Articles
Desain Mesin Pyrolisis Double Reaktor
Basuki, Basuki;
Rosadi, Mohammad Munib;
Pramitasari, Retno Eka
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (2326.101 KB)
|
DOI: 10.36418/syntax-literate.v8i4.11641
Sampah plastik sampai saat ini masih menjadi pusat perhatian oleh Pemerintah yang sulit untuk dipecahkan. Dalam penguraian sampah plastik ini membutuhkan waktu yang sangat lama yaitu kurang lebih 400 tahun agar terurai dengan sendirinya karena bakteri sudah tidak mampu untuk menguraikannya. Lantaran waktu yang lama untuk menguraikannya maka pemusnahan sampah plastik biasanya dimusnahkan dengan cara dibakar, tetapi metode ini dapat menyebabkan emisi gas rumah kaca. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka penulis memiliki gagasan untuk mengubah sampah plastik menjadi bahan bakar cair dengan cara atau metode pyrolysis. Pyrolisis adalah proses dekomposisi suatu bahan pada suhu tinggi yang berlangsung tanpa adanya udara atau dengan udara terbatas. Penelitian ini menggunakan metode research and development, pada tahap awal akan dikerjakan rancang bangun mesin pyrolysis mulai dari kerangka mesin, alat pemanas, tungku peleburan dan sistim kondensor. Pada tahap berikutnya akan dilanjutkan proses asembly atau perakitan alat mulai dari kerangka mesin sampai sistem kondensor. Hasil penelitian ini adalah peneliti mampu membuat desain dari komponenkomponen pyrolysis.
OPTIMALISASI LITERASI INVESTASI SYARIAH UNTUK GENERASI MUDA DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS ZAINUL HASAN PROBOLINGGO SEBAGAI UPAYA MEMBANGUN EKONOMI UMAT
Haryanti, Peni;
Nisful Laili, Choirun;
Azizah, Ninik;
Rodliyah, Iesyah;
Zuhriyah, Mukminatus;
Eka Pramitasari, Retno;
Rahmania Kususmawati, Ita
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 11 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v8i11.4079-4083
Rendahnya tingkat literasi keuangan syariah di Indonesia (9,1%) menjadi tantangan dalam pengembangan ekonomi syariah. Mahasiswa sebagai generasi muda memiliki potensi besar sebagai agen perubahan dalam membangun ekonomi umat berbasis syariah, namun masih terkendala pengetahuan yang terbatas tentang investasi syariah. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi investasi syariah mahasiswa Universitas Zainul Hasan Probolinggo melalui edukasi, pelatihan praktis, dan pembentukan komunitas investor syariah. Metode pelaksanaan meliputi tahap assessment, workshop pelatihan, dan evaluasi dengan melibatkan 56 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan literasi investasi syariah dari 25% menjadi 82% (peningkatan 57%), serta minat berinvestasi syariah dari 28% menjadi 95% (peningkatan 67%). Kesimpulan: Program ini berhasil meningkatkan pemahaman dan minat mahasiswa terhadap investasi syariah serta mendorong terbentuknya komunitas investor muda syariah untuk keberlanjutan program.
Efisiensi termal mesin pengering egg tray tipe rak
Pramitasari, Retno Eka;
Basuki, Basuki;
Rokhmah Wati, Dian Anisa;
Irfa'i, Mochamad Arif;
Rosadi, Mohammad Munib
JURNAL CRANKSHAFT Vol 6, No 2 (2023): Jurnal Crankshaft Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muria Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24176/crankshaft.v6i2.11007
Drying is a process that aims to prevent decay. However, the natural drying process can produce less than optimal results, especially during the rainy season. Uncertainty about the use of solar energy triggers to conduct this research. In addition, it takes a long time and requires a large area during the drying process, so this research aims to provide a more optimal value in terms of efficiency by using a rack-type egg tray drying machine. The dimensions of the shelf-type egg tray drying cabinet are 500 x 500 x 900 and a control box. The heating elements are arranged in parallel consisting of 3 tubular heating elements. The thermal efficiency generated in the rack type egg tray drying machine with an average thermal efficiency value of 32.18% and the highest thermal efficiency value produced on the first rack reached 38.32%
Analisis Tekanan Pembriketan Pada Alat Pencetak Briket Hydraulic Press
Rahmad Setiyoadi, Retno Eka Pramitasari
Jurnal MOTION ( Manufaktur, Otomasi, Otomotif, dan Energi Terbarukan) Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal MOTION: November
Publisher : UNHASY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33752/motion.v1i1.3452
Bricket is an alternative fuel made of various fuel mixed into one and formed into solid fuel according to needs. Usually the basic ingredient of briket is a chain of grain, corn cobbler and sugar cane. In this research will be designed a Bricket press tool with hydraulics as the main source of his movers. Research designed to build a Briket Press printer using R&D method (Research and development). On the process of designing initiated with the design of the device covering, design skeletons, prints, pressing pads, closing the prints, and holding the prints. Testing the device using a descriptive method by asking a few questions or angles to validator. The result of the pressure test and time it takes for a discharge is 150 kg/cm2/2133 psi. The time it takes is 246 seconds/ 04.10 minutes. The result of the functional and functional test results that were validated by 2 validators that were 93.5% for the proper test. The functional test results are 93%. The average large on the testing of functional and functional property testing is 93.25% categorized very well.
ANALISIS KADAR KARBON PADA BRIKET VARIASI CAMPURAN AMPAS TEBU DAN SEKAM PADI
Aditya Pangestu Akbar Yulpikar;
Retno Eka Pramitasari;
Dian Anisa Rokhmah Wati
Jurnal MOTION ( Manufaktur, Otomasi, Otomotif, dan Energi Terbarukan) Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal MOTION: Mei
Publisher : UNHASY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33752/motion.v1i2.4919
Briket adalah bahan arang yang ditumbuk dan diayak hingga halus kemudian dibentuk menggunakan perekat. Penggunaan briket dapat mengurangi penggunaan bahan bakar fosil. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa pengaruh campuran ampas tebu dan sekam padi pada briket terhadap kadar karbon. Variasi campuran bahan sekam padi 90% : ampas tebu 10%, sekam padi 80% : ampas tebu 20% serta ampas tebu 30% : sekam padi 70%. Data yang diperoleh dari penelitian akan dianalisis menggunakan analisis regresi sederhana pada aplikasi SPSS 25. Hasil Dari Penelitian ini diketahui nilai signifikansi untuk pengaruh variasi campuran ampas tebu dan sekam padi pada briket terhadap kadar karbon adalah 0.002 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa hipotesis pertama diterima yang berarti terdapat pengaruh.
PENGEMBANGAN ALAT DESTILASI BIOETANOL LIMBAH AMPAS TAHU : PENGEMBANGAN ALAT DESTILASI BIOETANOL LIMBAH AMPAS TAHU
M Lutfi Al Akbar;
Dian Anisa Rokhmah Wati;
Retno Eka Pramitasari;
Mohammad Munib Rosadi
Jurnal MOTION ( Manufaktur, Otomasi, Otomotif, dan Energi Terbarukan) Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal MOTION: Mei
Publisher : UNHASY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33752/motion.v1i2.4920
Proses destilasi merupakan proses memisahkan larutan dari campurannya menurut perbandingan titik didih. Bioethanol yang dihasilkan menjadi salah satu bahan bakar alternatif. Pada penelitian ini akan membuat alat destilasi bioethanol limbah ampas tahu. Tujuan perancangan ini untuk mengetahui desain dan uji performa pada alat.Pengujian alat menggunakan metode menggunakan metode R&D (researtch and development), observasi dan diskriptif dengan cara mengajukan beberapa pertanyaan atau angket kepada validator. Pada uji kelayakan dan fungsional alat akan di validasi oleh Bapak/Ibu validator. Besaran rata-rata presentase yang di uji oleh validator 1, dan 2 yaitu 90% untuk pengujian fungsional alat. Sedangkan pengujian fungsional besaran rata-rata persntase yaitu 90%. Dari hasil pengujian kelayakan dan fungsional alat yang di validasi oleh 2 validator pada alat ini dengan kriteria sangat baik. Dari hasil pengujian destilasi dengan tetes fermentasi 3 liter, di destilasi dengan waktu 60 menit dan membutuhkan suhu 900C. pada pengujian pertama menghasilkan minyak sebanyak 0,420 liter. Pada pengujian kedua menghasilkan minyak sebanyak 0,530 liter. Dari pengujian alat destilasi, hasil yang diperoleh nilai rata-rata kapasitas alat destilasi adalah 0,50 l/jam. Sedangkan dari perhitungan kinerja pada rendemen yang dihasilkan dengan presentase rata-rata nilai yaitu 15,5 %.
PENGEMBANGAN ALAT PERAJANG ADONAN KERUPUK DENGAN METODE POTONG TRANSLASI
Ahmad Failasuf;
Mohammad Munib Rosadi;
Mochamad Arif Irfa’i;
Retno Eka Pramitasari
Jurnal MOTION ( Manufaktur, Otomasi, Otomotif, dan Energi Terbarukan) Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal MOTION: November
Publisher : UNHASY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33752/motion.v2i1.5346
Kerupuk merupakan salah satu makanan ringan khas indonesia yang banyak digemari oleh masyarakat dari berbagai lapisan dan segala usia. Kerupuk sering dikonsumsi sebagai camilan pelengkap menu utama sehari-hari. Dalam skala rumah tangga banyak terdapat produsen yang masih menggunakan mesin produksi secara manual. Penggunaan alat produksi secara manual menyebabkan banyak waktu yang terbuang. Tujuan penilitian membuat alat berupa “pengembangan alat perajang adonan kerupuk dengan metode potong translasi”. Pada penelitian ini pengembangan mesin perajang adonan kerupuk menggunakan metode R&D (research and development) dengan model ADDIE (analysis, design, development, implementation, evaluation). Pengujian alat menggunakan metode observasi dan diskripitif dengan cara mengajukan beberapa pertanyaan atau angket kepada validator. Hasil rata – rata dari hasil data yang dibutuhkan untuk merajang 1 kg adonan kerupuk membutuhkan waktu sebesar 1 menit 19 detik dengan hasil rajangan sebanyak 249 dengan keterangan 185 rajangan berbentuk baik dan 64 rajangan berbentuk jelek. Pada uji kelayakan dan fungsional alat akan di validasi oleh bapak/ibu dosen dengan mendapatkan nilai persentase rata – rata sebesar 100%. Sedangkan pengujian fungsional rata – rata mendapatkan nilai pesentase sebesar 89%. Jadi hasil dari pengujian kelayakan dan fungsional alat yang di validasi oleh 2 validator pada mesin perajang adonan kerupuk dengan kriteria sangat baik.
PENGEMBANGAN ALAT PENYEDOT MADU KLANCENG HUTAN MENGGUNAKAN DINAMO SOCK DRAT 160 PSI DAN SPEED CONTROLLER
Syaputra, Edo;
Retno Eka Pramitasari;
Mohammad Munib Rosadi;
Dian Anisa Rokhmah Wati
Jurnal MOTION ( Manufaktur, Otomasi, Otomotif, dan Energi Terbarukan) Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal MOTION: Mei
Publisher : UNHASY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33752/motion.v2i02.6228
Pengembangan alat penyedot madu menggunakan dinamo sock drat 160 Psi dan Speed Controller ini dilakukan karena pada alat terdahulu masih terdapat kekurangan, yaitu lambatnya proses pemanenan karena pompa dinamo terlalu kecil dan wadah madu hanya berukuran 500 ml. Sehingga pengembangan dengan menggunakan dinamo sock drat 160 Psi ini dilakukan agar alat dapat lebih maksimal dan cepat dalam proses pemanenan madu.Metode penelitian yang digunakan adalah R&D (Research & Development) sebuah metode untuk menghasilkan produk baru atau mengembangkan produk yang sudah ada dan digunakan sebagai pengujian keefektifan produk tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui desain dari pengembangan alat penyedot madu dan untuk mengetahui waktu penyedotan dari alat. Hasil pembuatan dan perakitan dari pengembangan alat penyedot madu ini telah sesuai dengan rancangan yang sudah dibuat. Uji validasi alat juga dilakukan. Untuk hasil uji validasi alat dari uji fungisonalnya, alat ini mendapatkan rata – rata nilai 87,5% dengan kriteria sangat baik. Untuk uji kelayakannya, alat ini mendapatkan rata – rata nilai 100% dengan kriteria nilai sangat baik. Pada saat proses uji coba alat, media yang digunakan adalah madu. Hasil yang didapatkan dari alat ini dalam waktu 10 menit 21 detik yaitu 450 ml.
ANALISIS VARIASI PENDINGIN DAN METODE PENGELASAN TERHADAP KEKERASAN PADA MATERIAL BAJA PADUAN KARBON RENDAH MENGGUNAKAN LAS SMAW
Wahyu Aji Peratama;
Fajar Satriya Hadi;
Ali Hasbi Ramadani;
Retno Eka Pramitasari
Jurnal MOTION ( Manufaktur, Otomasi, Otomotif, dan Energi Terbarukan) Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal MOTION: Mei
Publisher : UNHASY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33752/motion.v2i02.6340
Pengelasan adalah suatu metode yang digunakan untuk menggabungkan dua atau lebih logam menggunakan energi panas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh metode pengelasan dan jenis bahan pendinginan setelah proses pengelasan terhadap kekerasan yang dihasilkan, dengan variasi posisi 1G, 2G, 3G, dan 4G dan variasi jenis bahan pendingin air kelapa, pasir, dan udara. Data yang didapatkan dari penelitian ini akan disajikan dalam bentuk tabel atau grafik. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini menunjukkan bahwa dari masing-masing pengujian mendapatkan nilai kekerasan yang tidak sama. Dimana nilai kekerasan tertinggi diperoleh pada variasi posisi pengelasan 2G dengan pendinginan air kelapa mendapatkan nilai kekerasan 322,4 kg/mm2, kemudian kekerasan yang paling rendah menggunakan variasi posisi pengelasan 1G menggunakan media pendinginan pasir nilai yang dihasilkan adalah 192,8 kg/mm2. Sehingga dapat disimpulkan bahwa setiap variasi posisi pengelasan dan variasi pendinginan yang digunakan berpengaruh terhadap nilai kekerasan
ANALISIS PENGARUH KUAT ARUS DAN JENIS ELEKTRODA TERHADAP KEKUATAN TARIK PADA BAJA ST 37 DENGAN MENGGUNAKAN LAS SMAW
Alvian Dwi Jayanto;
Basuki;
Fajar Satriya Hadi;
Retno Eka Pramitasari
Jurnal MOTION ( Manufaktur, Otomasi, Otomotif, dan Energi Terbarukan) Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal MOTION: Mei
Publisher : UNHASY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33752/motion.v2i02.6341
Pengelasan adalah salah satu teknik penyambungan logam dengan cara mencairkan sebagian logam induk dan logam pengisi dengan atau tanpa tekanan dan dengan atau tanpa logam penambah dan menghasilkan sambungan yang continue. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh arus pengelasan dan jenis elektroda terhadap kekuatan tarik dengan variasi arus 85 A, 105 A, 125 A dan variasi jenis elektroda E6010 dan E6013. Data yang diperoleh dari penelitian ini dianalisis menggunakan metode komperatif dengan melakukan uji T dan dibantu software SPSS 16. Hasil dari uji T menyatakan bahwa terdapat pengaruh arus pengelasan terhadap uji tarik dengan nilai signifikansi sebesar 0.003 < 0.05 dan terdapat pengaruh dari jenis elektroda terhadap uji tarik dengan nilai signifikansi sebesar 0.000 < 0.05 serta nilai T hitung 5.592 > 2.131. Untuk hasil yang diperoleh dari uji F menyatakan bahwa terdapat pengaruh arus pengelasan dan jenis elektroda secara simultan terhadap kekuatan tarik dengan nilai signifikansi sebesar 0.000 < 0.05 serta nilai F hitung 22.140 > 3.63.