Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS WACANA KRITIS KORUPSI MELALUI LITERASI MEDIA: (Critical Discourse Analysis of Corruption through Media Literacy) Rahmat Prayogi; Bambang Riadi; Rian Andri Prasetya
Edukasi Lingua Sastra Vol 18 No 1 (2020): Edukasi Lingua Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kotabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.552 KB) | DOI: 10.47637/elsa.v18i1.233

Abstract

Mass media is part of public space which cannot be seen as a mere passive hegemony. The discourse constructed by Tempo magazine reporters through Indonesiana is not completely neutral or naturally reporting news about corruption, and violations of the law. However, it has been influenced by the ideas or viewpoints of text writers (journalists) in responding to the events constructed in their reporting. This paper aims to show how the Fairclough text analysis tools work in dissecting dubious media texts. Media masa merupakan bagian dari ruang publik yang tidak dapat dilihat sebagai alat hegemoni yang bersifat pasif semata. Wacana yang dikonstruksikan oleh wartawan majalah Tempo melalui Indonesiana tidak sepenuhnya netral atau alami melaporkan berita tentang korupsi, dan pelangggaran-pelanggaran hukum. Akan tetapi, telah dipengaruh oleh ide-ide atau sudut pandang penulis teks (wartawan) dalam menyingkapi peristiwa yang dikonstruksikan di dalam pemberitaannya. Tulisan ini memiliki tujuan untuk menunjukkan bagaimana alat-alat analisis teks model Fairclough bekerja dalam membedah teks-teks media yang dianggap meragukan.
TINDAK PERLOKUSI DALAM GELAR WICARA MATA NAJWA EPISODE COBA-COBA TATAP MUKA DAN IMPLIKASINYA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMP Aulia Nurul Fauzi; Nurlaksana Eko Rusminto; Bambang Riadi
J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 1 Apr (2022): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.435 KB)

Abstract

The problem in this research is the perlocutionary act in Mata Najwa Talkshow, Trying Face-to-face Episode and its implications for learning Indonesian in junior high school. This study uses descriptive qualitative method. Data collection techniques were carried out by observing and taking notes. The data source of this research is the speech in Mata Najwa Talkshow, Trying Face-to-Face Episode. This study shows that there are 82 illocutionary acts that are expressed by speakers with certain perlocutions from the speech partners. The illocutionary and perlocutory acts that dominating were assertive illocutionary acts with positive responsive verbal perlocutions (22 data), while non-responsive verbal perlocutions were not found at all. This research can be implicated in learning Indonesian in Basic Competency Junior High Schools 3.9 and 4.9. Summarizing the content of ideas, opinions, arguments that support and against as well as the solutions for actual problems in the discussion texts that are read and heard. Masalah dalam penelitian ini adalah Tindak Perlokusi dalam Gelar Wicara Mata Najwa Episode Coba-Coba Tatap Muka dan implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara simak dan catat. Sumber data penelitian ini adalah tuturan dalam Gelar Wicara Mata Najwa Episode Coba-Coba Tatap Muka. Penelitian ini menunjukkan ada 82 tindak ilokusi yang diungkap oleh penutur dengan perlokusi tertentu dari mitra tutur. Tindak ilokusi dan perlokusi yang mendominasi adalah tindak ilokusi asertif berperlokusi verbal responsif positif (22 data), sedangkan tindak ilokusi berperlokusi verbal nonresponsif tidak ditemukan sama sekali. Penelitian ini dapat diimplikasikan pada pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Kompetensi Dasar 3.9 dan 4.9 Menyimpulkan isi gagasan, pendapat, argumen yang mendukung dan yang kontra serta solusi atas permasalahan aktual dalam teks diskusi yang dibaca dan didengar.Keywords: illocutionary acts, perlocutionary acts, Mata Najwa’s Talk ShowDOI Artikel: https://doi.org/10.23960/J-Simbol/v10i1.2022.05
PEMBELAJARAN DARING MENULIS TEKS DESKRIPSI PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 5 BANDAR LAMPUNG TAHUN AJARAN 2021/2022 Ahmad Husnan; Bambang Riadi; Siti Samhati; Sudirman Husin
J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 1 Apr (2022): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.192 KB)

Abstract

This study aims to describe, implement and evaluate online learning to write descriptive texs in the remaining VII graders of SMP Negeri 5 Bandar Lampung. This study uses a qualitative descriptive method. The source of data obtained in this study is in the form of online learning activities focus on learning implementation plan, implementation of learning (teacher activities and student activities) and assessment of learning in the realm of attitudes, knowledge and skills. The data collection techniques in this study were in the form of observation, interviews, participation and documentation. The results of this study indicate that the teacher has carried out three stages of learning. This stage includes learning planning, implementation of learning and assessment of learning. The teacher has formulated the learning objectives according to the components in the learning implementation plan, but the learning objectives formulated by teacher are not in accordance with learning objectives in the 2013 curriculum and the teacher has included the learning steps uses discovery learning method. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran daring menulis teks deskripsi pada siswa kelas VII SMP Negeri 5 Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data yang diperoleh dalam penelitian ini berupa kegiatan pembelajaran daring yang terfokus pada rencana pelaksanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran (kegiatan guru dan kegiatan siswa), serta penilaian pembelajaran dalam ranah sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa observasi, wawancara, partisipasi, dan dokumentasi. Tahap tersebut meliputi perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan penilaian pembelajaran. Guru telah merumuskan tujuan pembelajaran sesuai dengan komponen yang terdapat di dalam rencana pelaksanaan pembelajaran, namun tujuan pembelajaran yang dirumuskan oleh guru belum sesuai dengan tujuan pembelajaran yang ada pada Kurikulum 2013, dan guru sudah mencantumkan langkah-langkah pembelajaran yang digunakan yakni model pembelajaran discovery learning.Keywords: online learning, writing, descriptive texsDOI Artikel: https://doi.org/10.23960/J-Simbol/v10i1.2022.02
Language shift: local language proficiency of the younger generation in Lampung Bambang Riadi
Aksara: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 22, No 2 (2021): Mei - Oktober
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.921 KB)

Abstract

Banyak penelitian telah dilakukan tentang pergeseran bahasa sebagai produk budaya, tetapi sangat sedikit penelitian tentang kemampuan dan pola bahasa lokal, khususnya di Lampung. Oleh karena itu, kami bertujuan untuk menjelaskan bagaimana kemampuan bahasa daerah dan pola bahasa di kalangan generasi muda. Metode deskriptif menganalisis data yang diperoleh dari kuesioner yang diberikan kepada partisipan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa telah terjadi pergeseran bahasa daerah di kalangan generasi muda Lampung. Data tersebut menjelaskan bahwa masih sedikit anak muda yang masih fasih berbahasa daerah dan menggunakan bahasa Indonesia untuk berkomunikasi dalam berbagai ranah. Dengan demikian, generasi muda secara bertahap meninggalkan bahasa daerah sebagai kekayaan budaya Indonesia. Implikasi studi juga dibahas, bersama dengan beberapa rekomendasi untuk studi masa depan.
Kemampuan Membaca Kritis dengan Menggunakan Teknik SQ3R Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Bambang Riadi
Aksara: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 16, No 2 (2015): Jurnal Aksara
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.281 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan membaca kritis baik sebelum dan sesudah digunakannya teknik SQ3R dan mendeskripsikan perbedaan kemampuan membaca kritis antara sebelum dan sesudah digunakannya teknik SQ3R. Metode yang digunakan adalah metode kuasi eksperimen. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester ganjil Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Tahun Pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 42 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata kemampuan membaca kritis sebelum diterapkan SQ3R sebesar 63,2 dengan kategori cukup. Setelah diterpakan teknik SQ3R nilai rata-rata naik menjadi 80,6 dengan kategori baik. Berdasarkan hasil perhitungan data menunjukkan bahwa lebih besar daripada (12.831 2,019) dan nilai Sig (2-tailed) lebih kecil dari 0,025 (0,000 0,025. Hasil uji-t tersebut menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan yang bearti bahwa teknik SQ3R mampu meningkatkan kemampuan membaca kritis.Kata kunci: membaca, membaca kritis, teknik SQ3R,
Nilai Karakter dan Berbahasa Mahasiswa FKIP Universitas Lampung pada Matakuliah MKU Bahasa Indonesia Mulyanto Widodo; Bambang Riadi; I Wayan Ardi
Aksara: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 18, No 1 (2017): Aksara: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.863 KB)

Abstract

Pengembangan karakter sangat penting dilakukan oleh perguruan tinggi dan stakeholders-nya untuk menjadi pijakan dalam penyelenggaraan pendidikan karakter di perguruan tinggi. Tumbuh dan berkembangnya karakter yang baik akan mendorong peserta didik tumbuh dengan kapasitas dan komitmen untuk melakukan berbagai hal yang terbaik dan melakukan segalanya dengan benar dan memiliki tujuan hidup. Demikian juga dengan berbahasa, seseorang yang memiliki kemampuan berbahasa yang baik, cenderung akan lebih mudah dalam berkomunikasi dan menyelesaikan pendidikannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai karakter dan berbahasa mahasiswa FKIP Unila yang menempuh mata kuliah MKU Bahasa Indonesia pada semester Genap 2015/2016. Penelitian ini bersifat deskriptif kulitatif dengan jumlah sampel 41 mahasiswa. Data penelitian dikumpulkan melalui angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai karakter dan berbahasa mahasiswa FKIP Unila tergolong lebih baik dengan skor rata-rata 77. Dengan demikian, secara umum mahasiswa FKIP Unila yang sedang mengambil matakuliah MKU Bahasa Indonesia telah menerapkan nilai-nilai karakter dan berbahasa dalam kehidupannya sehari-hari dengan baik, walaupun masih ada karakter beberapa mahasiswa yang masih perlu ditingkatkan.Kata Kunci: Nilai Karakter, Berbahasa, MKU Bahasa Indonesia
Variasi Kode dalam Tuturan Masyarakat Jawa di Gedongtataan Bambang Riadi; Gede Eka Putrawan
Aksara: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 18, No 1 (2017): Aksara: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.678 KB)

Abstract

Kondisi masyarakat di Gedongtataan yang bisa disebut sebagai masyarakat dwibahasa karena masyarakat Gedongtataan menguasai lebih dari satu bahasa, sekurang-kurangnya menguasai bahasa Daerah dan bahasa Indonesia. Lebih rumitnya lagi, dalam berkomunikasi masyarakat Gedongtataan sering memasukan unsur-unsur bahasa lain ke dalam bahasa yang dominan dipakai. Kenyataan tersebut menarik untuk diteliti bagaimana pemilihan kode (bahasa) oleh masyarakat Jawa di Gedongtataan dalam berkomunikasi sehari-hari. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untukmemaparkan wujud variasi kode bahasa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Selanjutnya teknik pengumpulan data menggunakan teknik siamak bebas libat cakap, teknik simak libat cakap, dan teknik rekam.Berdasarkan hasil penelitian ini, ditemukan kode-kode bahasa yang dominan digunakan oleh masyarakat tutur Jawa di berbagai ranah. Kode yang ditemukan anatara lain kode yang berupa Bahasa Jawa (BJ), Bahasa Indonesia (BI), dan Bahasa Asing. Kode BJ terdapat dua ragam yakni ragam krama dan ngoko, sedangkan kode BA berupa bahasa Inggris dan bahasa Arab. Khusus kode BA hanya ditemukan berupa penyisipan-penyisipan ke dalam kode BJ dan BI baik berupa campur kode dan alih kode.Kata Kunci: Pemilihan Kode, Masyarakat Dwi Bahasa, Variasi Kode
Tindak Tutur Direktif Guru Perempuan dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas XI SMA Iros Niya Wati; Nurlaksana Eko Rusminto; Bambang Riadi
Aksara: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 18, No 2 (2017): Aksara: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.846 KB)

Abstract

The purpose of this research is to describe the function and realization of directive speech of female teachers in Indonesian language learning class XI SMA Negeri 1 Seputih Mataram Lampung Tengah in academic year 2016/2017. This research was conducted through descriptive qualitative method. Sources of data in this research were taken from the speeches of female teachers in Indonesian language learning class XI through observation and documentation. The data were analyzed by using heuristic analysis technique. The result of the research shows that the directive speech of female teachers based on communicative function which is more dominant found is the imperative directive speech, while the directive speech of female teachers based on the realization which is more dominant found is direct speech.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan fungsi dan realisasi tindak tutur direktif guru perempuan dalam pembelajaran bahasa Indonesia kelas XI SMA Negeri 1 Seputih Mataram Kabupaten Lampung Tengah tahun pelajaran 2016/2017. Sejalan dengan tujuan penelitian, metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah tindak tutur guru perempuan pada saat pembelajaran bahasa Indonesia kelas XI. Kemudian, data dikumpulkan dengan teknik observasi, rekam dan catat. Teknik analisis data menggunakan analisis heuristik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak tutur direktif guru perempuan berdasarkan fungsi komunikatif yang lebih dominan ditemukan adalah tindak tutur direktif memerintah, sedangkan tindak tutur direktif guru perempuan berdasarkan realisasi tuturannya yang lebih dominan ditemukan adalah tindak tutur langsung.Kata kunci: tindak tutur direktif, guru perempuanDOI: http://dx.doi.org/10.23960/aksara/v18i2.pp100-112
Pemahaman Guru Bahasa Indonesia SMA di Kabupaten Mesuji terhadap Kurikulum 2013 Edisi Revisi Munaris Munaris; Bambang Riadi
Aksara: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 19, No 1 (2018): Aksara: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.41 KB)

Abstract

The purpose of this study is to describe the understanding of high school Indonesian teachers in Mesuji District towards the revised edition 2013 curriculum. The method used in this research is descriptive evaluative. The results of questionnaires from 27 respondents indicate that teachers 'understanding of Permendikbud in 2016 number 20 with Good category dominates by almost 50%, teachers' understanding of Permendikbud in 2016 number 21 with Good and Simple dominate by 50% at Permendikbud 2016 number 22 with the category of Good dominate with the amount more than 50%, then the teacher's understanding of Permendikbud year 2016 number 23 with Good category dominate with amount more than 50%. The results can be concluded that the level of understanding of high school Indonesian language teacher in Mesuji District to the curriculum 2013 edition of the revision has been qualified. DOI: http://dx.doi.org/10.23960/aksara/v19i1.pp54-60
Instrumen Penilaian Buatan Guru Bahasa Indonesia SMP di Kota Bandar Lampung Bambang Riadi; Iqbal Hilal
Aksara: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 18, No 2 (2017): Aksara: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.049 KB)

Abstract

Proses pembelajaran meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian. Penilaian dalam suatu proses pembelajaran sangat menentukan ketercapaian tujuan. Seorang guru harus mengetahui konsep penilaian dalam pembelajaran. Dalam merumuskan itu, seorang guru akan menuangkan pemahamannya dalam sebuah penilaian. Penelitian ini mengkaji instrumen penilaian buatan guru dan mendeskripsikan instrumen penilaian yang digunakan. Penelitian ini tergolong jenis penelitian deskriptif, yaitu penelitian yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang karakteristik instrumen penilaian yang dibuat oleh guru. Metode peneltian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan sampel 10 guru bahasa Indonesia SMP di Bandar lampung. Berdasarkan hasil penelitian mengenai instrumen buatan guru bahasa Indonesia SMP di Kota Bandarlampung didapat variasi data instrumen penilaian. Instrumen yang dibuat guru ada yang memenuhi ketentuan penilaian yang mengukur aspek kognitif, afektif, dan psikomotor. Namun, ada data yang menunjukan pengukuran aspek penilaian tidak sepenuhnya termuat yakni hanya memuat aspek kognitif dan psikomotor ataupun hanya memuat aspek kognitif saja. Pemahaman mengenai instrumen tersebut menjadi penting bagi guru karena proses pembelajaran yang dilakukan akan sampai pada tahap pengukuran hasil belajar yang dibuat dari instrumen penilaian. Pengukuran terhadap ranah sikap dan bentuk instrumennya perlu dipahami oleh guru lebih mendalam. DOI: http://dx.doi.org/10.23960/aksara/v18i2.pp145-153
Co-Authors A. Effendi Sanusi Adelio Alvaro Ahmad Husnan Ahmad Pandu Maizaldi Aji Marhaban Bidzikrillah MSK Alfina Fistalita Ali Mustofa Ana Marlina Andry Gunawan Annisa Diah Pertiwi Arantika Arvi Aulia Nurul Fauzi Ayu Setiyo Putri Azarine Kayla Celshy Audrielia Rahman Daffa Hibban Bahrisy Delvina Maulhy Azahra Hulu Desyandri Desyandri Devi Fitriani Diah Ayu Dwi Agustiana Putri Dwi Satria Yuda Dwi Suciani Alkafisa Edi Suyanto Eka Nadya Apriliani Eka Sofia Agustina Eka Sofia Agustina Eka Susanti ENDANG PURWANINGSIH Erda Rismawati Ervina Ervina Evy Nur Afifah Fepri Hendriyani Fitri Nur Hidayah Gede Eka Putrawan Gede Eka Putrawan Heru Prasetyo I Wayan Ardi Iqbal Hilal Iqbal Hilal Irma Oktaviani Iros Niya Wati Isti Nurhasanah Iswanti Wahyuni Iswanti Wahyuni Juleha Juleha Kahfie Nazaruddin Kahfie Nazaruddin Kahfie Nazaruddin Karomani Karomani Kouri Asyiah Lailatul Rohmah Lenny Rahmawati Lesti Susanti Lusy Tri Lestari Mahpul Mat Desman Maudy Sukma Dhini Melia Pitriyani Mila Sari Mildawati, Arini Monica Afriria Rachmawati Muhammad Adham Hasta Rezha Mulyanto Widodo Munaris . Nabila Trya Nadila Ayu Putri Nanalia Nanda Puspitasari Novita Sari Nur Hikmawati Adinda Nur Khasanah Nurlaksana Eko Rusminto Nurul Ismail Rahmat Prayogi, Rahmat Reihan Franige Rian Andri Andri Prasetya Rian Andri Prasetya Riska Wulandari Rosha Gremonia Rosi Okta Ruri Resmiana Sari Ryan Mahendra Ryzal Perdana Safira Nabila Sanah Riah Shifa Khoiru Nida Siti Hasanah HS Siti Nurhamidah Siti Nurohita Siti Samhati Solina Solina Sudirman Husin Sulistiyanti Khalizah Sumarti Sumarti Sumarti Sumarti Sunarti, Iing Supriadi Supriadi Syafria Rahma Annisa Syamsul Arifin Syifa Athiyyatus Zuhro Tiara Brilliant Tria Ardila Ulfa Ayu Rizmalia Ulva Nurul Madihah Umun Latifah Veppi Septira Via Dilla Septika Widiyawati Widiyawati Yemi Valentini Yulina Winda Rahma Zaki Pratama