dapat mendukung program pemerintah dalam menekan angka perkawinan pada anak dan remaja untuk mencetak generasi unggul dan berkualitas
Pemberdayaan Tokoh Masyarakat Dan Adat Sebagai Media Komunikasi Harmonis Dan Pembangunan Rosmawaty Hilderiah Pandjaitan; Leila Mona Ganiem
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.175 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.511

Abstract

Pengabdian ini dilatarbelakangi isu belum diberdayakannya tokoh masyarakat dan forum komunikasi adat sebagai media komunikasi harmonis dan pembangunan masyarakat Desa Sawarna Lebak Banten. Menggunakan metode ceramah dan tanya jawab, bertujuan mengubah persepsi, pengetahuan, kesadaran, maupun kreativitas para tokoh masyarakat Desa Sawarna Lebak Banten. Adapun hasilnya yaitu : Satu, tingkat ketertarikan, pengertian, penerimaan, dan respon peserta terhadap isi pesan sangat tinggi. Dua, penggunaan video sebagai alat bantu penjelasan, sangat mendukung, disukai, dan menarik perhatian. Tiga, kurangnya imbalan, pengorbanan, maupun pembagian keuntungan dari pemerintah desa dan Pemda menjadi salah satu faktor penghambat bagi upaya dimaksud. Empat, tokoh adat dan forum komunikasi adat tidak dapat diberdayakan, karena dianggap belum ada. Lima, bagi masyarakat Desa Sawarna, Pemerintah desa setempat kurang transparan tentang dana Desa, kurang peduli pada pemberdayaan masyarakat desa, dan kurang perhatian secara finansial terhadap kegiatan komunitas pariwisata desa Sawarna. Enam, belum adanya BUMDes, menjadi hambatan bagi upaya pembangunan desa Sawarna. Tujuh, mayoritas peserta yang hadir belum paham arah kebijakan pembangunan sektoral dan pemberdayaan masyarakat (people empowering) desa, sebagai akibat masih adanya kesenjangan komunikasi (communication gap) dan belum adanya dialog yang baik antar masyarakat, tokoh masyarakat, pemerintah desa dan Pemda setempat.
Strategi Komunikasi Program Corporate Social Responsibility Dalam Upaya Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan Inge Yulistia Dewi; Leila Mona Ganiem; Wawan Mulyana
Jurnal Visi Komunikasi Vol 21, No 01 (2022): MEI 2022
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/visikom.v21i01.14332

Abstract

This study aims to describe the communication strategy process of PT CAP's CSR program in community empowerment efforts in Cisiram Umbul Village. This research was conducted using a case study method and a qualitative approach. Data collection techniques in the form of interviews, observation and documentation study. The results showed that PT CAP had implemented the communication strategy process well, consisting of audience recognition, writing messages, forming methods, using media and selecting communicators. PT CAP's main empowerment activities consist of infrastructure improvements and development of woven bamboo products that have just reached capacitance. At the stage of a continuous community empowerment communication strategy, the activities carried out by PT CAP have not yet reached the termination stage because there are still obstacles in its implementation. However, PT CAP strives to continue to provide assistance and the program is still included in the annual activity plan. So that the resulting impact can be more optimal. Although it has not yet reached the termination stage, this program has an impact on the capacity of beneficiaries and also the respect of the community which has an impact on the company's positive image.
Pelatihan Komunikasi Mahasiswa dalam Meningkatkan Kemampuan Public Speaking Leila Mona Ganiem; Zulham Zulham
SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2023): Sabajaya: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : SABA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dengan judul Pelatihan Komunikasi Mahasiswa Dalam Meningkatkan Kemampuan Public Speaking berbentuk pelatihan public speaking yang menyasar mahasiswa Kampus Kabupaten Karawang, bekerja sama dengan CV. Saba Jaya Publisher sebafgai pelaksana pelatihan, Universitas Singaperbangsa Karawang Total ada 170 peserta yang terbagi dalam 6 kelas berbeda. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan soft skill komunikasi mahasiswa melalui kelas pelatihan public speaking, sekaligus memberikan pemahaman bahwa mahasiswa tidak hanya harus berfokus pada tools tetapi juga harus diperkuat dengan kemampuan berkomunikasi. Lokasi pengabdian ini dilaksanakan di ruang DJ 105 A, B, dan C Fakulrtas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Metode yang digunakan adalah dengan memberikan ceramah pada pertemuan pertama, lalu pada minggu kedua peserta melakukan public speaking dengan menjawab pertanyaan yang telah dipilih sebelumnya dan dilanjutkan dengan presentasi karya. Hasil dari kegiatan pengabdian ini diukur dengan membagikan kuesioner online kepada mahasiswa dan menunjukkan bahwa baik pengetahuan dan keterampilan mahasiswa terkait public speaking sudah semakin meningkat. This community service activity with the title Student Communication Training in Improving Public Speaking Skills is in the form of public speaking training targeting Karawang Regency Campus students, in collaboration with CV. Saba Jaya Publisher as the training organizer, Singaperbangsa University of Karawang There were 170 participants divided into 6 different classes. The purpose of this service is to improve students' communication soft skills through public speaking training classes, as well as provide an understanding that students must not only focus on tools but must also be strengthened with communication skills. The location of this service was held in DJ 105 rooms A, B, and C, Faculty of Teacher Training and Education. The method used was by giving a lecture at the first meeting, then in the second week the participants did public speaking by answering pre-selected questions and continued with a presentation of their work. The results of this service activity were measured by distributing online questionnaires to students and showed that both students' knowledge and skills related to public speaking had improved. Keywords: Public Speaking, Soft Skills, Communication, Visual Communication Design, Training
MEDIA SOSIAL SEBAGAI SARANA PELESTARIAN KEBUDAYAAN BETAWI Retno Ayati; Leila Mona Ganiem
MediaKom : Jurnal Ilmiah Komunikasi Vol 12, No 2 (2022): Mediakom Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budaya Betawi adalah budaya asli kota Jakarta yang keberadaannya berdampingan dengan budaya lain di Jakarta. Bercampurnya budaya multikultural membuat budaya Betawi hampir punah. Salah satu tugas dan fungsi Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta adalah melestarikan kebudayaan Betawi. Namun upaya pelestarian ini terkendala akibat adanya pandemi Covid-19 sehingga berdampak pada refocusing anggaran termasuk untuk pelestarian kebudayaan Betawi. Untuk mengatasi hal tersebut, Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta melakukan inovasi dengan menggunakan media sosial sebagai sarana melakukan kegiatan pelestarian kebudayaan Betawi. Penggunaan media sosial difokuskan pada Instagram dan Youtube Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta. Hasilnya bahwa kegiatan pelestarian kebudayaan Betawi dilakukan dengan memproduksi dan menyebarluaskan konten pelestarian kebudayaan Betawi melalui media sosial yang terdiri perlindungan, pengembangan dan pemanfaatan kebudayaan. Terdapat hambatan pelestarian kebudayaan Betawi melalui media sosial beserta solusi yang telah dilakukan Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta dalam mengatasi hambatan yang ada. 
Society in the Digital Era: Adaptation, Change, and Response to Communication Technology Ganiem, Leila Mona; Setiawati, Rahmi; Suardi, Suardi; Nurhayai, Nurhayai; Ramdhani, Rahmat
Journal International Dakwah and Communication Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Hikmah Pariangan Batusangkar, West Sumatra, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55849/jidc.v4i1.639

Abstract

In the current digital era, communication technology has gradually changed the social landscape. Society faces pressure to adapt to rapid technological developments, which can affect interaction and communication patterns. This research aims to investigate how society adapts, experiences change, and responds to communication technology in the context of the digital era. The focus is to understand the impact of technology on social dynamics, as well as the strategies used by individuals and communities in dealing with these changes. This research method was carried out through a qualitative approach, using in-depth interviews and participant observation to collect data. The research sample was selected purposively, covering various different levels of society in the context of communication technology. The research results show that society experiences various levels of adaptation to communication technology, from acceptance to resistance. Changes in communication and social interaction patterns were identified, along with the adoption of new technologies and shifts in cultural values. The conclusions of this research illustrate the complexity of social dynamics in the digital era, where adaptation, change and response to communication technology play a key role in shaping patterns of human interaction. A deeper understanding of these processes can help in developing more effective strategies for managing the impact of technology in modern society
Pelatihan Komunikasi dalam Meningkatkan Kualitas Produk yang Dihasilkan oleh UMKM Leila Mona Ganiem; Sabir, Muhammad; Muntasir; Anshar; Rantesalu, Agustina
SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 01 (2024): Sabajaya: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : SABA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59561/sabajaya.v2i01.254

Abstract

Kontribusi sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia meningkat dari 57,84% menjadi 60,34% dalam lima tahun terakhir. Pemberdayaan UMKM menjadi krusial dalam memajukan perekonomian dan menyerap tenaga kerja. Salah satu upaya pemberdayaan adalah melalui pelatihan desain kemasan produk, mengatasi kendala daya saing produk UMKM di Ternate. Desain kemasan yang menarik diharapkan dapat meningkatkan daya tarik, kompetitivitas, dan citra produk, sejalan dengan visi Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM untuk meningkatkan daya saing produk UMKM secara nasional dan internasional. Pelatihan melibatkan metode ceramah, praktik, dan pendampingan, diikuti oleh 30 kepala sekolah sebagai peserta pelatihan masyarakat, dengan fokus pengembangan supervisi kepala sekolah.
MEDIA SOSIAL SEBAGAI SARANA PELESTARIAN KEBUDAYAAN BETAWI Ayati, Retno; Ganiem, Leila Mona
MediaKom : Jurnal Ilmiah Komunikasi Vol 14, No 1 (2024): Mediakom Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/mediakom.v14i1.16427

Abstract

Budaya Betawi adalah budaya asli kota Jakarta yang keberadaannya berdampingan dengan budaya lain di Jakarta. Bercampurnya budaya multikultural membuat budaya Betawi hampir punah. Salah satu tugas dan fungsi Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta adalah melestarikan kebudayaan Betawi. Namun upaya pelestarian ini terkendala akibat adanya pandemi Covid-19 sehingga berdampak pada refocusing anggaran termasuk untuk pelestarian kebudayaan Betawi. Untuk mengatasi hal tersebut, Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta melakukan inovasi dengan menggunakan media sosial sebagai sarana melakukan kegiatan pelestarian kebudayaan Betawi. Penggunaan media sosial difokuskan pada Instagram dan Youtube Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta. Hasilnya bahwa kegiatan pelestarian kebudayaan Betawi dilakukan dengan memproduksi dan menyebarluaskan konten pelestarian kebudayaan Betawi melalui media sosial yang terdiri perlindungan, pengembangan dan pemanfaatan kebudayaan. Terdapat hambatan pelestarian kebudayaan Betawi melalui media sosial beserta solusi yang telah dilakukan Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta dalam mengatasi hambatan yang ada.
Husband and Wife Communication Patterns in Periode Baby Blues Syndrome Yusniawati, Dessy; Ganiem, Leila Mona
Journal of Dialogos Vol. 1 No. 3 (2024): Journal of Dialogos - August
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/xabnpt41

Abstract

This study focuses on interpersonal communication in married couples, especially during the period of baby blues disorder. The approach used is social penetration theory. The study aims to describe the interpersonal communication patterns formed through the process of communication and support in husband and wife relationships during the period of baby blues syndrome. The case study method was used with data collection through interviews with five women who had given birth for the first time and had experienced postnatal baby blues disorder. The results showed that the interpersonal communication process in this period is usually started by the wife with an attitude of self-opening. Through interaction with the husband, the wife defines the form of support provided by the husband, both verbally and non-verbally, as a positive reaction to the self-opening that has been done. This communication pattern forms a cycle in each couple, showing that the four couples tend to have balanced and equal communication patterns. Husbands were involved mainly in providing instrumental support related to childcare and household activities. However, in one other couple, the communication pattern was considered unbalanced due to the lack of support from the husband, so the wife sought support from her female friends who also experienced similar baby blues.
PKM IKABOGA DALAM MEMBANGUN CITRA MELALUI PERSONALBRANDING DAN PERSONAL SOCIAL RESPONSIBILITY PENGUSAHAUMKM Ganiem, Leila Mona; Hilderiah, Rosmawati; Syaifuddin; Hani, Rafika
JUARA: Jurnal Wahana Abdimas Sejahtera Volume 5, Nomor 2, Juli 2024
Publisher : Jurusan Teknik Lingkungan Fakultas Arsitektur Lanskap dan Teknologi Lingkungan, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/dq5yrj89

Abstract

UMKM berperan penting dalam mendukung perekonomian lokal. Untuk menciptakan persepsi positif, pengusaha UMKM perlu aktif dalam membangun branding, yang mencakup pengelolaan citra, identitas, dan persepsi merek di mata publik. Namun, keterbatasan sumber daya sering menjadi hambatan dalam membangun personal branding yang efektif. Program kerjasama Universitas Mercu Buana dan UMKM Jasaboga IKABOGA bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pengusaha tentang Personal Social Responsibility (PSR) dan dampaknya pada branding serta citra perusahaan. Metode yang digunakan meliputi penyampaian konsep PSR, contoh implementasi, dan diskusi tentang keterlibatan peserta dalam kegiatan PSR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PSR memiliki dampak positif yang signifikan pada masyarakat sekitar, memperkuat citra perusahaan, meningkatkan keterlibatan komunitas, dan pembangunan ekonomi lokal. Melalui PSR, pengusaha UMKM dapat memperluas jaringan, meningkatkan pengenalan merek, dan memperkuat reputasi perusahaan, menjadikannya bagian integral dari strategi bisnis dan menciptakan dampak positif yang berkelanjutan.