Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

STRATEGI BERTAHAN HIDUP MASYARAKAT NELAYAN MELALUI JARINGAN SOSIAL DI DESA CIKOANG, KABUPATEN TAKALAR Saifuddin Saifuddin; Arisnawawi Arisnawawi
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 10, Nomor 1 Maret 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i1.44455

Abstract

AbstractIndonesia consists of tens of thousands of islands and is known as a maritime country that has a very wide sea territory and enormous marine wealth. However, the living conditions of fishermen are generally relatively poor. In such conditions, social networks are very helpful as a strategy for fishermen to survive. This study aims to look at social networks in fishing communities in Cikoang Village, Takalar Regency. The method used is the mix method, namely a combination of methods by combining qualitative and quantitative analysis. This study found that the social network of fishing communities is divided into internal and external social networks. The internal social network of fellow fishermen, close family and neighbors is the social capital that is often used by the fishing community of Cikoang village in a survival strategy. Some fishermen use external social networks in survival strategies such as assistance from distant relatives who are migrating. Fishermen's external social network is not as strong as fishermen's internal social network. Fishermen who have families who are also neighbors are the most strategic social network for survival in the Cikoang Fishermen's Community, Takalar. 
Ekonomi Moral Ibu Rumah Tangga (Studi Usaha Kue Berbasis Komunitas di Kompleks Perumahan Minasa Upa Kota Makassar) saifuddin saifuddin
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 13, Nomor 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i1.83585

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktik ekonomi moral yang dijalankan oleh ibu rumah tangga dalam usaha kue berbasis komunitas di Kompleks Perumahan Minasa Upa, Kota Makassar. Kajian ini berangkat dari asumsi bahwa aktivitas ekonomi skala kecil rumah tangga tidak semata-mata didorong oleh rasionalitas ekonomi, tetapi juga dipengaruhi oleh nilai-nilai moral dan relasi sosial yang melekat dalam kehidupan komunitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, dengan informan yang dipilih secara purposif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik ekonomi moral tercermin dalam berbagai bentuk, seperti solidaritas antar pelaku usaha, praktik berbagi sumber daya, sistem kepercayaan dalam transaksi, serta fleksibilitas dalam mekanisme pembayaran. Nilai-nilai tersebut tidak hanya memperkuat hubungan sosial antar anggota komunitas, tetapi juga menjadi strategi adaptif dalam menjaga keberlanjutan usaha di tengah keterbatasan modal dan akses pasar. Selain itu, jaringan sosial berbasis kedekatan geografis dan kekerabatan berfungsi sebagai modal sosial yang signifikan dalam mendukung aktivitas produksi dan distribusi. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa ekonomi moral merupakan elemen penting dalam praktik ekonomi skala mikro, khususnya pada usaha berbasis komunitas yang dijalankan oleh ibu rumah tangga. Oleh karena itu, kebijakan pemberdayaan ekonomi masyarakat perlu mengintegrasikan dimensi sosial dan moral sebagai bagian dari upaya penguatan ekonomi lokal yang berkelanjutan. 
Analisis Serapan Tenaga Kerja Perempuan di Kota Makassar di Era Digital Saifuddin
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 12, Nomor 3 November 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i3.78076

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa jauh digitalisasi mampu menyerap tenaga kerja perempuan di perkotaan dan seberapa kuat faktor-faktor klasik dapat menghambat perempuan untuk bekerja. Kasus perempuan perkotaan yang menjadi contoh penelitian adalah perempuan perkotaan yang berdomisili di Kota Makassar. Sampel penelitian adalah perempuan yang tergolong angkatan kerja yang beekerja selama 5 tahun terakhir di sektor informal. Ada dua jenis data, yaitu data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari hasil wawancara, yaitu melakukan wawancara mendalam dengan pekerja perempuan pelaku digital (UMKM online, pekerja gig economy, freelancer digital) dan observasi partisipatif, di ruang-ruang kerja digital di perkotaan (co-working space, marketplace). Data sekunder yang digunakan untuk pengembangan analisis adalah data statistik ketenagakerjaan dari BPS (SP, Supas, dan Sakernas)) dan artikel jurnal serta laporan penelitian perempuan dan ekonomi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi membuka peluang luas bagi perempuan untuk berpartisipasi dalam pasar kerja melalui sektor-sektor baru seperti ekonomi kreatif, e-commerce, dan pekerjaan berbasis platform. Fleksibilitas waktu, kemudahan akses teknologi, dan kesempatan berwirausaha menjadi penyebab utama meningkatnya partisipasi kerja perempuan di ranah digital.