Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Evaluasi Waktu Kerja Operator pada Proses Cutting di Perusahaan Manufaktur dengan Metode Maynard Operation Sequence Technique (MOST): Evaluasi Waktu Kerja Operator pada Proses Cutting di Perusahaan Manufaktur dengan Metode Maynard Operation Sequence Technique (MOST) Bora, M Ansyar; Gunadi; Permatasari, Ririt Dwiputri; Herman; Nur Shilah
Jurnal Teknik Ibnu Sina (JT-IBSI) Vol. 9 No. 02 (2024): JT-IBSI (Jurnal Teknik Ibnu Sina)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/jt-ibsi.v9i02.991

Abstract

Produktivitas kerja menjadi perhatian penting dalam industri karena berpengaruh langsung terhadap efisiensi dan output perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis metode kerja operator cutting proses di Perusahaan manufaktur dengan menggunakan metode Maynard Operation Sequence Technique (MOST). Masalah utama yang ditemukan adalah banyaknya waktu kerja yang terbuang akibat aktivitas transportasi operator, yang berdampak pada rendahnya output produksi. Metode kerja awal menunjukkan waktu baku sebesar 30,015 menit/box dengan output standar 16 box/hari atau 672 lembar material/hari. Dengan menghilangkan aktivitas transportasi dalam metode kerja usulan, waktu baku menurun menjadi 20,4775 menit/box, menghasilkan output standar 24 box/hari atau 1008 lembar material/hari, sehingga mencapai target perusahaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perbaikan metode kerja dapat meningkatkan efisiensi waktu dan jumlah produksi secara signifikan. Temuan ini penting untuk mendukung peningkatan produktivitas tenaga kerja dan optimalisasi proses produksi di industri manufaktur.
Implementasi Metode HIRAC (Hazard Identification, Risk Assessment, And Control) untuk Meningkatkan K3 di Laboratorium PT. XYZ M. Ansyar Bora; Subakti Eko Pratama; Larisang; Ririt Dwiputri Permatasari; I Made Sondra Wijaya
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 7 No. 2 (2025): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/rrj.v7i2.1257

Abstract

Keselamatan kerja di laboratorium merupakan aspek yang sangat penting dan krusial untuk diperhatikan dalam setiap kegiatan operasional, terutama laboratorium yang beroperasi dalam bidang lingkungan seperti PT. XYZ, memiliki berbagai potensi bahaya yang dapat mengancam keselamatan pekerja. Potensi bahaya tersebut bisa berupa bahan kimia berbahaya, peralatan yang kompleks, risiko biologis, hingga paparan radiasi. Untuk itu dilakukan penelitian ini dengan tujuan untuk mengeksplorasi implementasi metode HIRAC di laboratorium PT. XYZ dan mengevaluasi dampaknya terhadap peningkatan keselamatan kerja. Metode yang digunakan untuk menyelesaikan potensi bahaya yang tersebut yaitu Hazard Identification, Risk Assessment, and Control (HIRAC), metode ini telah dikenal luas sebagai pendekatan yang efektif dalam mengelola risiko di berbagai industri, termasuk laboratorium. Adapun hasil penelitian ini yaitu 1) Terdapat tiga ruangan utama dengan temuan risiko tertinggi (Ruangan asam, ruangan bahan kimia dan ruangan analisa udara). 2) Banyak ruangan tidak menyediakan informasi yang jelas mengenai penggunaan alat pelindung diri (APD). Beberapa ruangan hanya dipisahkan dengan sekat, bukan dinding penuh, yang dapat meningkatkan potensi bahaya. 3) Rekomendasi Solusi yang ditawarkan yaitu a) direkomendasikan untuk memberikan petunjuk yang jelas mengenai penggunaan APD di setiap ruangan, termasuk memasang rambu-rambu yang menjelaskan jenis APD yang diperlukan dan menyediakan kotak APD di masing-masing ruangan dengan perlengkapan yang sesuai. b) Penataan ulang ruangan perlu dibahas secara internal antara tim laboratorium dan manajemen.
Measuring the Cognitive Workload of Working Adult Students in Batam's Higher Education Institutions: A NASA-TLX Approach Bora, M Ansyar; Lawi, Ansarullah; Permatasari, Ririt Dwiputri; Mukhlis, Imam; Gulo, Feberlian Elisabeth; Septiansyah, Genadi
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 30, No 2 (2024): December
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um048v30i2p106-111

Abstract

This study addresses the cognitive workload challenges faced by working adult students in Batam's higher education institutions, utilizing the NASA Task Load Index (NASA-TLX) methodology. Through a cross-sectional design and convenience sampling, data were collected from 157 part-time students across 10 universities. Results indicate that time constraints and academic effort contribute significantly to mental workload, with an average Weighted Workload (WWL) score of 68, signifying a high level of cognitive burden. Strategies for workload reduction include enhanced academic support, effective time management, and prioritizing mental well-being. This research underscores the imperative of collaborative efforts among universities, instructors, and students to cultivate an environment conducive to academic success and well-being for working adult learners.
ANALISIS TINGKAT KENYAMANAN KERJA PADA OPERATOR CENTRAL CONTROL ROOM PLTU BARRU BERBASIS NORDIC BODY MAP YANG ERGONOMIS Hanafie, Ahmad; Haslindah, Andi; Bora, M Ansyar; Imran, Al
ILTEK : Jurnal Teknologi Vol. 19 No. 02 (2024): ILTEK : Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47398/iltek.v19i02.184

Abstract

Nordic Body Map (NBMS) adalah alat evaluasi yang digunakan untuk mengidentifikasi dan merekam keluhan muskuloskeletal (otot dan tulang) pada tubuh manusia. Central Control Room merupakan pusat pengendalian operasi dari pembangkit listrik. Aktivitas yang dilakukan oleh operator dalam ruangan ini adalah operator memantau dan mengontrol proses operasional PLTU, seperti suhu, tekanan, aliran bahan dan bakar. Posisi kerja yang tidak ideal akan menyebabkan ketidaknyamanan terhadap operator, hal ini dapat menimbulkan masalah pada tubuh tubuh operator yaitu kesehatan. Penelitian ini dilakukan analisis kenyamanan kerja yang ergonomi pada operator control room dengan metode Nordic Body Map (NBMs). Metode analasis yang digunakan deskripsi variabel tingkat keluhan operator dengan mendeskrisikan variabel tingkat keluhan operator. Analisis statistik deskriptif ini dengan menginterprestasikan nilai rata-rata dari masing-masing indikator dari masing-masing variabel jenis keluhan operator dapat memberikan gambaran mengenai indikator berpengaruh terhadap produktivitas kerja operator. Berdasarkan hasil penelitian terjadinya ketidak nyamanan operator disebabkan pengaruh posisi kerja operator kerja yang ideal, dan tidak optimalnya fasilitas kerja yang digunakan, diperoleh sembilan tingkat keluhan dari 28 jenis yang diteliti, kesembilan jenis keluhan yang mempunyai tingkat keluhan yang tinggi berada antara nilai rata-rata 1.42 – 2.08 dari skala 4, bagian-bagian tersebut yaitu leher bagian atas, leher bagian bawah, punggung, pinggang, pantat, pergelangan tangan kiri, pergelangan tangan kanan, paha kiri, dan paha kanan.
Evaluating Usability and Clustering of SILCARE System for MSME Shipping: A Data-Driven Approach Using SUS and User Behavior Analysis Permatasari, Ririt Dwiputri; Bora, M Ansyar; Hernando, Luki; Saputra, Tommy; Fauzan, Haidil; Shilah, Nur; Salsabila, Tia Andini
Journal of Applied Data Sciences Vol 6, No 2: MAY 2025
Publisher : Bright Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47738/jads.v6i2.590

Abstract

The SILCARE system is a digital logistics platform designed to optimize shipping operations for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). This study evaluates its usability and user behavior patterns through System Usability Scale (SUS) assessments and clustering analysis. The research involved 100 SME users performing key system tasks such as registration, product management, and order confirmation. The SUS results showed a significant usability improvement, with the pre-test score of 74.5 (B grade) increasing to 90.25 (A grade) in the post-test, indicating enhanced user experience. User interaction data analysis revealed that registration took an average of 7.11 minutes, product addition 8.91 minutes, and order confirmation 5.15 minutes. Clustering using DBSCAN identified four distinct user groups, highlighting behavioral differences, where 37% of users struggled with complex tasks while 25% displayed balanced engagement. These findings inform targeted system improvements, such as simplifying workflows for new users and enhancing features for power users. The novelty of this study lies in integrating usability testing with behavior-driven clustering to refine a logistics platform tailored to MSMEs. By leveraging data-driven insights, the SILCARE system contributes to digital transformation in MSME logistics, improving operational efficiency and user satisfaction The paper explores the development process of the system, starting from the requirements gathering phase, where user needs were identified through extensive surveys and interviews with stakeholders. The iterative prototyping method allowed for the creation of an initial version of the system that was refined based on user feedback, ensuring that the final product met both functional and usability standards. The SILCARE system holds substantial promise for MSMEs, offering a digital solution for streamlining logistics and shipping processes and contributing to the overall success of small businesses.
INFANT INCUBATOR DESIGN USING ERGONOMIC FUNCTION DEPLOYMENT (EFD) METHOD TO IMPROVE COMFORT AND EFFECTIVENESS OF NEONATAL CARE Bora, M Ansyar
J@ti Undip: Jurnal Teknik Industri Vol 20, No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jati.20.2.76-84

Abstract

This study aims to optimize the ergonomic design of an infant incubator using the Ergonomic Function Deployment (EFD) approach to improve the comfort and effectiveness of neonatal care in the neonatal intensive care unit (NICU). An infant incubator is an essential device that provides a stable and controlled environment for premature infants or those with medical conditions requiring intensive care. Key issues examined include infant comfort in the incubator, accessibility and ease of use for healthcare professionals, and efficiency of the control system and interface. Current incubator designs often do not fully consider these ergonomic aspects, which can negatively impact clinical outcomes and the experience of neonatal care. This study will use the EFD method to identify ergonomic needs from the perspective of the infant and healthcare professionals. The research methods used will include evaluation of current incubator designs, data collection from potential users (including infants and healthcare professionals), and analysis to identify existing ergonomic issues. The results of this study recommend technical features such as accurate digital temperature sensors, hypoallergenic materials, visual and audio alarm systems, diffusers for air ventilation, adjustable lighting, HEPA filters to maintain air quality, and ergonomic and easily accessible incubator dimension designs.
PELATIHAN PEMBUATAN KECAP ASIN DENGAN PEMANFAATN LIMBAH AIR KELAPA DAN GONGGONG SEBAGAI NUTRISI Hazimah, Hazimah -; Alhamidi, Alhamidi; Permatasari, Ririt Dwiputri; Bora, M.Ansyar; Sunarsono, Hery; Rahmiati, Sari; Marbun, Dewinta; Zuhrah, Siti; Shilah, Nur
MINDA BAHARU Vol 9, No 1 (2025): Minda Baharu
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/jmb.v9i1.6414

Abstract

Limbah air kelapa yang banyak terbuang oleh penjual santan kelapa, dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan kecap asin. Gonggong sebagai hasil laut di kepri bisa digunakan sebagai bahan penambah nutrisi di dalam kecap asin karena Gonggong memiliki kadar protein.sebesar 46,65%. Pelatihan ini diberikan kepada Guru dan siswa SMKN 2 Batam terutama Jurusan Tataboga dengan tujuan memberikan alternatif pembuatan kecap asin selain dari bahan kacang kedelai. Pelaksanaan dilakukan dengan menyampaikan materi tentang kecap dan limbah air kelapa, memperkenalkan alat dan bahan yang digunakan, serta praktek langsung pembuatan kecap asin sehingga sasaran dan target dapat tercapai dengan menekankan pada upaya memproduksi kecap asin yang khas mencirikan khasanah Batam, Kepulauan Riau. Selain daripada itu kecap asin yang dibuat dapat juga dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan yang telah dilakukan, untuk materi pelatihan peserta menyatakan 70,4% puas. Untuk hasil produk peserta menyatakan 80% puas, 75 % mengatakan pelatihan ini sangat bermanfaat serta 74,5 % mengatakan tertarik untuk membuat sendiri di rumah.
Sosialisasi Teknologi Digital Bagi Pelaku UMKM Kecamatan Sekupang Permatasari, Ririt Dwiputri; Bora, M Ansyar; Hernando, Luki; Sondra Wijaya, I Made; Hazimah, Hazimah; Shilah, Nur; Fauzan, Haidil
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol. 8 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v8i1.3567

Abstract

The development of digital technology has transformed various aspects of life, including the micro, small, and medium enterprise (MSME) sector. In Sekupang District, the adoption of digital technology by MSME actors faces various challenges, particularly in understanding and accessing such technologies. The purpose of this digital technology outreach is to enhance the knowledge and skills of MSME actors in adopting technology, enabling them to compete in the digital era. This outreach activity includes a basic understanding of business software usage, digital marketing strategies, and the use of social media to expand market reach. The methods used include seminars, hands-on training, and Q&A sessions. The results of the outreach indicate an increase in MSME actors' understanding of the importance of digitalization and readiness to implement technology in daily business operations. This program is expected to increase the competitiveness of MSMEs in Sekupang District in facing the challenges of the digital economy.Keywords: outreach; digital technology; MSME; digitalization Abstrak: Perkembangan teknologi digital telah mengubah berbagai aspek kehidupan, termasuk sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Di Kecamatan Sekupang, pemanfaatan teknologi digital oleh pelaku UMKM masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam hal pemahaman dan akses terhadap teknologi tersebut. Sosialisasi teknologi digital bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM dalam mengadopsi teknologi, sehingga mampu bersaing di era digital. Kegiatan sosialisasi ini mencakup pemahaman dasar tentang penggunaan perangkat lunak bisnis, strategi pemasaran digital, serta pemanfaatan media sosial untuk memperluas jangkauan pasar. Metode yang digunakan meliputi seminar, pelatihan langsung, dan sesi tanya jawab. Hasil dari sosialisasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pelaku UMKM mengenai pentingnya digitalisasi, serta kesiapan untuk mengimplementasikan teknologi dalam operasional bisnis sehari-hari. Program ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing UMKM di Kecamatan Sekupang dalam menghadapi tantangan ekonomi digital.Kata kunci: sosialisasi; teknologi digital; UMKM; digitalisasi