Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH UMUR TERHADAP INFESTASI PARASIT SALURAN PENCERNAAN DAN BOBOT TUBUH KAMBING SABURAI DI KELOMPOK TANI MAKMUR II DAN MUTIARA TANI KECAMATAN GISTING Absor, Ulil; Hartono, Madi; Qisthon, Arif; Siswanto, Siswanto
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 6 No 3 (2022): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2022
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2022.6.3.266-272

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh umur terhadap infestasi parasit saluran pencernaan dan bobot tubuh kambing Saburai di Kelompok Tani Makmur II dan Mutiara Tani di Kecamatan Gisting. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah kambing Saburai sebanyak 106 ekor yang diambil sampel feses dan dianalisis di Balai Veteriner Lampung serta dilakukannya penimbangan bobot tubuh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei. Variabel yang diamati adalah infestasi parasit saluran pencernaan yang dianalisis untuk mencari rata-rata tingkat infestasi dan bobot tubuh yang dianalisis menggunkan Anova dengan pola tersarang. Sebanyak 106 ekor sampel kambing Saburai dengan rincian 51 ekor berumur <1 tahun dengan rincian 1 ekor (1,96%) kambing tidak terinfestasi memiliki bobot tubuh 19 kg, positif Eimeria 44 ekor (86,27%) dengan rata-rata bobot tubuh 18,61 kg, serta positif Eimeria dan cacing saluran pencernaan sebanyak 6 ekor (11,76%) dengan rata-rata bobot tubuh 17,66 kg, kemudian sebanyak 55 ekor kambing berumur >1 tahun dengan data negatif parasit saluran pencernaan 5 ekor (9,09%) memiliki rata-rata bobot tubuh 59,70 kg, positif Eimeria 38 ekor (69,09%) dengan rata-rata bobot tubuh 53,76 kg, serta positif Eimeria dan cacing saluran pencernaan sebanyak 12 ekor (21,82%) dengan rata-rata bobot tubuh 52,41 kg. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan umur berpengaruh sangat nyata P≤0,01 terhadap bobot tubuh
PERFORMA KUALITATIF KAMBING SABURAI JANTAN DAN BETINA UMUR 1-2 TAHUN DI KECAMATAN GISTING KABUPATEN TANGGAMUS Nugroho, Christoforus Martin; Hamdani, M. Dima Iqbal; Dakhlan, Akhmad; Qisthon, Arif
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 6 No 3 (2022): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2022
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2022.6.3.219-225

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui performa kualitatif kambing Saburai jantan dan betina umur 1-2 tahun. Penelitian ini dilaksanakan pada Desember 2020 di Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. Metode yang digunakandalah metode survei, dan sampel penelitian ditentukan secara purposive sampling. Pengamatan dilakukan terhadap performa kualitatif kambing Saburai jantan dan betina umur 1-2 tahun antara lain warna kepala, warna tubuh, warna kaki, warna ekor, warna telinga, bentuk tubuh, profil bentuk muka, bentuk mata, bentuk telinga, surai kambing, dan bentuk tanduk pada kambing. Kambing Saburai yang digunakan sebanyak 30 ekor jantan dan 30 ekor betina. Hasil penelitian menunjukkan bahwa performa kualitatif kambing Saburai jantan dan betina warna kepala cokelatombinasi putih sebanyak 63,33% dan 66,67%, warna tubuh putih sebanyak 70% dan 73,33%, warna kaki putih sebanyak 73,33% dan 63,33%, warna ekor putih sebanyak 90% dan 76,67%, warna telinga cokelat sebanyak 56,67% dan 60%, bentuk tubuh bulat sebanyak 80% dan 80%, profil bentuk muka datar sebanyak 80% dan 83,33%, bentuk mata bulat sebanyak 100% dan 96,67%, bentuk telinga sedang, lebar, membuka dan terkulai sebanyak 76,67% dan 83,33%, tidak ada surai sebanyak 93,33% dan 96,67%, dan bentuk tanduk melengkung keatas dan kebelakang sebanyak 73,33% dan 76,67%. Berdasarkan data di atas performa kualitatif kambing Saburai di Kecamatan Gisting lebih mendekati karakteristik kualitatif kambing Boer.
KORELASI UKURAN-UKURAN DAN BOBOT TUBUH KAMBING PERANAKAN ETAWA DI DESA SUNGGAI LANGKA, KECAMATAN GEDONG TATAAN KABUPATEN PESAWARAN Hanafi, Wildan; Adhianto, Kusuma; Wanniatie, Veronica; Qisthon, Arif
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 6 No 3 (2022): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2022
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2022.6.3.272-275

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui korelasi antara ukuran-ukuran tubuh dengan bobot badan kambing PE betina, dan mengetahui antara ukuran-ukuran tubuh dengan bobot badan kambing PE di Desa Sungai Langka, Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran yang dilaksanakan pada Juni - September 2021. Ternak kambing yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 99 ekor berumur 1-3 tahun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran-ukuran tubuh yang meliputi lingkar dada, panjang badan, dan tinggi pundak memiliki korelasi dengan bobot badan kambing PE masing-masing sebesar 0,561 (sangat kuat), 0,512 (kuat), dan 0,381(sedang) dimana bobot badan dengan tinggi pundak, panjang badan dan lingkar dada memiliki hasil korelasi 0,765 yang artinya memiliki nilai korelasi lebih tinggi dari yang lainnya.
Pendugaan Bobot Badan Kambing Jawarandu Jantan Melalui Ukuran-Ukuran Tubuh dengan Menggunakan Persamaan Linier dan Non Linier di Kecamatan Terbanggi Besar Afridho, Dzikri; Dakhlan, Akhmad; Adhianto, Kusuma; Qisthon, Arif
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 9 No 3 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2025
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2025.9.3.503-512

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menduga bobot tubuh Kambing Jawarandu menggunakan ukuran-ukuran tubuh yang dihitung dari tinggi badan, panjang badan, dan lingkar dada. Penelitian ini dilaksanakan di peternakan rakyat Kecamatan Terbanggi Besar. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah survey. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling dengan cara mengukur dan menimbang tubuh Kambing Jawarandu dengan kriteria Kambing Jawarandu jantan berusia 1–3 tahun memiliki sifat yang tidak agresif. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan korelasi dan regresi untuk melihat hubungan dengan bobot badan Kambing Jawarandu. Analisis ini dilakukan dengan memanfaatkan program R untuk menguji hubungan antara variabel independen dan variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai korelasi antara tinggi badan, panjang badan, dan lingkar dada terhadap bobot badan masing-masing adalah 0,68, 0,90, dan 0,67. Sedangkan persamaan regresi linier antara tinggi badan, panjang badan, dan lingkar dada terhadap bobot badan masing-masing yaitu BB = –13,12713 + 0,63879 TB; BB = –17,93277 + 0,76942 PB; dan BB = –31,27999 + 0,86286 LD. Persamaan regresi non–linear yang menggambarkan hubungan antara tinggi badan, panjang badan, dan lingkar dada terhadap bobot badan Kambing Jawarandu masing-masing adalah; BB = 25,940201 – 0,646192 TB + 0,010488 TB2; BB = –16,274036 + 0,710686 PB + 0,000517 PB2; dan BB = 30,304866 – 1,044359 LD + 0,014683 LD2. Koefisien determinasi masing-masing adalah 0,47; 0,45; dan 0,82. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa ukuran-ukuran tubuh dapat digunakan sebagai parameter dalam memperkirakan bobot badan Kambing Jawarandu.
Infestasi Fasciola Sp. Pada Kambing Rambon Berbeda Umur di Maryono Farm Kecamatan Kemiling Kota Bandar Lampung Robbani, M. Akbar Maulana; Qisthon, Arif; Santosa, Purnama Edy; Siswanto, Siswanto
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 9 No 3 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2025
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2025.9.3.513-521

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat infestasi cacing Fasciola sp. pada kambing di Maryono Farm, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung. Penelitian ini dilaksanakan pada Agustus 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah metode purposive sampling. Pengujian sampel feses dilakukan di Laboratorium Parasitologi, Balai Veteriner Lampung dengan Metode uji sedimentasi. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar tingkat infestasi Fasciola sp. di Maryono Farm adalah sebesar 15,00% dengan jumlah sampel positif 9 sampel dari 60 sampel yang diperiksa. Tingkat infestasi Fasciola sp. yang terjadi pada kambing Rambon yang berumur >1 tahun sebesar 15,56% lebih tinggi dibandingkan yang berumur <1 tahun yaitu sebesar 13,33%.
Optimalisasi Budidaya Kambing melalui Sosialisasi Manajemen Peternakan, Penerapan Biosekuriti Tiga Zona dan Aplikasi Bilik Desinfeksi Sirat, Muhammad Mirandy Pratama; Qisthon, Arif; Ermawati, Ratna; Siswanto, Siswanto; Alfaruq, Fahmi Fadhilah; Setio, Slamet
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) TABIKPUN Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences - Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpkmt.v6i1.209

Abstract

Kelompok Ternak PERKASA sebagai mitra kegiatan pengabdian belum menerapkan biosekuriti tiga zona dan kegiatan desinfeksi untuk mencegah infeksi penyakit masuk kedalam area peternakan. Rangkaian kegiatan PKM pada Juni-Agustus 2024 meliputi: 1) Sosialisasi dan diskusi; 2) Penerapan biosekuriti tiga zona; 3) Aplikasi bilik desinfeksi; dan 4) Evaluasi. Kesimpulan PKM dapat meningkatkan pengetahuan peternak sebesar 34,22% dengan serapan pengetahuan terbesar pada umur peternak yang lebih tua dan jumlah kepemilikan ternak yang lebih sedikit, serta Kelompok Ternak PERKASA telah menerapkan biosekuriti tiga zona dan memiliki bilik desinfeksi di gerbang area peternakan sebagai upaya pencegahan infeksi penyakit agar budidaya kambing menjadi optimal.
Analisis Korelasi dan Regresi antara Volume Tubuh dengan Bobot Tubuh Kambing Saburai Menggunakan Persamaan Linear (Studi Kasus di Kelompok Ternak Tani Makmur II kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung) Febriyanti, Leni Nur; Dakhlan, Akhmad; Husni, Ali; Qisthon, Arif
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: November 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.4.729-736

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi dan regresi antara bobot tubuh (BT) dengan volume tubuh (VT) yang dihitung menggunakan panjang badan (PB) dan lingkar dada (LD), pada kambing Saburai betina di Kelompok Tani Ternak II, Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung yang dilaksanakan pada Januari 2023. Ternak yang digunakan dalam penelitian ini merupakan kambing Saburai betina berumur 1—3 tahun sebanyak 33 ekor dan tidak bunting. Metode yang digunakan adalah survei dengan pengambilan data dilakukan secara purposive sampling dengan studi kasus. Data yang diperoleh ditabulasi menggunakan program excel. Data dianalisis dengan analisis korelasi dan regresi linear antara variabel independent (PB, LD, and VT) dan variabel dependen (BT) menggunakan program R. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LD, PB, dan VT memiliki korelasi dengan BT kambing Saburai betina, dimana LD memiliki korelasi kuat dengan nilai 0,7586; PB memiliki korelasi yang kuat dengan nilai 0,7419; dan VT memiliki nilai korelasi yang kuat dengan nilai 0,8408. Sedangkan persamaan regresi antara lingkar dada (LD), panjang badan (PB), dan volume tubuh (VT) terhadap bobot tubuh masing-masing yaitu BT = -50,1805 + 1,1924LD; BT = -25,1642 + 0,8728PB; BT = 5,8799 + 0,001VT dengan koefisien determinasi (R²) secara berurutan yaitu 0,6378; 0,5504; dan 0,7070.
PENGARUH PENAMBAHAN MILK REPLACER PADA RANSUM TERHADAP KONSUMSI RANSUM, PERTAMBAHAN BOBOT TUBUH, DAN KONVERSI RANSUM PADA KAMBING CROSS BOER Fratama, Dona; Santosa, Purnama Edy; Erwanto, Erwanto; Qisthon, Arif
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: November 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.4.571-577

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan milk replacer pada ransum terhadap konsumsi ransum, pertambahan bobot tubuh, dan konversi ransum pada kambing Cross Boer. Penelitian ini dilaksanakan pada Maret--April 2024, di Peternakan Kahfi Farm, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu P0: Ransum tanpa milk replacer, P1:Ransum dengan penambahan 2,5 % milk replacer, P2: Ransum dengan penambahan 5 % milk replacer, P3: Ransum dengan penambahan 7,5 % milk replacer. Variabel yang diamati meliputi konsumsi ransum, pertambahan bobot tubuh, dan konversi ransum. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji Analysis of Variance (ANOVA) dan diuji lanjut menggunakan uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan milk replacer pada ransum berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap pertambahan bobot tubuh dan konversi ransum, sedangkan terhadap konsumsi ransum tidak berpengaruh nyata (P>0,05). Pertambahan bobot tubuh pada masing-masing perlakuan yaitu P0 56,190; P1 104,763; P2 132,857; dan P3 135,713 g/ekor/hari, sedangkan pada konversi ransum yaitu P0: 36,215; P1: 19,114; P2: 14,593 ; dan P3: 12,888. Konsumsi ransum masing-masing perlakuan P0: 1.759,152; P1: 1.787,562; P2: 1.922,971; P3: 1.732,971 g/ekor/hari. Dapat disimpulkan bahwa P3 memberikan pengaruh terbaik pada pertambahan bobot tubuh dan konversi ransum dibandingkan dengan perlakuan P0.
PENGARUH PEMBERIAN PROBIOTIK RABAL TERHADAP KONSUMSI BAHAN KERING DAN BAHAN ORGANIK, SERTA KECERNAAN BAHAN KERING DAN BAHAN ORGANIK RANSUM PADA KAMBING RAMBON Sukma, Delta Tiara; Qisthon, Arif; Tabtalo, Syahrio; Liman, Liman
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: November 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.4.585-591

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan dosis terbaik pemberian Rabal terhadap konsumsi bahan kering dan bahan organik, serta kecernaan bahan kering dan bahan organik ransum pada kambing Rambon. Penelitian dilaksanakan pada Desember 2023--Januari 2024 di peternakan rakyat Desa Tanjung Tirto, Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 4 perlakuan dan 4 ulangan sehingga total kambing yang digunakan 16 ekor. Perlakuan yang diberikan yaitu ransum basal (P0); ransum basal + probiotik Rabal 100 kebutuhan BK ransum (P1); ransum basal + probiotik Rabal 150 kebutuhan BK ransum (P2); ransum basal + probiotik Rabal 200 kebutuhan BK ransum (P3). Peubah yang diamati konsumsi bahan kering dan bahan organik, serta kecernaan bahan kering dan bahan organik. Data dianalisis menggunakan ANOVA (Analysis of Variance) pada taraf 5%, jika terdapat pengaruh nyata (P<0,05) dilanjutkan dengan uji beda nyata terkecil (BNT). Hasil penelitian pada konsumsi bahan kering sebesar (P0 435,66; P1 453,45; P2 412,45; dan P3 445,30) g/ekor/hari, pada konsumsi bahan organik sebesar (P0 404,72; P1 421,48; P2 383,11; dan P3 413,70) g/ekor/hari, pada kecernaan bahan kering (P0 52,66%; P1 54,86%; P2 51,78%; dan P3 56,49%), pada kecernaan bahan organik (P0 55,28%; P1 57,45%; P2 54,29%; dan P3 61,20%). Disimpulkan bahwa pemberian probiotik Rabal tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap konsumsi bahan kering dan bahan organik, serta kecernaan bahan kering dan bahan organik. Dengan demikian, belum terdapat level pemberian probiotik Rabal terbaik.
PENGARUH PEMBERIAN PROBIOTIK RABAL TERHADAP KONSUMSI, PERTAMBAHAN BERAT TUBUH DAN EFISIENSI RANSUM PADA KAMBING RAMBON Dunuraen, Muhammad Amru; Qisthon, Arif; Tantalo, Syahrio; Adhianto, Kusuma
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: November 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.4.609-615

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan level pemberian probiotik rabal terhadap konsumsi ransum, pertambahan berat tubuh dan efisiensi ransum pada kambing rambon, Penelitian ini dilaksanakan pada Desember 2023 sampai Januari 2024 di Peternakan Rakyat Desa Tanjung Tirto, Kec. Way Bungur, Kab. Lampung Timur. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan 16 ekor kambing jantan jenis rambon dengan menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan menggunakan 4 perlakuan serta 4 ulangan dengan menggunakan 16 ekor kambing jantan dengan jenis kambing rambon. Perlakuan yangdiberikan yaitu P0; Ransum Basal (tanpa menggunakan probiotik rabal),P1; Ransum Basal+ Probiotik Rabal 100 gram/kg Ransum, P2; Ransum Basal + Probiotik Rabal 150 gram/kg Ransum, P3; Ransum Basal + Probiotik Rabal 200 gram/kg Ransum. Variabel yang diamati yaitu Konsumsi Ransum, Pertambahan Berat Tubuh, dan Efisiensi Ransum. Berdasarkan hasil dari penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pemberian probiotik rabal dalam ransum tidak mempengaruhi konsumsi ransum, pertambahan berat tubuh, dan efisiensi ransum terhadap pada kambing rambon.
Co-Authors Absor, Ulil Adhitia, Fabian Afridho, Dzikri Akbar, Muhamad Tri Albi, Fathul Alfaruq, Fahmi Fadhilah Alfaruq, Fahmi Fadhillah Ali Husni Ali Husni Ali Husni Ali Husni Ananta Maulana Fikri Anjarsari, Reny Apriky, Panca Arif Adham Setiawan Arif Riyanto Arifin, Muhammad Deni Arzakiyah, Fina Choirul Anwar Dakhlan, Akhmad Daniatur, Arya Dennis Mulya Harpangestu Deva Cahyasari Dian Cahya Hadi Dian Kurniawati Dian Septinova Dunuraen, Muhammad Amru Egil Olsen Erwanto Erwanto Erwanto Erwanto Erwanto Erwanto Erwanto Farida Fathul Febriany, Arynika Febriyanti, Leni Nur Fitra Humala Hasibuan Fitria Tsani Farda Fitria Tsani Farda Fratama, Dona Hanafi, Wildan Hanata Dwi Anggoro Hasiib, Etha' Aziza Heri Irawan Ida Ayu Putu Sri Widnyani Indonant, Hassem Muhamad Irawan Saputra Jefri gusnan Johan Arfianto Karina Natasya Juandita Kurniantha, Muhammad Aldi Kusuma Adhianto Kusuma Adhianto Liman Liman . Liman Liman Liman Liman Liman Liman, Liman M. Dima Iqbal Hamdani Madi Hartono Madi Hartono Marconi Catur Wibowo Muhammad Deni Arifin Muhammad Dima Iqbal Hamdani Muhammad Dima Iqbal Hamdani Muhammad Ibnu Sholeh Muhammad Mirandy Pratama Sirat Muhammad Mirandy Pratama Sirat Muhammad Rafif Nugroho Muhammad Rifki Muhtarudin Muhtarudin Nainggolan, Mighuel Ariel Sharon Nevia Wiranti Noer, Irmayani Nugraha, Resta Eka Nugroho, Christoforus Martin Nur Aini Oktora Luhur Handika Permata Sari, Lilis Purnama Edy Santosa Purnama Edy Santosa Purnama Edy Santosa Purnama Edy Santosa Ramanda, Rio Ratna Ermawati Revita Maydasari Rio Ramanda Riyan Hanafi Robbani, M. Akbar Maulana Rolin Gita Saputra S Siswanto Safira Huwaida Santosa, Purnama Saputri, Nenti Saputri, Rafida Bela Setio, Slamet Siswanto Siswanto Siswanto Siswanto Siti Tika Fatmawati Sri Suharyati Sri Surhayati Sukma, Delta Tiara Sulastri Sulastri Sulistiawan, Dicky Syahrio Tantalo Syamsul Arifin Tabtalo, Syahrio Teo Achmad Fauzan Veithzal Rivai Zainal Veronica Wanniatie yamartha, yamartha YUSUF WIDODO Zaintan Myhandi Ziladi, Kirana Jana