Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PERAN GURU DALAM MENANAMKAN NILAI AGAMA ANAK USIA DINI MELALUI DO’A HARIAN DAN NYANYIAN RELIGIUS MASA PANDEMI COVID-19 DI TK LAHILA Ade S Anhar; I’in Anggryani; Sukrin Sukrin
PELANGI: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 4 No 1 (2022): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v4i1.814

Abstract

Penanaman nilai agama melalui nyanyian religius dan pembiasaan doa harian adalah yang sangat penting untuk diperhatikan pada usia dini. Dalam hal tersebut banyak pihak yang berperan untuk itu tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran pendidik dalam menanamkan nilai agama pada Anak Usia Dini melalui pembiasaan doa harian dan nyanyian religius masa pandemi covid-19. Penelitian ini dilakukan di TK Lahila yang berjumlah 26 siswa dan 5 tenaga pendidik. Penelitian ini dilaksanaka pada bulan oktober. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian yakni bahwa setiap sekolah memiliki cara tersendiri dalam menanamkan nilai agama pada anak. Begitu juga dengan lembaga TK Lahila memiliki metode sendiri untuk menanamkan nilai agama pada anak misalnya dengan melakukan pembiasaan bernyanyi berupa lagu-lagu islami dan terkadang juga dipadukan dengan lagu umum dan berdoa seperti doa-doa yang mudah bagi anak untuk mengingatnya.
ANALISIS KETERAMPILAN MENGAJAR GURU DALAM PEMBELAJARAN SAINS UNTUK ANAK USIA DINI (STUDI DESKRIPTIF DI TK WARAHMAN) Asiah, Asiah; Ahmadin, Ahmadin; Anhar, Ade S.; Ramadhan, Syahru
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52562/biochephy.v5i1.1551

Abstract

Pembelajaran sains di usia dini sangat penting karena dapat membentuk pemahaman anak-anak tentang konsep-konsep dasar sains serta kesadaran terhadap lingkungan sekitar. Keterampilan mengajar guru dalam hal ini memegang peranan yang sangat penting dalam mengembangkan rasa ingin tahu pada anak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif untuk menggambarkan secara mendalam keterampilan guru dalam mengimplementasikan pembelajaran sains. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data diperoleh dari guru siswa, dan kegiatan pembelajaran yang berlangsung di TK Warahman. Prosedur penelitian dimulai dengan observasi terhadap kegiatan pembelajaran yang dilakukan guru di kelas, wawancara kepada guru dan beberapa siswa untuk menggali lebih dalam mengenai pengalaman mereka dalam pembelajaran sains. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis tematik dengan mengidentifikasi tema-tema yang muncul dari data yang terkumpul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru di TK Warahman berhasil mengimplementasikan berbagai pendekatan dalam pembelajaran sains, seperti eksplorasi alam, merawat tumbuh-tumbuhan, dan pembiasaan hidup bersih dan sehat melalui cerita inspiratif. Pembelajaran ini tidak hanya meningkatkan pemahaman anak-anak terhadap konsep-konsep sains, tetapi juga menumbuhkan kesadaran mereka akan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan serta peduli terhadap lingkungan.
Implementasi Metode Talaqqi, Tikrar dalam Mengembangkan Kemampuan Menghafal Al-Qur’an Siswa Kelas 3 di SDIT Insan Kamil Kota Bima Saleha, Ainun; Kusumawati, Yayuk; Anhar, Ade S.
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 9, No. 2 (April 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v9i2.4941

Abstract

Penelitian ini berjudul "Implementasi Metode Talaqqi dan Tikrar untuk Meningkatkan Kemampuan Hafalan Al-Qur’an di SDIT Insan Kamil Kota Bima." Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penggunaan Metode Talaqqi dan Tikrar dalam meningkatkan kemampuan murid dalam menghafal Al-Qur’an. Metodologi yang dipakai dalam penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi: 1) Observasi, 2) Wawancara, dan 3) Dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan merujuk pada teori Milles dan Huberman serta Teori Modifikasi tahun 1992, yang meliputi: 1) Pengumpulan Data, 2) Penyajian Data, 3) Reduksi Data, dan 4) Verifikasi/Kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode talaqqi, yang mencakup interaksi langsung antara pengajar dan murid, serta metode tikrar yang menekankan pada pengulangan, terbukti sangat sukses dalam membantu siswa menghafal Al-Qur’an. Selain itu, dukungan dari orang tua dan lingkungan sekitar juga memainkan peran krusial dalam proses penghafalan. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan kontribusi bagi pengembangan metode pembelajaran menghafal Al-Qur’an di tingkat pendidikan dasar.
Peningkatan Kapasitas Pondok Pesantren Muhammadiyah Melalui Pendampingan Program Tahfizul Qur’an dengan Metode Tabarak Luthfiyah, Luthfiyah; Anhar, Ade S; Ruslan, Ruslan; Rahmah, Rahmah
Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (JP3M)
Publisher : Yayasan Assyifa Assyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71301/jp3m.v1i2.64

Abstract

Pengabdian ini dilatarbelakangi oleh kondisi pesantren Muhammadiyah yang belum menunjukkan perkembangan secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu penyebabnya adalah tidak adanya program unggulan yang menjadi branding sekaligus yang menjadi ciri khas pesantren. Oleh karena itu pengabdian ini bertujuan untuk memperkenalkan metode tabarak yang bermanfaat bagi pengembangan hafalan Alquran santri/wati. Selain itu juga bertujuan untuk melakukan pembinaan bagi Pembina hafalan, sehingga dapat memiliki strategi, target dan capaian hafalan. Muaranya adalah pengembangan kapasitas pesantren melalui program tahfidz dengan metode tabarak tersebut. Sasaran pengabdian adalah santri/wati yang mengikuti program tahfidz sebanyak 30 orang dan ustadz Pembina hafalan sebanyak 4 orang. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah PAR, karena hakikatnya para santri/wati telah memiliki potensi dalam menghafal. Akan tetapi tidak dibarengi dengan penerapan metode menghafal yang tepat. Sehingga tidak tampak progressivitas dan hanya berjalan ala kadarnya saja. Padahal dengan penerapan metode yang tepat dapat menghantarkan santri menjadi hafidz hafidzah yang unggul sekaligus mewujudkan pesantren untuk menjadi lembaga pendidikan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya Bima
Pendidikan Karakter pada Anak Usia Dini Berbasis Budaya Lokal Maja Labo Dahu S. Anhar, Ade; Nini, Ros; Muslimin, Muslimin
Jurnal Pelita PAUD Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v9i1.3920

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep dan implementasi pendidikan karakter pada Anak Usia Dini berbasis budaya lokal "Maja Labo Dahu" di wilayah Bima. Pendidikan karakter berbasis nilai-nilai lokal ini penting untuk memperkuat identitas budaya serta moralitas anak sejak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Observasi dilakukan pada kegiatan sehari-hari di sekolah yang telah mengintegrasikan nilai-nilai "Maja Labo Dahu", sementara wawancara mendalam melibatkan guru, orangtua, dan kepala sekolah. Dokumentasi meliputi kurikulum, rencana pembelajaran, dan materi ajar yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai "Maja Labo Dahu", yang meliputi kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan kerja sama, dapat diinternalisasikan melalui berbagai kegiatan pembelajaran seperti cerita rakyat, permainan tradisional, dan kegiatan kelompok. Implementasi nilai-nilai tersebut di sekolah memberikan pengaruh positif terhadap perkembangan karakter anak, meningkatkan kesadaran budaya, dan memperkuat hubungan sosial di antara peserta didik. Penelitian ini juga menekankan pentingnya dukungan dari seluruh komunitas sekolah, termasuk orangtua dan masyarakat sekitar, untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pembelajaran berbasis nilai-nilai lokal. Evaluasi terhadap implementasi pendidikan karakter ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis budaya lokal "Maja Labo Dahu" efektif dalam membentuk karakter anak usia dini, namun membutuhkan perencanaan dan pelaksanaan yang konsisten serta berkelanjutan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengembangan kurikulum pendidikan karakter berbasis nilai-nilai lokal di berbagai daerah lainnya.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR DAN STRATEGI PENCEGAHAN BULLYING DI MI NURUL ILMI KOTA BIMA Rahmah, Lutfia; Masitha, Dewi; Anhar, Ade S.
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v5i2.5642

Abstract

Children represent the nation's most valuable asset and serve as the next generation entrusted with carrying forward national ideals. As such, every child is entitled to the right to life, growth, and development, the right to participate actively in society, and protection from violence, discrimination, and violations of their civil rights and freedoms.When acts of violence or bullying occur within the school setting, they can lead to deep emotional consequences such as resentment, hatred, fear, and a diminished sense of self-worth. Students may develop fear or animosity toward their teachers, younger students may grow to resent and harbor grudges against their seniors, and unhealthy rivalries and conflicts can emerge among peers.The sociology of law is a field of study that explores the dynamic, reciprocal relationship between legal systems and the society in which they operate. It aims to analyze, interpret, and explain legal issues using an empirical and analytical lens, placing them within the broader context of social phenomena. From this perspective, legal norms established by the state are not the only standards of behavior; in practice, societies often adhere more strongly to unwritten social rules and norms.Sociologically, all forms of violence are viewed as abusive actions. Therefore, proactive and consistent efforts are essential to prevent violence and bullying in schools, in order to stop these behaviors from becoming persistent and normalized within the educational environment. ABSTRAK Anak merupakan aset berharga bagi masa depan bangsa dan generasi penerus cita-cita nasional. Oleh karena itu, setiap anak memiliki hak atas kelangsungan hidup, tumbuh kembang secara optimal, berpartisipasi dalam kehidupan sosial, serta mendapatkan perlindungan dari segala bentuk kekerasan, termasuk perlindungan atas hak-hak sipil dan kebebasan individu.Tindakan kekerasan atau bullying yang terjadi di lingkungan sekolah dapat menimbulkan dampak psikologis yang serius, seperti perasaan dendam, kebencian, ketakutan, serta hilangnya rasa percaya diri. Akibat dari kekerasan tersebut, peserta didik bisa saja mengembangkan rasa takut terhadap guru, adik kelas merasa tertekan oleh kakak kelas, dan terjadi konflik atau persaingan yang tidak sehat antar siswa.Sosiologi hukum merupakan cabang ilmu yang membahas hubungan timbal balik antara sistem hukum dan dinamika masyarakat. Disiplin ini berperan dalam memahami serta menjelaskan berbagai persoalan hukum melalui pendekatan yang bersifat empiris dan analitis, dengan melihatnya sebagai bagian dari fenomena sosial. Perspektif sosiologi hukum menunjukkan bahwa hukum formal negara bukan satu-satunya pedoman perilaku, sebab masyarakat sering kali lebih mematuhi norma-norma sosial yang berlaku secara tidak tertulis.Dalam pandangan sosiologis, segala bentuk kekerasan dipandang sebagai bentuk pelecehan. Oleh karena itu, diperlukan upaya pencegahan yang serius terhadap tindakan kekerasan atau bullying di lingkungan sekolah agar peristiwa serupa tidak terus berulang dan membudaya.
Pengembangan Karakter Islami AUD Melalui Pembiasaan Budaya Sekolah di TK IT Al Hilmi Dompu Cusmawati, Eti; Ihlas, Ihlas; Anhar, Ade S; Salam, Agus
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 2 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i2.314

Abstract

Latar belakang permasalahan dalam penelitian ini terkait dengan pentingnya pengembangan karakter islami sejak usia dini untuk membentuk dasar perilaku yang baik pada anak, khususnya di lingkungan sekolah yang berbasis pendidikan Islam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana pembiasaan budaya sekolah dapat mengembangkan karakter islami pada anak di TK IT Al Hilmi Dompu. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan di TK IT Al Hilmi Dompu pada bulan Februari hingga Maret 2025. Subjek penelitian ini meliputi kepala sekolah, guru, dan anak-anak yang terdaftar di TK IT Al Hilmi Dompu. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan model analisis data interaktif, yang mencakup pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan budaya sekolah yang berbasis pada nilai-nilai islami, seperti shalat berjamaah, membaca Al-Qur'an, serta adab sehari-hari, mampu meningkatkan pengembangan karakter islami pada anak-anak di TK IT Al Hilmi. Pembiasaan ini memberikan dampak positif terhadap perkembangan sikap religius dan moral anak. Implikasi penelitian ini adalah pentingnya penerapan budaya sekolah yang bernuansa islami dalam membentuk karakter anak yang baik sejak usia dini. Selain itu, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi lembaga pendidikan lainnya untuk mengembangkan pendekatan serupa dalam pendidikan karakter. Rekomendasi dari penelitian ini adalah agar sekolah-sekolah dengan pendekatan pendidikan islami lebih memperkuat pembiasaan budaya sekolah dalam kehidupan sehari-hari anak, serta memperbanyak kegiatan yang melibatkan orang tua untuk mendukung pengembangan karakter islami di rumah.
MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN MELALUI MANAJEMEN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DI TK KARTIKA KOTA BIMA Rudiah, Rudiah; Hendra, Hendra; Anhar, Ade S
Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol 7 No 2 (2025): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v7i2.5330

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki upaya meningkatkan kualitas pembelajaran melalui manajemen pendidikan Anak Usia Dini di TK Kartika Kota Bima. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TK Kartika menghadapi berbagai tantangan, termasuk keterbatasan sumber daya, kurangnya pelatihan guru, dan rendahnya partisipasi orang tua. Namun, dengan menerapkan manajemen pendidikan anak usia dini yang efektif, seperti pengelolaan sumber daya yang optimal dan pengembangan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan anak, kualitas pembelajaran dapat ditingkatkan. Dalam konteks ini, peran aktif dari berbagai pihak, termasuk guru, orang tua, manajemen sekolah, dan pemerintah setempat, menjadi penting. Kolaborasi yang kuat antara stakeholder dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang kondusif dan merangsang perkembangan anak usia dini secara optimal. Hasil dari penelitian ini dapat meningkatan kualitas pembelajaran melalui manajemen pendidikan Anak Usia Dini di TK Kartika Kota Bima bukan hanya merupakan sebuah keharusan, tetapi juga sebuah investasi dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. Dengan adanya dukungan dan komitmen bersama, upaya ini akan membawa dampak positif yang luas bagi perkembangan anak-anak di masa depan.
MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN MELALUI MANAJEMEN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DI TK KARTIKA KOTA BIMA Rudiah, Rudiah; Hendra, Hendra; Anhar, Ade S
Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol 7 No 2 (2025): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v7i2.5330

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki upaya meningkatkan kualitas pembelajaran melalui manajemen pendidikan Anak Usia Dini di TK Kartika Kota Bima. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TK Kartika menghadapi berbagai tantangan, termasuk keterbatasan sumber daya, kurangnya pelatihan guru, dan rendahnya partisipasi orang tua. Namun, dengan menerapkan manajemen pendidikan anak usia dini yang efektif, seperti pengelolaan sumber daya yang optimal dan pengembangan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan anak, kualitas pembelajaran dapat ditingkatkan. Dalam konteks ini, peran aktif dari berbagai pihak, termasuk guru, orang tua, manajemen sekolah, dan pemerintah setempat, menjadi penting. Kolaborasi yang kuat antara stakeholder dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang kondusif dan merangsang perkembangan anak usia dini secara optimal. Hasil dari penelitian ini dapat meningkatan kualitas pembelajaran melalui manajemen pendidikan Anak Usia Dini di TK Kartika Kota Bima bukan hanya merupakan sebuah keharusan, tetapi juga sebuah investasi dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. Dengan adanya dukungan dan komitmen bersama, upaya ini akan membawa dampak positif yang luas bagi perkembangan anak-anak di masa depan.
Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Umiyati, Eni; Ruslan, Ruslan; Anhar, Ade S.
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 4 No. 4 (2024): August
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v4i4.352

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kurikulum merdeka belajar pada pembelajaran Bahasa Indonesia di SD Muhammadiyah Kota Bima, dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif digunakan untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang implementasi kurikulum merdeka belajar pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang diperoleh dari pendekatan ini berupa data dikumpulkan melalui berbagai metode seperti wawancara mendalam, kepada kepala sekolah, guru dn juga peserta didik. Observasi, catatan lapangan, dan analisis dokumen. Data ini biasanya berupa teks yang kaya dengan informasi dan pengalaman partisipan. Sumber data penelitian berasal dari kepala sekolah, guru Bahasa Indonesia dan siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi kurikulum merdeka pada pembelajaran Bahasa Indonesia belum sepenuhnya optimal beberapa faktor hambatan minimnya pelatihan bagi guru, minimnya siswa yang lancar membaca dan kurangnya informasi tentang kurikulum merdeka telah mempengaruhi keefektifan pembelajaran, penggunaan teknologi dan metode pembelajaran tradisional yang belum terlaksana dengan baik mempengaruhi kemampuan belajar siswa di SD Muhammadiyah. Secara keseluruhan, implementasi kurikulum merdeka pada pembelajaran Bahasa Indonesia di SD Muhammadiyah membawa banyak dampak positif, terutama dalam meningkatkan keterlibatan siswa, pengembangan keterampilan abad 21, dan penggunaan teknologi. Namun, tantangan terkait kesiapan guru, akses teknologi, manajemen kelas, dan penilaian perlu diatasi melalui pelatihan yang memadai, dukungan infrastruktur, dan strategi manajemen yang efektif. Dengan dukungan yang tepat, kurikulum merdeka dapat memberikan dampak signifikan pada peningkatan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia di SD Muhammadiyah. Kurikulum merdeka belajar di SD muhammadiyah masih dalam tahap uji coba tidak semua kelas menerapkan kurikulum merdeka belajar.