Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Minum Obat Pasien Tuberkulosis di Puskesmas Manganitu KabupatenKepulauanSangihe Tahulending, Yonatan; Mamahit, Adi Yeremia; Syafriani; Mampuk, Vivi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2024): JIK (JURNAL ILMIAH KESEHATAN)
Publisher : Yayasan Syalom Cipta Sumikolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Tuberkulosis merupakan salah satu penyakit yang berdampak signifikan terhadap kesehatan global, dengan sepertiga populasi dunia pernah terjangkit. Di Indonesia, tuberkulosis menjadi masalah kesehatan serius yang memerlukan perhatian khusus dari pemerintah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara dukungan keluarga dan kepatuhan minum obat pada pasien tuberkulosis di Puskesmas Manganitu, Kabupaten Kepulauan Sangihe.Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi potong lintangyang memungkinkan mengukur variabel bebas dan variabel terikatsecara simultan. Penelitian dilaksanakan dari Juni hingga Oktober 2020 dengan melibatkan 30 sampel. Hasil: Uji Fisher's exact test menunjukkan nilai psebesar 0,039, yang lebih kecil dari nilai α(0,05), mengindikasikan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dan kepatuhan minum obat pada pasien tuberkulosis.Sebagian besar keluarga pasien yang menjalani pengobatan tuberkulosis dalam penelitian ini memberikan dukungan penuhdalam pengobatan pasien yang berdampak pada kepatuhan dalam minum obat.
ASPEK HUKUM PELAKSANAAN VAKSINASI COVID-19 DI INDONESIA Syafriani; Nurdin, Ambia; Fitria, Ully; Kurnia, Reza
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/2s8p3k63

Abstract

 World Health Organizatioan (WHO) mendefinisikan Virus corona jenis Virus 2019-nCoV sebagai pandemi jenis penyebaran penyakit baru keseluruh dunia, hal ini bukan hanya kasus kesehatan masyarakat, tapi akan menyentuh setiap sektor. Pandemi covid-19(cov-19) mengakibatkan format kedaruratan kondisi sehat khalayak Indonesia, sehingga Presiden Joko Widodo menetapkan KeppresNo.11/2020. Dalam “pengadaan vaksin dan pelaksanaan vaksinasi untuk penanggulangan pandemi covid-19” Presiden Joko widodo menetapkan Perpres No.14/2021. Dalam memilih sarana juga prasarana kesehatan secara mandiri & bertangggungjawab tiap manusia punya hak memilih sesuai dengan keinginannya, berhubung kondisi pandemi yang menyangkut kepentingan rakyat dan negara lebih diutamakan, jadi pemberian vaksinasi yang sebenaranya bersifat volunteer karena kondisi darurat bisa bersifat dipaksakan. Meskipun sudah ada payung hukum UU No.4/1984:”Wabah Penyakit Menular” serta UU No.6/2018:“Kekarantinaan Kesehatan”, tapi dilapangan banyak yang setuju dan sebaliknya pada pelaksanaan vaksinasi dimasyarakat. Tujuan penelitian untuk memahami sifat dari pemberian vaksin corona menurut peraturan perundangan yang dianut dan faktor- faktor yang terjadi di masyarakat. Memakai metode normatif dengan pendekatan kualitatif. Pemberian vaksin kepada masyarakat bersifat memaksa. keterbatasan ketersedian vaksin; ada yang mendukung ada yang antipati dari masyarakat terkait pelaksanaan vaksinasi; penyaluran yang tidak merata. Alasan penolakan masyarakat dalam menerima vaksin Covid-19 dikarenakan adanya trust yang berbeda, hal ini didukung kurangnya alur komunikasi juga cara penyampaian informasi yang kurang tepat sasaran, data jenis vaksin terbatas informasinya, ketersediaan vaksinCov-19, juga syarat aman. Pemerintah selayaknya mendukung penuh vaksin Nusantara dan vaksin Merah Putih yang dikembangkan para peneliti Indonesia.  
Hubungan Antara Umur Dan Masa Kerja Dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) Pada Pekerja Rumah Panggung di Kelurahan Woloan 2 Kecamatan Tomohon Barat Kota Tomohon: The relationship between age and length of service with musculoskeletal disorders (MSDs) among stage workers in Woloan 2 Village, West Tomohon District, Tomohon City Miranda T. Kojongian; Ellen B. Lomboan; Richard A. Palilingan; Syafriani; Ilham Salam; Yuliana Sattu
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 12: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9740

Abstract

Keluhan Musculoskeletal merupakan salah satu keluhan pada otot dan sendi yang disebabkan oleh gerakan berulang, postur tubuh yang tidak ergonomi, dan pengangkatan beban berat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara umur dan masa kerja dengan keluhan Musculoskeletal disorders (MSDs) pada pekerja rumah panggung di kelurahan woloan 2 kecamatan tomohon barat kota tomohon. Jenis penelitian yang digunakan yaitu observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pekerja rumah panggung di Woloan 2 yang berjumlah 80 orang. Sampel dalam penelitian ini 80 orang, diambil menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Pengolahan data pada penelitian ini menggunakan uji spearman rho. Hasil penelitian antara umur dan keluhan musculoskeletal p – value = 0,000 (<0,05) dan keofisien korelasi r = 0,669 atau koefisien korelasi kuat dengan arah positif, dan hubungan masa kerja dengan keluhan musculoskeletal p – value = 0,000 (<0,05) dan koefisien korelasi r =0,459 atau koefisien korelasi sedang dengan arah positif. Kesimpulannya terdapat hubungan antara umur dan masa kerja dengan keluhan musculoskeletal pada pekerja dengan arah korelasi positif (+) atau searah
Gambaran Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di SD GMIM Urongo : Overview of the Implementation of Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) at GMIM Urongo Elementary School Cesia Jesica Sesilia Tarussy; Mesak A.S.F Rambitan; Syafriani
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 12: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9825

Abstract

Latar Belakang: Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan langkah penting dalam upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, terutama di lingkungan sekolah dasar. Sekolah sebagai institusi pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk kebiasaan hidup sehat sejak usia dini.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di SD GMIM Urongo tahun ajaran 2025/2026.Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan populasi seluruh siswa kelas IV–VI dan guru di SD GMIM Urongo yang berjumlah 38 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan delapan indikator PHBS sekolah: mencuci tangan, mengonsumsi jajanan sehat, menggunakan jamban bersih, melakukan aktivitas fisik, memberantas jentik nyamuk, tidak merokok di sekolah, menimbang berat badan dan tinggi badan, serta membuang sampah pada tempatnya. Data dianalisis secara univariat dengan distribusi frekuensi.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku mencuci tangan berada pada kategori baik (86,8%), penggunaan jamban cukup (81,6%), pemberantasan jentik nyamuk cukup (78,9%), dan membuang sampah cukup baik (92,1%). Namun indikator mengonsumsi jajanan sehat (76,3%), aktivitas fisik (97,4%), tidak merokok di sekolah (86,8%), dan menimbang serta mengukur tinggi badan (100%) masih tergolong kurang.Kesimpulan: Secara umum penerapan PHBS di SD GMIM Urongo masih belum optimal. Diperlukan kolaborasi antara pihak sekolah, orang tua, dan tenaga kesehatan untuk memperkuat edukasi, pengawasan, serta pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat pada siswa.
Faktor-Faktor Yang Menghambat Pemberian Asi Eksklusif Pada Bayi Usia 0-6 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Matani Kota Tomohon: Factors That Hinder Exclusive Breastfeeding In Infants Aged 0-6 Months In The Working Area Of The Matani Community Health Center In Tomohon City Joy Sharon Angelica Sianturi; Vera Tombokan; Syafriani; Rakhmawati Agustina; Jonesius E Manoppo
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10367

Abstract

ASI eksklusif merupakan salah satu indikator penting dalam meningkatkan kesehatan bayi dan menurunkan angka kesakitan serta kematian bayi. Namun, cakupan ASI eksklusif di Kota Tomohon, khususnya di wilayah kerja Puskesmas Matani, masih rendah sehingga perlu diteliti faktor-faktor yang menghambatnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menghambat pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 0–6 bulan di wilayah kerja Puskesmas Matani Kota Tomohon. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 65 responden, yaitu ibu yang memiliki bayi usia 0–6 bulan, yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 95%. Cakupan pemberian ASI eksklusif hanya sebesar 24,6%. Faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif meliputi pengetahuan ibu (p = 0,048), riwayat sakit (p = 0,010), stres (p = 0,007), bingung puting pada bayi (p = 0,013), dukungan keluarga (p = 0,001), dan pengaruh iklan susu formula (p = 0,008). Faktor dominan yang menghambat adalah rendahnya dukungan keluarga serta kuatnya tingkat stres pada ibu. Upaya peningkatan pengetahuan ibu, dukungan keluarga, dan pengawasan promosi susu formula perlu diperkuat untuk mendorong keberhasilan ASI eksklusif.