Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : FingeR: Journal of Elementary School

Peran Guru Kelas Sebagai Pelaksana Bimbingan dan Konseling dalam Membantu Mengatasi Problem Peserta Didik di Madrasah Ibtidaiyah Pravitasari, Dyah; Septikasari, Resti
FingeR: Journal of Elementary School Vol. 1 No. 1 (2022): Edisi Juni
Publisher : Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.975 KB) | DOI: 10.30599/finger.v1i1.100

Abstract

The importance of guidance and counseling to students is aimed at helping students to overcome the problems of personal, social, and academic aspects. Guidance in elementary school emphasizes the importance of the teachers’ role in the guidance function. In the teacher system, the teachers have more time to recognize the students deeper, so having the opportunity to have relationships is more effective. The aim of this research was to know the suitability of the teachers’ role as a doer of guidance and counseling with services in schools. The types of this research were field research, qualitative, and the approach used was qualitative descriptive. The result of this research was the problem that happened to 1st-grade students, the lack of students' ability to adapt to the new social environment. In 3rd grade, the difficulty with reading and writing skills, boredom in studying, the habit of making noise in class, and fighting habits in the class. In 6th grade, truancy, lack of motivation in learning, and anxiety about facing the final examination. Preventing teachers to help overcome the problem of students was personal, social, and learning development services, and cooperation with parents. The implementation, so far the role of teachers in implementing guidance and counseling had not been implemented optimally in accordance with the guidelines for implementing guidance and counseling in school. This was due to the lack of knowledge about the implementation of guidance and counseling, the teachers were never given specific training and the guidance and counseling program was not regulated systematically and designedly in school.
Strategi Guru Kelas dalam Pembentukan Karakter Siswa Diyah Ayu Ardianti; Septikasari, Resti; Kholidin, Nor
FingeR: Journal of Elementary School Vol. 1 No. 2 (2022): Edisi Desember
Publisher : Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.339 KB) | DOI: 10.30599/finger.v1i2.151

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru kelas dalam pembentukan karakter siswa di kelas IV SDN Taraman. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif, dengan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh melalui dua sumber, yaitu data primer dan data sekunder. Adapun teknik analisis data menggunakan tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penyimpulan data. Dalam penelitian ini diperolah hasil bahwa strategi yang dilakukan guru kelas IV SD Negeri Taraman dalam pembentukan karakter siswa adalah menjadi teladan dengan memberikan contoh perilaku yang baik, memberikan teguran, kegiatan rutin dan pemberian point ketika berkata kotor. Faktor penghambat meliputi: faktor keluarga, watak anak dan kemajuan teknologi sedangkan Faktor pendukung meliputi peran orang tua dan peran guru.
Pembentukan Kultur Moderat di Sekolah Dasar Hidayati, Yayuk; Septikasari, Resti; Pravitasari, Dyah; Kholidin, Nor
FingeR: Journal of Elementary School Vol. 2 No. 1 (2023): Edisi Juni
Publisher : Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.758 KB) | DOI: 10.30599/finger.v2i1.455

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk terciptanya budaya sekolah hal ini sangat penting karena untuk keberhasilan pendidikan. Sikap dan perilaku yang hidup dan berkembang di sekolah mencerminkan keyakinan warga sekolah, budaya sekolah menjadi fenomena yang unik dan menarik. Metode ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dirancang sebagai penelitian kepustakaan dengan data dari berbagai sumber kepustakaan. Metode analisis data yang dapat digunakan dalam penelitian kepustakaan yaitu analisis isi. Studi ini menemukan bahwa budaya sekolah yang menunjukkan bahwa semua siswa memiliki pemahaman yang sama dapat berfungsi sebagai pedoman yang memberikan kerangka dan landasan dalam bentuk ide, semangat, dan gagasan. Serta prinsip-prinsip yang membantu guru bekerja dengan baik untuk mencapai tujuan sekolah dan standar pendidikan yang diharapkan.
Analisis Upaya Guru terhadap Gaya Belajar Siswa yang tidak Berprestasi di Sekolah Dasar Noviana, Rina; Ulin Ni'am, Ahmad; Septikasari, Resti
FingeR: Journal of Elementary School Vol. 2 No. 2 (2023): Edisi: Desember
Publisher : Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/finger.v2i2.636

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana upaya yang diberikan oleh guru bagi siswa yang tidak berprestasi di SD Negeri Tanah Merah. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan kualitatif metode deskriptif, teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data menggunakan teknik analisis model Miles & Hubermen yaitu reduksi data, penyajian data dan penyimpulan data. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkanbahwa upaya guru terkait dengan gaya belajar bagi siswa yang tidak berprestasi di kelas yaitu dengan memahami karakter siswa secara lebih intensif, memperbanyak komunikasi, bertukar pikiran, memberikan motivasi, membuat media pembelajaran yang menarik, menggunakan gaya belajar yang bervariasi, dan meningkatkan sarana dan prasarana yang ada disekolah. Gaya belajar siswa yang tidak berprestasi diantaranya, AD yang memiliki gaya belajar visual, RD memiliki gaya belajar kinestetik, IW memiliki gaya belajar audiovisual, IM memiliki gaya belajar audio, dan bahkan ada dua siswa yang memiliki ketiga gaya belajar siswa tersebut adalah AG dan EL.Kata Kunci; Upaya Guru, Gaya Belajar Siswa
Analisis Dampak Perilaku Bullying terhadap Perilaku Siswa di Madrasah Ibtidaiyah Muauwanah, Khofifah; Septikasari, Resti; Ulin Ni’am, Ahmad
FingeR: Journal of Elementary School Vol. 3 No. 1 (2024): Edisi: Juni
Publisher : Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/finger.v3i1.680

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak perilaku bullying di Madrasah Ibtidaiyah Nurussalam Sidogede dalam mempengaruhi perilaku siswa. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang peneliti gunakan dalam penelitian ini yaitu menggunkan ‏model Miles & Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian jenis bullying yang terjadi di Madrasah Ibtidaiyah Nurussalam Sidogede diantaranya perilaku bullying fisik meliputi memukul, mencubit, dan memalak (meminta dengan paksa yang bukan miliknya), dan bullying verbal meliputi memaki, menggosip, atau mengejek. Sedangkan dampak yang dialami para siswa korban bullying diantaranya siswa merasa lebih cemas, ketakutan, kesepian, rendah diri, kemudian mengakibatkan tingkat kompetensi sosial lebih rendah, dan penurunan performa akademi siswa. Upaya pihak sekolah dalam mengatasi bullying dengan menerapkan 3P (pencegahan, penanganan, dan pembinaan). Pencegahan dilakukan dengan cara menghadapkan siswa yang bersangkutan baik pelaku maupun korban untuk keduanya diberikan nasehat. Penanganan dilakukan dengan cara menghentikan setiap gejala atau tindakan bullying dengan memberikan pembinaan terhadap pelaku bullying. Pembinaan dilakukan dengan cara memberikan dorongan atau masukan bagi pelaku untuk tidak melakukan lagi hal negatif terhadap korban bullying.
Pengembangan E-Modul Berbasis Kearifan Lokal pada Mata Pelajaran Seni Budaya dan Prakarya Kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Siti Rohmah Siregar; Pravitasari, Dyah; Septikasari, Resti
FingeR: Journal of Elementary School Vol. 3 No. 2 (2024): Edisi: Desember
Publisher : Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/finger.v3i2.925

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pengembangan E-Modul berbasis kerifan lokal pada mata pelajaran seni budaya dan prakarya (SBdP) Kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Nurul Huda. Metode penelitian ini menggunakan research and development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE terdiri dari lima tahapan pengembangan yaitu Analysis (analisa), Design (desain/perancangan), Development (pengembangan), Evaluasi (Evaluation).  Namun peneliti membatasi penelitian hanya sampai pada tahapan Development (pengembangan), hal ini dikarenakan keterbatasan waktu dan biaya. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Guru membutuhkan modul ajar untuk mempermudah pemahaman sebagai bahan penyaluran materi yang menyenangkan kepada peserta didik. 2) Bentuk pengembangan modul ajar berupa “E-modul berbasis kearifan lokal” melalui studi pendahuluan, dan pengembangan. 3) Hasil uji kelayakan media pembelajaran “E-modul Berbasis Kearifan Lokal” berdasarkan: a) penilaian ahli materi mendapatkan skor presentase 87,5% kategori “sangat valid” untuk digunakan, b) penilaian ahli media dinilai dari beberapa aspek dengan mendapatkan skor presentase 91,6% kategori “sangat valid.
Strategi Guru Pemula Dalam Mengelola Kelas di Sekolah Dasar Resti Septikasari; Imam Rodin; Maulana, Yoga
FingeR: Journal of Elementary School Vol. 4 No. 1 (2025): Edisi: Juni
Publisher : Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/nhcn8x92

Abstract

Penelitian mengidentifikasi dan menganalisis strategi manajemen kelas yang efektif digunakan oleh guru pemula di sekolah dasar. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengkaji bagaimana guru pemula mengatasi tantangan dalam menegakkan disiplin dan mengakomodasi kebutuhan siswa yang beragam. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Gedung Rejo pada bulan Agustus 2024. Data dari penelitian ini diperoleh dari wawancara bersama beberapa guru pemula yang hasilnya merupakan data utama selain observasi mengenai strategi dalam pengelolaan kelas. Metode yang dipakai dalam penelitian ini yakni kualitatif Fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan tentang beberapa tantangan yang dihadapi guru pemula dalam mengelola kelas seperti manajemen kelas yang kurang dan perilaku siswa yang sulit untuk diatur seperti berbicara sendiri dan kurang fokus ini masih menjadi tantangan atau masalah yang serius dihadapi bagi seorang guru pemula. Beberapa strategi yang diterapkan dalam menanggulangi hal tersebut yakni dengan sistem penataan tempat duduk yang bervariatif, adanya sebuah kesepakatan kelas dan dekorasi ruang kelas yang rapi dengan dipenuhi karya-karya setiap siswa. Kemudian dalam hal dukungan oleh seluruh aspek pendidikan maupun orang tua dan pelatihan-pelatihan pemanfaatan teknologi dan penerapan metode kreatif dan inovatif sangat mempengaruhi guru pemula dalam mengelola kelas.
Transformasi Pembelajaran melalui Media Augmented Reality (AR): Pengaruhnya terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V MI Nurul Huda Andreanto, Muhammad Bagus; Tri Ratna Dewi; Resti Septikasari
FingeR: Journal of Elementary School Vol. 4 No. 2 (2025): Edisi: Desember
Publisher : Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jyxqr925

Abstract

Kualitas pendidikan dasar di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, salah satunya adalah rendahnya prestasi belajar siswa yang disebabkan oleh dominasi penggunaan metode pembelajaran konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah pengaruh penerapan media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) terhadap hasil belajar siswa kelas V MI Nurul Huda Sukaraja pada materi sistem pencernaan manusia. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain one-group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 21 siswa yang dipilih menggunakan teknik systematic sampling. Instrumen penelitian berupa 25 butir soal pilihan ganda yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Prosedur penelitian meliputi pemberian pretest, pelaksanaan kegiatan pembelajaran menggunakan media AR yang menampilkan visualisasi tiga dimensi organ pencernaan secara real-time, serta pemberian posttest. Analisis data dilakukan melalui uji prasyarat (normalitas) dan pengujian hipotesis menggunakan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor pretest sebesar 66,09 meningkat menjadi 80,95 pada posttest, dengan tingkat ketuntasan belajar naik dari 28,57% menjadi 85,71%. Hasil uji statistik menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (<0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara hasil belajar sebelum dan sesudah perlakuan. Temuan ini menunjukkan bahwa media berbasis AR efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa, serta memperkuat penelitian sebelumnya yang menekankan potensi AR dalam meningkatkan minat, motivasi, dan pemahaman terhadap konsep-konsep abstrak. Dengan demikian, media pembelajaran berbasis AR layak digunakan sebagai alternatif inovatif untuk menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif dan berpusat pada siswa di madrasah ibtidaiyah.