Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

KEPUASAN LAYANAN KESEHATAN POLI UMUM DI RSIA ARAFAH ANWAR MEDIKA SUKODONO SIDOARJO Nur Ilahi Anjani
TEKNOLOGI MEDIS DAN JURNAL KESEHATAN UMUM Vol 2 No 2 (2018): Medical Technology and Public Health Journal September 2018
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/mtphj.v2i2.569

Abstract

This study aims to determine the satisfaction of patients in using health services at general polyhospital of Arafah Anwar Medika Sukodono in Sidoarjo. The survey was conducted on 50 newpatients who received health services at Polia General Hospital Anwar Medika Sukodono SidoarjoRegency. Instruments are structured questionnaires through PSQ (Patient SatisfactionQuestionnaire). Data were analyzed using descriptive statistical test through the frequencydistribution table. Research shows the satisfaction of respondents to service in general poly in generaland the satisfaction of respondents related to facilities in the general poly is good. Satisfaction ofrespondent to physician ability and doctor's accuracy is good. Satisfaction of respondent to attitudeof doctor and nurse to patient have good. Satisfaction of respondent on giving information fromdoctor have good. Satisfaction of respondents related to the conformity of cost is good. Satisfactionof respondents at the time of examination is also good. And the satisfaction of respondents related tothe access of respondents is good. This research recommends follow-up related inputs, suggestions,complaints from the public related to the service so as to provide the best solution to the problemsfaced by customers and conduct regular and continuous surveys to maintain the quality of service.
Pemberdayaan Komunitas Remaja Masjid 'Diajeng Sursela' melalui Program Pengabdian Masyarakat: Inovasi Sabun Padat Ramah Lingkungan sebagai Aplikasi IPTEK Nur Ilahi Anjani; Sri Dwiyanti; Nieke Andina Wijaya
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 4 No 3 (2023)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v4i3.1527

Abstract

Sabun merupakan salah satu kebutuhan pokok masyarakat yang digunakan sebagai pembersih baik tubuh maupun lingkungan. Fokus utama dari program ini adalah inovasi sabun padat sebagai aplikasi ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) yang dapat memberikan manfaat social dan lingkungan. Pengabdian masyarakat pada remaja masjid ini dilakukan dengan tujuan untuk memberdayakan mereka dalam mengatasi tantangan bidang kewirausahaan. Metode yang digunakan dengan cara melibatkan partisipasi aktif remaja dalam pengembangan, produksi, dan distribusi sabun padat. Selain melatih pembuatan sabun padat, remaja masjid juga diberikan pembekalan materi tentang kewirausahaan. Melalui pendekatan partisipatif ini, diharapkan remaja dapat merasakan dampak positif dari kontribusi mereka terhadap masyarakat sekitar. Hasil pengabdian masyarakat ini menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan remaja dalam pembuatan sabun padat. Selain itu, melalui produksi sabun padat, komunitas remaja 'Diajeng Sursela' dapat menciptakan sumber pendapatan tambahan yang dapat digunakan untuk kegiatan amal atau pengembangan program lainnya.
Exploring key factors behind stunting in Indonesian children: Insights from a descriptive study Anjani, Nur Ilahi; Wardhani, ⁠Hanifiya Samha; Indrawati, Christine; Arbain, Yuniarti; Mertasari, Dwidia; Harap, Inensa Khoirul; Muhashonah, Izzuki
Innovation in Health for Society Vol 4 No 2 (2024): July - December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ihs.12575

Abstract

Stunting remains a significant concern among the Indonesian population, and numerous studies have been conducted to decrease its prevalence. This study aims to analyze the risk factors for stunting in children aged 12 to 59 months. Utilizing a cross-sectional design, the research was conducted in the Sutojayan Health Center Work Area in Blitar. The research population consisted of 396 children aged 12 to 59 months, with a sample size of 60 children. The results indicated that maternal education (P-value = 0.010; OR = 4.4), maternal employment (P-value = 0.025; OR = 5.4), exclusive breastfeeding (P-value = 0.016; OR = 5.8), and environmental sanitation conditions (P-value = 0.027; OR = 3.6) are significantly related to the incidence of stunting. In contrast, children's immunization status did not show a significant relationship (P-value > 0.05). Stunting is influenced by various factors from pregnancy through preschool years, so prevention efforts must begin as early as possible. This includes improving maternal health, promoting breastfeeding, providing nutritious food, preventing infectious diseases, and ensuring a clean environment. The findings of this study encourage healthcare professionals to develop innovative strategies aimed at reducing stunting, particularly in Indonesia. Keywords: Stunting; innovative prevention; community health services; child health; maternal health
Pemberdayaan Pelatihan Pembuatan Makanan Tambahan bagi Ibu sebagai Upaya Pencegahan Balita Stunting di Kec. Sutojayan, Kab. Blitar, Jawa Timur Anjani, Nur Ilahi Anjani; Hanifiya Samha Wardhani; Christine Indrawati; Yuniarti Arbain; Dwidia Mertasari; Inensa Khoirul Harahap
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v6i1.2058

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan global yang dapat menyebabkan rendahnya produktivitas Sumber Daya Manusia suatu negara. Masyarakat di Kecamatan Sutojayan, Blitar termasuk dalam kategori sosial menengah ke bawah yang mana asupan gizi kurang menjadi perhatian khusus, sehingga menyebabkan kejadian stunting. Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan Ibu terkait gizi seimbang dan pelatihan pembuatan makanan tambahan sebagai upaya pencegahan balita stunting. Kegiatan ini dilakukan menggunakan metode pelatihan yang dilaksanakan pada bulan 11-12 Juli 2024 di Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar. Kegiatan ini melibatkan tim PKM UNESA dan peserta PKM sebanyak 47 Ibu. Tahapan pelaksanaan kegiatan terdiri dari pemberian pre-test, pemaparan materi, diskusi dan tanya jawab, pemberian angket, serta post-test. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan pembuatan makanan tambahan sebagai upaya pencegahan balita stunting ini berhasil dan efektif dalam meningkatkan pengetahuan peserta dengan terpenuhinya indikator keberhasilan kegiatan yaitu kenaikan nilai pengetahuan lebih dari 5% pada lebih dari setengah peserta pelatihan yaitu sebanyak 24(51,06%) peserta.
Optimalisasi Kesejahteraan Masyarakat Desa Balas Klumprik: Pemberdayaan Masyarakat melalui Kreasi Alat Olahraga Ramah lingkungan dari Bahan Daur Ulang Nur Ilahi Anjani; Rizky Patria Nevangga; I Made Wijaya; Sri Dwiyanti
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v6i1.2059

Abstract

Masyarakat Desa Balas Klumprik menghadapi sejumlah permasalahan yang berkaitan dengan aksesibilitas, pemahaman akan kebugaran serta permasalahan sampah yang cukup serius. Penyuluhan dan pelatihan mengenai pembuatan alat olahraga dari daur ulang sampah merupakan salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Kegiatan pengabdian dilaksanakan selama 3 bulan, Juni-Agustus 2024 yang bertempat di Desa Balas Klumprik dengan target 30 peserta. Instrumen kegiatan adalah nilai pre-test dan post-test dengan indikator keberhasilan >50% peserta mendapatkan peningkatan poin minimal 5%. Kegiatan pengabdian ini berhasil memenuhi indikator keberhasilan kegiatan, yaitu sebanyak 23 peserta (77%) mengalami peningkatan pengetahuan ≥5 point. Kegiatan pengabdian yang telah dilakukan terbukti berhasil dan efektif untuk meningkatkan pengetahuan peserta.
Upaya Peningkatan Status Kesehatan Bagi Siswa di Sekolah Indonesia Jeddah Melalui Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Penyuluhan Reproduksi Remaja Endang Sri Wahjuni; Anjani, Nur Ilahi Anjani; Abdul Fauzi; Satria Eureka Nurseskasatmata; Nidya Comdeca Nurvitriana; Fedelita Aistania Putri; Sherly Aurellia Ardyananda; Agatha Rachel Kristilla
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v6i1.2221

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja menjadi perhatian global, dengan 33% beban penyakit perempuan terkait kesehatan reproduksi (WHO, 2010). Di Indonesia, prevalensi keputihan pada remaja perempuan mencapai 18% (SDKI, 2012), diperparah oleh akses terbatas terhadap informasi yang benar. Kondisi ini juga dialami siswa Sekolah Indonesia Jeddah (SIJ) yang membutuhkan edukasi kesehatan reproduksi dan pemeriksaan kesehatan reguler. Program pengabdian ini mencakup pemeriksaan kesehatan siswa TK-SD dan penyuluhan reproduksi remaja bagi siswa SMP-SMA. Penyuluhan dilakukan secara daring dengan pendekatan interaktif, menghasilkan peningkatan pengetahuan sebesar 20,5 poin (pre-test 65,7 menjadi post-test 86,2). Pemeriksaan kesehatan siswa TK-SD menemukan sebagian besar dalam status gizi normal, namun terdapat kasus obesitas dan gizi kurang. Program ini berhasil meningkatkan pemahaman siswa tentang kesehatan reproduksi dan mendukung lingkungan belajar sehat. Keberlanjutan program diharapkan melalui kolaborasi SIJ dan Universitas Negeri Surabaya secara berkala.
Status Nutrisi Siswa TK Labschool Lidah Wetan dan Ketintang Surabaya Abidah, Hafshah Yasmina; Anjani, Nur Ilahi; Sasongko, Devi Purnamasari
JURNAL SVASTA HARENA RAFFLESIA Vol 4 No 2 (2025): Volume 4 Nomor 2 Desember 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/shr.v4i2.1189

Abstract

There is insufficient information on the nutritional status of kindergarteners, especially in Surabaya. This study's primary goal is to present information on the nutritional status of kindergarten children enrolled at Labschool Lidah Wetan and Ketintang, Surabaya. Cross-sectional descriptive study of students aged 4-7 years (n = 56), with anthropometric measurements for weight and height of the students using a digital weight and height scale. After obtaining the students' weight and height data, Z-score measurements were conducted according to the WHO curve for height-for-age (H/A), weight-for-age (W/A), and body mass index-for-age (BMI/A). The findings showed that three students (5.4%) were classified as short, fifty-two students (92.9%) as normal, and one student (1.8%) as tall for H/A measurement. According to the W/A measurement results, one student (1.8%) was classified as severely thinness, two (3.6%) as thinness, forty-eight (85.7%) as normal, and five (8.5%) as overweight. Nine students (16.1%) were classified as thin, forty students (71.4%) as normal, three students (5.4%) as overweight, and four students (7.1%) as obese based on the BMI/age measurement. Overall, kindergarten students at Labschool Lidah Wetan and Ketintang Surabaya had generally good nutritional status.
Edukasi Cerdas Pemilihan Kosmetika Perawatan Kulit dan Pelatihan Pembuatan Kosmetika Tradisional Berbahan Alam di Malaysia Nia Kusstianti; Maspiyah; Sri Dwiyanti; Octaverina K. Pritasari; Biyan Yesi Wilujeng; Dewi Lutfiati; Novia Restu Windayani; Mutimmatul Faida; Dindy Sinta Megasari; Hanny Ferry Fernanda; Nur Ilahi Anjani; Nieke Andina Wijaya; Sri Usodoningtyas
JURPIKAT Vol 7 No 2 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i2.3068

Abstract

Tingginya konsumsi kosmetika di Malaysia tidak selalu diiringi literasi keamanan dan kehalalan produk yang memadai, sehingga dapat berpotensi menimbulkan risiko kesehatan dan kesalahan persepsi konsumen. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi pemilihan kosmetika aman dan halal serta keterampilan pembuatan kosmetika tradisional berbahan alam pada anggota Pertubuhan Kebajikan Ummah Indonesia Malaysia. Pendekatan Participatory Action Research (PAR) diterapkan melalui tahapan analisis kebutuhan, edukasi cerdas pemilihan kosmetika, praktik pembuatan sabun berbahan umbi dan rumput teki, serta evaluasi. Kegiatan dilaksanakan di Kajang, Selangor, dengan melibatkan perempuan Muslimah anggota komunitas. Evaluasi menggunakan tes tulis dan angket respon peserta. Hasil menunjukkan nilai rata-rata tes 96,3 (kategori sangat baik) serta 80–100% peserta memberikan respon positif terhadap materi, metode, dan manfaat pelatihan. Program ini berkontribusi pada peningkatan literasi konsumen, kesadaran regulatif, serta motivasi kewirausahaan berbasis kosmetika alami.
Upaya Peningkatan Derajat Kesehatan Anak-Anak di Community Learning Center Kinabalu, Malaysia melalui Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Endang Sri Wahjuni; Nur Shanti Retno Pembayun; Febrita Ardianingsih; Nur Ilahi Anjani; Hafshah Yasmina Abidah; Nastiti Aryudaningrum; Evy Wulandari; Susi Susanti; Tita Rachma Ayuningtyas; Anja Hesnia Kholis; Nurullia Hanum Hilfida; Resinta Rahma Mareta Saputri; Natali Anno Angel Simamora
JURPIKAT Vol 7 No 1 (2026): 7.1 2026
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i1.2886

Abstract

This community service program focuses on improving clean and healthy living behavior (PHBS) among children at the Community Learning Center (CLC) Kampung Melayu Sulaiman, Sandakan, Sabah, Malaysia, a migrant community with limited access to health education. The program aims to enhance students’ knowledge and practices related to PHBS through structured and participatory educational activities. A Participatory Action Research (PAR) approach was employed, involving students, teachers, and CLC administrators in the processes of needs identification, planning, implementation, evaluation, and follow-up. Activities were carried out both online and onsite through health education sessions, handwashing and toothbrushing demonstrations, and the distribution of educational materials. The results indicate an improvement in students’ knowledge, basic PHBS skills, and behavioral changes such as washing hands before meals and maintaining personal hygiene. Overall, the program positively contributed to increasing children’s health awareness and strengthening teachers’ capacity to continue PHBS education independently
Pelatihan Make Up dan Paes Pengantin Solo Putri sebagai Strategi Peningkatan Peluang Wirausaha Siswa SMA Negeri 1 Karas Magetan Nia Kusstianti; Novia Restu Windayani; Biyan Yesi Wilujeng; Dewi Lutfiati; Nur Ilahi Anjani
JURPIKAT Vol 7 No 3 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i3.3438

Abstract

Program double track bidang Tata Rias di SMA Negeri 1 Karas Magetan memerlukan penguatan kompetensi make up dan Paes Pengantin Solo Putri sebagai bekal keterampilan produktif dan peluang usaha. Kegiatan PKM ini bertujuan memperkuat keterampilan tata rias siswa melalui pelatihan make up dan Paes Pengantin Solo Putri. Kegiatan dilaksanakan pada 31 Juli 2025 dengan melibatkan 20 siswi double track bidang Tata Rias. Pendekatan yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) melalui ceramah, demonstrasi, dan praktik terbimbing. Evaluasi dilakukan melalui observasi hasil praktik dan angket respons peserta yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil menunjukkan seluruh peserta berada pada kategori baik dan sangat baik pada tujuh aspek keterampilan yang dinilai. Sebanyak 95% peserta menyatakan pelatihan dapat meningkatkan motivasi berwirausaha. Kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan dapat memperkuat kompetensi tata rias sekaligus memberikan bekal awal bagi pengembangan peluang kerja dan usaha di bidang jasa kecantikan.