Claim Missing Document
Check
Articles

Enculturation in The Life Pattern of Breast Cancer Patients: An Ethno-Nursing Study on Sundanese Women Witdiawati Witdiawati; Laili Rahayuwati; Sheizi Prita Sari
Jurnal Ners Vol. 12 No. 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.453 KB) | DOI: 10.20473/jn.v12i1.4143

Abstract

Introduction: Death of breast cancer remains the highest position in the totem of incidents not only in Indonesia but also in the world. Its treatment process, which in fact brings huge impacts to the life quality of breast cancer patients in terms of physique, psychology, and social life, shapes a number of behavioral patterns throughout their life. The aim of this research is thus to explore patterns of breast cancer patients in sustaining their lifespan.Methods: This research is designed using ethno-nursing qualitative approach. The sampling technique is done purposively to 6 informants, all of whom are breast cancer patients in Garut District, West Java, Indonesia. Data collecting is done through interviews and participatory observation. Data transcription is analyzed using ethno-nursing analysis method.Results: The result of the research shows four domains occurring as a pattern of inculturation of breast cancer patients in Sundanese culture, namely 1) dedication as wife and mother of Sundanese breast cancer patients, 2) medicine seeking for the rest of their life, 3) factors affecting to breast cancer patients adaptation for daily routines, and 4) family gathering as a meaning for end of life.Discussion: The result of this research shows an interconnected cultural pattern in the life of these patients. It is thus advised that nurses provide service to breast cancer clients by applying nursing care inherent to their cultural values.
Description Fear of Missing Out (FoMO) in Undergraduate Students at Faculty of Nursing Kintan Komala; Imas Rafiyah; Witdiawati Witdiawati
Journal of Nursing Care Vol 5, No 1 (2022): Journal of Nursing Care
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnc.v5i1.34693

Abstract

Social media makes it easy for internet users to communicate that is not limited by time and place. Excessive use of social media can have a negative impact, namely Fear of Missing Out (FoMO). FoMO on students will have an impact on increasing the duration of smartphone use while studying in class which can interfere with learning concentration and reduce students' academic achievement. This study aims to determine the description of Fear of Missing Out (FoMO) in undergraduate students of the Faculty of Nursing, Padjadjaran University. This study uses a quantitative descriptive design. The population of this study was nursing students of an undergraduate program with active status in the even semester of the 2020/2021 academic year at Padjadjaran University. The sampling technique used in this study was stratified random sampling with a value of e = 5% (0.05), a sample of 242 students was obtained. The instrument used in this study was the Fear of Missing Out scale (FoMOs). Data analysis in this study is univariate analysis using the mean and standard deviation. Based on the results of this study, it was found that most of the respondents experienced moderate level of FoMO (67.8%), then a small proportion were at low level of FoMO (16.9%) and high level of FoMO (15.3%). The conclusion of this study is that most respondents experience moderate level of FoMO, education and counseling are needed for students regarding Fear of Missing Out. Future researchers can conduct more in-depth research on the factors and impact of FoMO on nursing students.
FAKTOR YANG BERKONTRIBUSI DALAM PEMANFAATAN POSBINDU Nina Sumarni; Witdiawati Witdiawati
Media Informasi Vol 14, No 1 (2018): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (41.492 KB) | DOI: 10.37160/bmi.v14i1.169

Abstract

Meningkatnya umur harapan hidup penduduk berdampak pada meningkatnya jumlah penduduk yang berusia lanjut. Pemeliharaan kesehatan bagi lansia dilakukan dengan berbagai upaya, diantaranya melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat yang melibatkan keluarga dan masyarakat setempat. Posbindu Cendrawasih merupakan satu-satunya posbindu yang berada di wilayah kerja Puskesmas Cipanas Garut, dengan jumlah lansia 126 orang. Cakupan pelayanan posbindu di Puskesmas Cipanas Garut masih rendah (30,2%) dari target 70%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor apa yang berkontribusi dalam pemanfaatan posbindu di Posbindu Cendrawasih Wilayah Kerja Puskesmas Cipanas Garut Tahun 2016. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Ukuran sampel yang digunakan adalah sampel populasi yaitu 126 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabititasnya. Analisa penelitian dilakukan sampai analisa univariat. Hasil penelitian menunjukan sebagian besar pengetahuan lansia dalam kategori kurang (50,78%), lansia bersikap negatif (62,78%), dukungan keluarga yang rendah (66,67%). Tindakan atau perilaku manusia dibentuk oleh keturunan, lingkungan dan pengetahuan. Sikap yang terbentuk tidak dapat diubah begitu saja karena sangat erat kaitanya dengan faktor dalam dan luar individu. Dukungan keluarga merupakan faktor penguat untuk terjadinya perilaku kesehatan. Puskesmas perlu melakukan pendidikan kesehatan yang berkesinambungan mengenai pentingnya posbindu sebagai sarana untuk memenuhi kebutuhan kesehatan lansia
Fungsi Perawatan Kesehatan Keluarga Ibu Hamil dengan Anemia di Poliklinik Kebidanan RSUD Kabupaten Garut Theresia Eriyani; Iwan Shalahuddin; Witdiawati Witdiawati
Indonesian Journal of Nursing Research (IJNR) Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.32 KB) | DOI: 10.35473/ijnr.v1i1.9

Abstract

Perdarahan  karena anemia gravidarum  merupakan masalah kesehatan yang utama yang merupakan penyebab  paling banyak menimbulkan gangguan pada janin yang dikandung dan penyebab kematian pada ibu hamil saat melahirkan. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi terjadinya anemia pada ibu hamil yaitu faktor kurangnya konsumsi makanan yang kaya akan zat besi, kebutuhan yang tinggi pada wanita hamil juga faktor keluarga (kondisi keluarga) dalam hal ini mempunyai kontribusi yang penting artinya bagaimana keluarga berfungsi merawat ibu hamil dengan anemia. Berdasarkan hal tersebut, penulis merasa tertarik untuk meneliti fungsi perawatan keluarga terhadap ibu hamil dengan anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran fungsi perawatan kesehatan keluarga pada ibu hamil dengan anemia di Poliklinik Kebidanan RSUD Kab. Garut. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan teknik total sampel dengan 50 orang responden. Hasil analisis penelitian menunjukan ketidakselarasan antara hasil penelitian tentang fungsi perawatan kesehatan yang meliputi praktik gaya hidup, praktik lingkungan dan praktik preventif berdasarkan medis yang secara umum cukup baik dengan ibu hamil yang tetap menderita anemia. Banyak fungsi yang harus dikaji pada keluarga yang mengalami masalah kesehatan diantaranya fungsi afektif, fungsi sosial dan fungsi ekonomi, selain itu apakah dalam praktiknya keluarga mempunyai pengetahuan, motivasi, keterampilan keluarga dan koordinasi keluarga yang cukup baik. Simpulan dari penelitian ini adanya ketidakselarasan antara hasil penelitian dengan ibu hamil yang tetap menderita anemia, oleh karena itu perlu dilakukan kerjasama dengan puskesmas tentang reveral system, dibuat protap untuk ibu hamil dengan anemia dan dilakukannya kunjungan rumah oleh perawat.
Dukungan Sosial Dalam Adaptasi Kehidupan Klien Kanker Payudara di Kabupaten Garut Witdiawati Witdiawati; Dadang Purnama; Theresia Eriyani
Indonesian Journal of Nursing Research (IJNR) Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.32 KB) | DOI: 10.35473/ijnr.v1i1.10

Abstract

Kanker payudara merupakan kanker paling umum pada wanita di seluruh dunia, dengan hampir 1,7 juta kasus baru didiagnosis pada tahun tahun 2012. Jawa Barat merupakan salah satu provinsi sebagai penyumbang jumlah kasus kanker payudara ketiga tertinggi di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi makna dukungan sosial dalam adaptasi kehidupan klien kanker payudara. Rancangan penelitian dengan pendekatan kualitatif fenomenologi. Pengumpulan data dengan teknik wawancara dan observasi partisipasi dengan subyek penelitian  6 Key informan individu yang mempunyai penyakit kanker payudara. Transkripsi data di analisis menggunakan metoda analisis tematik. Hasil penelitian menunjukan 3 tema muncul sebagai pemaknaan dari dukungan sosial dalam adaftasi kehidupan klien kanker payudara yaitu dukungan sosial membantu adaptasi klien dalam   menjalani kehidupan, dukungan   keluarga sebagai kekuatan dan jaringan sosial sebagai akses informasi pengobatan. Perjalananan kehidupan klien kanker payudara tidak terlepas dari pengaruh dukungan sosial. Dukungan sosial sangat bermakna dan menjadi satu kekuatan dalam adaftasi kehidupan klien kanker payudara, sehingga terbentuk mekanisme koping yang adaptif  dalam menghadapi kondisi penyakit nya dan aktivitas sosial sebagai wujud adaftasinya. Perlu penguatan dukungan sosial berbasis masyarakat dalam pengelolaan pelayanan kesehatan terhadap klien kanker payudara.
Penguatan Pengetahuan dan Perilaku Hidup Sehat Orang dengan HIV pada Masa Pandemi Covid 19 Kusman Ibrahim; Yusshy Kurnia Herliani; Laili Rahayuwati; Witdiawati Witdiawati; Ria Inriyana
Media Karya Kesehatan Vol 5, No 1 (2022): Media Karya Kesehatan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mkk.v5i1.36108

Abstract

Penyakit HIV masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia. Keberadaan virus HIV dalam tubuh orang hidup dengan HIV (ODHIV) membawa ancaman terhadap status kesehatannya. Gejala fisik, psikis dan psikososial seringkali menyertai ODHIV, sehingga menjaga status kesehatan menjadi hal yang sangat penting, terutama pada masa pandemi covid saat ini.  Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan ODHIV dalam melaksanakan perilaku hidup sehat dan cermat dalam menjaga status kesehatan agar tetap sehat dan produktif dalam menjalankan aktivitas kehidupan sehari-hari. Metoda pelaksanaan kegiatan Program Pengabdian Masyarakat ini adalah pendidikan masyarakat melalui lokakarya kesehatan dengan sasaran para ODHIV dan pendamping sejumlah 30 orang. Kegiatan dimulai dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi. Hasil kegiatan ada perubahan signifikan dalam  pengetahuan.  Skor pengetahuan peserta tentang perawatan kesehatan dimasa Pandemik secara rerata pada setiap item dapat dilihat terdapat peningkatan skor rerata sebelum (M=8,67 SD=0,96) dan rerata setelah (M=9,20 SD=1,03). Melalui uji beda dengan t-test, terdapat perbedaan yang bermakna antara skor rerata pengetahuan sebelum dan setelah kegiatan (p=0,007). Dapat disimpulkan bahwa kegiatan lokakarya ini cukup efektif dalam meingkatkan pengetahuan peserta tentang perawatan kesehatan di masa Pandemik bagi Orang hidup dengan HIV. Kata kunci: ODHIV, Pandemi Covid 19, Perilaku Hidup Sehat
Upaya Peningkatan Kewaspadaan terhadap Serangan Stroke pada Penderita Hipertensi di Rw 05 dan 06 Sukamentri Garut Nina Sumarni; Udin Rosidin; Umar Sumarna; Witdiawati Witdiawati; Iwan Sholahuddin; Rohmahalian M. Noor
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i12.7628

Abstract

ABSTRAK Jumlah penderita hipertensi meningkat dengan pesat sebagian besar penderita tidak terkontrol tekanan darahnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa masih banyak penduduk yang memiliki perilaku berisiko. Sebanyak 78,4% KK terdapat anggota keluarga yang merokok, sebanyak 53,9% KK tidak melakukan aktivitas fisik. Selain itu, berdasarkan hasil wawancara pada penderita hipertensi, sebagian besar penderita masih sering mengkonsumsi tinggi garam, tinggi lemak dan kader mengatakan tidak terdapat kegiatan olahraga rutin yang dilakukan secara bersama, sebanyak 51,3% lansia tidak rutin datang ke posbindu. Diperlukan kerja sama semua pihak baik tenaga medis  ,pemerhati hipertensi baik itu pemerintah, privat maupun komunitas  agar penyakit hipertensi dapat terkendali. Tujuan kegiatan adalah memberikan edukasi mengenai pendidikan kesehatan tentang upaya peningkatan kewaspadaan terhadap serangan stroke pada penderita hipertensi di Rw 05,06 Kelurahan Sukamentri Garut. Metode yang digunakan pada aktivitas ini adalah lektur, diskusi dan interview. Hasil akhir yang  diharapkan setelah dilakukan edukasi pendidikan kesehatan, para peserta mengetahui dan memahami tentang bahaya hipertensi. Kata Kunci: Peningkatan, Kewaspadaan, Stroke  ABSTRACT The number of patients with hypertension is increasing rapidly, most of them are not controlled for their blood pressure. The results of the study show that there are still many people who have risky behavior. As many as 78.4% of households have family members who smoke, as many as 53.9% of households do not do physical activity. In addition, based on the results of interviews with hypertension sufferers, most patients still often consume high salt and high fat, cadres said there were no routine sports activities carried out together, as many as 51.3% of the elderly did not regularly come to posbindu. The cooperation of all parties, both medical personnel, hypertension observers, be it government, private or community so that hypertension can be controlled. The purpose of the activity is to provide education about health education about efforts to increase awareness of stroke in patients with hypertension in Rw 05.06 Sukamentri Garut Village. The methods used in this activity are literature, discussion and interviews. The impact that can be expected after health education education is carried out is that the participants know and understand the dangers of hypertension. Keywords: Enhancement, Alertness, Stroke       
The Relationship between Availability Basic Sanitation with Toddlers Stunting Incidence Nara Raihani; Laili Rahayuwati; Desy Indra Yani; Windy Rakhmawati; Witdiawati Witdiawati
Journal of Nursing Care Vol 6, No 1 (2023): Journal of Nursing Care
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnc.v6i1.44429

Abstract

Poor basic sanitation was one of the indirect causes of stunting. Stunting was one of the toddler health problems which characterized by the child's height not according to his age. This study aims to analyze the relationship between the availability of basic sanitation facilities with stunting in toddlers incidence. This research was a correlational quantitative research with a cross-sectional approach. The total population in this study was 465 people in Sukamulya Village, Rancaekek District, Bandung Regency. Samples were taken by purposive sampling technique so that the sample used was 96, with the criteria of parents with toddlers. The instrument used was the RKDU questionnaire instrument originating from primary research which consisted of demographic data, questions related to the availability of latrines, questions related to waste management and questions related to SPAL. Data were analyzed using the chi- square statistical test. The results of statistical tests show that there was no relationship between the availability of basic sanitation facilities and the incidence of stunting in toddlers in Sukamulya Village (p value= 0,366). There are 22 respondents who still have poor sanitation facilities and 31 toddlers who still suffer from stunting. This needs to be give special attention from nurse to provide counseling interventions for sanitation facilities and stunting treatment.
Fungsi Perawatan Kesehatan Keluarga Ibu Hamil dengan Anemia di Poliklinik Kebidanan RSUD Kabupaten Garut Theresia Eriyani; Iwan Shalahuddin; Witdiawati Witdiawati
Indonesian Journal of Nursing Research (IJNR) Vol. 1 No. 1 (2018)
Publisher : Program Studi S1 Keperawatan Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijnr.v1i1.9

Abstract

Perdarahan  karena anemia gravidarum  merupakan masalah kesehatan yang utama yang merupakan penyebab  paling banyak menimbulkan gangguan pada janin yang dikandung dan penyebab kematian pada ibu hamil saat melahirkan. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi terjadinya anemia pada ibu hamil yaitu faktor kurangnya konsumsi makanan yang kaya akan zat besi, kebutuhan yang tinggi pada wanita hamil juga faktor keluarga (kondisi keluarga) dalam hal ini mempunyai kontribusi yang penting artinya bagaimana keluarga berfungsi merawat ibu hamil dengan anemia. Berdasarkan hal tersebut, penulis merasa tertarik untuk meneliti fungsi perawatan keluarga terhadap ibu hamil dengan anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran fungsi perawatan kesehatan keluarga pada ibu hamil dengan anemia di Poliklinik Kebidanan RSUD Kab. Garut. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan teknik total sampel dengan 50 orang responden. Hasil analisis penelitian menunjukan ketidakselarasan antara hasil penelitian tentang fungsi perawatan kesehatan yang meliputi praktik gaya hidup, praktik lingkungan dan praktik preventif berdasarkan medis yang secara umum cukup baik dengan ibu hamil yang tetap menderita anemia. Banyak fungsi yang harus dikaji pada keluarga yang mengalami masalah kesehatan diantaranya fungsi afektif, fungsi sosial dan fungsi ekonomi, selain itu apakah dalam praktiknya keluarga mempunyai pengetahuan, motivasi, keterampilan keluarga dan koordinasi keluarga yang cukup baik. Simpulan dari penelitian ini adanya ketidakselarasan antara hasil penelitian dengan ibu hamil yang tetap menderita anemia, oleh karena itu perlu dilakukan kerjasama dengan puskesmas tentang reveral system, dibuat protap untuk ibu hamil dengan anemia dan dilakukannya kunjungan rumah oleh perawat.
Dukungan Sosial Dalam Adaptasi Kehidupan Klien Kanker Payudara di Kabupaten Garut Witdiawati Witdiawati; Dadang Purnama; Theresia Eriyani
Indonesian Journal of Nursing Research (IJNR) Vol. 1 No. 1 (2018)
Publisher : Program Studi S1 Keperawatan Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijnr.v1i1.10

Abstract

Kanker payudara merupakan kanker paling umum pada wanita di seluruh dunia, dengan hampir 1,7 juta kasus baru didiagnosis pada tahun tahun 2012. Jawa Barat merupakan salah satu provinsi sebagai penyumbang jumlah kasus kanker payudara ketiga tertinggi di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi makna dukungan sosial dalam adaptasi kehidupan klien kanker payudara. Rancangan penelitian dengan pendekatan kualitatif fenomenologi. Pengumpulan data dengan teknik wawancara dan observasi partisipasi dengan subyek penelitian  6 Key informan individu yang mempunyai penyakit kanker payudara. Transkripsi data di analisis menggunakan metoda analisis tematik. Hasil penelitian menunjukan 3 tema muncul sebagai pemaknaan dari dukungan sosial dalam adaftasi kehidupan klien kanker payudara yaitu dukungan sosial membantu adaptasi klien dalam   menjalani kehidupan, dukungan   keluarga sebagai kekuatan dan jaringan sosial sebagai akses informasi pengobatan. Perjalananan kehidupan klien kanker payudara tidak terlepas dari pengaruh dukungan sosial. Dukungan sosial sangat bermakna dan menjadi satu kekuatan dalam adaftasi kehidupan klien kanker payudara, sehingga terbentuk mekanisme koping yang adaptif  dalam menghadapi kondisi penyakit nya dan aktivitas sosial sebagai wujud adaftasinya. Perlu penguatan dukungan sosial berbasis masyarakat dalam pengelolaan pelayanan kesehatan terhadap klien kanker payudara.
Co-Authors Ahmad Yamin AI MARDHIYAH, AI Aisyah, Salsa Andini, Wilda Annisya Awalia Arum Rukmasari Assidik, Muhamad Fajar Assidik Azzahra, Shafira Bakar, Shabila Fasa Noor Berlianti, Denisa Novianne Chandra Isabella Hostanida Purba Dadang Purnama Damar Irza Irza Desy Indra Yani Dinan, Nur Azmina Dwinaputri, Adinda Zahira Erna Irawan, Erna Fauzia, Nuris Azril Gustav, Ghina Irval Hartiah Haroen Harun, Hasniatisari Hasan, Nur Bilqis Haibah Mufidah Hendrawati Hendrawati Hidayat, Nabila Nur Fadilah Hutomo, Wahyuni MP Iceu Amira D.A Imas Rafiyah Inriyana, Ria Iwan Shalahuddin Iwan Sholahuddin K.H, Firla Husnul Kesumawati, Rianti Kintan Komala Kosim Kosim Kusman Ibrahim Laili Rahayuwati Lilis Mamuroh Luthfiyani, Nida M Noor, Rohmahalia Maidartati Maidartati, Maidartati Mamat Lukman Mambangsari, Citra Windani Mulya, Adelse Prima Mulyani, Airin Rizki Muryati Muryati Nara Raihani Neti Juniarti Nina Sumarni Ningrum, Tita Puspita Ningrum Noor, Rohmahalia M Nugraha, Puput Nuraeni, Imel Nurjanah, Lilis Siti Pataya, Amalla Putri, Syifa Nabilla Rahma, Syifa Imaniar Raihani, Nara Raini Diah Susanti Ramdani, Sucia Ratnasari, Indah Millenia Rifki Febriansyah Rohmahalian M. Noor Rukman Rukman Salsabila, Nada Salsabilla, Raisha Sari, Citra Windani Mambang Setiawan Setiawan Sheizi Prista Sari Sheizi Prita Sari Siti Fauziah Sri Hendrawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Tarigan, Sri Yenni Br Tetti Solehati Theresia Eriyani Udin Rosidin Umar Sumarna Umar Sumarna Uu Sunarya Wahyuni Maria Prasetyo Hutomo Windy Rakhmawati Yuliana Eka Putri, Yuliana Eka Yusshy Kurnia Herliani Zaenal Muttaqin