Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Gender Analysis Policy Kepemimpinan Perempuan Di Kabupaten Bojonegoro : Studi Kasus Desa Kauman Dan Desa Ngringinrejo Krismah, Adita Nur; Huda, Muhamad Miftahul; Kasiami, Sri
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i1.2025.93-103

Abstract

Dalam konteks kepemimpinan perempuan di Kabupaten Bojonegoro, khususnya di Desa Kauman dan Ngringinrejo, peneliti ingin fokus pada analisis gender dalam kepemimpinan peremp uan. Penelitian ini akan mengkaji program-program yang diimplementasikan selama masa kepemimpinan perempuan. Penelitian ini menggunakan Peneltian Kualitatif deskriptif, yang berfokus pada dua desa: Desa Kauman dan Desa Ngringinrejo. Dengan indikator Perencanaan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) adalah perencanaan yang mempertimbangkan empat aspek, yaitu: Akses, Partisipasi, Manfaat, Kontrol. Dalam penerapan Program Pemberdayaan dan Responsif Gender (PPRG), Ibu Yulianningtyasari  sebagai Kepala Desa Kauman telah menunjukkan keberhasilan yang signifikan. Di sisi lain, Ibu Endang, Kepala Desa Ngeringinrejo, juga menerapkan prinsip serupa dengan memberikan perhatian khusus kepada perempuan
Implementasi Program Corporate Social Responsibility dalam Membantu Pengembangan Petani Hutan di Kawasan Pertamina EP Cepu Zona 12 Kasiami, Sri; Wulandari, Septi; Febriadi, Eko
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas implementasi Program Corporate Social Responsibility (CSR) yang dilakukan oleh PT Pertamina EP Cepu (PEPC) di wilayah Zona 12 untuk mendukung pengembangan masyarakat petani hutan di sekitar Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB), Bojonegoro. Fokus utama program ini adalah Gerakan Masyarakat Tanggap Api (GEMATI) yang bertujuan untuk mencegah kebakaran lahan dan meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan petani. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melibatkan observasi lapangan dan wawancara dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk petani penerima manfaat, ALAS Institute sebagai pelaksana, dan pejabat PEPC. Hasil menunjukkan bahwa meskipun program ini berhasil meningkatkan kesadaran petani terhadap bahaya pembakaran lahan, masih terdapat tantangan dalam penerapannya, seperti keterbatasan sarana dan prasarana. Selain itu, program ini berperan penting dalam menciptakan hubungan positif antara perusahaan dan masyarakat lokal. Rekomendasi untuk program di masa depan mencakup pengembangan lebih lanjut dalam kapasitas petani dan peningkatan sarana pendukung untuk mencapai hasil yang lebih maksimal.
Green Empowerment: Strengthening Health Cadres through Family Medicinal Plants in Rural Communities Rahmawati, Devira Eka; Kumalasari, Ana; Kasiami, Sri
MUHARRIK: Jurnal Dakwah dan Sosial Vol. 6 No. 1 (2023): Muharrik: Jurnal Dakwah dan Sosial
Publisher : Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/muharrik.v6i1.4099

Abstract

This started with a large number of people in Kenep Village who complained of minor illnesses, plus lack of knowledge and lack of public awareness of health made the problem even more complex. Therefore, this research aims to provide an overview of community empowerment by developing Family Medicinal Plants (TOGA) cadres to improve health in Kenep Village, Balen, and Bojonegoro. This research used a qualitative research method with a descriptive approach. Data collection techniques were carried out using observation, interviews, and documentation. The research focuses on community empowerment theory, which includes principles of equality, participation, sustainability, and self-reliance. The research results show that the development of TOGA cadres increases public knowledge and health awareness. Based on indicators of the ten most common diseases in 2021, 500 suffering from mild illnesses will decrease to 157 in 2022. This indicates a decrease in minor illnesses since the TOGA cadre empowerment program was implemented. Apart from that, the community also succeeded in innovating various processed products from TOGA, which can increase the selling value of the product. So, this community empowerment for TOGA cadres in Kenep Village is going well and beneficial for TOGA cadres, especially in terms of increasing knowledge, health, and welfare.
Media Sosial Sebagai Alat Kampanye Pemilu 2024: Perspektif Pengguna Tiktok Lestari, Vera Dewi; Kumalasari, Ana; Kasiami, Sri
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 6 No 1 (2024)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v6i1.442

Abstract

This research aims to explain the utilization of social media by political parties and political actors towards the 2024 elections by using qualitative research methods. In this modern era, social media is starting to be recognized as a political campaign tool. This research explains how political parties and political actors utilize the Tiktok social media platform to build a good image, interact with voters and promote their political messages from the perspective of Tiktok users. By using qualitative data analysis, including observations and social media accounts. This research will provide knowledge about the strategy of utilizing social media as a medium for political campaigning and its impact on Indonesian democracy. The results of this study indicate that Tiktok users' perspectives on the use of social media as a campaign tool for the 2024 elections by political candidates show that they agree and feel effective. Tiktok users who are also voters also recommend several types of social media platforms that are also considered effective as campaign media for the 2024 Election, namely Instagram, Twitter and Facebook. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pemanfaatan media sosial oleh partai politik dan aktor politik menuju Pemilu 2024 dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Di zaman yang serba modern ini, media sosial mulai dikenal sebagai alat kampanye politik. Penelitian ini menjelaskan bagaimana para partai politik dan aktor politik dalam memanfaatkan platform media sosial Tiktok untuk membangun citra baik, berinteraksi dengan pemilih dan mempromosikan pesan politik mereka dalam perspektif pengguna Tiktok. Dengan menggunakan analisis data kualitatif, termasuk observsi dan akun media sosial. Penelitian ini akan memberikan pengetahuan tentang strategi pemanfaatan media sosial sebagai media berkampanye politik serta dampaknya terhadap demokrasi Indonesia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perspektif pengguna Tiktok terhadap pemanfaatan media sosial sebagai alat kampanye Pemilu 2024 oleh kandidat politik menunjukkan rasa setuju dan merasa efektif. Pengguna Tiktok yang sekaligus sebagai pemilih juga merekomendasikan beberapa jenis platform media sosial yang juga dirasa efektif sebagai media kampanye Pemilu 2024 yaitu Instagram, Twitter dan Facebook.
Media Sosial Sebagai Alat Kampanye Pemilu 2024: Perspektif Pengguna Tiktok Lestari, Vera Dewi; Kumalasari, Ana; Kasiami, Sri
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 6 No 1 (2024)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v6i1.442

Abstract

This research aims to explain the utilization of social media by political parties and political actors towards the 2024 elections by using qualitative research methods. In this modern era, social media is starting to be recognized as a political campaign tool. This research explains how political parties and political actors utilize the Tiktok social media platform to build a good image, interact with voters and promote their political messages from the perspective of Tiktok users. By using qualitative data analysis, including observations and social media accounts. This research will provide knowledge about the strategy of utilizing social media as a medium for political campaigning and its impact on Indonesian democracy. The results of this study indicate that Tiktok users' perspectives on the use of social media as a campaign tool for the 2024 elections by political candidates show that they agree and feel effective. Tiktok users who are also voters also recommend several types of social media platforms that are also considered effective as campaign media for the 2024 Election, namely Instagram, Twitter and Facebook. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pemanfaatan media sosial oleh partai politik dan aktor politik menuju Pemilu 2024 dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Di zaman yang serba modern ini, media sosial mulai dikenal sebagai alat kampanye politik. Penelitian ini menjelaskan bagaimana para partai politik dan aktor politik dalam memanfaatkan platform media sosial Tiktok untuk membangun citra baik, berinteraksi dengan pemilih dan mempromosikan pesan politik mereka dalam perspektif pengguna Tiktok. Dengan menggunakan analisis data kualitatif, termasuk observsi dan akun media sosial. Penelitian ini akan memberikan pengetahuan tentang strategi pemanfaatan media sosial sebagai media berkampanye politik serta dampaknya terhadap demokrasi Indonesia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perspektif pengguna Tiktok terhadap pemanfaatan media sosial sebagai alat kampanye Pemilu 2024 oleh kandidat politik menunjukkan rasa setuju dan merasa efektif. Pengguna Tiktok yang sekaligus sebagai pemilih juga merekomendasikan beberapa jenis platform media sosial yang juga dirasa efektif sebagai media kampanye Pemilu 2024 yaitu Instagram, Twitter dan Facebook.
Akuntabilitas Bantuan Keuangan Partai Politik (PKB, Partai Golkar, dan PDIP) di Kabupaten Tuban Nabila, Kintania Khoirun; Huda, Muhammad Miftahul; Kasiami, Sri
Journal of Political Issues Vol 6 No 1 (2024): Journal of Political Issues (February - July)
Publisher : Jurusan Ilmu Politik Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jpi.v6i1.211

Abstract

Partai politik berperan sebagai organisasi yang diharapkan menjadi wadah untuk menyampaikan aspirasi dari permasalahan sosial yang timbul di masyarakat melalui anggota legislatif di tingkat Kabupaten atau DPRD Kabupaten. Dalam melaksanakan berbagai aktivitasnya, partai politik memiliki tiga sumber keuangan, yaitu iuran dari anggota partai, sumbangan yang resmi secara hukum, dan bantuan keuangan yang berasal dari APBN/APBD. Tahun 2022, tiga partai politik yang mendapatkan bantuan keuangan terbesar di Kabupaten Tuban yakni Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Golkar, dan PDI Perjuangan. Ketiga partai politik tersebut menggunakan bantuan keuangan untuk Pendidikan politik dan pembiayan Operasional sekretariat selama satu tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan akuntabilitas partai politik di Kabupaten Tuban dalam mengelola bantuan keuangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif dengan sumber data primer dan sekunder. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa program Bantuan Keuangan Partai Politik di Kabupaten Tuban tahun 2022 masih belum sepenuhnya akuntabel. Adanya Kesesuaian Antara Pelaksanaan Dengan Standar Prosedur Pelaksanaan telah berjalan dengan baik, mulai dari penetapan nominal bantuan keuangan, batas waktu pengumpulan hingga format laporan pertanggungjawaban sesuai dengan Permendagri Nomor 78 Tahun 2020. Adanya Sanksi yang Ditetapkan Atas Kesalahan atau Kelalaian Dalam pelaksanaan tidak berjalan, tidak adanya sanksi atau hukuman dari keterlambatan pengumpulan laporan pertanggungjawaban bantuan keuangan. Adanya Output Dan Outcome Yang Terukur tidak berjalan maksimal. Outputnya yaitu terselenggaranya berbagai kegiatan pendidikan politik dan operasional kantor sekretariat telah terlaksana. Sedangkan outcomenya nihil, tidak adanya kegiatan lanjutan dari pendidikan politik.
Collaborative Governance Dalam Pengelolaan Himpunan Petani Pemakai Air Desa Gedongarum Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro Aurellia, Emily; Taufiq, Ahmad; Kasiami, Sri
Journal of Government and Politics (JGOP) Vol 5, No 2 (2023): Desember
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jgop.v5i2.20897

Abstract

The purpose of this study is to determine the cooperation beetwen stakeholders under the leadership of the Water User Farmers Assosiation (HIPPA) in Gedongarum village, Kanor district, Bojonegoro local government. The study uses a descriptive method with a qualitative focus. This theory used in this research is according to Ansell & Gash (2008) with main indicator, namely : starting condition, institutional planning, enabling leadership and collaboration processes. This result of research show that the collaboration carried out in the management of the Water User Farmers Assosiation (HIPPA) is very well established and stakeholders can build a sense of competitive trust and have strong commintment to developing each program owned by each actor in accordance with goals of the collaboration. Which has been mutually agreed upon.
Penguatan Kapasitas Manajemen Strategis Organisasi dalam Membangun Kepemimpinan Berkarakter Septian, Esa; Wulandari, Septi; Swasanti, Ida; Kasiami, Sri; Islamiyah, Dian Tita; Nurizzakiya, Ervina Laily
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2025): November 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v5i6.956

Abstract

Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengembangkan kapasitas manajerial pengurus Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) di MAN 1 Bojonegoro, dengan fokus pada penguatan manajemen organisasi melalui pendekatan analisis SWOT dan teori manajemen POAC. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan program ini mencakup pendampingan langsung, pelatihan, diskusi interaktif, serta evaluasi menggunakan post-test dan Focus Group Discussion (FGD). Program ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan manajerial, komunikasi, koordinasi, dan kerja sama tim di kalangan pengurus OSIM. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pengurus OSIM berhasil memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang manajemen organisasi, meningkatkan keterlibatan dalam proses pengambilan keputusan, dan memperkuat semangat kebersamaan. Selain itu, program ini juga menciptakan suasana yang mendukung pengembangan karakter siswa, memberikan pengalaman praktis dalam pengelolaan organisasi, serta mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan dunia kerja. Signifikansi hasil pengabdian ini adalah untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan organisasi siswa, serta menciptakan pemimpin masa depan yang lebih kompeten dan berkarakter.