Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi Kesehatan Penyakit Stroke pada Usia Produktif melalui Diskusi Publik bersama Yastroki Mogi, Amelia Haness; Novelia, Nina; Ganiem, Leila Mona
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 3 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i3.1659

Abstract

Stroke is one of the leading causes of death and disability worldwide, including in Indonesia. This condition can affect anyone, including individuals in their productive years, due to risk factors such as hypertension, diabetes, obesity, and unhealthy lifestyles. The prevalence of stroke in Indonesia continues to rise, with an increasing number of cases occurring among people under the age of 50. Public discussion activity highlights the importance of Personal Social Responsibility (PSR) in raising public awareness about stroke, especially among people in their productive age. Collaboration between the fields of communication and medicine can produce more effective educational strategies by delivering information in a simpler and more understandable way. One of method is a public discussion titled "Be Great, Don’t Regret," involving approximately 100 (hundred) persons medical professionals, academics, organizations such as the Indonesian Stroke Foundation (Yastroki), and community groups in Jakarta, Indonesia. In the discussion which was held at LSPR Campus, it was interactive, focusing on the main theme of the importance of balancing achievement with physical and mental health. Additionally, there were sub-themes on early detection, stress management, and healthy lifestyle habits. The event concluded with a reflection session and the participants' personal commitments to adopting a healthy lifestyle.ABSTRAKStroke merupakan salah satu penyebab utama kematian dan disabilitas di dunia, termasuk di Indonesia. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja, termasuk individu dalam usia produktif, akibat faktor risiko seperti hipertensi, diabetes, obesitas, serta gaya hidup tidak sehat. Prevalensi stroke di Indonesia terus meningkat, dengan kasus yang semakin banyak terjadi pada kelompok usia di bawah 50 tahun. Kegiatan diskusi publik ini menyoroti pentingnya masyarakat melakukan PSR (Personal Social Responsibility) dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat tentang stroke, terutama bagi usia produktif. Kolaborasi antara ilmu komunikasi dan kedokteran dapat menghasilkan strategi edukasi yang lebih efektif, dengan penyampaian informasi yang lebih sederhana dan mudah dipahami. Salah satu metode yang dilakukan adalah diskusi publik bertajuk "Be Great, Don’t Regret", yang melibatkan kurang lebih 100 (seratus) orang tenaga medis, akademisi, organisasi seperti Yayasan Stroke Indonesia (Yastroki) dan komunitas di Jakarta, Indonesia. Dalam diskusi yang diselenggarakan di kampus LSPR ini, berlangsung interaktif, membahas tema besar tentang pentingnya keseimbangan antara prestasi dan kesehatan fisik dan mental. Selain itu, juga sub-tema mengenai deteksi dini, manajemen stres, dan pola hidup sehat. Hingga acara ditutup dengan sesi refleksi dan komitmen pribadi peserta untuk memulai gaya hidup sehat.
Sosialisasi dan Membangun Tanggung Jawab Sosial Individu Siswa SMKN 60 Jakarta Terkait CHSE Leila Mona Ganiem; Rosmawati Hilderiah Pandjaitan; Rafika Hani
SAFARI :Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 3 No. 2 (2023): April : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : BADAN PENERBIT STIEPARI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/safari.v3i2.475

Abstract

Keindahan wisata Indonesia banyak dikunjungi wisatawan nusantara dan mancanegara. Covid-19 tahun 2020-2021 membuat penurunan signifikan wisatawan, namun tahun 2022 mulai ada peningkatan. Untuk keberlangsungan bisnis, menghadirkan quality tourism, dan terpenuhinya hak wisatawan Kemenparekraf menerapkan protokol CHSE. Protokol kesehatan ini berbasis Kebersihan, Kesehatan, Keamanan, dan Kelestarian Lingkungan bagi pelaku usaha pariwisata, usaha/fasilitas lain yang terkait, lingkungan masyarakat, serta destinasi pariwisata. Untuk mendukung program tersebut diperlukan pembekalan pengetahuan CHSE kepada para siswa SMK sebagai calon pelaku usaha pariwisata. Tema pengabdian pada masyarakat ini adalah pelatihan CHSE bagi siswa pariwisata di SMK Negeri 60 Jakarta. Tujuan kegiatan adalah untuk 1) Melakukan sosialisasi protokol CHSE kepada para siswa; 2) Mendorong tanggung jawab sosial individu siswa untuk berbagi informasi CHSE pada lingkungannya. Metode yang dilakukan adalah interaksi langsung, presentasi, dan penjelasan yang merujuk pada panduan Kemenparekraf terkait CHSE, diskusi, dan memotivasi berbagi pada lingkungannya dengan pendekatan Personal Sosial Responsibility-PSR. Dalam seluruh proses, peserta dan narasumber saling berdialog, tanya jawab diciptakan dalam suasana kekeluargaan.
Empowering Indonesian Migrant Workers to Prevent and Manage Stroke through Personal Social Responsibility (PSR) in Penang, Malaysia Ganiem, Leila Mona; Saragih, Nurhayani; Hartono, Sri
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 4 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i4.1928

Abstract

Stroke is a leading cause of death in Indonesia and the world.  Indonesian migrant workers (TKI) in Malaysia, also face high risks due to unhealthy lifestyles, chronic stress, and limited healthcare access.  This community service program addresses these challenges by empowering TKI through Personal Social Responsibility (PSR), fostering cooperation (gotong royong) to enhance collective well-being. The program focuses on improving health literacy through tailored stroke prevention education and enabling the community to take ownership of health initiatives via strategic communication and peer-led actions. Activities include interactive workshops, health ambassador training, development of culturally sensitive educational materials, health screenings, and peer support networks. These initiatives equip participants with essential knowledge, encourage proactive health behaviors, and promote sustainable stroke prevention strategies. The program has successfully improved health literacy among 80% of participants and trained 24 health ambassadors who actively disseminate information and advocate for healthier lifestyles. These measurable outcomes align with the program’s objectives of fostering a resilient and health-conscious community. By integrating PSR principles, this initiative strengthens the resilience of the TKI community, fostering a culture of shared responsibility in stroke prevention and overall health improvement.ABSTRAKStroke merupakan penyebab kematian utama di Indonesia dan dunia. Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia juga menghadapi risiko tinggi akibat gaya hidup tidak sehat, stres kronis, dan terbatasnya akses layanan kesehatan. Program pengabdian masyarakat ini menjawab tantangan tersebut dengan memberdayakan TKI melalui Personal Social Responsibility (PSR), memupuk kerja sama (gotong royong) untuk meningkatkan kesejahteraan kolektif. Program ini berfokus pada peningkatan literasi kesehatan melalui edukasi pencegahan stroke yang disesuaikan dan memungkinkan masyarakat untuk mengambil kepemilikan atas inisiatif kesehatan melalui komunikasi strategis dan tindakan yang dipimpin oleh rekan sebaya. Kegiatannya meliputi lokakarya interaktif, pelatihan duta kesehatan, pengembangan materi edukasi yang peka budaya, skrining kesehatan, dan jaringan dukungan sebaya. Inisiatif-inisiatif ini membekali peserta dengan pengetahuan penting, mendorong perilaku kesehatan proaktif, dan mempromosikan strategi pencegahan stroke yang berkelanjutan. Program ini telah berhasil meningkatkan literasi kesehatan di antara 80% peserta dan melatih 24 duta kesehatan yang secara aktif menyebarluaskan informasi dan mengadvokasi gaya hidup yang lebih sehat. Hasil yang terukur ini sejalan dengan tujuan program untuk membina masyarakat yang tangguh dan sadar kesehatan. Dengan mengintegrasikan prinsip-prinsip PSR, inisiatif ini memperkuat ketahanan komunitas TKI, menumbuhkan budaya tanggung jawab bersama dalam pencegahan stroke dan peningkatan kesehatan secara keseluruhan.
The Permai Community in Penang, Malaysia Through Digital Literacy to Prevent Illegal Online Loans : Pengabdian Nurhayani Saragih; Leila Mona Ganiem
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.2052

Abstract

The misuse of illegal online loans (known as pinjol) among Indonesian diaspora communities in Malaysia highlights the urgent need to improve digital and financial literacy. This community service program, conducted by Universitas Mercu Buana in collaboration with PERMAI in Penang, aimed to strengthen community resilience through participatory, community-based education. Employing a Participatory Action Research (PAR) approach, the program involved a needs assessment, interactive training sessions, real-case simulations, group discussions, and digital awareness campaigns. Educational materials focused on identifying illegal lending practices, protecting personal digital data, making informed financial decisions, and using social media for financial advocacy. Evaluation results indicated increased knowledge, greater awareness of digital risks, and more cautious financial behavior among participants. Quantitative data showed high levels of satisfaction, while qualitative feedback confirmed behavioral change and active community engagement. Additionally, the program contributed to achieving institutional Key Performance Indicators (KPIs) and enhanced PERMAI’s role as a digital literacy hub for the Indonesian diaspora in Malaysia.
PENINGKATAN KESADARAN PENTINGNYA K3 UNTUK SEKOLAH RAMAH ANAK DI SDIT ASY-SYAFII JAKARTA TIMUR Rafika Hani; Leila Mona Ganiem; Rona Fika Jamila; Maryam, Siti; Sundah, Edra Carissa
Jurnal Widya Laksmi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal WIDYA LAKSMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) - Inpress
Publisher : Yayasan Lavandaia Dharma Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59458/jwl.v5i1.114

Abstract

Perwujudan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman merupakan salah satu faktor utama dalam mendukung kelancaran kegiatan belajar mengajar (KBM). Kesadaran akan pentingnya penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di sekolah menjadi hal krusial dalam menciptakan Sekolah Ramah Anak (SRA). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan penerapan K3 di SDIT Asy-Syafii, Jakarta Timur, melalui pelatihan manajemen risiko bagi guru dan staf, serta sosialisasi risiko dan pengenalan simbol-simbol K3 kepada siswa. Selain itu, buku panduan dan administrasi perlengkapan K3 disediakan untuk mendukung implementasi yang nyata di sekolah. Kegiatan ini melibatkan seluruh guru, staf, dan siswa dengan harapan mampu meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya menjaga keselamatan, keamanan, dan kesehatan di lingkungan sekolah. Hasil kegiatan ini diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan di sekolah secara signifikan.
The Influence of CSR Communication on Legitimacy, Trust and Reputation of BPJS Ketenagakerjaan Radisatra, Brian; Ganiem, Leila Mona
Jurnal ICT : Information and Communication Technologies Vol. 16 No. 1 (2025): April, Jurnal ICT : Information and Communication Technologies
Publisher : Marqcha Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/jict.v16i1.199

Abstract

This study analyzes the impact of CSR communication on corporate legitimacy, trust, and reputation at BPJS Ketenagakerjaan using a quantitative approach with SEM-PLS. A total of 315 participants were selected through purposive sampling. The findings show that CSR communication significantly influences corporate legitimacy (β = 0.948, p < 0.001), trust (β = 0.990, p < 0.001), and reputation (β = 0.678, p < 0.001). Corporate legitimacy mediates the link between CSR communication and reputation (β = 0.423, p < 0.001), while corporate trust does not (β = 0.129, p = 0.078). Theoretically, this study supports legitimacy and social exchange theories, highlighting that transparent CSR communication enhances trust and reputation in public institutions. It also underscores the role of corporate legitimacy in strengthening reputation. From a managerial perspective, transparency in CSR communication, value-driven messaging, and proactive CSR programs are crucial. BPJS Ketenagakerjaan should integrate CSR into its communication strategy to improve public perception and credibility
Customer Engagement Through Instagram Quiz Content by BPJS Ketenagakerjaan Aji, Arfanul; Ganiem, Leila Mona
Jurnal ICT : Information and Communication Technologies Vol. 16 No. 1 (2025): April, Jurnal ICT : Information and Communication Technologies
Publisher : Marqcha Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/jict.v16i1.200

Abstract

This study explores the effectiveness of Instagram-based interactive quizzes in enhancing public engagement with BPJS Ketenagakerjaan. Employing a quasi-qualitative method within a constructivist paradigm, the research investigates how quiz content contributes to user interaction, social security awareness, and audience comprehension. Data were collected through interviews, observations, and engagement rate (ER) analysis between quiz and non-quiz content in 2024. The findings show that quizzes significantly outperform non-quiz content in engagement, with the highest ER reaching 16.29% in October. Key factors influencing engagement include the relevance of quiz themes, interactivity, timing of posts, and incentive offerings. Interviews with six participants—comprising field workers, office employees, and academics—reveal that quizzes are seen as entertaining, informative, and motivating due to their rewards and interactive nature. Additionally, quizzes were found to enhance engagement across cognitive (understanding), affective (emotional connection), and behavioral (information-seeking) dimensions. Social-level effects were also observed, with participants sharing information from the quizzes, creating a ripple effect of public awareness. The study concludes that interactive Instagram quizzes are an effective digital communication strategy for increasing public engagement and understanding of BPJS Ketenagakerjaan’s programs. It recommends diversifying quiz formats, aligning content with trending topics, strengthening incentives, and incorporating follow-up engagement tools such as live Q&A sessions and discussion forums.
KOLABORASI PERSONAL SOCIAL RESPONSIBILITY DALAM PENCEGAHAN TINDAKAN BULLYING MELALUI EDUKASI KOMUNIKASI VERBAL DAN NON VERBAL PADA REMAJA DI SMKN 49 JAKARTA Rafika Hani; Leila Mona Ganiem
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1: Juni 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v4i1.7966

Abstract

Kasus perundungan semakin meningkat dari tahun ke tahun di Indonesia. Bullying menjadi salah satu bentuk aksi ikut-ikutan yang kerap terjadi di kalangan remaja, karena kurangnya pemahaman mengenai bullying itu sendiri. Mereka menganggap bahwa bullying hanya berupa bentuk candaan atau gurauan yang biasa terjadi. Ditambah tekanan dari teman sebaya juga berpengaruh terhadap keinginan seseorang untuk melakukan tindakan bullying. Tujuan kegiatan PkM ini untuk memberikan edukasi kepada peserta mengenai bentuk-bentuk bullying baik secara komunikasi verbal maupun non verbal. Melalui kolaborasi dengan konsep PSR, kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa kepedualian dan lingkungan pertemanan yang positif dengan teman sebayanya. Peserta kegiatan ini adalah siswa/siswi SMKN 49 Jakarta.. Hasil kegiatan PkM ini yaitu mampu menjangkau sisi pengetahuan, keinginan dan rencana tindakan peserta dalam mencegah aksi bullying. Hal ini sebagai wujud PSR peserta dalam menjaga lingkungan pergaulan di sekolah. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung penuh program pemerintah dalam menekan kasus bullying di kalangan remaja
EFFECTIVE COMMUNICATION PRINCIPLES IN THE QURAN: FOSTERING HARMONIOUS INTERPERSONAL RELATIONSHIP Surasman, Otong; Ganiem, Leila Mona
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 2: Juli 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i2.7908

Abstract

This study aims to identify the principles of effective communication found in the Quran and evaluate their application in daily life to build harmonious interpersonal relationships. While extensive research has been conducted on effective communication, studies specifically examining Quranic communication principles and their practical implementation remain limited. The Quran, as the holy book of Islam, not only provides spiritual guidance but also offers communication principles that can address contemporary communication challenges. This study uses a qualitative approach to explore these principles. Primary data is derived from Quranic verses related to communication, while secondary data includes Quranic tafsirs, books on Islamic communication, and academic articles on effective communication theories. Text analysis is conducted to categorize verses based on themes such as honesty (qaulan sadidan), kindness (qaulan ma’rufan), wisdom (qaulan balighan), empathy and compassion (qaulan layyinan), and respect (qaulan kariman). The findings reveal that Quranic communication forms align closely with the effective communication theories of Stewart L. Tubbs and Sylvia Moss, and the interpersonal communication theories of Muhammad Budyatna and Leila Mona Ganiem. These principles emphasize understanding, honesty, clarity, respect, and gentleness, which collectively enhance communication quality and interpersonal relationships. This study provides practical solutions for improving communication in a complex and diverse society, recommending the adoption of Quranic communication forms in daily practices to foster understanding, build trust, and create a harmonious communication environment.
LEBAK DISTRICT’S STRATEGY FOR PROMOTING BADUY TOURISM DURING THE PANDEMIC Ukke Inggryd Aulia; Leila Mona Ganiem
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 4: September 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i4.8548

Abstract

The Covid-19 pandemic has significantly impacted various sectors, including tourism, which is a vital sector for generating foreign exchange and contributing to economic development. Tourism plays a crucial role in creating and expanding business opportunities, increasing community and government income, and fostering environmental and cultural preservation. This study applies John December's Computer-Mediated Communication (CMC) Theory, focusing on the marketing communication mix. The aim is to evaluate the promotional strategies employed by the Culture and Tourism Office of Lebak Regency for tourist destinations and the creative economy during the pandemic. This qualitative research utilizes data obtained through observation, interviews, literature reviews, and documentation. The findings indicate that the Culture and Tourism Office of Lebak Regency has not fully optimized the use of digital media in promoting Baduy cultural tourism and its creative economic impacts