Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Implementasi Kegiatan Luar Kelas dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Anak Usia Dini Nur Rilla Safitri; Ayu Aprillia Pangestu Putri; Azainil Azainil; Makmun Makmun; Wilda Isna Kartika; Malpaleni Satriana; Tri Wahyuningsih
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1777

Abstract

Pembelajaran di luar kelas perlu menerapkan strategi yang diterapkan guru untuk meningkatkan kemampuan belajar anak melalui pengalaman langsung. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada anak usia 5–6 tahun di TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 3 Samarinda. Penelitian dilaksanakan selama dua minggu, yaitu pada 14–26 Juli 2025, dan melibatkan empat mahasiswa peneliti. Penelitian yang digunakan ialah metode kualitatif deskriptif dengan teknik observasi dan dokumentasi. Analisis data ini dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman, yang mencakup mereduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan secara interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan luar kelas seperti praktik berwudhu, senam pagi, permainan lempar bola, tur kelas, mencuci tangan, dan bermain bebas memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan anak. Kegiatan tersebut membantu anak mengenal lingkungan sekolah, membentuk kebiasaan hidup bersih, meningkatkan keterampilan motorik kasar, serta menumbuhkan nilai sosial dan spiritual. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran guru dan pendamping dalam membimbing anak serta menciptakan lingkungan belajar yang kondusif selama pelaksanaan MPLS.
Pengaruh Kesukuan Orang Tua terhadap Kemampuan Berbahasa Daerah pada Anak Usia Dini Indah Salsabila Firdausi; Adharina Dian Pertiwi; Febry Maghfirah; Wilda Isna Kartika; Fitri Anjarwati
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1969

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh latar belakang kesukuan orang tua terhadap kemampuan berbahasa daerah Kutai pada anak usia dini. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pretest–posttest pada tiga kelompok anak: dua orang tua Kutai, satu orang tua Kutai, dan non-Kutai. Anak diberikan intervensi berupa video animasi berbasis budaya Kutai, kemudian perkembangan bahasa diukur melalui lima indikator: menyimak, menceritakan kembali, kosakata, keaksaraan, dan pemahaman arti kata. Data yang diperoleh dari observasi kemudian diubah menjadi skor dan dihitung nilai rata-ratanya untuk masing-masing indikator. Analisis dilakukan menggunakan deskriptif kuantitatif, yaitu teknik analisis yang bertujuan menggambarkan hasil penelitian melalui angka-angka dasar seperti rata-rata dan persentase peningkatan. Hasil penelitian menunjukkan seluruh kelompok mengalami peningkatan setelah intervensi, dengan capaian tertinggi pada kelompok anak dengan dua orang tua Kutai. Media animasi terbukti efektif memperkuat kemampuan bahasa reseptif dan produktif melalui visualisasi, pengulangan kosakata, serta konteks budaya yang familiar. Temuan ini menegaskan bahwa paparan bahasa dalam keluarga berpengaruh signifikan, namun pembelajaran berbasis budaya tetap mampu meningkatkan kemampuan berbahasa bahkan pada anak tanpa latar belakang suku Kutai.
Studi Kasus: Pola Asuh Demokratis pada Anak Usia Prasekolah dalam Keluarga Etnis Kutai Cindy Cindy; Fachrul Rozie; Riyana Riyana; Azainil Azainil; Makmun Makmun; Wilda Isna Kartika; Malpaleni Satriana; Tri Wahyuningsih
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2038

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini untuk mendeskripsikan pola asuh usia prasekolah dalam keluarga etnis kutai. Desain penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan partisipan orang tua dan tokoh masyarakat. Data yang dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi tiga tahapan, yaitu reduksi data penyajian data serta penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh yang diterapkan adalah pola asuh demokratis. Orang tua etnis Kutai memberikan kehangatan, dukungan emosional yang tinggi, dan juga memberikan kebebasan yang cukup besar kepada anak. Nilai-nilai budaya Kutai ditemukan seperti mengayun anak dengan sarung juga diberi berbagai bacaan doa . Tradisi adat Kutai memiliki rangkaian upacara penting yang menandai tahapan kehidupan seorang anak, yaitu dimulai dengan upacara menginjak tanah saat anak pertama kali menapakkan kaki di bumi, diikuti dengan tradisi naik ayun yang merupakan ritual simbolis. orang tua dan keluarga mendoakan agar anak tumbuh sehat, berakhlak baik, dan terhindar dari hal-hal buruk. Penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana budaya kutai mempengaruhi praktik pengasuhan anak. Kontribusi pada penelitian ini yaitu.  sebagai upaya mempertahankan  nilai budaya Kutai dalam konteks pola pengasuhan serta penguatan karakter berbasis kearifan lokal Kutai pada anak usia dini.
Efektivitas Media Fun Book Berbasis Kearifan Lokal Kalimantan terhadap Minat Belajar Anak Usia Dini Alya Sagita Yumarnis; Evie Palenewen; Malpaleni Satriana; Tri Wahyuningsih; Makmun Makmun; Azainil Azainil; Wilda Isna Kartika
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2077

Abstract

Minat belajar pada anak usia dini merupakan komponen penting dalam mendukung keberhasilan proses pembelajaran. Namun, keterbatasan media pembelajaran yang inovatif, menarik, dan relevan dengan konteks kehidupan anak berdampak pada rendahnya keterlibatan serta minat belajar, terutama dalam pengenalan budaya lokal. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media Fun Book berbasis kearifan lokal Kalimantan sekaligus menganalisis efektivitasnya dalam meningkatkan minat belajar anak usia dini. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan tahapan analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan, dan uji coba produk. Penelitian melibatkan 2 guru sebagai informan utama dan 17 anak usia 4–5 tahun sebagai subjek uji coba. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media Fun Book berbasis kearifan lokal Kalimantan mampu meningkatkan minat belajar anak secara signifikan, yang terlihat dari peningkatan perhatian, antusiasme, dan partisipasi aktif dalam pembelajaran. Selain itu, media ini juga mendukung terciptanya interaksi pembelajaran yang lebih komunikatif serta memperkenalkan nilai-nilai budaya lokal secara kontekstual dan menyenangkan. Dengan demikian, media Fun Book berbasis kearifan lokal Kalimantan efektif digunakan sebagai alternatif media pembelajaran inovatif untuk meningkatkan minat belajar anak usia dini.
Analisis Faktor Internal dan Eksternal Penyebab Kekerasan Fisik Anak Usia Dini Iqbal Hadifad; Tri Wahyuningsih; Azainil Azainil; Makmun Makmun; Wilda Isna Kartika; Malpaleni Satriana
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2078

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara operasional faktor Internal dan Eksternal yang menyebabkan perilaku kekerasan fisik pada anak usia 4–5 tahun di lingkungan PAUD. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Partisipan terdiri dari 2 anak usia 4–5 tahun, 1 guru kelas, serta orang tua sebagai informan pendukung. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif meliputi reduksi data, kategorisasi, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan dua kategori utama penyebab kekerasan fisik, yaitu faktor internal (ketidakmampuan regulasi emosi, temperamen impulsif, dan keterbatasan komunikasi) serta faktor eksternal (pola asuh kurang responsif, konflik keluarga, pengaruh teman sebaya, dan paparan media kekerasan). Hal ini menegaskan bahwa perilaku kekerasan muncul dari interaksi kompleks antar faktor. Implikasi praktis penelitian ini menekankan pentingnya kolaborasi guru dan orang tua dalam penguatan regulasi emosi, penerapan pola asuh positif, serta pengawasan lingkungan anak guna mencegah perilaku agresif sejak dini.
Tantangan Guru dalam Mengelola Perilaku dan Konsentrasi pada Anak dengan Diagnosa Autis-ADHD Atiq Kartika; Chindy Aprisilia Saputri; Alya' Azzah Salsabila; Adinda Thalia Megantara; Salsabilla Rizqi Aulia; Wilda Isna Kartika; Ulfah Maulidhya; Fahma Mamlu'atul Mukarromah
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 9 No. 2 (2026): in Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v9i2.1593

Abstract

Pembelajaran bagi anak Autis–ADHD di Sekolah Luar Biasa menghadirkan tantangan tersendiri bagi guru, terutama dalam mengelola perilaku, menjaga konsentrasi, serta mengatasi keterbatasan komunikasi dan interaksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tantangan guru dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran bagi anak Autis–ADHD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi, kemudian diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber. Subjek penelitian adalah dua orang guru kelas. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menghadapi kendala dalam pengelolaan perilaku, mempertahankan fokus belajar siswa, keterbatasan guru pembimbing khusus, serta perbedaan pandangan dengan orang tua. Temuan ini menunjukkan pentingnya peningkatan kemampuan guru, penerapan pembelajaran yang fleksibel, serta kerja sama yang lebih baik antara sekolah dan orang tua.
The Application of Bead-Stringing Play in Stimulasting Fine Motor Skills of Children Aged 4-5 Years at TK Al-Kautsat Bontang Syarifah Zafira Zain; Fitri Anjarwati; Wilda Isna Kartika
Al Hikmah Indonesian Journal of Early Childhood Islamic Education Vol 9 No 2 (2025): IJECIE
Publisher : Universitas Al-Hikmah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35896/ijecie.v9i2.1192

Abstract

This study aims to describe the implementation of bead-stringing play activities as a solution to stimulate the fine motor skills of children aged 4–5 years at TK Al-Kautsar Bontang and to identify the teacher’s role in providing stimulation that enables children to gradually develop their fine motor abilities according to their individual capacities. The research employed a descriptive qualitative method with 10 Class A children and 1 teacher as the subjects. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The bead-stringing activities were carried out through five stages: introduction to the activity, texture introduction, free bead-stringing, structured ABAB patterns, and structured AABB patterns. The results of the study show that providing different stimuli at each process effectively encouraged the development of eye–hand coordination, finger control, accuracy, concentration, and children’s independence. The activities, conducted regularly two to three times a week with teacher assistance, proved effective in stimulating the fine motor skills of children aged 4–5 years. Bead-stringing can be used by teachers as a gradual strategy to stimulate children’s fine motor development, especially for children who still need practice with focus and hand flexibility. The teacher plays an important role by providing demonstrations, guidance, and variations of materials, making the activity more engaging and enjoyable. The teacher’s sensitivity in observing each child’s abilities also enables the gradual adjustment of stimuli.
Strategi Penanganan Guru Kepada Anak dengan Gangguan Emosi: Studi Kasus Lembaga PAUD Kota Samarinda Nur Azizah; Henda Febriyani; Gita Fannia Nadillah; Hasniah Hasniah; Ulfah Maulidhya; Wilda Isna Kartika
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.7982

Abstract

Gangguan emosi pada anak berdampak langsung pada keberlangsungan proses pembelajaran, sehingga memerlukan strategi penanganan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis  strategi penanganan guru kepada anak yang mengalami gangguan emosi di Kota Samarinda. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada tiga Taman Kanak-Kanak dan satu Sekolah Luar Biasa. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara mendalam dengan guru kelas atau kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan pendekatan humanis dan empatik melalui komunikasi, penguatan positif, konsisten, dan pengelolaan lingkungan belajar yang responsif. Namun, penanganan belum optimal karena keterbatasan tenaga pendamping, fasilitas pendukung, dan rasio siswa yang tinggi. Penelitian ini menegaskan pentingnya kerja sama yang berkelanjutan antara guru, orang tua, sekolah, dan dukungan kebijakan untuk penanganan gangguan emosi anak secara berkelanjutan.
Pengaruh DOMIS (Ludo Misteri) terhadap Kecerdasan Emosional Anak Usia 5 - 6 Tahun Ghina Rahmawati; Malpaleni Satriana; Wilda Isna Kartika
PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 15 No 1 Periode Desember - Februari 2026
Publisher : Pendidikan Guru PAUD Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v15i1.3120

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh media DOMIS (Ludo Misteri) terhadap kecerdasan emosi anak usia 5–6 tahun. Kecerdasan emosional merupakan aspek perkembangan yang esensial pada masa kanak-kanak awal, karena kemampuan regulasi emosi secara langsung memengaruhi perilaku dan interaksi sosial anak. Hasil observasi awal di TK Ittihad Samarinda menunjukkan bahwa sebagian anak masih belum mampu mengelola emosinya secara optimal, dan permainan ludo belum pernah digunakan sebagai media pembelajaran di lembaga tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One Group Pretest–Posttest. Sampel penelitian terdiri atas 17 anak berusia 5–6 tahun yang ditentukan melalui teknik sampling jenuh. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, uji normalitas, uji homogenitas, uji nonparametrik Wilcoxon, serta analisis deskriptif menggunakan perangkat lunak SPSS 29. Hasil analisis deskriptif mengungkapkan adanya peningkatan skor dari 32,35 pada saat pretest menjadi 61,00 pada posttest. Temuan tersebut menunjukkan bahwa penggunaan media DOMIS memberikan pengaruh positif terhadap kecerdasan emosional anak. Penelitian terdahulu turut mendukung efektivitas permainan ludo dalam meningkatkan kemampuan pengenalan geometri dan pemecahan masalah. Secara pedagogis, media DOMIS berpotensi mendukung guru dalam menyelenggarakan pembelajaran yang lebih aktif sekaligus menstimulasi berbagai aspek perkembangan anak. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemanfaatan permainan ludo yang dimodifikasi untuk meningkatkan kecerdasan emosional anak usia 5–6 tahun.
Pola Pendampingan Orang Tua terhadap Anak dengan ADHD dan Speech Delay Tiara Khairunnisa; Cantika Nisa Nur Indi Arti; Ivana Dewi Panjaitan; Agis Nur Azzahra; Thalita Nur Abdillah; Fitri Anjarwati; Wilda Isna Kartika
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1447

Abstract

Pentingnya pola pendampingan orang tua terhadap anak dengan ADHD dan speech delay dalam konteks pendidikan anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan strategi yang digunakan oleh orang tua dalam mendampingi anak dengan kebutuhan khusus. Metode yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dengan informan DS sebagai ibu kandung dari anak laki-laki berinisial AF yang mengalami ADHD dan speech delay. Peneliti juga melakukan observasi secara langsung dengan AF, dan kemudian mengumpulkan dokumentasi medis sebagai data pendukung hasil wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua menerapkan pendampingan berupa rutinitas harian yang terstruktur, pendekatan komunikasi yang penuh empati, serta dukungan terhadap terapi profesional. Penelitian ini berkontribusi untuk memperkaya pemahaman tentang pentingnya peran orang tua dalam mendukung tumbuh kembang anak dengan ADHD dan speech delay. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa pendampingan yang tepat dapat membantu anak beradaptasi dengan lebih baik di kehidupan sehari-hari.