Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Edukasi Tuberkolosis dan Resistensi Obat TB Pada Warga dan Kader PKK RW 06 Balimester, Jakarta Timur Himmi Marsiati; Wening Sari; Sri Wuryanti; Sri Hastuti Andayani; Sabarina Elfrida Manik; Inas Hasna Azizah; Kamal Anas; Desi Aryani; Linda Weni; Hadiati Fitri; Munfaati; Yazid Zainur Isnen
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i3.1878

Abstract

Penyakit Tuberculosis masih menjadi ancaman kesehatan di Indonesia. Angka kejadian TB di Indonesia meningkat setiap tahun. Penderita TB yang tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan komplikasi hingga kematian. Selain itu, terapi yang tepat diberikan untuk menghindari bakteri resisten terhadap obat. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya penyakit TB dan TB resisten obat melalui edukasi. Metode yang dilakukan untuk kegitan pengabdian kepada masyarakat adalah melalui pemberian ceramah, pemberian pretest dan postes, dan pemeriksaan kadar Hb pada anak-anak. Berdasarkan hasil skor post test diketahui bahwa pengetahuan masyarakat meningkat setelah edukasi dilakukan.
Persepsi Dokter di RSUD Pantura M.A. Sentot Patrol Indramayu Terhadap Pendayagunaan Dokter Warga Negara Asing Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan dan Tinjauan Menurut Pandangan Islam Kannisa Ashri Wulandari; Ferryal Basbeth; Afrizal TW; Wening Sari
Junior Medical Journal Vol. 3 No. 5 (2025): September 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v3i5.4779

Abstract

Pendayagunaan dokter WNA dalam UU RI No. 17 Tahun 2023 telah resmi disahkan meskipun sebelumnya mendapat banyak penolakan dari organisasi profesi kesehatan. Namun, rasio dokter terhadap penduduk di Indonesia masih jauh dari standar WHO, dengan distribusi dokter yang tidak merata di daerah terpencil menjadi masalah utama. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi dokter di RSUD Pantura M.A Sentot Patrol Indramayu terhadap pendayagunaan dokter WNA serta penerapan aturan Islam dalam pelayanan kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas dokter memahami isi UU RI No. 17 Tahun 2023 dan mengakui manfaat pendayagunaan dokter WNA, seperti transfer ilmu dan teknologi, tetapi mengkhawatirkan dampak negatif seperti hambatan komunikasi dan persaingan kerja. Aturan Islam dianggap berfungsi sebagai panduan etis yang meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan kualitas pelayanan. Penelitian ini merekomendasikan agar pendayagunaan dokter WNA diatur dengan regulasi yang ketat, difokuskan di daerah terpencil yang kekurangan tenaga medis, serta dilengkapi dengan perlindungan untuk dokter Indonesia. Secara keseluruhan, mayoritas dokter memiliki pandangan negatif terhadap pendayagunaan dokter WNA namun mendukung penerapan aturan Islam di rumah sakit karena dianggap membantu pelayanan kesehatan.