Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Formulasi Ekstrak Kulit Buah Jambu Biji (Psidium Guajava L.) Sebagai Lotion untuk Mencerahkan Kulit Lestari, Widya; Fazira, Cut Intan; Meilina, Rulia; Nurhayati, Nurhayati
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i1.4191

Abstract

Kulit segar, bersih dan sehat bisa menjadi milik semua orang jika perawatan dilakukan dengan tepat dan teratur, salah cara satu perawatan kulit yaitu dengan menggunakan sediaan lotion. Kulit buah jambu biji mengandung senyawa flavonoid yang memiliki kemampuan dalam menghambat tirosinase yaitu polifenol yang dapat mencerahkan kulit. Tujuan penelitian ini adalah untuk memformulasikan ekstrak kulit jambu biji sebagai lotion dan untuk mengetahui efektivitas pencerah kulit dari ekstrak kulit jambu biji. Penelitian dilakukan dengan cara maserasi dengan menggunakan pelarut etanol, ekstrak yang diperoleh dibuat formulasi sediaan lotion. Sediaan lotion tersebut dibuat variasi konsentrasi yaitu F1, F2 dan F3, selanjutnya dilakukan beberapa uji, diantaranya ujifitokimia, uji iritasi, uji kesukaan dan uji kecerahan. Hasil yang diperoleh yaitu sediaan lotion F3 memiliki tingkat kecerahan kulit yang lebih tinggi daripada sediaan pembanding, hal ini disebabkan oleh pengaruh konsentrasi ekstrak kulit buah jambu biji yang mengandung senyawa flavonoid lebih tinggi.. Kesimpulan penelitian ini adalah ekstrak kulit buah jambu biji dapat diformulasikan dalam bentuk lotion sebagai sediaan pencerah kulit. Formulasi sediaan lotion Ekstrak kulit buah jambu biji memiliki efek untuk mencerahkan.Kata Kunci: Lotion, Kulit buah Jambu biji, Flavonoid, Senyawa pencerah kulitFresh, clean and healthy skin can belong to everyone if care is done properly and regularly, one way to treat skin is by using lotion preparations. Guava skin contains flavonoid compounds which have the ability to inhibit tyrosinase, namely polyphenols which can brighten the skin. The purpose of this study was to formulate guava peel extract as a lotion and to determine the effectiveness of skin lightening from guava peel extract. The research was carried out by maceration using ethanol solvent, the extract obtained was made into a lotion formulation. The lotion preparations were made in various concentrations, namely F1, F2 and F3, then several tests were carried out, including phytochemical tests, irritation tests, preference tests and brightness tests. The results obtained were that the F3 lotion had a higher skin brightness level than the comparison preparation, this was due to the effect of the higher concentration of guava peel extract which contained flavonoid compounds. The conclusion of this study was that guava peel extract can be formulated in the form lotion as a skinlightening preparation. Lotion preparation formulation Guava peel extract has a brightening effect.Keywords: Lotion, Guava Peel, Flavonoid, Skin Lightening Compound
UJI EFEK KOMBINASI EKSTRAK DAUN SELEDRI (Apium graveolens L.) DAN EKSTRAK DAUN KEMANGI (Ocimum bacilicum L.) TERHADAP KADAR ASAM URAT DARAH PADA MENCIT (Mus musculus L.) YANG DIINDUKSI KALIUM OKSONAT Lestari, Widya; Meilina, Rulia; Kulla, Periskila Dina Kali; Safitri, Faradilla; Akmadia, Nur
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i2.4192

Abstract

Latar Belakang : Asam urat merupakan penyakit yang menyerang persendiaan tubuh, seperti jari tangan, tumit, jari kaki, lutut, hingga pergelangan tangan. Penyakit timbul karena adanya penumpukan zat purin yang kemudian berubah menjadi asam urat. Tumbuhan seledri dan kemangi berpotensi sebagai obat tradisional dalam menurunkan kadar asam urat. Karena tumbuhan tersebut mengandung senyawa flavonoid yang berpotensi sebagai antihiperurisemia dalam menurunkan kadar asam urat.Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui efek pemberian kombinasi ekstrak etanol daun seledri dengan daun kemangi dan dosis efektif terhadap penurunan kadar asam urat.Metode Penelitian : Penelitian ini bersifat eksperimental dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling yang terdiri dari kelompok perlakuan kontrol negatif (Na-CMC 5%), kontrol positif (allopurinol), kelompok 1 dosis 75 : 25 mg/kg BB, kelompok 2 dosis 50 :50 mg/kg BB dan kelompok 3 dosis 25 : 75 mg/kg BB. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli hingga Agustus 2023. Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak etanol daun seledri dan daun kemangi mampu menurunkan kadar asam urat pada mencit. Perlakuan kombinasi ekstrak etanol daun seledri dan daun kemangi menunjukkan penurunan kadar asam urat sejak H-9 hingga H-15. Kombinasi ekstrak etanol daun seledri dan daun kemangi berpengaruh secara signifikan terhadap penurunan kadar asam urat mencit karena nilai sig > 0,05. Kesimpulan : Kombinasi ekstrak etanol daun seledri dan daun kemangi efektif dalam menurunkan kadar asam urat sekitar 21 % hingga 27% dan dosis yang paling efektif yaitu kombinasi dosis 50 :50 mg/kg BB. Kata Kunci : Asam Urat, Antihiperurisemia, Allopurinol, Kemangi, SeledriBackground : Gout is a disease that attacks the joints of the body, such as fingers, heels, toes, knees, to the wrists. The disease arises due to a buildup of purine substances which then turn into uric acid. Celery and basil plants have potential as traditional medicines for lowering uric acid levels. Because this plant contains flavonoid compounds which have the potential to act as antihyperuricemia in reducing uric acid levels. Research Objectives : To determine the effect of giving a combination of ethanol extract of celery leaves with basil leaves and the effective dose on reducing uric acid levels.Research Methods : This study was an experimental study with a purposive sampling technique consisting of a negative control group (Na-CMC 5%), positive control (allopurinol), group 1 dose 75: 25 mg/kg BW, group 2 dose 50 : 50 mg/kg BW and group 3 dose 25 : 75 mg/kg BW. This research was conducted from July to August 2023. Results : The results showed that the combination of ethanol extracts of celery leaves and basil leaves was able to reduce uric acid levels in mice. The combination treatment of ethanol extract of celery leaves and basil leaves showed a decrease in uric acid levels from D-9 to D-15. The combination of ethanol extract of celery leaves and basil leaves had a significant effect on The combination of ethanol extract of celery leaves and basil leaves had a significant effect on reducing uric acid levels in mice because the sig value was > 0.05. Conclusion : The combination of ethanol extract of celery leaves and basil leaves is effective in reducing uric acid levels around 21% to 27% and the most effective dose is the combined dose of 50:50 mg/kg BW.Keywords    : Uric Acid, Antihyperuricemia, Allopurinol, Basil, Celery
UJI EFEKTIVITAS LOTION KOMBINASI EKSTRAK DAUN PANDAN (Pandanus amaryllifolius Roxb.) DAN DAUN SALAM KOJA (Murraya koenigii L. Spreng.) SEBAGAI REPELLENT Aedes aegypti Lestari, Widya; Harzanawati, Lilis; Andayani, Thursina
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.4188

Abstract

Penggunaan bahan kimia sebagai bahan penolak (repellent) nyamuk dapat menimbulkan masalah kesehatan. Salah satu upaya untuk mencegah meluasnya permasalahan tersebut ialah dengan pengendalian vektor melalui bioinsektisida. Kombinasi ekstrak daun pandan (Pandanus amarillyfolius Roxb.) dan daun salam koja (Murraya koenigii L.Spreng) yang masing-masing mengandung 2-acetyl-1-pyrroline (2-AP) dan α-pinene yang memiliki potensi sebagai bioinsektisida. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa kemampuan daya proteksi kombinasi ekstrak daun pandan dan daun salam koja terhadap nyamuk Aedes aegypti. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Parasitologi Universitas Abulyatama menggunakan konsentrasi 20% dengan perbandingan 1:3 untuk formula I, 1:1 untuk formula II,3:1 untuk formula III, kontrol negatif (basis) dan kontrol positif (Autan®). Evaluasi sediaan lotion yang dilakukan meliputi: organoleptis sediaan memiliki warna, bentuk dan bau yang stabil, nilai pH 4,5-7, homogenitas yang baik, tidak terjadinya iritasi. Hasil menunjukkan, bahwa kombinasi ekstrak daun pandan dan daun salam koja selama 8 jam memberikan daya proteksi tertinggi pada formula II dengan daya proteksi 96,00% yang hampir setara dengan kontrol positif yaitu 98,01%, sedangkan formula I dan III memiliki daya proteksi tertinggi masing-masing 90,99% dan 92,01%.Kata kunci: repellent, daun pandan, daun salam koja, lotion, Ae. aegypti Use of chemicals as repellent materials (repellent mosquito) can cause health problems. One effort to prevent the widespread problem is vector control through bioinsecticides. The combination of pandanus leaf extract (Pandanus amarillyfolius Roxb.) and koja leaf (Murraya koenigii L.Spreng.) each containing 2-acetyl-1-pyrroline (2-AP) and α-pinene have potential as bioinsecticides. The purpose of this research is to analyze the ability of protection power combination of pandan leaf extract and curry leaves to mosquitoes Aedes aegypti. This study was conducted at the Abulyatama University Parasitology Laboratory using 20% concentration with ratio of 1: 3 form formula II, 3: 1 for formula III, negative control and positive control (Autan®). Evaluation of preparations lotion carried out include: organoleptic preparations have a stable color, shape and odor, pH value 4.5-7, good homogeneity, no irritation. The results showed that the combination of pandanus leaf extract and curry leaves for 8 hours gave the highest protection in formula II with 96.00% protection which almost equal to positive control that is 98.01%. While the formula I and III have the highest protection of 90.99% and 92.01% respectively.Keywords: repellent, leaf pandan, leaf laurel, lotion, Ae. aegypti
ANALISIS METODE PENGUKURAN DAN PENILAIAN PENGASUHAN SERTA PENGASUHAN MENURUT RAGAM SOSIAL BUDAYA Meilanda, Loly; Lestari, Widya; Permatasari, Nisa; Audina, Mia; Anisa, Feny; Putri, Yecha Febrieanitha
Jurnal Multidisipliner Bharasumba Vol 1 No 03 (2022): Jurnal Multidisipliner Bharasumba
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/bharasumba.v1i03.230

Abstract

Pengasuhan adalah faktor yang tidak dapat dilepaskan dari perkembangan dan kehidupan anak-anak. Pengasuhan mencakup berbagai sikap dan perilaku orangtua terhadap anak, namun seringkali konsep dan pengukurannya hanya digambarkan menggunakan konsep pola asuhyang biasanya menggunakan konsep pola asuh dari Baumrind yang melibatkan dua unsur penting dalam pengasuhan yaitu dimensi kendali (control) dan kehangatan (warmth). Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menganalisis metode pengukuran dan penilaian dalam pengasuhan dan juga metode pengasuhan menurut ragam sosial budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yaitu mendeskripsikan dan menguraikan tentang metode pengukuran dan penilaian pengasuhan serta pengasuhan menurut ragam sosial budaya. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan (Library Research) dimana studi kepustakaan adalah kegiatan mengumpulkan bahan-bahan yang berkaitan dengan penelitian yang berasal dari buku, jurnal-jurnal ilmiah, literatur-literatur dan publikasi-publikasi lain yang layak dijadikan sumber untuk penelitian yang akan diteliti penulis, dengan cara mendeskripsikan dan menguraikan data tersebut melalui beberapa pendapat para ahli.
Optimizing Academic: The Impact of Kalyāṇamitta (Good Friends) on Learning Discipline Sutiyono; Sutawan, Komang; Lestari, Widya
Journal of Education, Religious, and Instructions (JoERI) Vol. 1 No. 2 (2023): JOERI December 2023
Publisher : LPPM STIAB JINARAKKHITA LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60046/joeri.v1i2.75

Abstract

Research using a quantitative approach and aims to explore the influence of Kalyāṇamitta (Good Friends) on the discipline of young learning. This research focuses on the important role of good friends in shaping an individual's understanding of the discipline of learning. Data collected from 73 respondents using relevant instruments. Regression analysis is used to examine the relationship between an independent variable, namely Kalyāṇamitta (good friend), and a dependent variable. The statistical test results show that the regression model has a good quality, with a determination coefficient (R Square) of 0.234 (23.4%), and there are indications of other factors that influence self-improvement of 76.6%. The results of the analysis of regression cofficients show that Kalyāṇamitta practice has a significant and positive influence on the discipline of young learning. The implication is that Kalyāṇamitta (good friend) can be a factor that supports the development of understanding and practice of Buddhist teachings in the context of discipline learning.
HUBUNGAN MINAT BELI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA PENGGUNA PRODUK ROKOK ELEKTRIK DI KOTA PONTIANAK Enrily, Hizkil; Ramadhan, Riszky; Lestari, Widya
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 8 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i8.2025.3382-3389

Abstract

Industri rokok elektrik sangatlah berkembang pesat. fase dewasa awal dimulai dengan rentang umur 18-40 yang dimana menjadi usia terbanyak pada pengguna rokok elektrik. Selain itu pengaruh merek dan tampilan yang menarik, juga menjadi perhatian bagi peminat rokok elektrik, seperti tampilan yang sesuai dengan kepribadian konsumennya, produk yang ditawarkan memiliki harga terjangkau dengan spesifikasi yang baik, mudah dibawa kemana-kemana (karena kecil), dan tidak mengeluarkan abu pembakaran membuat konsumen memilih rokok elektrik sebagai pengganti rokok batangan.Tujuan dari penelitian ini untuk memberikan informasi berdasarkan data faktual untuk membuktikan bahwa adanya hubungan antara minat beli terhadap keputusan pembelian pada pengguna rokok elektrik di kota Pontianak. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel yaitu Incidental Sampling (teknik kebetulan). Subjek pada penelitian ini berjumlah 100 orang yang menjadi pengguna rokok elektrik di kota Pontianak. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis korelasi product moment dari Pearson dengan menggunakan program IBM SPSS Statistics v.25. Berdasarkan analisis data diketahui bahwa keputusan pembelian memiliki hubungan secara positif terhadap minat beli. Dengan nilai sebesar 0,727 yang berada pada kategori kuat nilai tersebut berarti bahwa hubungan keputusan pembelian terhadap minat beli sebesar 52,85% dan sisanya 47,15% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti.
PELAKSANAAN PROGRAM MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA (MBKM) ANGKATAN 2 DI SMK NEGERI 5 PALANGKA RAYA TAHUN 2025 Taufiqur Rahman, Eka; Anisa; Tesario Grunadi, Devin; Yohanes Batara, Wili; Rahayu, Mannisa; B. Tambun, Vinshenko; Benarrivo Gultom, Gerald; Lestari, Widya; Rahmawati, Maura; Eva Ngelista, Marcelena; Ratnaningtyas, Sambarani; Sukmawatie, Neny; Mauri, Lulu
Kahayan : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 3 (2025): November : KAHAYAN (JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT)
Publisher : Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jak.v2i3.20950

Abstract

Education is a conscious effort to realize a cultural inheritance from one generation to another. Education is realized with a learning atmosphere and learning process so that students actively develop their potential to have religious spiritual strength, self-control, personality, intelligence, noble character and skills needed by themselves and society. In a simple and general sense, the meaning of education is a human effort to grow and develop innate potentials both physically and spiritually in accordance with the values that exist in society and culture. In order to prepare students to face social changes, culture, the world of work and rapid technological advances, student competencies must be prepared to be more commensurate with the needs of the times. Link and match is not only with the industrial world and the world of work but also with a rapidly changing future. Higher Education is required to be able to design and implement an innovative learning process so that students can achieve learning outcomes covering aspects of attitude, knowledge, and skills optimally and always relevant. The Merdeka Learning Policy - Merdeka Campus is expected to be the answer to these demands. The Merdeka Campus is a form of learning in universities that is autonomous and flexible so as to create a learning culture that is innovative, non-restrictive, and in accordance with the needs of students.
NURSES' EXPERIENCE IN CARRYING OUT NURSING CARE DOCUMENTATION USING ELECTRONIC MEDICAL RECORD (EMR) Ginting, Dewi Susanna; Dewi, Wan Nisfha; Lestari, Widya; Bayhakki, Bayhakki; Erika, Erika
Jurnal Keperawatan Vol 10 No 2 (2025): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jakarta III

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32668/jkep.v10i2.2266

Abstract

The development of information and communication technology has led to significant changes in the provision of nursing care. This study examines nurses' experiences with using Electronic Medical Records (EMRs) for nursing care documentation. This study aims to explore the experiences of nurses using EMR in documenting nursing care. This qualitative study uses a phenomenological approach involving 10 nurses, including the head of the room, team leader, and implementing nurses. Participants were selected using purposive sampling techniques, with the following criteria: nurses who perform nursing care documentation using an Electronic Medical Record (EMR), nurses working in inpatient, outpatient, emergency (IGD), and intensive care units, nurses with a work experience of at least 2 years, and nurses who are willing to participate. The study was conducted at a private hospital in Pekanbaru. Data were collected through interviews and analysed using thematic analysis, employing the Colaizzi method. Result: The analysis revealed three themes: the benefits of Electronic Medical Records (EMR) in nursing services, supporting factors for the implementation of EMR, and inhibiting factors for the implementation of EMR. Based on the study results, it can be concluded that nurses feel the effectiveness and efficiency of EMR in documenting. However, during its implementation, there are still obstacles that require attention from hospital management. Thus, providing health services becomes optimal and efficient for patients and health workers.
Co-Authors Akmadia, Nur Akmida, sari Anggana, Zelvin Anisa Anisa, Feny Aprianti, Ety B. Tambun, Vinshenko Bayhakki Bayhakki, Bayhakki Benarrivo Gultom, Gerald Daniel Manurung, Yasmar Dedi Kundana Dedy Susanto Dewi Fatma Suniarti Dian Febrida Sari Enrily, Hizkil Erik Idrus Erika Erika Eva Ngelista, Marcelena Faradilla Safitri, Faradilla Farida Ariyani Fazira, Cut Intan Ginting, Dewi Susanna GP, Vera Utami Hartanto, Willy Harzanawati, Lilis Husaini, Muhammad Jawahir Ibriyani, Maulina Jati, Nugroho Jayantie, Elviana JULHAM, MUHAMMAD Kamal, Rahmawati Kesumawati, Kesumawati Komang Sutawan Lalu Abdurrahman Zulfan Listia Ningsih, Winda Lukmanul Hakim Lumbantoruan, Mangampu Manurung, Afwan Syahril Mauri, Lulu Meilanda, Loly Meilina, Rulia Mia Audina, Mia Miswati Mustamu, Novilda Elizabeth Nanda, Bayu Tri Ningsih, Winda Listia Nurhayati Nurhayati Periskila Dina Kali Kulla Permatasari, Nisa Putri Primasari, Eka Putri, Baiq Anggun Rizkia Cahya Putri, Yecha Febrieanitha Rahayu, Mannisa Rahmawati, Maura Ramadhan, Riszky Ranggawan, Mudiaman Rasyid, Lalu Malik Fajar Ratnaningtyas, Sambarani Rawita, Elvi Rezeki, Sahbainur Rini Kasrah Rizal, Khairul Rosa, Nurita Zufia Abdina Sanita, Rani SENERU, WISTINA Sepriani, Yusmaidar Sitanggang, Kamsia Dorliana Sitti Nursetiawati Sujendri, Sintia Sukmawatie, Neny Sutiyono sutiyono sutiyono Suyitno, Lulu Shabina Tambunan, Daniel Taufiqur Rahman, Eka Tesario Grunadi, Devin Thursina Andayani Toinio, Diffi Wardhani Wan Nisfha Dewi Widya Astuti, Intan Rizki Wildayani, Desi Yohanes Batara, Wili Yusnela, Eza Zarafi, Raden Muhammad Zumar