Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

THE INFLUENCE OF GOOD GOVERNANCE, COMMUNITY PERCEPTION AND GOVERNMENT INTERNAL CONTROL SYSTEMS ON THE QUALITY OF PUBLIC SERVICES: Study at Cidamar Village Office, Cianjur Regency Yono Yono; Deni Hamdani
Journal of Accounting Inaba Vol. 1 No. 2 (2022): Volume 1 Number 2, December 2022
Publisher : Universitas Indonesia Membangun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56956/jai.v1i02.127

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of good governance, public perception and internal control system on the quality of public services. The data was collected through interviews, field research and library techniques as well as distributing questionnaires to 96 respondents. Sampling using non-probability sampling with purposive sampling. To measure the influence of the sample used classical assumption test analysis, multiple linear regression analysis and the coefficient of determination and hypothesis testing. Data processing using the application of Statistical Product and Service Solution version 25. The results showed that hypothesis testing (t test) obtained the results: (1) Good governance affects the quality of public services where count is -2.096 smaller than table -1.293 with a significance level of perception of 0.04 <0.05 (2) Public affects the quality of public services where count is 8.037 greater than table 1.293 and a significance value of 0.00 <0.05 (3) Government Internal Control System affects the quality of public services where count is 1.361 greater than table 1.293 and a significance level of 0.108>0.05. The results of hypothesis testing (f test) of good governance, public perception, and internal control systems affect the quality of public services where count is 25.829 which is greater than table 2.70 with a significance level of 0.000 <0.05.
Pengaruh Lingkungan Bisnis, Motivasi dan Efikasi Diri terhadap Keputusan Berwirausaha Richard Leonardo Situmorang; Ridwan; Deni Hamdani
Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sur.v5i1.2432

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh lingkungan bisnis, motivasi, dan efikasi diri terhadap keputusan berwirausaha pada lulusan Program Studi Akuntansi Universitas Indonesia Membangun tahun 2022–2024. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan eksplanatori. Populasi penelitian berjumlah 159 lulusan, dengan sampel sebanyak 62 responden yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert dan dianalisis melalui regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan bisnis berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan berwirausaha dengan nilai signifikansi 0,000. Motivasi juga berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai signifikansi 0,000 serta menjadi variabel paling dominan dengan nilai beta sebesar 0,526. Sementara itu, efikasi diri tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan berwirausaha dengan nilai signifikansi 0,901. Secara simultan, lingkungan bisnis, motivasi, dan efikasi diri berpengaruh signifikan terhadap keputusan berwirausaha. Ketiga variabel tersebut mampu menjelaskan 76,5% variasi keputusan berwirausaha, sedangkan 23,5% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian.
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Return On Assets (ROA) Annisa Claudya Puteri; Deni Hamdani; Chelsi Asmiranda Putri Zaenal; Anita Suraeza; Zabrina Ardianti; Neng Adzkia Nurkamila
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11962

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Current Ratio (CR), Debt to Equity Ratio (DER), Total Asset Turnover (TATO), dan Net Profit Margin (NPM) terhadap Return on Assets (ROA) pada perusahaan subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan. Sampel ditentukan melalui purposive sampling dan mencakup 11 perusahaan, sehingga diperoleh 55 observasi perusahaan-tahun. Analisis dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS, disertai uji normalitas, multikolinearitas, autokorelasi, uji parsial, uji simultan, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Current Ratio berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap Return on Assets. Debt to Equity Ratio, Total Asset Turnover, dan Net Profit Margin berpengaruh positif dan signifikan terhadap Return on Assets, dengan Net Profit Margin sebagai variabel yang paling dominan. Secara simultan, seluruh variabel independen berpengaruh signifikan terhadap Return on Assets. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,867 menunjukkan bahwa 86,7% variasi Return on Assets dapat dijelaskan oleh model, sedangkan 13,3% dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Model tidak menunjukkan gejala multikolinearitas, tetapi masih memiliki indikasi ketidaknormalan residual dan autokorelasi positif ringan. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan profitabilitas perusahaan lebih kuat dipengaruhi oleh kemampuan menghasilkan laba bersih, efisiensi pemanfaatan aset, dan pengelolaan struktur modal dibandingkan tingkat likuiditas jangka pendek.
Rasio Keuangan sebagai Determinan Harga Saham Subsektor Makanan dan Minuman Nadiyya Dwi Suryana; Deni Hamdani; Syipa Zahwa Siti Aisyah; Revina Keisha Maharani; Tianty Maibang Sinaga; Arseyla Nabila
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11981

Abstract

Fluktuasi harga saham tidak selalu sejalan dengan kinerja keuangan yang dipunyai perusahaan subsektor makanan dan minuman yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang tahun 2021–2025, perekonomian nasional menerima kontribusi signifikan dari subsektor ini, ditunjukkan pada realisasi investasi yang mencapai Rp110.57 triliun pada tahun 2024. Studi ini mengkaji hubungan rasio likuiditas yang diproksikan melalui Current Ratio (CR), struktur modal tercermin melalui Debt to Equity Ratio (DER), serta kemampuan aset menghasilkan laba yang direpresentasikan oleh Return on Assets (ROA) terhadap harga saham. Analisis kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif diterapkan pada penelitian ini, dengan melibatkan 10 perusahaan sebagai sampel sehingga diperoleh 50 observasi penelitian. Pengolahan data dilakukan melalui IBM SPSS Statistics versi 26. CR, DER, dan ROA masing-masing memengaruhi harga saham secara signifikan pada uji parsial. Kesesuaian dengan hipotesis awal tercermin dari pengaruh positif yang ditunjukkan CR dan ROA, sementara ketidaksesuaian dengan hipotesis awal yang menduga pengaruh negatif justru tercermin dari pengaruh positif yang ditunjukkan DER, sebuah temuan yang mengindikasikan bahwa peningkatan utang pada tingkat yang masih terkendali dapat dipersepsikan investor sebagai sinyal ekspansi, bukan sebagai peningkatan risiko finansial. Sebanyak 50,3% variasi harga saham dapat dijelaskan CR, DER, dan ROA secara simultan, dan ROA memberi pengaruh paling dominan. Hasil ini mendukung relevansi Signalling theory pada subsektor makanan dan minuman, sekaligus mengindikasikan bagi rasio keuangan penting dicermati secara komprehensif oleh investor dan manajemen perusahaan dalam mengevaluasi maupun menjaga stabilitas harga saham.
Pengaruh Return on Assets (ROA), Net Profit Margin (NPM), dan Earnings Per Share (EPS) terhadap Harga Saham (Studi pada Perusahaan Manufaktur Subsektor Industri Barang Konsumsi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2021 – 2025) Cantika Natasya Nur Sabela; Deni Hamdani; Sindi Rostiani; Windy Risqia Amalia
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12498

Abstract

Salah satu sektor yang berkembang pesat dan berperan penting dalam menunjang perekonomian serta pembangunan nasional adalah sektor industri manufaktur. Industri manufaktur, khususnya subsektor industri barang konsumsi, memiliki kontribusi besar karena menghasilkan produk yang dibutuhkan masyarakat secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Net Profit Margin, Return on Assets, dan Earning Per Share terhadap harga saham perusahaan manufaktur subsektor industri barang konsumsi, khususnya perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2021–2025. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Data yang digunakan berupa data kuantitatif yang bersumber dari data sekunder, yaitu laporan keuangan perusahaan dan data harga saham. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan uji parsial atau uji t dan uji simultan atau uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Net Profit Margin berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Return on Assets juga berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Selain itu, Earning Per Share berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Temuan ini menunjukkan bahwa tingkat profitabilitas dan laba per saham menjadi faktor penting yang dipertimbangkan investor dalam menilai kinerja perusahaan serta menentukan keputusan investasi di pasar modal Indonesia secara rasional.