Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PELATIHAN PENYUSUNAN RPP BERBASIS KURIKULUM MERDEKA DI SMP ISTANA HATI BINJAI Narpila, Suci Dahlya; Aufa, Aufa; Hasanah, Uswatun
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 6, No 4 (2023): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v6i4.5150

Abstract

Adanya perubahan kurikulum menjadi kurikulum merdeka merupakan salah satu upaya pemerintah dalam terus memperbaiki kualitas pendidikan Indonesia. Menghadapi perubahan tersebut tentu saja pihak sekolah, dalam hal ini yaitu SMP Istana Hati Binjai harus mempersiapkan diri mereka terkait penerapan kurikulum merdeka ini. Para guru SMP Istana Hati Binjai juga harus sigap mempelajari tentang kurikulum merdeka ini, terutama terkait dengan perangkat pembelajaran seperti RPP. Guru membutuhkan pelatihan yang memberikan informasi terkait RPP pada kurikulum merdeka yang akan digunakan dalam prose pembelajaran. Untuk itu, tim PkM UINSU yang terdiri dari 3 orang dosen memberikan pelatihan dengan tema menyusun RPP berbasis kurikulum merdeka. Pelatihan dilaksanakan selama satu bulan dengan 6 kali sesi pelatihan dari tanggal 16 Mei 2022 sampai dengan 20 Juni 2022. Adapun peserta pelatihan adalah 20 orang guru SMP Istana Hati Binjai. Dari pelatihan ini, peserta mendapatkan wawasan terkait RPP berbasis kurikulum merdeka, bahkan masing-masing peserta menghasilkan produk berupa 1 berkas RPP yang siap digunakan dalam pembelajaran. Berdasarkan pengamatan selama pelatihan dilaksanakan, ditemukan bahwa peserta pelatihan sangat antusias. Begitu juga dengan hasil angket yang diisi peserta seteleh mengikuti pelatihan. Ditemukan bahwa peserta sangat puas terhadap kegiatan pelatihan yang diselenggarakan. Peserta juga berharap diselenggerakan kembali pelatihan serupa dengan tema yang berbeda.
Strategi Pembinaan Adab Siswa Kelas IX Oleh Guru Akidah Akhlak di MTS Al-Hidayah Patumbak Narpila, Suci Dahlya; Asmoro, Windu; Embriana, Bagus Irvan; Ramadhan, Nugraha Pratama
Cognoscere: Jurnal Komunikasi dan Media Pendidikan 2025: Cognoscere Volume 3 Issue 1 Year 2025 (In Progress Issue)
Publisher : CV. Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/cognoscere.249

Abstract

The aim of writing this article is to (1) Identify the moral condition of class IX students at MTS Al-Hidayah Patumbak, (2) Analyze the supporting and inhibiting factors for developing the morals of class IX students at MTS Al-Hidayah Patumbak, and (3) Describe the strategies of aqidah teachers morals in developing the manners of class IX students at MTS Al-Hidayah Patumbak. The type of research method used is qualitative research, with descriptive analysis techniques proposed by Miles and Huberman which include interviews, observation and documentation. The subjects of this research are (1) Madrasah Head Teacher, (2) Aqidah Akhlak Teacher, and (3) Counseling Guidance (BK) Teacher at MTS Al-Hidayah Patumbak located on Jl. Pelita No.75, Patumbak Village, Medan, North Sumatra. The results of this research indicate that the current moral condition of class IX MTS Al-Hidayah Patumbak students requires efforts to ensure maximum moral development of students. Supporting and inhibiting factors for developing the morals of class IX students at MTS Al-Hidayah Patumbak, include: Supporting Factors: (1) Increasing religious values, social values and exemplary, (2) The role of the madrasa head, (3) A good school environment, ( 4) Collaboration from all parties in the school, and (5) school policies to develop student morals. Inhibiting Factors: (1) Limited time to improve students' morals, (2) Living environment, (3) Low awareness of students regarding the importance of developing manners in schools, and (4) advances in the times such as the emergence of advanced technologies such as cellphones and so on. others that influence students' moral development. And the moral aqidah teacher's strategy in developing the manners of class IX students at MTS Al-Hidayah Patumbak, namely: (1) Implementing an example, (2) Giving warnings, (3) Giving punishment, and (4) Class conditioning. Abstrak Penulisan artikel ini bertujuan untuk (1) Mengidentifikasi bagaimana kondisi akhlak siswa kelas IX di MTS Al-Hidayah Patumbak, (2) Menganalisis faktor pendukung dan penghambat pembinaan akhlak siswa kelas IX di MTS Al-Hidayah Patumbak, dan (3) Mendeskripsikan strategi guru akidah akhlak dalam membina adab siswa kelas IX di MTS Al-Hidayah Patumbak. Jenis metode penelitian yang digunakan ialah penelitian kualitatif, dengan teknik analisis deskriptif yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman yang meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun subjek penelitian ini adalah (1) Guru Kepala Madrasah, (2) Guru Akidah Akhlak, dan (3) Guru Bimbingan Konseling (BK) MTS Al-Hidayah Patumbak yang berlokasi di Jl. Pelita No.75, Patumbak Kampung, Medan, Sumatera Utara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi akhlak siswa kelas IX MTS Al-Hidayah Patumbak saat ini memerlukan  perlu adanya upaya untuk menjamin pembinaan akhlak peserta didik secara maksimal. Faktor pendukung dan penghambat pembinaan akhlak siswa kelas IX di MTS Al-Hidayah Patumbak, meliputi: Faktor Pendukung: (1) Meningkatkan nilai keagamaan, nilai sosial, dan keteladanan, (2) Peran kepala madrasah, (3) Lingkungan sekolah yang baik, (4) Kolaborasi dari semua pihak di sekolah, dan (5) kebijakan sekolah untuk mengembangkan moral siswa. Faktor Penghambat: (1) Terbatasnya waktu untuk meningkatkan akhlak siswa, (2) Lingkungan tempat tinggal, (3) Rendahnya kesadran siswa akan pentingnya pembinaan adab di sekolah, dan (4)kemajuan zaman seperti munculnya teknologi-teknologi canggih seperti handphone dan lain-lain yang memengaruhi perkembangan moral siswa. Dan strategi guru akidah akhlak dalam membina adab siswa kelas IX di MTS Al-Hidayah Patumbak, yaitu: (1) Penerapan keteladanan, (2) Pemberian teguran, (3) Pemberian hukuman, dan (4) Pengkondisian kelas. Kata kunci: Strategi Guru, Pembinaan Adab, Akidah Akhlak
Analisis Kurangnya Guru dalam Menggunakan Media Pembelajaran di Sekolah Madrasah Aliyah Negeri 3 Medan Narpila, Suci Dahlya; Wulandari, Indah Cahyaning; Siregar, Naiya Syahfitri; Ginting, Zaki Salatin Amin
Maktabatun: Jurnal Perpustakaan dan Informasi Vol 4 No 2 (2024): Maktabatun: Jurnal Perpustakaan dan Informasi
Publisher : Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media memegang peranan yang sangat penting dalam proses pembelajaran. Sebab siswa tidak hanya memerlukan penjelasan tradisional dari guru, namun juga menjadi wadah yang memungkinkan mereka mengembangkan potensi yang ada dalam diri setiap siswa melalui pemanfaatan media. Selanjutnya, di antara siswa yang gaya belajarnya berbeda, siswa yang gaya belajarnya tidak sesuai dengan metode belajar guru jauh lebih besar kemungkinannya untuk mengalami kesulitan dalam proses pembelajaran di kelas sehingga dengan adanya pemanfaatan media bisa membantu siswa dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui factor penyebab guru tidak menggunakan media pembelajaran di dalam kelas (2) Mengindetifikasi penyelesaian dari masalah tersebut. Jenis metode penelitian yang di gunakan ialah penelitian deskriptif, dengan teknik analisis kualitatif yang dikemukakan oleh Sugiyono melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun subjek penelitiannya (1) Guru Wali Kelas, (2) Wakil Kepala Sekolah, (3) Staf TU Madrasah Aliyah Negeri 3 Medan. Sekolah yang di observasi berlokasi di Jl. Pertahanan No.99, Sigara Gara, Kec. Patumbak, Kab. Deli Serdang, Sumatera Utara. Hasil penelitian ini menunjukkan faktor penyebab terjadinya permasalahan kurangnya guru dalam menggunakan media pembelajaran di sekolah, yaitu: (1) Penggunaan media yang bermasalah, (2) Mengunakan media sangat rumit dan mahal, (3) Belum tersedianya media pembelajaran di sekolah, (4) Materi tidak sesuai dengan media pembelajaran, (5) Kurikulum yang belum memadai, (6) Kebiasaan menikmati dan menggunakan metode pembelajaran ceramah. Alternatif penyelesaian kurangnya guru dalam menggunakan media pembelajaran disekolah, dapat dilakukan dengan cara yaitu: (1) Kepala sekolah bisa membuat pelatihan seperti mengadakan workshop ataupun seminar untuk meningkatkan kualitas penggunaan media pembelajaran dan melatih pola pikir guru untuk secara sadar menggunakan media pembelajaran dalam mengajar, (2) Memberikan reward kepada guru-guru seperti penghargaan dan imbalan kepada guru yang menggunakan media pembelajaran dengan maksimal (3) Guru bisa memanfaatkan media pembelajaran yang sudah tersedia di sekolah, (4) Guru bisa memanfaatkan media yang sederhana (5) Guru harus memilih media yang tepat.
ANALYSIS OF STUDENT’S DIFFICULTIES IN SOLVE CIRCULATION QUESTION IN CLASS VII SMP HARAPAN 2 MEDAN Narpila, Suci Dahlya; Elfina, Hetty; Wahyuni, Sri; Hasratuddin, Hasratuddin
Jurnal Magister Pendidikan Matematika (JUMADIKA) Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Magister Pendidikan Matematika (JUMADIKA)
Publisher : Prodi Magister Pendidikan Matematika Pascasarjana Universitas Pattimura Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jumadikavol6iss2year2024page80-88

Abstract

This research began with the researcher's anxiety regarding the low achievement in mathematics learning in class VII SMP Harapan 2 Medan. Considering the importance of mathematics lessons, it is necessary to carry out an analysis regarding the various difficulties students face when finding solutions to mathematical problems. This type of research is qualitative research with research subjects of as many as 14 students in class VII SMP Harapan 2 Medan. From the results of data analysis, it was found that there were four categories of student difficulties when solving mathematics problems on circle material, namely (1) difficulty understanding the concept of circles, radii finger, circumference, and various others; (2) Difficulty using mathematical tools (ruler) in solving mathematical problems; (3) Difficulty in understanding mathematical symbols; and (4) Not being careful in solving mathematics problems
THE APPLICATION OF INQUIRY-BASED LEARNING TO IMPROVE STUNDETS’ SPATIAL CAPABILITY IN SMA YPK MEDAN Narpila, Suci Dahlya
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.14 KB) | DOI: 10.23887/jpi-undiksha.v7i2.11682

Abstract

This study stems from the writer's anxiety about the low ability of spatial students in SMA YPK Medan. The low spatial ability was caused by the ineffectiveness of the learning applied by the teacher. The purpose of this study was to describe the data of students' spatial ability improvement as a result of the application of the inquiry learning model. This research was a quasi-experimental research with a design used was a pretest-posttest control group design. The sample of this research were 69 students of SMA YPK Medan. Data to be collected in this research was the data of students' spatial ability. The instrument used to collect the data was a spatial ability test. The data were collected then analyzed by using one-way ANOVA in SPSS program. From result of SPSS obtained data Fcount> Ftable, that is 8,945 > 3,973 and Sig. < , that is 0,04 < 0,05. Based on the results of data analysis could be concluded that the improvement of the spatial ability of students who received inquiry learning was higher than the improvement of spatial ability that gets regular learning.
Analisis Kesulitan Mahasiswa dalam Mempelajari Konsep Dasar Kebebasan Lintasan pada Mata Kuliah Kalkulus Vektor Cibro, Radi; Razzaq, Miftahur; Sianipar, Muhammad Syahdan; Narpila, Suci Dahlya
Jurnal Informatika, Multimedia dan Teknik Vol 1 No 2 (2025): Januari-Juni 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jimt.v1i2.1319

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai bentuk kesulitan yang dialami mahasiswa dalam mempelajari konsep dasar kebebasan lintasan, khususnya pada materi integral garis dalam mata kuliah kalkulus vektor. Kebebasan lintasan merupakan konsep penting dalam integral garis, terutama dalam kaitannya dengan medan vektor konservatif. Namun, banyak mahasiswa kesulitan dalam membedakan antara medan konservatif dan non konservatif, menentukan parameterisasi kurva, serta memahami hubungan antara integral garis dan gradien fungsi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan partisipan mahasiswa semester empat dari program studi Pendidikan Matematika di salah satu perguruan tinggi. Data dikumpulkan melalui tes diagnostik dan wawancara mendalam, kemudian dianalisis untuk mengungkap jenis kesulitan yang paling dominan. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa mengalami hambatan baik dalam pemahaman konsep maupun penerapan prosedur yang berkaitan dengan kebebasan lintasan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan strategi pembelajaran Kalkulus Vektor yang lebih efektif dan mudah dipahami.
Studi Kesulitan Konseptual Mahasiswa dalam Memahami Teorema Green pada Perkuliahan Kalkulus Vektor Dwikalsum; Yani, Nur Intan Amanda; Fadhila, Isfahani; Narpila, Suci Dahlya
Jurnal Informatika, Multimedia dan Teknik Vol 1 No 2 (2025): Januari-Juni 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jimt.v1i2.1330

Abstract

Studi ini dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasi kesulitan konseptual yang dihadapi oleh mahasiswa dalam memahami Teorema Green pada mata kuliah Kalkulus Vektor. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan wawancara mendalam terhadap tiga mahasiswa dari kelompok lain yang telah mempelajari materi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa cenderung memahami Teorema Green secara prosedural tanpa pemahaman mendalam terhadap makna geometris dan konsep integral yang mendasarinya. Kesulitan utama yang ditemukan meliputi ketidakmampuan menghubungkan integral garis dengan integral ganda, kurangnya pemahaman terhadap syarat berlaku teorema, serta kebingungan dalam menerapkan konsep pada soal. Selain itu, pendekatan pengajaran yang terlalu teoritis dinilai kurang membantu. Mahasiswa mengusulkan penggunaan metode visualisasi, animasi, serta soal kontekstual untuk meningkatkan pemahaman. Temuan ini mengindikasikan pentingnya pembelajaran yang menyeimbangkan aspek teknis dan konseptual dalam memahami kalkulus tingkat lanjut.
A systematic literature review: Self-efficacy toward mathematical reasoning ability Narpila, Suci Dahlya; Tarwiyah; Purba, Oktaviana Nirmala; Purba, Azrina; Lestari, Indah
Jurnal Absis: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Absis
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/absis.v8i2.3450

Abstract

This study is a systematic literature review aimed at describing various research findings related to students’ mathematical reasoning ability in relation to their self-efficacy levels. The method used is a systematic literature review by applying the keywords self-efficacy and reasoning ability, along with predefined inclusion criteria to select relevant articles. Articles that met the inclusion criteria were then analyzed qualitatively to draw valid and accountable conclusions. The results of the analysis reveal inconsistencies across studies regarding the influence of self-efficacy on students’ mathematical reasoning ability. Differences were also found in how varying levels of self-efficacy affect students’ performance in solving mathematical reasoning tasks. These discrepancies may stem from several factors, including sample limitations, differences in methodological approaches, the theoretical frameworks adopted, and variations in contextual field conditions. Therefore, further research is needed that involves more diverse variables and employs more comprehensive methodological designs to gain a more consistent and holistic understanding of the relationship between self-efficacy and students’ mathematical reasoning ability.
ANALYSIS OF DIFFICULTIES OF MATHEMATICS EDUCATION STUDENTS IN BLENDED LEARNING AFTER COVID-19 PANDEMIC Narpila, Suci Dahlya; Ammamiarihta, Ammamiarihta; Nababan, Siti Aminah
Jurnal Pendidikan Matematika (JUPITEK) Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Matematika (JUPITEK)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jupitekvol5iss2pp167-174

Abstract

Entering the new normal era in the UINSU Medan, the campus has established a blended learning system as a learning method. Although blended learning is good as an alternative to learning method in the new normal era, it still had limitations. If viewed from the perspective of students, they have difficulties when took blended learning. This difficulty will certainly affect the learning outcomes of the students themselves. This of course cannot be left alone, it is necessary to in depth analysis of student difficulties when took blended learning and then find the right solution to solve these difficulties. This research focuses to find out students’ difficulties when taking Calculus Vector Class through blended learning method after COVID-19 pandemic era. This is a descriptive qualitative study. The subjects of this study are students of Calculus Vector class in the fourth semester of the Department of Mathematics Education, UINSU Medan. This research uses interview method and questionnaires as data collection instruments. The results show that students' difficulties are divided into technical difficulties, student adaptation difficulties, and lecturer adaptation difficulties. Learning strategies must be developed to address these difficulties and to bolster students’ adaptation to blended learning class
EFFECTIVENESS OF LEARNING MODEL QUANTUM LEARNING AGAINST STUDENTS’ MMATHEMATICAL CRITICAL THINKING SKILLS nasution, siti khadijah; Narpila, Suci Dahlya
Prima: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9, No 3 (2025): PRIMA : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/prima.v9i3.14636

Abstract

Students must have critical thinking skills to face the challenges of complex mathematics learning. Howver, the fact in the field shows that study are still classified as lacking in critical thinking. The purpose of this study was to determine how effective the quantum learning model is on students' mathematical critical thinking skills in the material of arithmetic sequences. This study was conducted at Karya Utama Junior High School in Serdang Bedagai Regency. A quantitative approach was used and a quasi-experimental design using a pretest-posttest control group. The results of the study were conducted randomly, with 30 studies each in the experimental group of class VIII d and the control group of class VIII B. The results showed an average posttest score of the experimental class of 79.66, which was higher than the control class of 70.66, and a significance value of 0.003 <0.05. Therefor, H0 was rejected and ha was accepted. The results showed that the quantum learning model was effective in improving the ability to think critically mathematically.