p-Index From 2021 - 2026
6.343
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pangan dan Gizi Buletin Udayana Mengabdi IPTEK The Journal for Technology and Science Jurnal Sains dan Teknologi Agrointek Jurnal technoscientia Jurnal Teknologi SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Techno: Jurnal Penelitian Sinergi REKAYASA E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Journal Of Chemical Process Engineering (JCPE) Al-Kimia Chimica et Natura Acta Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan JURNAL PENDIDIKAN GLASSER JRMSI - Jurnal Riset Manajemen Sains Indonesia JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Chemistry Indonesian Journal of Chemical Research Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas CHEESA: Chemical Engineering Research Articles Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Reka Buana : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Teknik Kimia International Journal of Natural Science and Engineering QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Jurnal Teknologi INSIST (International Series on Interdisciplinary Research) Barometer Jurnal Agrotek Indonesia Journal of Sustainable Engineering: Proceedings Series Jurnal Crystal : Publikasi Penelitian Kimia dan Terapannya Jurnal Inovasi Teknik Kimia Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Sprocket : Journal of Mechanical Engineering Indonesian Journal for Social Responsibility Pena : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi JURNAL TEKNOLOGI TECHNOSCIENTIA JiTEKH (Jurnal Ilmiah Teknologi Harapan) Journal of Social Responsibility Projects by Higher Education Forum Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat Sinergi Polmed : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Damhil Education Journal Journal Of Chemical Process Engineering Jurnal Teknologi
Claim Missing Document
Check
Articles

Upaya Pereduksian Emisi Karbon Dioksida (CO2) di Indonesia melalui Analisis Integrasi Power-to-Gas dengan PLTU Batubara Zaky, Rauzan Fikri Muhammad; Sari, Dessy Agustina
SPROCKET JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING Vol 5 No 2 (2024): Edisi Februari 2024
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas HKBP Nommensen, Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36655/sprocket.v5i2.1333

Abstract

Sektor pembangkit listrik sebagai punggung utama energi nasional masih didominasi oleh bahan bakar fosil khususnya batubara. Emisi gas karbon dioksida (CO2) yang dihasilkan dari proses pembakaran batubara menimbulkan banyak dampak buruk pada bidang lingkungan dan kesehatan masyarakat. Sebagai upaya reduksi emisi CO2 yang dihasilkan, Power-to-Gas (PtG) menawarkan solusi yang efektif guna mengatasi masalah emisi dengan mengubahnya menjadi energi. Sistem PtG terdiri dari proses carbon capture (penangkapan karbon), elektrolisis dan metanasi. Melalui sistem PtG, emisi CO2 dari PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap) dapat diubah menjadi gas metana (CH4) dalam bentuk syngas (gas sintesis). Metode pada studi ini adalah memetakan sebaran PLTU Indonesia di tahun 2021, memperkirakan emisi CO2 dan mereduksinya melalui carbon capture, serta menghitung estimasi produksi syngas. Estimasi emisi CO2 dari PLTU mencapai 62,5 juta ton dan mampu direduksi hingga 28,15 juta ton melalui pengintegrasian sistem PtG. Perolehan syngas diperkirakan mencapai 0,255 TSCF (Triliun Standard Cubic Feet) atau setara dengan 0,614% dari total cadangan gas alam Indonesia. Integrasi sistem PtG dengan PLTU batubara di Indonesia memiliki prospek yang menjanjikan dan memberikan peluang kajian lebih lanjut untuk mengenai pengembangannya. The electricity generation sector, which is the backbone of national energy, is still dominated by fossil fuels, especially coal. The carbon dioxide (CO2) emissions resulting from the combustion of coal have many adverse effects on the environment and public health. To reduce CO2 emissions, Power-to-Gas (PtG) offers an effective solution to convert them into energy. The PtG system consists of carbon capture, electrolysis, and methanation processes. This system can convert CO2 emissions from coal-fired power plants into methane gas (CH4) in the form of syngas. The methodology used in this study involves mapping the distribution of Indonesian coal-fired power plants in 2021, estimating their CO2 emissions, reducing them through carbon capture, and calculating the estimated syngas production. The estimated CO2 emissions from the PLTU reach 62.5 million tonnes and can be reduced by up to 28.15 million tonnes through the integration of PtG systems. The acquisition of syngas is estimated to reach 0.255 TSCF (Trillion Standard Cubic Feet), or equivalent to 0.614% of Indonesia's total natural gas reserves. The integration of PtG systems with coal-fired power plants in Indonesia has promising prospects and provides opportunities for further study on its development.
Evaluasi Menara Distilasi melalui Program Aspen Hysys Miledhiya, Syabrina Alfisyahri; Sari, Dessy Agustina
SPROCKET JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING Vol 5 No 2 (2024): Edisi Februari 2024
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas HKBP Nommensen, Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36655/sprocket.v5i2.1335

Abstract

PT XXX merupakan pabrik produksi asam formiat pertama dan satu-satunya di Asia Tenggara. Proses produksi yang berlangsung di dalam pabrik terdiri dari dua tahap utama, yaitu tahap pembuatan metil format dan tahap pembentukan asam formiat. Bahan baku utama yang digunakan dalam proses produksi ini diantaranya gas karbon monoksida (CO), metanol (CH3OH), katalis yang berupa kalium metoksida (KOCH3), dan air (H2O). Asam formiat merupakan salah satu bahan kimia yang dapat digunakan untuk kepentingan industri seperti dalam industri karet yaitu sebagai bahan koagulan karet alam dalam industri farmasi,terutama desinfektan obat-obatan dan dipakai sebagai sebagai zat pengawetan dalam industri tekstil digunakan dalam proses drying dan finishing sebagai conditioner, dalam industri kulit digunakan untuk menetralisasi kapur,juga juga digunakan untuk mengasamkan makanan ternak. Maka dari itu diadakannya perbandingan antara simulasi Aspen Hysys dengan perhitungan manual agar mengetahui mana yang paling optimal dan setelah dilakukan keduanya didapatkanlah masih yang berbeda dari hasil keduanya dan yang paling optimal adalah menggunakan perhitungan manual atau menggunakan persamaan neraca massa. PT XXX is the first and only formic acid production plant in Southeast Asia. The production process that takes place at the plant consists of two main stages, namely the methyl formate production stage and the formic acid production stage. The main raw materials used in this production process are carbon monoxide (CO) gas, methanol (CH3OH), a catalyst in the form of potassium methoxide (KOCH3), and water (H2O). Formic acid is one of the chemicals that can be used for industrial purposes, e.g., in the rubber industry, as a natural rubber coagulant; in the pharmaceutical industry, especially for disinfecting drugs; as a preservative; in the textile industry, as a conditioner in the drying and finishing process; in the leather industry, to neutralize lime; and also to acidify animal feed. Therefore, a comparison was made between the Aspen Hysys simulation and the manual calculations to find out which was the most optimal, and after doing both, it was found that there were still different results from both, and the most optimal was to use the manual calculations or to use the mass balance equation.
Transformasi sistem pengadukan dalam produksi serbuk jahe merah Dessy Agustina Sari; Sukanta, Sukanta; Saputro, Nurcahyo Widyodaru; Hasyim, Muhammad; Fardiansyah, Mohammad Ilham
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 6 No 2 (2023)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v6i2.19130

Abstract

Kesulitan penggiat usaha ekonomi mandiri dalam memanfaatkan pasca panen jahe merah menjadi produk siap konsumsi. Penggunaan tenaga manusia di keseluruhan unit proses menjadi perpanjangan waktu dan penekanan jumlah bahan yang akan diproses. Hal ini dialami oleh mitra JAMER di kabupaten Karawang yang mampu memproses jahe merah di bawah 5 kg per hari. Dampak bagi konsumen adalah pemesanan menjadi tidak leluasa meningkat. Salah satu penanganan unit proses adalah penghasilan serbuk jahe merah. Tujuan. Transformasi tenaga kerja menjadi listrik menjadi solusi terdekat bagi mitra dan membantu jumlah bahan yang terproses. Hal ini didukung oleh proses pemekatan dan penghasilan bubuk jahe merah. Keterlibatan peran teknologi tepat guna menjadi kolaborasi dan sinergitas antara tim pelaksana pengabdian dengan industri Temaru Engineering Indonesia. Perusahaan ini akan membantu dari sisi perawatan dan perbaikan purwarupa yang akan diterapkan di desa Karyabakti. Menjadi desa binaan sejak pertengahan 2019 memberikan perkembangan dan kemajuan satu per satu bagi UPPKS Bakti Lestari. Pengalihan dari penggunaan peralatan rumah tangga yang sederhana untuk menghasilkan bubuk jahe merah menjadi tangki proses (dilengkapi pengaduk bertenaga listrik). Implementasi ini juga memberikan pengaruh terhadap jumlah jahe merah segar yang diproses dan kuantitas pemesanan konsumen. Kemudian, pelibatan mahasiswa dikhususkan ke arah pemasaran untuk mengajarkan perihal kewirausahaan dalam wadah himpunan setempat.
Produksi Biodiesel Yang Berbahan Baku Kelapa Sawit Dengan Melibatkan Katalis Homogen Dan Heterogen Fadhillah, Ghina Nurul; Sari, Dessy Agustina
Pena: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol. 37 No. 2 (2023): PENA SEPTEMBER 2023
Publisher : LPPM Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/jurnalpena.v37i2.2484

Abstract

Saat ini kebutuhan bahan bakar minyak terus menjadi besar bersamaan dengan meningkatnya populasi dan berkembangnya Teknologi. Namun cadangan sumber energi minyak bumi yang berasal dari fosil terus menjadi menipis karena sifatnya yang tidak dapat diperbaharui. oleh karena itu, perjuangan buat mencari asal tenaga alternatif yang dapat diperbaharui (renewable) butuh ditingkatkan. Salah satu sumber tenaga alternatif yang kala ini banyak dibesarkan ialah Fatty Acid Methyl Ester (FAME) yang umum diketahui dengan nama Biodiesel. Biodiesel ialah bahan bakar alternatif yang menjanjikan serta dapat terbuat dari minyak goreng sisa, lemak hewani ataupun minyak nabati yang dikonversikan ke dalam metil ester lewat proses transesterifikasi memakai alkohol. Reaksi transesterifikasi ini membutuhkan katalis dalam penggunaanya. Setelah di amati, katalis heterogen menjadi katalis yang paling efektif dalam pembuatan biodiesel melalui reaksi transesterifikasi.
Analisis Karotenoid dan Glukosa pada Produksi Serbuk Jahe Merah (Zingiber officinale Rosc. var Rubrum) terhadap Variasi Suhu dan Kadar Gula Nuramalia, Rachma Nisa; Sari, Dessy Agustina
JiTEKH Vol. 12 No. 1 (2024): March 2024
Publisher : Universitas Harapan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35447/jitekh.v12i1.829

Abstract

This study aims to analyze total carotenoids and total sugar in red ginger powder products by involving variations in sugar content and process temperature. The process of making red ginger powder utilizes an evaporation process with rock sugar as a crystallization agent to help the crystallization process. The raw material is red ginger as the main material, both fresh and pulp. Then, the variables during the study were operating temperature (80 and 90oC) and sugar content (60 and 100%). The parameters analyzed were total carotenoids and total sugar in the red ginger powder samples. The results of the total carotenoid analysis showed that the treatment of red ginger with a temperature of 90oC and 60% rock sugar content provided optimum conditions both in terms of fresh raw materials and pulp. This result was also achieved in red ginger powder and ready-to-consume beverage products, which ranged from 11.70 to 16.23%. Furthermore, the best total glucose analysis results were at the same temperature as the highest carotenoid values. Meanwhile, the highest sugar content (100%) was able to provide higher total glucose than the 60% contribution of rock sugar in both raw material conditions and the form of processed red ginger products.
Boiler Performance with Variations in Fuel Mix Composition Feeding Winarto, Adi Putra; Sari, Dessy Agustina
TECHNO: JURNAL PENELITIAN Vol 13, No 1 (2024): TECHNO JURNAL PENELITIAN
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/tjp.v13i1.6897

Abstract

PKS Kertajaya is a subsidiary of PTPN VIII, which focuses on the palm oil industry. a number of main processing and supporting equipment for this factory. One of the key aspects of the production process is the use of the boiler. This equipment produces steam, which is needed by various palm oil production processes and even factory utility areas. Therefore, the research study focused on the quantity of fuel used in producing the steam. The palm oil industry utilizes the solid waste from fresh fruit bunches, namely fibers and shells. The variable variation is in the percentage of the two fuels. From the estimation results using the direct method, it was found that the feeding conditions of 50:50, 60:40, and 70:30% were able to provide an increase in boiler efficiency values along with decreasing operational fuel costs. However, if you compare it with the quantity of fuel that has been applied by the industry, the percentage of 50:50% is the optimum condition, both in terms of boiler efficiency and economic value, which is one level higher than the current condition. This consideration is viewed from the estimation side as well as the amount of carbon content owned. Apart from that, the palm oil industry continues to maintain performance during routine maintenance of boiler equipment. Ingredients other than carbon are able to make short- to long-term contributions to producing steam. PKS Kertajaya merupakan anak perusahaan PTPN VIII yang berfokus di bidang industri kelapa sawit.  Dari sejumlah peralatan utama proses maupun pendukung pabrik ini. Ssalah satu aspek kunci proses produksinya berada pada penggunaan boiler. Peralatan ini menghasilkan uap air yang dibutuhkan ragam proses produksi minyak kelapa sawit bahkan area utilitas pabrik. Oleh karena itu, kajian penelitian difokuskan ke kuantitas bahan bakar yang digunakan dalam memproduksi steam tersebut. Pihak industri kelapa sawit memanfaatkan peran limbah padat dari tandan buah segar, yaitu serabut dan cangkang. Variasi variabel berada pada persentase kedua bahan bakar tersebut. Dari hasil estimasi melalui penggunaan metode langsung didapatkan bahwa kondisi pengumpanan 50:50, 60:40, dan 70:30% mampu memberikan peningkatan nilai efisiensi boiler dengan seiring menurunnya biaya operasional bahan bakar. Akan tetapi, jika membandingkan dengan kuantitas bahan bakar yang telah diterapkan pihak industri maka persentase 50:50% adalah kondisi optimum baik sisi efisiensi boiler dan nilai ekonomi yang lebih tinggi satu tingkat dari kondisi saat ini. Pertimbangan ini ditinjau dari sisi estimasi dan juga jumlah kandungan karbon yang dimiliki. Selain itu, pihak industri kelapa sawit tetap menjaga performa selama terutama pelaksanaan perawatan rutin peralatan boiler. Kandungan selain karbon mampu memberikan kontribusi baik jangka pendek hingga panjang dalam memproduksi uap air.  
PENATAAN MANAJEMEN PRODUKSI DAN PROSES PEMANGGANGAN BAGI UMKM OPAK KETAN Nulfaidah, Fadia; Agustina Sari, Dessy
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i1.54-62

Abstract

Opak ketan merupakan salah satu kuliner khas provinsi Jawa Barat. Produksinya masih melestarikan cara tradisional secara turun – temurun yang salah satu segmen proses pembakaran. Minimnya media pembakaran yang digunakan memberikan ruang penataan bagi proses pemanggangan opak ketan dengan mempertahankan bahan bakar arang. Kebutuhan dalam mereduksi waktu produksi per sekali proses menjadi target kegiatan pengabdian kepada masyarakat di desa Pajaten kecamatan Cibuaya kabupaten Karawang. Forum diskusi antara pemangku desa, mitra opak ketan, dan tim pelaksana memprioritaskan penataan manajemen produksi pada bagian pengajuan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan penerapan alat pembakar opak. Hasil uji coba peralatan menunjukkan bahwa kapasitas dalam satu kali proses pembakaran mampu memproses 50 buah opak ketan dan produk memiliki tingkat kematangan secara merata. Peralatan ini lebih cenderung cocok bagi opak ketan jenis kriket dengan memperhatikan tekstur dan tingkat kelengketan bahan. Selain itu, implementasi alat pembakar tersebut turut memberikan edukasi bagi mitra atas pentingnya pengetahuan keamanan pangan dan tingkat kelayakan produk opak ketan. Keberadaan NIB bagi pihak UMKM seirama mampu mendongkrak kuantitas penjualan dan area pemasaran pasca produk memiliki izin usaha yang resmi dari Dinas Koperasi wilayah setempat. Awalan untuk kedua perbaikan bagi mitra opak ketan di desa Pajaten akan berlangsung secara estafet bagi perbaikan manajemen produksi pada proses lainnya dan manajemen produk untuk sisi kelayakan izin edar produk yang lebih luas.
AWALAN EKONOMI MANDIRI BERKELANJUTAN MELALUI BUDIDAYA MAGGOT (Hermetia illucens) BLACK SOLDIER FLY (BSF) Azzhara, Maela; Sari, Dessy Agustina
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i1.1-11

Abstract

Permasalahan di desa Tegallega – Kabupaten Karawang, salah satunya adalah pengairan lahan persawahan melalui pemanfaatan air hujan semata dan mengakibatkan rendahnya kuantitas pemanenan padi. Nilai ekonomi dari bidang usaha ini terbilang rendah terutama dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari bagi warga desa tersebut. Permasalahan ini menuntut adanya kegiatan ekonomi lain dengan memanfaatkan persoalan yang lebih dahulu ada di lokasi masyarakat. Hasil rembuk bersama antara pemangku desa, dan mitra pelaksana terhadap kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) menyepakati kegiatan pemanfaatan penumpukan sampah organik di desa Tegallega yang selama ini juga merupakan permasalahan sebagai bahan makanan dalam membudidayakan maggot BSF. Peluang ekonomi mandiri adalah produk jual kering ketika maggot telah mencapai fase dewasa. Kegiatan pelaksanaan menggunakan metode pendekatan yang bersifat   persuasif edukatif berupa ceramah, diskusi, dan praktek. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program KKN menunjukkan bahwa mitra Gapoktan desa Tegallega bersikap antuasias tinggi selama pemberian teori dasar pembudidayaan maggot BSF. Komunikasi dua arah juga terjadi sebagai bentuk indikator adanya pemahaman dan penyerapan ilmu pengetahuan, teknologi, informasi dan budaya bagi masyarakat Tegallega yang disampaikan oleh pakar pembudidaya maggot. Proses terapan juga berlangsung sebagai parameter pemahaman teori dengan menunjukkan lokasi penyediaan budidaya dari awalan tetasan telur menuju maggot BSF (larva dewasa). Produk jual dari maggot tersebut mengalami proses pengeringan dan menghasilkan produk larva – pelet kering. Lanjutan pemantauan menjadi evaluasi dan tolak ukur nilai ekonomi dengan memberikan tahapan pengemasan, label, dan izin edar produk baik pertokoan maupun ­e-commerce sebagai bentuk perluasan nilai ekonomi atas penjualan produk.
Penataan Ulang Area Produksi Industri Rumah Tangga Kabupaten Bekasi Sari, Dessy Agustina; Hakiim, Azafilmi; Irawan, Riyant; Dewi, Rosita
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 4 No 1 (2020): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v4i1.14602

Abstract

Betawi’s taffy made of sticky rice was one of the best economic commodities for sub-district Cibitung’s citizens. Furthermore, this product usually gave success in a yearly exhibition for district Bekasi. For a long time, demand a trust the costumers were longer completed through the serving of nutrient food and the hygiene concept. That became a challenge for the owner and the Sukajaya village’s leader to decrease the resellers. Afterward, the breakthrough way guided selling the product into the food and the gift store in the scale of the home industry, which attached the label below monitoring the Service of Healthy (P-IRT). Achieve that, the initial step has been done that supported the guiding in the Sukajaya village and LPPM Unsika. The next activity for the site work evaluation also has been executed. It is such as providing a base for raw material until product and cover for the roof in around production line, giving the name for each section place, and pin the license certificate. Neat and clean aspects gave an esthetic point. Furthermore, it positively affected the occupation program of Sukaya village in the district Bekasi level.
Strategi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kuliner Lokal Dalam Menghadapi Kompetisi Global Farah Fauzia; Muhammad Ikhsan Kamil; Melisa Dwi Savitri; Suci Dhiya Mayra Suherman; Yuki Ratnasari; Lupi Abdul Malik; Al Ghifary Marendra Fadzrin; Lisna Krisan Wibowo; Kristin Valentina Sinabutar; Muhammad Iqbal; Dessy Agustina Sari; Muhammad Hasyim; Sukanta Sukanta
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 8 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i8.2977-2985

Abstract

Senopati Kuliner Stasyen (SKS) berada di wilayah Karawang Jawa Barat yang strategis dengan fasilitas-fasilitas umum di sekitarnya dan masyarakat mudah menjangkaunya. Potensi lainnya berupa ketersediaan ragam tema kuliner lokal yang unik di kedai SKS bagi para konsumen. Hal ini menjadikan tujuan kegiatan bagi SKS adalah peningkatan daya tarik, pengoptimalan potensi yang dimiliki SKS, dan mendorong kemandirian pertumbuhan ekonomi kreatif bagi pelaku kuliner lokal. Tim pelaksana merancang beberapa tahapan untuk mencapai tujuan tersebut, yaitu perencanaan (melalui observasi), desain solusi, pelaksanaan atau implementasi penyelesaian, dan tahap lanjutan (evaluasi dan pengawasan). Rincian penyelesaian berdasarkan identifikasi permasalahan, memperluas pemasaran dan target pasar melalui pemasaran digital, dan memperkuat personal branding serta visual yang dimiliki SKS. Hasil dari penerapan atas solusi tersebut yaitu memperbarui visual buku menu dan logo kedai. Aktivitas lainnya adalah mendaftarkan seluruh menu kuliner di SKS pada platform e-commerce, dan meningkatkan konten media sosial untuk menerapkan pemasaran secara digital melalui penggunaan tagar (hashtag) yang terkait.
Co-Authors Abubakar Abubakar Adelia Natasya Regita Nugroho Adetiya Irawan Adi Putra winarto Ainiyyah Fatin Al Ghifari Marendra Fadzrin Al Ghifary Marendra Fadzrin Aldiansyah, Wildan Alfieta Rohmaful Aeni Alfisyahri, Syabrina Alifa Rahma Zuhri Aliffiantika, Nindya Alwan Khoiri Alya, Neng Via Nurjanahntul Ambariyanto Ambariyanto Ananda Rizky Utami Angelita Sendy Sinaga Aprillia, Beauty Aries Soepryanto Azafilmi - Hakiim Azafilmi Hakiim Azafilmi Hakiim Azzahra, Dinda Fatimah Azzhara, Maela Bima Ardana Syeh Bujaeromy, Bujaeromy Burhanuddin, Sufriadi Christin Octaviani Sitanggang Cicih Rosidah Cintiya Septa Hasannah Darajat, Andhika Ahmad Didik Supriyadi, Didik Efelina, Vita Erlangga, Reza Fadhillah, Ghina Nurul Fadia Nulfaidah Fadzrin, Al Ghifary Marendra Fahmi Hakim, Muhammad Farah Fauzia Fardiansyah, Mohammad Ilham Farhan Abdurahman Fauzia, Farah Feny Septiyana Firgi Siswantito Fitria, Ismi Ari Fitriah Fitriah Fitriah Fitriah Ghina Nurul Fadhillah Grace Trinita H Hadiyanto Hakiim, Azafilmi Hakim, Muhammad Fahmi Hanny Dian Kharisma Hartanti, Adelia Hibatulwafi, Chintya Mahjati Irawan, Adetiya Irawan, Riyant Ismi Ari Fitria Iyan Iyan Iyan Iyan Iyan, Iyan Kamilah Pathun Ni'mah Kristin Valentina Sidabutar Kristin Valentina Sinabutar Kurniyanto, Valentinus Enrico Laras Cempaka Latifa, Ulinnuha Latifa, Ulinnuha Lisna Krisan Wibowo Luluatun Anwari Lupi Abdul Malik M. Djaeni Maela Azzhara Margaretha Desy Gabriela Martin, Marchanda Rahmawati Maulana, R. Melisa Dwi Savitri Miledhiya, Syabrina Alfisyahri Mohammad Ilham Fardiansyah Mohammad Ilham Fardiansyah Mohammad Ilham Fardiansyah Muhamad Djaeni Muhammad Aria Jatnika Muhammad Arif Firdaus Muhammad Arif Firdaus Muhammad Arif Firdaus Muhammad Arif Firdaus Muhammad Fahmi Hakim Muhammad Hafidz Dwiky Ryansyah Muhammad Hasyim Muhammad Hasyim Muhammad Hasyim, Muhammad Muhammad Ikhsan Kamil Muhammad Iqbal Muhammad Kamil Muhammad Lord Yoshikawa Nanang Burhan Natasya Shafira Putri Rahmat Naubnome, Viktor Ni'mah, Kamilah Pathun Nulfaidah, Fadia Nur Wahyudi, Mohamad Nuraini, Annisaa Nuramalia, Rachma Nisa Nurul Asiah Nurul Asiah Nurul Asiah Patimah, Sri Pusvitasari, Anggun Bunga Putri, Leggy Doriyanti Julia Rahmat Hidayat Rahmawati, Fira Raka Dimas Saputra Reza Setiawan Riska Listiarini Iskandar Rosita Dewi Rumira, Mayda Su’ad Su'ad Sabrina Alfiansyahri Miledhiya Savitri, Melisa Dwi Setiawan Setyowati, Dias Afifah Sijabat, Steven Daniel Sinabutar, Kristin Valentina Siti Nurhayati Soepryanto, Aries Suci Dhiya Mayra Suherman Suci Dhiya Mayra Suherman Sufriadi Burhanuddin Sukanta Sukanta Sukanta Sukanta Sukanta Sukanta, Sukanta Sulandjari, Kuswarini Uji Saptono Ulfa, Vina Syofiyatul Utami, Wasistianna Vera Pangni Fahriani Vina Syofiyatul Ulfa Vina Syofiyatul Ulfa Vina Syofiyatul Ulfa Vita Efelina Vita Efelina Wagiono Wagiono Wagiono Wahidin Suhendar Wahyudi, Mohamad Nur Wahyuningtyas, Aulia Winarto, Adi Putra Yuki Ratnasari Zaky, Rauzan Fikri Muhammad Zulaikha Al-Qordhiyah