Azamul Fadhly Noor Muhammad
Universitas PGRI Yogyakarta

Published : 32 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

ANALISIS EFEKTIVITAS MEDIA CONGKLAK FPB DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA FAKTOR PESEKUTUAN TERBESAR (FPB) DI SEKOLAH DASAR Kurnia Pawestri Primastuti; Raden Roro Zakiyah Munawaroh; Azamul Fadhly Noor Muhammad
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 16 No 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pgsdunars.v16i2.7701

Abstract

Terbesar (FPB), sering mengalami kendala karena konsepnya bersifat abstrak dan sulit dipahami oleh siswa. Kondisi tersebut menuntut penggunaan media pembelajaran yang konkret dan sesuai dengan karakteristik perkembangan kognitif siswa. Salah satu media yang berpotensi digunakan adalah permainan tradisional congklak yang dimodifikasi sebagai media pembelajaran FPB. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media congklak FPB dalam pembelajaran Faktor Persekutuan Terbesar di Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data diperoleh dari artikel jurnal, prosiding, dan karya ilmiah yang relevan dengan pembelajaran matematika SD, materi FPB, serta penggunaan media congklak atau media berbasis permainan. Hasil kajian menunjukkan bahwa media congklak FPB efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep FPB, hasil belajar matematika, dan kemampuan numerasi siswa. Selain itu, penggunaan media congklak juga berdampak positif terhadap minat, motivasi, dan keaktifan belajar siswa, serta mendukung pembelajaran yang kontekstual melalui pendekatan etnomatematika dan kearifan lokal. Dengan demikian, media congklak FPB layak direkomendasikan sebagai alternatif media pembelajaran matematika di Sekolah Dasar untuk menciptakan pembelajaran FPB yang lebih inovatif, bermakna, dan berpusat pada siswa.
MEMAHAMI DASAR-DASAR BILANGAN: JENIS, NILAI TEMPAT, DAN OPERASI HITUNG Imamatul mustafiah; Evita Puspita Dewi; Nita Dwi Rahayu April; Bayu Putra Winata; Azamul Fadhly Noor Muhammad
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 16 No 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pgsdunars.v16i2.7707

Abstract

Pemahaman konsep dasar bilangan merupakan fondasi penting dalam pembelajaran matematika, khususnya pada jenjang pendidikan dasar. Konsep ini mencakup jenis-jenis bilangan, nilai tempat, serta operasi hitung dasar yang menjadi prasyarat bagi penguasaan materi matematika lanjutan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara teoretis dasar-dasar bilangan berdasarkan hasil penelitian dan pendapat para ahli. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah buku ajar, jurnal ilmiah, dan dokumen kurikulum yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemahaman yang baik terhadap konsep bilangan berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir logis, ketelitian, serta keberhasilan belajar matematika siswa. Oleh karena itu, pembelajaran dasar-dasar bilangan perlu dirancang secara sistematis, kontekstual, dan berkesinambungan.
Efektivitas Model Pembelajaran Market Day Dalam Penguatan Numerasi Dan Literasi Finansial Murid Kelas II SD Muhammadiyah Argosari Sedayu Bantul Sriyantini Sriyantini; Azamul Fadhly Noor Muhammad
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i5.2542

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan dan efektivitas model pembelajaran Market Day dalam meningkatkan kemampuan numerasi dan literasi finansial murid kelas II SD Muhammadiyah Argosari Sedayu Bantul. Model pembelajaran ini diterapkan melalui kegiatan jual beli sederhana yang memberikan pengalaman belajar nyata kepada murid dalam mengenal nilai uang, menghitung transaksi, dan memahami penggunaan uang dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest, observasi aktivitas murid, angket respon murid, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan perhitungan N-Gain untuk mengetahui peningkatan kemampuan murid. Hasil implementasi menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Market Day mampu meningkatkan aktivitas belajar, kemampuan numerasi, dan literasi finansial murid secara signifikan. Murid menjadi lebih aktif, antusias, dan percaya diri selama pembelajaran berlangsung. Selain itu, murid lebih mampu menghitung uang, menentukan total belanja, menghitung uang kembalian, serta memahami konsep transaksi sederhana. Temuan ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Market Day efektif digunakan sebagai pembelajaran kontekstual untuk mendukung penguatan numerasi dan literasi finansial murid sekolah dasar.
Analisis Literatur: Efektivitas Media Dakota (Dakon Matematika) dalam Pembelajaran FPB di Sekolah Dasar Muti Diah Khairani; Safira Aulia Rahma Diani; Latifah Anjar Agustina; Azamul Fadhly Noor Muhammad
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13914

Abstract

Pembelajaran matematika pada materi FPB membutuhkan strategi yang menjembatani konsep abstrak menuju pemahaman konkret bagi siswa sekolah dasar. Media Dakota (Dakon Matematika) hadir sebagai alat bantu pembelajaran yang menggabungkan unsur permainan tradisional dengan konsep bilangan sehingga memberikan pengalaman belajar yang lebih intuitif. Kajian literatur menunjukkan bahwa penggunaan Dakota membantu siswa memahami hubungan antarbilangan melalui aktivitas manipulatif yang memperjelas konsep faktor persekutuan. Aktivitas ini meningkatkan motivasi, keaktifan, serta kemampuan berpikir logis siswa. Selain itu, Dakota juga memungkinkan penerapan pembelajaran diferensiasi dan kolaboratif sesuai kebutuhan siswa. Berdasarkan sintesis hasil penelitian terdahulu, media Dakota terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep FPB dan hasil belajar matematika siswa sekolah dasar. Dengan demikian, Dakota berpotensi menjadi media pembelajaran berbasis kearifan lokal yang inovatif dan relevan untuk memperkuat kualitas pembelajaran matematika. Kata Kunci: Dakota, FPB, Media Pembelajaran, Sekolah Dasar
Analisis Literatur: Efektivitas Pendekatan RME terhadap Pemahaman Konsep Pecahan Senilai dengan Bantuan Media Manipulatif Arum Sekar Farida; Averos Iswanda; Ichsan Dwi Nurrizal; Azamul Fadhly Noor Muhammad
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14384

Abstract

Pemahaman konsep pecahan senilai siswa sekolah dasar di Indonesia masih tergolong rendah, sebagaimana tercermin dari hasil Asesmen Nasional 2023 dan capaian Programme for International Student Assessment 2022. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) dalam meningkatkan pemahaman konsep pecahan senilai dengan bantuan media manipulatif melalui analisis literatur sistematis. Metode penelitian menggunakan systematic literature review dengan protokol PRISMA terhadap 25 studi empiris yang dipublikasikan pada periode 2015–2025 dan diperoleh dari basis data Sinta, Garuda, dan Google Scholar. Data dianalisis menggunakan content analysis tematik. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendekatan RME dan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia secara konsisten dilaporkan efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep pecahan senilai, dengan sebagian besar studi menunjukkan peningkatan hasil belajar pada kategori sedang hingga tinggi. Efektivitas pembelajaran paling optimal ditunjukkan melalui penggunaan media manipulatif seperti roda pecahan, kertas lipat, dan konteks pizza. Penerapan prinsip guided reinvention dan kerangka Hypothetical Learning Trajectory membantu mengatasi kesulitan visualisasi konsep pecahan melalui konteks lokal yang bermakna. Namun demikian, kajian terkait penerapan RME di sekolah dasar pedesaan masih terbatas. Temuan ini mendukung implementasi pendekatan RME dalam Kurikulum Merdeka serta merekomendasikan penelitian lanjutan berupa design research longitudinal di daerah tertinggal.
Studi Literatur: Media Pembelajaran "PATARA" Sebagai Upaya Meningkatkan Keterampilan Berhitung Siswa Thifan Thifan Arel Sabila; Annisa Nur Aena; Alfiannisa Shafira; Azamul Fadhly Noor Muhammad
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14879

Abstract

Rendahnya keterampilan berhitung siswa sekolah dasar pada materi operasi penjumlahan dan pengurangan masih menjadi permasalahan dalam pembelajaran matematika. Hal ini disebabkan oleh karakteristik materi yang bersifat abstrak serta kurangnya penggunaan media pembelajaran konkret. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas serta implementasi media pembelajaran Papan Pertambahan dan Pengurangan (PATARA) dalam meningkatkan keterampilan berhitung siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis 10 artikel penelitian yang relevan dan dipublikasikan pada rentang tahun 2022–2025. Sumber data diperoleh dari Google Scholar, Garuda Kemendikbud Ristek, Science Direct, dan Directory of Open Access Journals (DOAJ). Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan media PATARA terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan berhitung siswa, ditandai dengan peningkatan hasil belajar, ketuntasan klasikal, motivasi, dan keaktifan siswa dalam pembelajaran matematika. Media PATARA mampu mengonkretkan konsep abstrak melalui visualisasi dan manipulasi objek nyata, sehingga memudahkan siswa memahami proses penjumlahan dan pengurangan. Selain itu, implementasi PATARA menciptakan suasana belajar yang interaktif dan menyenangkan. Dengan demikian, media Papan Pertambahan dan Pengurangan (PATARA) dapat dijadikan sebagai alternatif media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan keterampilan berhitung siswa sekolah dasar.
Eksplorasi Pemanfaatan Media Papan Geoboard dalam Membangun Pemahaman Konsep Bangun Datar Siswa Sekolah Dasar Asna Arif Fathonah; Nisa Hanna Fazira; Azamul Fadhly Noor Muhammad
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14889

Abstract

Pembelajaran matematika di sekolah dasar memerlukan media yang dapat membantu siswa memahami konsep bangun datar secara konkret dan bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemanfaatan media papan Geoboard dalam membangun pemahaman konsep bangun datar siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif eksploratif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi pembelajaran, wawancara dengan siswa dan guru, tes pemahaman konsep bangun datar, serta dokumentasi. Data dianalisis secara kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan data tes dianalisis secara deskriptif sebagai pendukung temuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media papan Geoboard memungkinkan siswa mengeksplorasi bangun datar secara langsung sehingga membantu memahami bentuk, sifat, keliling, dan luas bangun datar. Selain itu, penggunaan media Geoboard meningkatkan keaktifan, keterlibatan, dan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran matematika. Dengan demikian, media papan Geoboard dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yang efektif dalam membangun pemahaman konsep bangun datar siswa sekolah dasar.
Menemukan Konsep Matematika dalam Pahatan Batu di Candi Borobudur Indonesia Azamul Fadhly Noor Muhammad
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i2.73521

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap konsep matematika yang terdapat dalam ukiran batu pada Candi Borobudur. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa konsep matematika yang terkandung dalam ukiran batu pada Candi Borobudur, seperti konsep geometri, aritmetika, dan trigonometri. Konsep geometri terlihat dalam bentuk ukiran-ukiran lingkaran, segitiga, dan persegi. Sedangkan konsep aritmetika dapat ditemukan dalam pola-pola angka yang terdapat pada beberapa ukiran batu. Konsep trigonometri muncul dalam bentuk ukiran-ukiran sudut yang terdapat pada beberapa bagian dari Candi Borobudur. Penemuan konsep matematika dalam ukiran batu pada Candi Borobudur dapat diintegrasikan dengan pembelajaran matematika di Sekolah Dasar, khususnya dalam pembelajaran geometri dan aritmetika. Guru-guru matematika dapat memanfaatkan ukiran batu pada Candi Borobudur sebagai media pembelajaran yang menarik dan efektif. Selain itu, penemuan ini dapat juga menjadi inspirasi bagi para seniman dan perancang untuk mengembangkan karya seni yang mengintegrasikan konsep matematika dengan nilai-nilai budaya lokal.
Pemahaman Siswa Kelas V SD Negeri Malangan terhadap Konsep Sumber Daya Alam Dapat Diperbarui dan Tidak Dapat Diperbarui Theresia Indah Septalia; Azamul Fadhly Noor Muhammad
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.15116

Abstract

This study aimed to describe the level of understanding of fifth-grade students at SD Negeri Malangan regarding renewable and non-renewable natural resources. A qualitative descriptive approach was employed to obtain a comprehensive picture of students’ conceptual understanding. The participants consisted of 17 fifth-grade students. Data were collected through concept comprehension tests, semi-structured interviews, and learning documentation. The collected data were analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings revealed that students’ understanding varied across categories. Five students (29.41%) demonstrated a high level of understanding, eight students (47.06%) were categorized as moderate, and four students (23.53%) showed a low level of understanding. Most students were able to identify examples of natural resources; however, many experienced difficulties explaining the scientific basis used to classify natural resources as renewable or non-renewable. Interview results also indicated the presence of misconceptions, particularly regarding the formation processes and availability of certain natural resources. Furthermore, learning activities that incorporated environmental contexts and students’ daily experiences were found to support better conceptual understanding. These findings suggest the importance of contextual learning strategies to strengthen students’ understanding of natural resource concepts and minimize misconceptions in science education at the elementary school level.
STUDI DESKRIPTIF, MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA PGSD’4A DALAM MENGIKUTI MATA KULIAH MANAJEMEN PENDIDIKAN UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA Mahatir Muhammad; Azamul Fadhly Noor Muhammad
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.15352

Abstract

This study aims to describe the results of the analysis of Descriptive Study of PGSD'4A Students' Learning Motivation in Following Educational Management Courses at PGRI Yogyakarta University. The results of the analysis show a lack of enthusiasm and motivation of students in participating in educational management learning activities. This is because some students consider the material studied to be theoretical and less interesting, resulting in low participation in learning. In addition, differences in learning interests, learning methods used by lecturers and the learning environment can also affect student motivation in attending lectures. Student learning motivation needs attention because it has an influence on student involvement during the learning process, therefore researchers are interested in conducting this research using a qualitative approach with descriptive methods, the subjects of this study include PGSD'4A students and data collection techniques are carried out by means of observation, in-depth interviews, and documentation. Data analysis is carried out using the interactive model of miles & Huberman.