Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

PELATIHAN STRATEGI COMMUNITY BASED MARKETING UNTUK MENINGKATKAN KEPERCAYAAN MASYARAKAT TERHADAP PAUD DUNIAKU Purwanto, Oby Eko; Givan, Bryan; Zuniarti, Ida
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Inpress Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.55144

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan sebagai upaya menjawab tantangan promosi dan pembangunan kepercayaan publik pada lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang secara sadar membatasi pemanfaatan media sosial karena pertimbangan etika dan perlindungan anak. PAUD DUNIAKU menghadapi keterbatasan visibilitas lembaga, rendahnya keterlibatan komunitas, serta belum optimalnya kapasitas pengelola dan pendidik dalam membangun komunikasi publik berbasis nilai sosial. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan pengelola serta pendidik PAUD dalam menerapkan strategi community-based marketing sebagai alternatif promosi non-digital yang etis, partisipatif, dan berkelanjutan. Metode pengabdian menggunakan jenis service learning dengan pendekatan pelatihan partisipatif dan pendampingan yang meliputi analisis kebutuhan mitra, penyampaian materi interaktif, diskusi kelompok, studi kasus, serta simulasi perancangan program promosi berbasis komunitas. Evaluasi pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pre-test dan post-test serta penilaian kualitatif terhadap kinerja dan kesiapan implementasi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep community-based marketing, kemampuan merancang program kemitraan dengan komunitas, serta kesadaran akan pentingnya praktik promosi yang etis dan selaras dengan nilai pendidikan anak usia dini. Temuan ini menegaskan bahwa strategi community-based marketing memiliki potensi sebagai pendekatan alternatif dalam memperkuat reputasi dan kepercayaan masyarakat terhadap PAUD tanpa ketergantungan pada media sosial.