Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN HASIL PEMERIKSAAN SPUTUM BTA DENGAN KOMPLIKASI PADA PENDERITA TB PARU DI RUANG PERAWATAN ISOLASI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTA BARU Muhammad Noor; Dyah Widodo; Vita Maryah Ardiyani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.819 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i2.448

Abstract

Paru merupakan salah satu penyakit menular yang telah di kenal lebih dari satu abad yang lalu, sampai saat ini penyakit TB Paru masih merupakan masalah kesehatan baik di Indonesia maupun di dunia dan merupakan penyebab utama kematian. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui hubungan antara hasil pemeriksaan sputum BTA komplikasi penyakit yang dapat terjadi pada penderita TB Paru di Ruang Perawatan Isolasi Rumah Sakit Umum Daerah Kota Baru Periode Tahun 2010. Desain penelitian dalam penelitian ini menggunakan desain korelasi. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 27 orang diambil dengan teknik total sampling. Hasil analisa data dengan menggunakan uji Spearman rank dengan tingkat signifikansi 5% (α = 0,05), maka ditemukan correlation coefficient 0,677 dan nilai ρ-value 0,000. Karena nilai ρ value < α 0,05, maka Ho ditolak. Artinya adanya hubungan hasil pemeriksaan sputum BTA dengan komplikasi pada penderita TB paru di ruang perawatan isolasi Rumah Sakit Umum Daerah Kota Baru. Beberapa rekomendasi yang dapat direkomendasikan kepada pihak-pihak antara lain: Bagi pasien TB paru diharapkan untuk melakukan pemeriksaan sputum BTA secara rutin tentunya dengan mengikuti terapi medis secara rutin dan sesuai program, bagi keluarga pasien TB paru sanagat penting peranan keluarga sebagai klien yang mendukung dan terlibat langsung dalam proses terapi, pelajari tahapan kerja dengan benar, juga tanggap terhadap respon pasien. Kata kunci : Komplikasi, TB Paru Sputum BTA
GANGGUAN TIDUR BERHUBUNGAN DENGAN PRESTASI BELAJAR PADA ANAK SEKOLAH DASAR NEGERI 01 SUMBER SEKAR KECAMATAN DAU KABUPATEN MALANG Ya’kub Ya’kub; Dyah Widodo; Ronasari Mahaji Putri
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.051 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i2.471

Abstract

Gangguan tidur merupakan masalah yang banyak dialami oleh anak sekolah dikarenakan berkembang pesatnya teknologi sehingga akan berpengaruh pada prestasi belajar. Tidur anak sekolah dasar yang tidak terganggu akan berpengaruh pada prestasi belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan gangguan tidur dengan prestasi belajar pada anak Sekolah Dasar Negeri 01 Sumber Sekar Kecamatan DAU, Kabupaten Malang. Penelitian ini mengunakan desain korelasional dengan metode pendekatan cross sectional. Populasi sebanyak 150 siswa dengan pengambilan sampel sebanyak 105 siswa. Pengambilan sampel dengan mengunakan proportionale stratified random sampling. Instrumen yang digunakan untuk menganalisis gangguan tidur berupa quesioner dan untuk menganalisis prestasi belajar menggunakan raport. Data dianalisis dengan pearson product moment dengan derajat kemaknaan 0,05. Hasil penelitian sebanyak 50% anak kurang mengalami gangguan tidur dan 48% anak mempunyai prestasi belajar baik. Hasil analisis product moment menunjukkan Sig. (2-tailed) 0,00 < α 0,05. Disimpulkan ada hubungan gangguan tidur dengan prestasi belajar dengan kekuatan hubungan sedang (r = 0,444). Disarankan kepada orang tua yang memiliki anak yang mengalami gangguan tidur dapat mengontrol atau memperhatikan tidur anak mereka dengan cara tidak menyediakan televisi dalam kamar dan mengarahkan anak agar tidur siang, tidur tepat waktu, dan tidak terlalu lama menonton televisi. Kata Kunci : Gangguan tidur, prestasi belajar, anak Sekolah Dasar.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN TB DI PUSKESMAS JANTI KOTA MALANG Nursalin Jafar Mando; Dyah Widodo; Ani Sutriningsih
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 3 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.62 KB) | DOI: 10.33366/nn.v3i3.1363

Abstract

Tingginya kegagalan atau ketidakpatuhan program pengobatan disebabkan oleh kurangnya dukungan dan motivasi dari keluarga selama pasien menjalani pengobatan. Keberhasilan dari konversi basil tahan asam sangat ditentukan oleh pengobatan secara teratur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Tuberculosis Di Puskesmas Janti Kota Malang. Pada penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien Tuberculosis di Puskesmas Janti Kota Malang bulan Januari-Juni 2012 sebanyak 35 pasien. Besar sampel 35 pasien di Puskesmas Janti Kota Malang dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan kuesioner. Data dianalisa dengan Spearman Rank dan derajat kemaknaan 0,05 untuk menganalisa dukungan keluarga dan kepatuhan minum obat pada pasien Tuberculosis di Puskesmas Janti Kota Malang. Hasil uji statistik penelitian sebanyak 65,7% pasien mendapat dukungan baik dan 91,4% pasien dikatakan patuh. Hasil analisis bivariat menunjukkan Sig.(2-tailed) 0,972 > α 0,05. Disimpulkan tidak ada hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat dengan kekuatan hubungan r -0,06. Disarankan agar keluarga selalu mendukung pasien. dengan memperhatikan kecukupan gizi, jadwal minum obat, istirahat, kontrol, dan menyiapkan obat. ABSTRACT The high failure rate or non-compliance with the treatment program is caused by a lack of support and motivation from the family while the patient is undergoing treatment. The success of the conversion of acid-resistant bacilli is very much determined by regular treatment. The purpose of this study was to determine the relationship between family support and compliance with taking medication in tuberculosis patients at the Janti health center in Malang. In this study using a cross sectional design. The population in this study were all Tuberculosis patients in Janti Health Center Malang City in January-June 2012 as many as 35 patients. The sample size was 35 patients at the Janti Health Center in Malang City with a total sampling technique. The instrument used was a questionnaire. The data were analyzed by Spearman Rank and significance level of 0.05 to analyze family support and medication compliance in Tuberculosis patients at the Janti Health Center in Malang City. The results of the statistical test of the study were 65.7% of patients received good support and 91.4% of patients were said to be obedient. The results of bivariate analysis showed p value 0.972>α 0.05. It was concluded that there was no relationship between family support and adherence to taking medication with the strength of the relationship r -0.06. It is recommended that the family always support the patient. by taking into account the adequacy of nutrition, the schedule of taking medication, resting, controlling, and preparing medicines. Keywords : Family support; tuberculosis compliance.
ANALISIS DAMPAK BERMAIN PLAYSTATION TERHADAP PRESTASI BELAJAR ANAK KELAS 4-6 SDN LANDUNGSARI 01 KECAMATAN DAU KABUPATEN MALANG Mario Jefreson Timo; Dyah Widodo; Ani Sutriningsih
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 3 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.079 KB) | DOI: 10.33366/nn.v3i3.1354

Abstract

Game playstation merupakan bentuk permainan yang menggunakan grafik dan telivisi yang mengakibatkan kecanduan pada anak dan dapat memicu perilaku negatif seperti mencuri uang untuk membeli game baru, bolos sekolah, malas mengerjakan pekerjaan rumah (PR), atau rasa tak tenang saat tidak dapat bermain games. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak bermain playstation terhadap prestasi belajar anak SD kelas 4-6 di SDN Landungsari 01 Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Desain penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah komparatif dengan pendekatan retrospektif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas 4-6 SDN Landungsari I sebanyak 58 siswa dan sampel penelitian menggunakan total sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dan dokumentasi. Metode analisa data yang di gunakan yaitu Mann-whitney U Testdengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar dinyatakan anak yang bermain playstation sebanyak 37 siswa (63,79%), sebagian besar dinyatakan mendapatkan nilai baik sekali (86-100) sebanyak 28 siswa (48,28%), hasil uji Mann-whitney U Test didapatkann ilai Sig atau p value = 0,000 ≤ α (0,05). Ada perbedaan prestasi belajar antara yang bermain dengan yang tidak bermain playstation pada anak kelas 4 sampai dengan 6 SDN Landungsari I Kecamatan Dau Kabupaten Malang. ABSTRACT Playstation games are a form of play that uses graphics and vision that results in addiction to children and can trigger negative behaviors such as stealing money to buy new games, skipping school, lazy doing homework (PR), or feeling uneasy when unable to play games. The purpose of this study was to analyze the impact of playing Playstation on the learning achievements of elementary school students in grades 4-6 in Landungsari I Elementary School, Dau District, Malang Regency. The research design used by researchers is comparative with a retrospective approach. The population in this study were 586 students of grade 4-6 SDN Landungsari I and the total sample used was sampling. Data collection techniques used were questionnaires and documentation. The data analysis method used is the Mann-Whitney U Test using SPu5SS. The results of the study showed that most of the students who played playstation were 37 students (63.79%), most were stated to get excellent grades (86-100) as many as 28 students (48.28%), the Mann-Whitney U Test test results were obtained the value of Sig or p value = 0.000 α (0.05). There is a difference in learning achievement between those who play with those who do not play Playstation in children from grades 4 to 6 at SDN Landungsari I, Dau District, Malang Regency. Keywords: Play playstation; learning achievement.
HUBUNGAN OBESITAS DENGAN HIPERTENSI PADA MASYARAKAT DI WILAYAH RW 13 DUSUN MOJOSARI DESA NGENEP KECAMATAN KARANGPLOSO Maidatul Hasanah; Dyah Widodo; Esti Widiani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.602 KB) | DOI: 10.33366/nn.v1i2.421

Abstract

Penyakit hipertensi telah menjadi masalah utama dalam kesehatan masyarakat yang ada di Indonesia maupun di beberapa ne¬gara yang ada di dunia. Menurut WHO Hipertensi merupakan salah satu penyakit paling mematikan di dunia. Sebanyak 1 milyar orang di dunia atau 1 dari 4 orang dewa¬sa menderita penyakit ini. Penelitian lapangan telah dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan obesitas dengan hipertensi. Desain menggunakan metode korelasi, metode samplingnya total sampling yaitu 66 responden, variabel independen adalah obesitas, variabel dependen adalah hipertensi. Data diambil dengan menggunakan observasi dengan pendekatan waktu cross sectional. Data di uji dengan menggunakan Spearman Rank, tingkat kesalahan 0.05 menggunakan program SPSS for windows 16.00. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden dengan obesitas 1 berjumlah 49 (74.2%), responden hipertensi tingkat 1 berjumlah 24 responden (36.4%). Hasil uji statistik korelasi Spearman’s rank sebesar 0.845 dengan nilai signifikan 0.000 menandakan bahwa ada hubungan yang sangat kuat antara obesitas dengan hipertensi pada masyarakat di wilayah RW.13 Dusun Mojosari Desa Ngenep Kecamatan Karangploso. Masyarakat yang mengalami obesitas sebaiknya menjaga berat badan dengan normal karena berat badan yang berlebihan dapat menimbulkan penyakit yang mematikan seperti hipertensi. Kata Kunci : Berat badan normal, hipertensi, obesitas.
HUBUNGAN HIPERTENSI DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA LANSIA DI POSYANDU LANSIA DESA BANJAREJO KECAMATAN NGANTANG MALANG Octavianus Klaudius Laka; Dyah Widodo; Wahidyanti Rahayu H.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.827 KB) | DOI: 10.33366/nn.v3i1.749

Abstract

Ketetapan di Indonesia, seseorang dikatakan menderita hipertensi jika tekanan darahnya sama dengan atau lebih dari 140/90 mmHg. Sementara menurut para ahli, angka kematian akibat penyakit jantung pada lansia dengan hipertensi adalah tiga kali lebih sering dibandingkan lansia tanpa hipertensi pada usia yang sama. Hal seperti ini yang pada akhirnya menyebabkan lansia mengalami gangguan psikis seperti kecemasan.Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui hubungan hipertensi dengan tingkat kecemasan pada lansia di posyandu lansia Desa Banjarejo Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang. Metode penelitian ini adalah cross sectional. Populasi lansia 180 orang dengan metode pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan besar sampel 36 orang.Instrumen dalam penelitian ini ialah sphygmomanometer untuk mengukur tekanan darah dan kuesioner untuk mengukur tingkat kecemasan. Hasil penelitian ini menunjukan Hipertensi yang diderita lansia di posyandu lansia Desa Banjarejo sebagian besar (44,4%) responden mengalami hipertensi stadium II sebanyak 16 orang dan lansia yang mengalami kecemasan di posyandu lansia Desa Banajarejo sebagian besar (50%) mengalami kecemasan sedang sebanyak 18 orang. Hasil uji statistik menunjukan bahwa didapat nilai signifikansi = 0,001 < α 0,05. Disarankan kepada lansia Agar lebih tanggap atas hipertensi yang diderita dengan menghindari cemas sebagai mana pembahasan di atas bahwa terdapat hubungan antara hipertensi dan tingkat kecemasan.
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA DENGAN TINGKAT DEPRESI PADA LANJUT USIA DI PANTI WERDHA MALANG RAYA Irene R.N. Latue; Dyah Widodo; Esti Widiani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.213 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i1.186

Abstract

Lansia (lanjut usia) sering kali dipandang sebagai suatu masa degenerasi biologis yang disertai dengan berbagai keadaan yang menyertai proses menua. Kronologinya dimana kondisi pada lansia yang disertai dengan perubahan fisik, mental, psikologis, dan penyakit maka akan menimbulkan tingkat depresi pada lansia, hal ini disebabkan oleh kurangnya dukungan sosial keluarga yang meliputi dukungan informasi, dukungan penilaian, dukungan instrumental dan dukungan emosional yang diberikan pada lansia dalam melakukan aktifitas sehari-hari. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan sosial keluarga dengan tingkat depresi pada lansia yang tinggal di Panti Werdha Malang Raya. Desain penelitian menggunakan desain penelitian correlation. Sampling yang diambil adalah teknik purposive sampling dengan sampel berjumlah 30 orang responden yaitu Lansia (lanjut usia) di Panti Werdha Malang Raya. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Juni 2014 dengan menggunakan kuesioner. Analisa hasil penelitian menggunakan uji spearman rho ∝ =0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar dukungan sosial keluarga dalam kategori baik yaitu 22 orang (73,3%) dan kategori lansia sebagian besar yang tidak depresi 15 orang (50%). Dari pengujian statistik diperoleh hasil ada hubungan yang kuat antara dukungan sosial keluarga dengan tingkat depresi pada lansia dengan nilai p = 0,05 dan r = 0,757. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menambah besar sampel, memperhatikan faktor psikis yang dapat mempengaruhi tingkat emosional dari lansia dan penelitian selain didaerah panti, mungkin bisa kepada lansia yang tinggal di rumah bersama keluarga. Kata kunci: Dukungan sosial keluarga, lansia, tingkat depresi.
HUBUNGAN ANTARA KECEMASAN EMOSI DENGAN KECEMASAN PADA PENSION DI PERSATUAN WIRDATAMA PENSIUNAN SIPIL SINGOSARI Eka Arvi Sukmawan; Dyah Widodo; Esti Widiani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.951 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i1.168

Abstract

Pensiun merupakan masa ketika seseorang diberhentikan dari pekerjaannya sesuai dengan batas usia pensiun yang telah ditetapkan dalam aturan pensiun yaitu usia 56 tahun. Saat masa pensiun mereka merasa cemas sekalipun mendapatkan uang pensiun karena masih ada anggapan bahwa jumlah uang pensiun yang diterima kurang memenuhi kebutuhan-kebutuhannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kecemasan emosi dengan kecemasan pada pensiun di Persatuan Wirdatama Pensiunan Sipil Singosari. Penelitian ini menggunakan desain penelitian non ekperimen dengan pendekatan cross sectional. Populasi berjumlah 31 orang dengan cara pengambilan sampel total sampling. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji statistik spearman rank dengan derajat kemaknaan (0,05). Hasil penelitian diketahui bahwa sebagian besar kecerdasan emosional responden masuk kategori tinggi sebanyak 22 orang(71%); hampir sebagian tingkat kecemasan responden termasuk kategori ringan sebanyak 13 orang(41,9%); dan hasil analisis bivariat menunjukan p-value = 0,00 artinya p-value < 0,05. Artinya ada hubungan hubungan antara kecemasan emosi dengan kecemasan pada pension di Persatuan Wirdatama Pensiunan Sipil Singosari. Saran yang dapat direkomendasikan, bagi masyarakat, diharapkan dapat memberikan tambahan pengetahuan tentang kecerdasan emosi dengan kecemasan, sehingga jika terjadi kecerdasan emosi yang rendah maka individu dapat mengontrolnya dan tidak menimbulkan kecemasan. Kata kunci : Kecerdasan emosi, Kecemasan
HUBUNGAN PENGETAHUAN PERAWAT TENTANG PEMBERIAN OBAT DENGAN PENERAPAN PRINSIP 7 (TUJUH) BENAR PADA PASIEN DI RUMAH SAKIT PANTI WALUYA SAWAHAN MALANG Veronica Erna Pudjowati; Dyah Widodo; Wahidyanti Rahayu H.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.497 KB) | DOI: 10.33366/nn.v1i1.399

Abstract

Pemberian obat yang aman dan akurat merupakan salah satu tugas terpenting perawat. Perawat harus memahami kerja obat dan efek samping obat yang ditimbulkan, memberikan obat dengan tepat, memantau respon klien dan membantu klien menggunakannya dengan benar. Pada pemberian obat yang tepat ada penerapan prinsip 7 (tujuh) benar yang harus dipertimbangkan dan diperhatikan secara aman dan efektif oleh perawat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan pengetahuan perawat tentang pemberian obat dengan penerapan prinsip 7 (tujuh) benar pada pasien di Rumah Sakit Panti Waluya Sawahan Malang. Desain penelitian ini menggunakan desain penelitian studi korelasional. Populasinya adalah perawat instalasi ruang rawat inap Rumah Sakit Panti Waluya Sawahan Malang. Besar sampel sebanyak 92 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Area Proportional Random Sampling dan instrumen penelitian berupa kuesioner. Analisa data yang digunakan adalah Spearman Rank. Dari hasil penelitian didapatkan sebagian besar responden memiliki pengetahuan cukup sebanyak 59 orang (64,2%), dan melakukan penerapan prinsip 7 (tujuh) benar dengan baik sebanyak 87 orang (94,6%). Dari hasil uji korelasi Spearman diperoleh nilai p 0,116 > 0.05, dan kekuatan korelasi 0,165. Sehingga disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan perawat tentang pemberian obat dengan penerapan prinsip 7 (tujuh) benar dengan di Rumah Sakit Panti Waluya Sawahan Malang dengan kekuatan korelasinya sangat lemah. Direkomendasikan bagi perawat di layanan unit ruang rawat inap untuk meningkatkan pengetahuan tentang pemberian obat sehingga dapat melakukan penerapan prinsip 7 (tujuh) benar dengan lebih baik. Kata kunci : Pengetahuan Perawat, Pemberian Obat, Penerapan Prinsip 7 (tujuh) Benar.
PENGARUH PENERAPAN METODE TIM TERHADAP KEPUASAN KERJA PERAWAT DI UNIT STROKE RUMAH SAKIT PANTI WALUYA SAWAHAN MALANG Maria Magdalena Sri Widiastuti; Dyah Widodo; Esti Widiani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.671 KB) | DOI: 10.33366/nn.v1i2.422

Abstract

Salah satu strategi untuk mengoptimalkan peran dan fungsi perawat adalah dengan melaksanakan sistem Metode Asuhan Keperawatan Profesional (MAKP). Kepuasan kerja adalah sikap umum yang merupakan pencerminan dari beberapa sikap yang saling terkait dari seseorang terhadap pekerjaannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh penerapan metode tim terhadap kepuasan kerja perawat. Penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimental dengan pra-pascates dalam satu kelompok (One-group pra-post test design), sampel terdiri dari 11 orang perawat, metode yang digunakan adalah dengan metode yang digunakan adalah dengan sampling jenuh. Intervensi selama 4 minggu, data diambil dengan kuisioner dan dianaliasa dengan signed rank test (Wilcoxon) nilai α sebesar 0,047 dan tingkat signifikan α = 0,05. Hasil penelitian ini adalah kepuasan kerja perawat sebelum (pre) dilakukan penerapan metode tim paling banyak adalah tidak puas (55%). Kepuasan kerja perawat sesudah (post) dilakukan penerapan metode tim paling banyak adalah cukup puas (46%). Berdasarkan hasil penelitian diatas diharapkan metode tim ini bisa diterapkan di rumah sakit dan manajer keperawatan bisa memfasilitasi terlaksananya pemberian asuhan keperawatan dengan metode tim, sehingga pelayanan yang profesional dan komprehensif dengan mengedepankan kepuasan dan keselamatan pasien dapat terwujud. Kata kunci : penerapan metode tim, kepuasan kerja perawat