Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH BERBAGAI DOSIS JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus) PADA FERMENTASI BATANG SINGKONG TERHADAP KADAR AIR, ABU DAN SERAT KASAR Anjarsari, Reny; Qisthon, Arif; Fathul, Farida; Erwanto, Erwanto
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.2.353-357

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) pada fermentasi batang singkong terhadap kadar air, abu dan serat kasar. Penelitian ini dilaksanakan pada Juni sampai Juli 2023 di Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Penelitian ini dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuannya adalah P0: batang singkong tanpa perlakuan, P1: batang singkong + jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) 3%, P2 : batang singkong + jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) 6%, P3 : batang singkong + jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) 9%. Hasil penelitian pada kadar air sebesar (P0 13,01%; P1 31,19%; P2 22,56%; P3 31,02%) pada kadar abu sebesar (P0 0,9%; P1 3,1%; P2 3,0%; P3 3,2%) dan pada serat kasar sebesar (P0 42,97%; P1 41,19%; P2 45,55%; P3 42,92%). Perlakuan dengan pemberian jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) 3% memiliki penurunan nilai kandungan serat kasar terbesar dibandingkan dengan P0 sehingga menjadi 41,19% dan perlakuan dengan pemberian jamur 3% memiliki nilai kadar air dan kadar abu tertinggi yaitu sebesar 31,19% dan 3,1%.
PENGARUH IMBANGAN HIJAUAN DAN KONSENTRAT TERHADAP KUALITAS FISIK SUSU KAMBING PERAH PERANAKAN ETAWA Albi, Fathul; Wanniatie, Veronica; Muhtarudin, Muhtarudin; Qisthon, Arif
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 3 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.3.523-530

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh imbangan hijauan dan konsentrat terhadap kualitas fisik susu kambing peranakan Etawa. Penelitian ini dilaksanakan pada November—Desember 2023 yang bertempat di Morgan Farm, Desa Sukabanjar, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung. Analisis dilakukan di Labolatorium Produksi Ternak, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung dan Labolatorium Teknologi Hasil Pertanian Politeknik Negeri Lampung. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 3 perlakuan dan 3 ulangan sehingga terdapat 9 satuan percobaan atau 9 ekor kambing. Perlakuan yang digunakan yaitu P1 (25% hijauan pucuk singkong + 75% konsentrat); P2 (50% hijauan pucuk singkong + 50% konsentrat); dan P3 (75% hijauan pucuk singkong + 25% konsentrat). Data yang diperoleh dianalisis ragam pada taraf nyata 5%. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa imbangan hijauan dan konsentrat berpengaruh nyata (P< 0,05) terhadap uji pH susu kambing Perankan Etawa dengan nilai pH 3,50, namun pada uji alkohol dan uji mikroba Total Plate Count (TPC) tidak berpengaruh nyata (P> 0,05) dengan nilai TPC yaitu pada P1 4,17 CFU/ml, P2 14,17 CFU/ml, dan pada P3 4,84 CFU/ml terhadap susu kambing peranakan etawa.
TINGKAT INFESTASI DAN JENIS PARASIT SALURAN PENCERNAAN PADA SAPI PERANAKAN ONGOLE DI KECAMATAN TULANG BAWANG UDIK KABUPATEN TULANG BAWANG BARAT Akbar, Muhamad Tri; Hartono, Madi; Qisthon, Arif; Siswanto, Siswanto
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 3 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.3.436-445

Abstract

Penelitian yang dilaksanakan pada Oktober 2022 bertujuan untuk mengetahui tingkat infestasi dan jenis parasit saluran pencernaan pada sapi Peranakan Ongole di Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat. Metode yang digunakan adalah survei yang dilakukan secara sensus. Jumlah sampel yang diperoleh yaitu 112 sampel yang berasal dari 34 peternak. Pemeriksaan sampel feses sapi dilakukan di Balai Veteriner, Provinsi Lampung, menggunakan metode Uji Mc. Master dan Uji Sedimentasi. Data hasil penelitian yang diperoleh disajikan dalam bentuk tabel dan histogram, dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parasit saluran pencernaan yang menginfestasi sapi Peranakan Ongole di Kecamatan Tulang Bawang Udik Kabupaten Tulang Bawang Barat sebesar 30.36%. Infestasi tertinggi terdapat pada Desa Karta sebesar 70% dan infestasi terendah terendah terdapat pada Desa Kagungan Ratu sebesar 0%. Jenis Parasit yang ditemukan pada sapi Peranakan Ongole di Kecamatan Tulang Bawang Udik Kabupaten Tulang Bawang Barat yaitu Eimeria., Paramphistomum sp., Fasciola sp., Trichuris sp., dan Strongyloides sp.
PENGARUH PENGGUNAAN JAMUR PLEUROTUS OSTREATUS PADA FERMENTASI BATANG SINGKONG TERHADAP KUALITAS ORGANOLEPTIK, PH, DAN SUHU Saputra, Irawan; Erwanto, Erwanto; Liman, Liman; Qisthon, Arif
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 3 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.3.494-499

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan dosis jamur (Pleurotus - ostreatus) pada batang singkong terfermentasi terhadap warna, aroma, ada jamur atau tidak, tekstur, suhu, dan pH. Penelitian ini dilaksanakan pada Juni--Juli 2023 di Laboratorium Nutrisi dan Makanan Ternak, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu batang singkong (P0), batang singkong dengan penambahan 3% jamur Pleurotus ostreatus (P1), batang singkong dengan penambahan 6% jamur Pleurotus ostreatus (P2), batang singkong dengan penambahan 9% jamur Pleurotus ostreatus (P3). Hasil analisis ragam, diperoleh bahwa penggunaan jamur terhadap warna, aroma, tekstur, suhu, dan pH. Hasil fermentasi, hasilnya tidak berpengaruh nyata (P>0,05), terhadap warna, aroma, tekstur, suhu, dan pH. Sebaliknya berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap jamur hasil fermentasi batang singkong. Hasil fermentasi diperoleh pada perlakuan P2:6%.
PENDUGAAN BOBOT TUBUH SAPI LIMPO MELALUI UKURAN TUBUH DAN VOLUME TUBUH MENGGUNAKAN PERSAMAAN REGRESI NON-LINIER DI KPT MAJU SEJAHTERA KECAMATAN TANJUNG SARI KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Indonant, Hassem Muhamad; Husni, Ali; Qisthon, Arif; Dakhlan, Akhmad
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 3 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.3.470-478

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menduga bobot tubuh sapi limpo melalui ukuran tubuh (panjang badan dan lingkar dada) dan volume tubuh dengan menggunakan persamaan regresi non-linier pada sapi Limpo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling dengan kriteria umur sapi 2,5 sampai 4,5 tahun, tidak agresif dan tidak sedang bunting pada sapi betina. Peubah yang diamati yaitu panjang badan, lingkar dada, dan bobot tubuh. Data yang sudah diperoleh ditabulasi dengan program excel, kemudian data panjang badan, lingkar dada, dan volume tubuh dianalisis korelasi dan regresinya dengan bobot tubuh. Analisis korelasi dan regresi dilakukan menggunakan program R. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panjang badan, lingkar dada, dan volume tubuh berkorelasi sangat nyata dan berpengaruh sangat nyata terhadap perubahan bobot tubuh. Hubungan antara LD, PB, dan VT terhadap bobot tubuh memiliki nilai korelasi yang kuat masing-masing yaitu 0,90; 0,82; dan 0,89, dengan persamaan regresi berturut-turut BB = -1104,00+11,30LD-0,01LD2 (R2=0,81); BB=1108,12798-16,03415PB+0,07685PB2 (R2=0,67); dan BB = 15,85 + 0,15VT + 0,00002064VT2 (R2=0,79), serta nilai keterandalannya berturut-turut adalah 100,93%, 102%, dan 101,14%.
PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG DAUN KELOR (Moringa Oleifera) PADA RANSUM TERHADAP PERFORMA KAMBING PERANAKAN BOER Permata Sari, Lilis; Qisthon, Arif; Husni, Ali; Adhianto, Kusuma
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 3 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.3.547-554

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan level terbaik penambahan tepung daun kelor (Moringa oleifera) pada ransum terhadap performa kambing Peranakan Boer. Penelitian ini dilaksanakan pada Desember 2023 sampai Januari 2024 di peternakan rakyat kambing Boer Desa Simpang Agung, Kecamatan Seputih Agung, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung. Penelitian ini dilakukan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri dari tiga perlakuan dan lima kelompok menggunakan 15 ekor kambing Peranakan Boer jantan dari bobot tubuh terkecil sampai yang terbesar. Perlakuan yang digunakan yaitu P0: 100% ransum basal (60% silase daun dan batang singkong + 40% konsentrat); P1: 95% ransum basal + 5% tepung daun kelor; dan P2: 90% ransum basal + 10% tepung daun kelor. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode analysis of variance (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata konsumsi ransum sebesar P0= 662,96±198,83 gram/hari; P1=770,62±231,68 gram/hari; dan P2=727,66±184,28 gram/hari, rata-rata pertambahan bobot tubuh harian sebesar P0=68,57±36,96 gram/hari; P1=123,93±13,75 gram/hari; dan P2=94,29±25,64 gram/hari, dan rata-rata efisiensi ransum sebesar P0=10,77± 5,28%; P1=17,29±5,32%; dan P2=13,86%. Kesimpulan penelitian ini bahwa penambahan tepung daun kelor (Moringa oleifera) pada ransum dapat meningkatkan pertambahan bobot tubuh dan efisiensi ransum dengan perlakuan optimal pada level 5%.
STRUKTUR POPULASI, PERFORMA REPRODUKSI, DAN PRODUKSI KAMBING PERAH DI KABUPATEN PESAWARAN DAN LAMPUNG TIMUR PROVINSI LAMPUNG: Population Structure, Reproductive Performance, and Dairy Goat Production in Pesawaran and East Lampung Districts, Lampung Province Saputri, Rafida Bela; Dakhlan, Akhmad; Hartono, Madi; Qisthon, Arif
Wahana Peternakan Vol. 8 No. 2 (2024): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v8i2.1469

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari struktur populasi, performa reproduksi, dan produksi kambing perah di Kabupaten Pesawaran dan Lampung Timur, Provinsi Lampung. Penelitian dilaksanakan dari Januari hingga April 2023. Penelitian survei studi kasus ini menggunakan sampel yang ditentukan secara snowball sampling. Peubah yang diamati yaitu struktur populasi, angka kebuntingan, litter size, service per conception, mortalitas pascapartus dan pra-sapih, serta produksi susu. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian di Kabupaten Pesawaran menunjukkan bahwa struktur populasi kambing perah yaitu anak jantan 0,00%, anak betina 100,00%, kambing jantan muda 0,00%, kambing betina muda 100,00%, kambing dewasa jantan 0,00% dan kambing dewasa betina 100,00%. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa angka kebuntingan, litter size, mortalitas pascapartus dan pra sapih, serta service per conception berturut-turut yaitu 100,00%, 2,00, 14,29%, 7,14%, dan 1,00; produksi susu kambing PE dan Jawarandu berturut-turut yaitu 0,97 dan 0,53 liter/ekor/hari. Di Kabupaten Lampung Timur struktur populasi kambing perah yaitu anak jantan 66,67%, anak betina 33,33%, kambing jantan muda 20,00%, kambing betina muda 80,00%, kambing dewasa jantan 12,70%, dan kambing dewasa betina 87,30%. Angka kebuntingan, litter size, mortalitas pascapartus, mortalitas pra sapih, dan service per conception berturut-turut yaitu 83,7%; 1,8; 3,3%; 39,1%; dan 1,1; dan produksi susu kambing Sapera, kambing Saanen, Anglo Nubian, Alpine, dan PE berturut-turut yaitu 1,2; 2,0; 1,2; 1,0; dan 0,58 liter/ekor/hari. Kata kunci: Kambing perah, produksi, reproduksi, struktur populasi
PENGARUH NAUNGAN TERHADAP RESPONS TERMOREGULASI DAN PRODUKTIVITAS KAMBING PERANAKAN ETTAWA Qisthon, Arif; Suharyati, Sri
Majalah Ilmiah Peternakan Vol 10 No 1 (2007)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (40.131 KB)

Abstract

RINGKASAN Penelitian dilakukan untuk mempelajari pengaruh penggunaan naungan terhadap respons termoregulasi dan pertumbuhan kambing Peranakan Ettawa (PE) di lingkungan panas. Penelitian menggunakan delapan ekor kambing PE, dengan rancangan cross over design. Empat ekor kambing dipelihara di kandang beratap rumbia sebagai naungan dan empat ekor lainnya dipeliharan di kandang tanpa atap dari pukul 09.00-14.30 selama penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan naungan atau atap dapat menciptakan kondisi yang lebih nyaman yang ditunjukkan dengan lebih rendahnya suhu rektal, frekuensi denyut jantung dan frekuensi pernafasan (P<0,01). Selain itu, penggunaan naungan dapat meningkatkan pertambahan bobot tubuh kambing PE (P<0,01).
Genetic Evaluation and Selection Response of Birth Weight and Weaning Weight in Male Saburai Goats Akhmad Dakhlan; Arif Qisthon; Muhammad Dima Iqbal Hamdani
Jurnal Agripet Vol 22, No 1 (2022): Volume 22, No. 1, April 2022
Publisher : Agricultural Faculty

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17969/agripet.v22i1.21062

Abstract

ABSTRACT. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi parameter genetik (heritabilitas, korelasi genetik) dan nilai pemuliaan serta menggunakan parameter-parameter tersebut untuk mengestimasi respon seleksi dan respon seleksi sifat berkorelasi untuk bobot lahir dan bobot sapih kambing Saburai jantan. Data bobot lahir dan bobot sapih 90 cempe jantan kambing Saburai (data dari tahun 2017-2018) yang dihasilkan dari sembilan ekor pejantan dan 45 ekor induk digunakan dalam penelitian ini. Heritabilitas, korelasi genetik dan fenotipik diestimasi menggunakan data saudara tiri sebapak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai heritabilitas estimasi untuk bobot lahir dan bobot sapih adalah termasuk kategori sedang (masing-masing 0,300,08 dan 0,220,07). Korelasi genetik antara bobot lahir dan bobot sapih dikategorikan sebagai positif tinggi (0,420,06), sedangkan korelasi fenotip antara kedua sifat ini adalah 0,10 (rendah) dan korelasi lingkungan 0,56 (tinggi). Respon seleksi meningkat dengan meningkatnya intensitas seleksi, berkisar antara 0,11 kg sampai 0,28 kg untuk bobot lahir dan antara 0,60 kg sampai 1,54 kg untuk bobot sapih, pada proporsi seleksi antara 50% sampai 5%. Respon seleksi sifat-sifat berkorelasi yang diharapkan terhadap seleksi bobot lahir secara langsung berdampak pada bobot sapih berkisar antara 0,29 kg hingga 0,75 kg pada proporsi seleksi 50% sampai 5%. Heritabilitas sedang dan korelasi genetik yang positif antara bobot lahir dan bobot sapih menunjukkan bahwa seleksi untuk salah satu dari dua sifat ini bisa berhasil dan peningkatan bobot lahir akan meningkatkan bobot sapih kambing Saburai jantan juga. Seleksi tidak langsung yaitu seleksi bobot lahir akan berdampak pada respon seleksi bobot sapih yang lebih rendah dibandingkan dengan seleksi langsung terhadap bobot sapih.(Evaluasi genetik dan respon seleksi bobot lahir dan bobot sapih pada kambing Saburai jantan)ABSTRAK. This research aimed to estimate genetic parameters (heritability, genetic correlation) and breeding value and used these parameters to estimate selection responses and correlated response to selection of birth and weaning weight of male Saburai goats. Data of birth and weaning weight of ninety male Saburai kids (2017-2018) generated from nine bucks and 45 does were used in this study. Heritability, genetic and phenotypic correlation were estimated using paternal half-sib data. The results showed that heritability estimates for birth and weaning weight were moderate category (0.300.08 and 0.220.07, respectively). Genetic correlation between birth and weaning weight was categorized as a high positive value (0.420.06), while phenotype correlations between the two traits were 0.10 (low), and environmental correlations were 0.56 (high). Responses to selection increased with increasing selection intensity ranging from 0.11 kg to 0.28 kg and 0.60 kg to 1.54 kg for birth and weaning weight, respectively, at 50% to 5% selection proportion. The response of the selection of correlated traits expected to direct birth weight selection impacted on weaning weight ranged from 0.29 kg to 0.75 kg at a selection proportion of 50% to 5%. The moderate heritability and positive genetic correlation between birth and weaning weight suggested that selection for any of these two traits should be successful and improving birth weight will improve the weaning weight of male Saburai goats as well. However, indirect selection (birth weight selection) will impact on the lower response for weaning weight compared to direct selection for weaning weight.
The Effect of Moringa oleifera Leaf Flour Substitution in Rations on Total Erythrocyte Count, Hemoglobin and Hematocrit Level in Boer Crossbreed Goat Alfaruq, Fahmi Fadhillah; Qisthon, Arif; Sirat, Muhammad Mirandy Pratama
Veterinary Biomedical and Clinical Journal Vol. 6 No. 2 (2024):
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.VetBioClinJ.2024.006.02.5

Abstract

This study aimed to assess the impact of substituting Moringa oleifera leaf flour in the ration on the total erythrocyte count, hemoglobin levels, and hematocrit levels of Boer crossbred goats aged 4-12 months. The research was conducted from December 4, 2023, to January 17, 2024, at PERKASA Farms, Simpang Agung Village, Lampung Province. Laboratory analysis of total erythrocyte count, hemoglobin levels, and hematocrit levels was performed at the Laboratory of Pathology, Lampung Veterinary Disease Center. A Randomized Block Design was employed in this study, with three treatments and five groups, involving a total of 15 Boer crossbred goats, categorized based on body weight from smallest to largest. The treatments were as follows: P0=100% basal ration (60% cassava leaf and stem silage+40% concentrate); P1=95% basal ration+5% Moringa leaf meal; and P2=90% basal ration+10% Moringa leaf meal. Data were analyzed using ANOVA. The results of the study indicate that the mean values for total erythrocytes, hemoglobin levels, and hematocrit levels did not differ significantly (P>0.05) among treatments. The conclusion of this study was substituting Moringa oleifera leaf flour in the ration did not affect the total erythrocyte count, hemoglobin and hematocrit levels in Boer crossbred goats, indicating that Moringa leaf flour could be included in the ration up to 10%.
Co-Authors Absor, Ulil Adhitia, Fabian Afridho, Dzikri Akbar, Muhamad Tri Albi, Fathul Alfaruq, Fahmi Fadhilah Alfaruq, Fahmi Fadhillah Ali Husni Ali Husni Ali Husni Ali Husni Ananta Maulana Fikri Anjarsari, Reny Apriky, Panca Arif Adham Setiawan Arif Riyanto Arifin, Muhammad Deni Arzakiyah, Fina Choirul Anwar Dakhlan, Akhmad Daniatur, Arya Dennis Mulya Harpangestu Deva Cahyasari Dian Cahya Hadi Dian Kurniawati Dian Septinova Dunuraen, Muhammad Amru Egil Olsen Erwanto Erwanto Erwanto Erwanto Erwanto Erwanto Erwanto Farida Fathul Febriany, Arynika Febriyanti, Leni Nur Fitra Humala Hasibuan Fitria Tsani Farda Fitria Tsani Farda Fratama, Dona Hanafi, Wildan Hanata Dwi Anggoro Hasiib, Etha' Aziza Heri Irawan Ida Ayu Putu Sri Widnyani Indonant, Hassem Muhamad Irawan Saputra Jefri gusnan Johan Arfianto Karina Natasya Juandita Kurniantha, Muhammad Aldi Kusuma Adhianto Kusuma Adhianto Liman Liman . Liman Liman Liman Liman Liman Liman, Liman M. Dima Iqbal Hamdani Madi Hartono Madi Hartono Marconi Catur Wibowo Muhammad Deni Arifin Muhammad Dima Iqbal Hamdani Muhammad Dima Iqbal Hamdani Muhammad Ibnu Sholeh Muhammad Mirandy Pratama Sirat Muhammad Mirandy Pratama Sirat Muhammad Rafif Nugroho Muhammad Rifki Muhtarudin Muhtarudin Nainggolan, Mighuel Ariel Sharon Nevia Wiranti Noer, Irmayani Nugraha, Resta Eka Nugroho, Christoforus Martin Nur Aini Oktora Luhur Handika Permata Sari, Lilis Purnama Edy Santosa Purnama Edy Santosa Purnama Edy Santosa Purnama Edy Santosa Ramanda, Rio Ratna Ermawati Revita Maydasari Rio Ramanda Riyan Hanafi Robbani, M. Akbar Maulana Rolin Gita Saputra S Siswanto Safira Huwaida Santosa, Purnama Saputri, Nenti Saputri, Rafida Bela Setio, Slamet Siswanto Siswanto Siswanto Siswanto Siti Tika Fatmawati Sri Suharyati Sri Surhayati Sukma, Delta Tiara Sulastri Sulastri Sulistiawan, Dicky Syahrio Tantalo Syamsul Arifin Tabtalo, Syahrio Teo Achmad Fauzan Veithzal Rivai Zainal Veronica Wanniatie yamartha, yamartha YUSUF WIDODO Zaintan Myhandi Ziladi, Kirana Jana