Claim Missing Document
Check
Articles

KAJIAN TENTANG PERAN PARTAI POLITIK DALAM UPAYA PENINGKATAN PARTISIPASI POLITIK WARGA NEGARA DALAM PILKADA BANTEN Damanhuri Damanhuri
UNTIRTA CIVIC EDUCATION JOURNAL Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/ucej.v2i2.2808

Abstract

Posisi partai politik dalam era demokrasi saat ini sangat berperan penting dan memiliki tugas strategis dalam meningkatkan efektifitas partisipasi politik warga negara sebagai pemegang kunci kedaulatan rakyat dalam sistem pemerintahan modern. Di Indonesia, partai politik bukan hanya sebagai mesin dan kendaraan politik yang mengantarkan wakil rakyat duduk di parlemen dan pejabat politik dalam struktur kepemerintahan di Indonesia, namun bertransformasi menjadi institusi non pemerintah yang memiliki tugas dan kewajiban moral untuk meningkatkan kesadaran politik warga negara. Kesadaran inilah yang menjadi pemicu meningkatnya partisipasi politik warga negara yang hadir dalam setiap dinamika kehidupan warga negara, terutama dalam keikutsertaan warga negara untuk selalu terlibat di setiap aspek kehidupan berdemokrasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui upaya dan peran partai politik sebagai lembaga non pemerintah untuk meningkatkan partisipasi politik warga negara khususnya masyarakat Prov. Banten dalam menggunakan hak pilihnya dalam Pemilukada Prov. Banten tahun 2017. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan instrumen pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, serta dokumentasi dan literatur. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa peran dan tugas partai politik sebagai sarana pendidikan politik warga negara masih kurang terlihat perannya. Hal ini dibuktikan dengan masih banyaknya laporan warga atas maraknya kasus politik uang dan ketidaktahuan warga tentang visi dan misi dari partai politik yang diteliti. 
Efektivitas Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Dengan Menggunakan Media Web Sanggar Belajar (Studi Deskriptif pada kelas XI di SMA Negeri 8 Kota Serang) Ma’rifah Tuddiniyah; Damanhuri Damanhuri; Ria Yuni Lestari
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol 1, No 2 (2024): September 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v1i2.2981

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana efektivitas pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dengan menggunakan media web Sanggar Belajar di SMA Negeri 8 Kota Serang, serta untuk mengetahui bagaimana kendala yang dihadapi dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dengan menggunakan media web Sanggar Belajar di SMA Negeri 8 Kota Serang, dan untuk mengetahui bagaimana solusi yang dilakukan dalam mengatasi kendala pembelajaran pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dalam menggunakan web Sanggar Belajar di SMA Negeri 8 Kota Serang. Penelitian ini menggunakan penelitian pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dengan cara menggunakan observasi wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian dikemukakan bahwa dalam media web Sanggar Belajar telah dimanfaatkan dan digunakan dengan baik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di SMA Negeri 8 Kota Serang sebagai media penunjang pembelajaran. Guru mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan telah mengikuti dan diberikan pelatihan pembelajaran berbasis web yang diberi nama web Sanggar Belajar untuk proses pembelajaran. Sehingga peserta didik dapat dengan mudah menggunakan media web Sanggar Belajar dalam pembelajaran karena materinya dapat dikases dan digunakan dimana saja dan kapan saja sehingga pembelajaran lebih mudah digunakan oleh peserta didik. Kendala yang dihadapi dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dalam menggunakan web Sanggar Belajar yaitu jaringan internet, sistem server yang bermasalah, selain itu terdapat beberapa peserta didik yang kurang fokus dalam pembelajaran. Adapun solusi untuk mengatasi kendala dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dengan menggunakan media web Sanggar Belajar adalah dengan memperhatikan dan meningkatkan 1) kebijakan dan perencanaan, 2) Kepemimpinan, 3) Infastruktur dan sumber daya, 4) Manajemen, 5) kemampuan dan kompetensi mengajar dari guru, dan 6) tingkat dukungan teknis
AKUISISI BAHASA ANAK AKIBAT MENONTON YOUTUBE KIDS (SUATU TINJAUAN PSIKOLINGUISTIK) Damanhuri, Yudi; Rosidin, Odien
Teks: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 4, No 1 (2024): TEKS: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akuisi atau pemerolehan bahasa pada anak kerapkali dipengaruhi oleh lingkungan sekitar. Beragam hiburan tontonan yang disuguhkan pada anak ikut pula membentuk dan memengaruhi mereka. Hal tersebut menjadi dasar peniruan bagi anak untuk mengikuti ujaran, dialog, tingkah laku, dan mengaplikasikannya ke dalam realitas kehidupan kesehariannya. Data diambil dari anak berusia 3-5 tahun yang tinggal di Komplek Guru SMA Pesantren Unggul Al Bayan Anyer, Kabupaten Serang – Banten. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Tahap pengumpulan data, menggunakan metode simak, yaitu menyimak ujaran anak-anak yang diperoleh atas menonton Youtube Kids. Oleh sebab itu penelitian ini berkenaan dengan akuisisi bahasa anak yang disebabkan oleh keterbatasan mereka dalam mengadaptasi informasi berupa bahasa. 
The HUBUNGAN PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP MATA KULIAH DENGAN PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Damanhuri Damanhuri; Yuyu Yuhana
Pro Patria: Jurnal Pendidikan, Kewarganegaraan, Hukum, Sosial, dan Politik Vol 7 No 1 (2024): PRO PATRIA: Jurnal Pendidikan, Kewarganegaraan, Hukum, Sosial dan Politik
Publisher : Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, FKIP, Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/propatria.v7i1.2930

Abstract

ABSTRACT Citizenship Education (PKn) has a very important role, through Civics courses it is hoped that it will be able to form students who have national insight and homeland ideals. The purpose of this research is to determine the relationship between student perceptions of courses and Civics learning achievement. The research hypothesis is that there is a relationship between student's perceptions of the course and their civics learning achievement. The method in this research is a survey using correlation techniques. The entire research population consisted of 1st-semester students in the Primary School Teacher Education study program, FKIP, Sultan Ageng Tirtayasa University, Class of 2022/2023. The sample was obtained using a proportional random sampling system taking 30% of the population. Based on the results of data analysis, shows that the more positive a student's perception of a course is, the higher their learning achievement tends to be with a correlation coefficient of 0.658. It can be concluded that Civics learning achievement can be improved by building students' positive attitudes towards the subject.
Pengaruh Kampanye Politik Dan Media Sosial Terhadap Orientasi Politik Generasi Z Dalam Pemilu 2024 Pamungkas, Oki; Damanhuri, Damanhuri
UNTIRTA CIVIC EDUCATION JOURNAL Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/ucej.v9i1.31656

Abstract

This study analyzes the impact of political campaigns and social media on Generation Z's political orientation in the 2024 General Election. The variables include political campaigns (X1), social media (X2), and political orientation (Y). Political campaigns are assessed through political rhetoric, agitation, and propaganda, while social media focuses on filter bubbles and echo chambers. Political orientation is measured across cognitive, affective, and evaluative dimensions. Using a quantitative, descriptive approach, the study finds that political campaigns positively influence all dimensions of political orientation. Political rhetoric enhances cognitive orientation, agitation affects affective orientation, and propaganda strengthens evaluative orientation. Social media also influences political orientation, with filter bubbles narrowing cognitive orientation by limiting diverse information and echo chambers reinforcing affective orientation by amplifying homogeneous views. The combination of political campaigns and social media significantly impacts political orientation. Social media accelerates campaign message dissemination but, through the interaction of filter bubbles and propaganda, may deepen political polarization and weaken critical evaluation. In conclusion, political campaigns and social media play pivotal roles in shaping Generation Z's political orientation.
Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam Meningkatkan Kemampuan Sikap Mandiri Siswa Sekolah Dasar Gusty Ekka Fajaryna; Ujang Jamaludin; Damanhuri
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 7 No. 3 (2024): September - Desember 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.7.3.2024.4305

Abstract

The urgency of the problem addressed in this research lies in the fact that many students still lack independent attitude skills. This issue became evident during the implementation of the Pancasila student profile strengthening project at SDN Cikerut. According to pre-research interviews, SDN Cikerut carried out three themes for the Pancasila student profile strengthening project, each of which targeted the independence dimension as one of the key areas of focus. Independence is one of the most important characteristics an individual can possess. The development of an independent attitude is directly linked to the formation of self-identity. This attitude fosters self-reliance, confidence, and self-control over one's thoughts, emotions, and actions. For students, independence plays a critical role in their academic journey, as those who learn independently are able to achieve their educational goals without relying on assistance from peers. Consequently, these learners become responsible not only for their learning process but also for the outcomes of their studies. To cultivate this independent attitude, schools must provide various forms of support. One key support involves educators facilitating activities that encourage students to develop their independence. At SDN Cikerut, one of the primary efforts to foster independent character is through the implementation of a Pancasila student profile strengthening project. This study was conducted to support the project's goal of enhancing students' independent attitudes. The research utilized a descriptive method through a qualitative approach, conducted at SDN Cikerut in Cilegon City. The study subjects included the Principal, Grade V teacher, and Grade V students. Data was collected through observation, interviews, and documentation. The analysis involved data reduction, presentation, and conclusion drawing. The findings showed that the project successfully improved the independent attitude of Grade V students. Challenges that arose during implementation were effectively addressed by the teachers.
The Effect of Pancasila and Civic Education Learning on Friendly/Communicative Character Alifah Nurfadilah; Damanhuri Damanhuri; Febrian Alwan Bahrudin
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 7 No 1 (2023): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to find out the effect of Pancasila and Civic Education on friendly/communicative character in students of the Secondary Education Affirmation program (ADEM) at Serang Public High School 2. This research is an experimental type that uses quantitative approach. The results obtained from the entire pre-conditional test that has been performed have meets the assumption of each test (normal, linearly, homogenity), and the final result is the result of a simple regression test showing that there is an effect of Pancasila and Civic Education learning on the friendly/communicative character in students of the Secondary Education Affirmation program at Serang Public High School 2 significantly with positive effect direction. Therefore in the following research, there is an effect between of Pancasila and Civic Education learning on friendly/communicative character.
PENGARUH PENGGUNAAN FILM PENDEK TERHADAP CIVIC DISPOSITION PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA (Kuasi Eksperimen pada Peserta didik Kelas VIII SMP Negeri 5 Kota Serang) Roudatus Solihah; Damanhuri; Wika Hardika Legiani
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 01 (2025): Volume 11 No. 01 Maret 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i01.5291

Abstract

This research aims to determine the effect of using short films on students' civic disposition in learning Pancasila education. The research employed a quantitative quasi-experimental approach using a Nonequivalent Control Group Design at SMP Negeri 5 Kota Serang. The population consisted of grade VIII students, with purposive sampling selecting class VIII G as the experimental group and class VIII K as the control group. Data collection techniques using questionnaires, observation and documentation. Data analysis uses statistical processing, namely normality test, linearity test, homogeneity test, and hypothesis testing. Hypothesis testing techniques using simple linear regression test, paired sample t-test and independent sample t-test. The results of the simple linear regression test obtained the equation Y = 17.199 + 0.811 with tcount> ttable (6.859> 1.990 which means the use of short films has a positive and significant effect on the civic disposition of students. The results of the paired sample t-test test in the experimental class obtained a Sig. (2-tailed) of 0.000 ≤ 0.005 with a Sig value. (2-tailed) 0.000 ≤ 0.005, -tcount < -ttable (-9.985 < -2.023) which means there is a difference in civic disposition after using short film media on students in learning Pancasila education. Then the results of the independent sample t-test test obtained a Sig. value of 0.013 < 0.05 with tcount> ttable (2.553> 2.023) which means there is a difference in the civic disposition of students in learning Pancasila education between students who use short films and students who use print media.
Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Mengembangkan Keterampilan Sosial Peserta Didik: Studi Deskriptif Kelas X pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila di SMAN 1 Kota Tangerang Aisyah Sekar Tri Wardani; Ujang Jamaludin; Damanhuri Damanhuri
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 2 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i2.376

Abstract

Permasalahan yang dijelaskan pada penelitian ini yaitu pada pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Pancasila yang bersifat teoritis kurang melibatkan strategi yang interaktif atau berbasis pratek sehinggan menyebabkan peserta didik cenderung bosan dan mengantuk yang dapat menghambat keterampilan sosial peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi pembelajaran berdiferensiasi dapat mengembangkan keterampilan sosial peserta didik pada mata pelajaran pendidikan Pancasila kelas X di SMA Negeri 1 Kota Tangerang. Metode penelitian kualitatif deskriptif digunakan oleh peneliti dengan cara mengumpulkan data melalui melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Guru Pendidikan Pancasila dan Peserta didik. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif model Miles & Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran berdiferensiasi dilaksanakan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, penggunaan media, serta evaluasi. Pada tahap perencanaan, guru melakukan asesmen diagnostik dan merancang materi serta moda pembelajaran yang bervariasi sesuai kebutuhan peserta didik. Tahap pelaksanaan melibatkan kegiatan dan latihan yang bervariasi, interaksi aktif, umpan balik berkelanjutan, serta pembentukan kelompok berdasarkan kesiapan, minat, dan profil belajar. Penggunaan media pembelajaran yang digunakan beragam, termasuk poster, maket, alat musik, dan properti lainnya, yang memungkinkan peserta didik mengekspresikan diri secara kreatif dan mendukung proses pembelajaran yang lebih inklusif dan kondusif. Evaluasi dilakukan melalui penilaian aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan, serta tindak lanjut pembelajaran yang menekankan penguatan motivasi dan refleksi.  Secara keseluruhan, strategi pembelajaran berdiferensiasi di SMAN 1 Kota Tangerang dapat berkontribusi positif dalam mengembangkan keterampilan sosial peserta didik kelas X seperti komunikasi, kolaborasi, dan kerja sama dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila. Hasil penelitian ini dapat menjadi masukan dan acuan bagi wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru pendidikan Pancasila untuk memodifikasi strategi pembelajaran, sumber daya, dan evaluasi mereka agar lebih sesuai dengan kebutuhan, minat, dan profil belajar peserta didik.
Co-Authors A. Syachruroji Aan Subhan Pamungkas Aisyah Sekar Tri Wardani Alifah Nurfadilah Ameliana Putri Ana Nurhasanah Andi Hermawan Annisa Sofia Wardah Aprilia Lismawati Aprilia Lismawati Denny Soetrisna Adisendjaja Desi Utari Dinar Sugiana Fitrayadi Eka Darisnadi Encep Andriana Fadilah Azzahra Febby Zulyani Febrian Alwan Bahrudin Febrian Alwan Bahrudin Firda Nurfauziyanti Gusty Ekka Fajaryna Herdi Winangun Heri Fransisco Siagian Ikman Nur Rahman Ikman Nur Rahman Ikman Nur Rahman Ikman Nurahman Indhira Asih Vivi Yandari Indhira Asih Vivi Yandari Infitah Kamalia Irfi Maulana Irna Rukmana Istinganatul Ngulwiyah Kholifatunauroh Kholifatunauroh Lukmanul Hakim Ma’rifah Tuddiniyah Miftah Hulhilman Mochammad Fahrur Ramadhani Muhammad Taufik Muhammad Taufik Muldi, Ail Nahdiya Siti Syarah Nana Hendra Cipta Neng Sofah Novia Novia Nulhakim, Lukman Nurul Khotima Olayemi Joshua Ibidoja Pamungkas, Oki Pirdayuni Pirdayuni Putri Awaliah Raden Alfarouqy Darmawan Rahmat Budi Setiawan Reksa Adya Pribadi Reksa Adya Pribadi Reksa Adya Pribadi Reksa Adya Pribadi Reza Mauldy Raharja Ria Yuni Lestari Ridho Nuryani Rina Yuliana Ronni Juwandi Ronni Juwandi Ronni Juwandi Rosidin, Odien Roudatus Solihah SITI HERLINDA Siti Masfufah Siti Nur Azizah Siti Nurul Hasanah Solehah Solehah Sukmawati Sukmawati Susilawati Susilawati Tia Oktaviani Ujang Jamaludin Ujang Jamaludin Uus Fujiana Vini Utami Wardatul Ilmiah Wika Hardika Legiani Yayat Ruhiat Yunita Dwi Rifani Yuyu Yuhana Zerri Rahmah Hakim Zerri Rahman Hakim