Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

The Effect Of Education With Booklet Media On Cadre Knowledge About Akdr Contraception Patmawati, Endang; Yunita, Laurensia; Lestari, Yayuk Puji; Sri Redjeki, Dwi Sogi
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 11, No 2 (2025): Volume 11 No 2 Februari 2025
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v11i2.19137

Abstract

Latar Belakang: Pada tahun 2021-2024 data pengguna kontrasepsi AKDR tidak bertambah di Puskesmas Jejangkit ditunjukkan dari data 1.262 pasangan usia subur (PUS) hanya ada 11 akseptor yang menggunakan kontrasepsi AKDR. Kurangnya pengetahuan kader tentang KB AKDR/IUD, menyebabkan wanita usia subur (WUS) tidak teredukasi membuat penggunaan kontrasepsi AKDR/IUD masih rendah. Pengaruh edukasi dengan media Booklet diharapkan lebih efektif memiliki pengaruh dari pada media edukasi lain seperti ceramah atau video.Tujuan: Mengetahui pengaruh edukasi melalui media booklet terhadap pengetahuan kader tentang kontrasepsi AKDR di wilayah kerja Puskesmas Jejangkit Kabupaten Barito Kuala.Metode: Penelitian ini berjenis kuantitatif menggunakan teknik random sampling 30 orang responden dengan desain pre eksperimen yang rancangannya menggunakan RCT Pretest-posttest. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner. Analisis data penelitian menggunakan analisis univariat dan bivariat T-Test untuk mengetahui efektifitas dari variabel penelitian.Hasil: Hasil uji Wilcoxon didapatkan nilai sig = < 0,001 dimana p < 0,05 artinya ada pengaruh antar variabel. Hasil ini menyatakan ada edukasi melalui media booklet terhadap pengetahuan kader tentang kontrasepsi AKDR di wilayah kerja Puskesmas Jejangkit Kabupaten Barito Kuala.Simpulan: Hasil penelitian edukasi melalui media booklet terhadap pengetahuan kader tentang kontrasepsi AKDR di wilayah kerja Puskesmas Jejangkit Kabupaten Barito Kuala yaitu diketahui adanya pengaruh edukasi dengan media booklet terhadap pengetahuan kader tentang kontrasepsi AKDR di wilayah kerja Puskesmas Jejangkit Kabupaten Barito Kuala. Kata Kunci: AKDR/IUD, Booklet, Edukasi, Kader ABSTRACT Background: Lack of knowledge of cadres about AKDR/IUD contraception, causing women of childbearing age (WUS) to be uneducated, making the use of IUD contraception still low.Objective: To determine the influence of education through booklet media on cadres' knowledge about AKDR contraception in the working area of the Jejangkit Health Center, Barito Kuala Regency.Method: This study was quantitative using a random sampling technique of 30 respondents with a pre-experimental design whose design used RCT Pretest-posttest. Data collection was carried out using a questionnaire. The analysis of research data used univariate and bivariate T-Test analysis to determine the effectiveness of the research variables.Results: The results  of the Wilcoxon obtained  a sig = < 0,001 where p < 0.05 meaning that there is an influence between variables. This result states that there is education through booklet media on the knowledge of cadres about AKDR contraception in the work area of the Jejangkit Health Center, Barito Kuala Regency.Conclusion: The results of educational research through booklet media on cadre knowledge about AKDR contraception in the working area of the Jejangkit Health Center, Barito Kuala Regency, are the average results of knowledge before/pretest (1.13) and after/posttest (2.47) where there is an increase in the number of pretest scores to posttest scores, which means that there is an increase in knowledge from cadres after being given education through booklet media. Keywords: AKDR/IUD, Cadre, Booklet, Education
Effectiveness Of Pericardium Point 6 Acupressure On Emesis Gravidarum In Pregnant Women In The First Trimester Hafifah, Noor; Meldawati, Meldawati; Lestari, Yayuk Puji; Suhartati, Susanti
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 11, No 2 (2025): Volume 11 No 2 Februari 2025
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v11i2.19138

Abstract

Latar Belakang : Akupresure titik P6 merupakan sebuah tindakan untuk mengurangi atau menurunkan rasa mual dan muntah pada kehamilan yang dilakukan dengan cara penekanan pada titik tubuh tertentu (titik pericardium 6 atau tiga jari dibawah pergelangan tangan). Dalam 6 bulan terakhir ada sekitar 50 ibu hamil yang mengalami emisis gravidarum di PMB As-Shofa Kabupaten Hulu Sungai Tengah.Tujuan : Untuk Mengetahui Efektivitas Akupresur Titik Perikardium 6 Terhadap Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I di PMB As-Shofa Kabupaten Hulu Sungai Tengah.Metode : Jenis penelitian pre-experimental design dengan rancangan One-Group Pretest-Postest Design. Populasi penelitan 25 orang. Teknik sampel menggunakan Purposive sampling. Sampel berjumlah 20 responden.Hasil : Frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester I di Wilayah Kerja PMB As-Shofa Kabupaten Hulu Sungai Tengah sebelum diberikan perlakuan derajat ringan 15 (75%) derajat sedang 5 (25%) dan frekuensi mual dan muntah sesudah diberikan perlakuan derajat ringan 19 (95%) derajat sedang 1(5%). Hasil uji wilcoxon signed ranks test didapat nilai sebesar p.value 0,000 < 0,05.Simpulan: Ada pengaruh dari akupresur titik perikardium 6 sebagai terapi non farmakologi dalam upaya mengurangi frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester I di wilayah kerja PMB As-Shofa kabupaten Hulu Sungai Tengah.Saran : Diharapkan bagi peneliti selanjutnya untuk lebih memperhatikan kelengkapan data yang ada di buku register seperti nomor telepon, dan juga diharapkan bagi peneliti selanjutnya untuk dapat mengontrol langsung prosedur pijat akupresur setiap hari selama penelitian berlangsung. Kata Kunci : Ibu Hamil Trimester I, Mual Muntah, Titik Perikardium 6. ABSTRACT Background: P6 point acupressure is an action to reduce or reduce nausea and vomiting in pregnancy which is carried out by pressing certain body points (pericardium point 6 or three fingers below the wrist). In the last 6 months there have been around 50 pregnant women who experienced emission gravidarum at PMB As-Shofa, Hulu Sungai Tengah Regency.Objective: To determine the effectiveness of pericardium point 6 acupressure on emesis gravidarum in first trimester pregnant women at PMB As-Shofa, Hulu Sungai Tengah Regency.Method: This type of research is pre-experimental design with a One-Group Pretest-Posttest Design. The research population was 25 people. The sample technique uses purposive sampling. The sample consisted of 20 respondents.Results: The frequency of nausea and vomiting in pregnant women in the first trimester in the PMB As-Shofa Working Area, Hulu Sungai Tengah Regency before being given mild treatment was 15 (75%) the moderate degree was 5 (25%) and the frequency of nausea and vomiting after being given mild treatment was 19 ( 95%) moderate degree 1(5%). The results of the Wilcoxon signed ranks test obtained a p value of 0.000 < 0.05.Conclusion: There is an effect of acupressure at pericardium point 6 as a non-pharmacological therapy in an effort to reduce the frequency of nausea and vomiting in first trimester pregnant women in the PMB As-Shofa work area, Hulu Sungai Tengah district.Suggestion: It is hoped that future researchers will pay more attention to the completeness of the data in the register such as telephone numbers, and it is also hoped that future researchers will be able to directly control the acupressure massage procedure every day during the research. Keywords: First Trimester Pregnant Women, Nausea, Vomiting, Pericardium Point 6. 
Pembentukan Perpustakaan Posyandu Sebagai Upaya Peningkatan Literasi Kesehatan di Desa Sungai Batang Ilir Saputri, Rina; Hakim, Ali Rakhman; Lestari, Yayuk Puji
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 1 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v1i1.321

Abstract

Perpustakaan menyediakan kumpulan buku dan media lainnya yang dapat diakses untuk digunakan oleh seseorang. Secara khusus, Perpustakaan dapat menjadi sarana untuk meningkatkan literasi kesehatan di masyarakat. Saat ini peningkatan literasi kesehatan sangat penting sebagai upaya kemandirian individu memanajemen kesehatan diri. Di Desa tersedia fasilitas kesehatan berupa Posyandu yang dikelola oleh kader kesehatan. Ketersediaan perpustakaan di Posyandu dapat membantu kader kesehatan untuk meningkatkan pengetahuannya, sehingga dapat optimal melakukan promosi kesehatan ke masyarakat. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk membentuk perpustakaan Posyandu. Metode yang digunakan yaitu mengadakan lemari, buku dan leaflet tentang penyakit dan kesehatan, serta mensosialisasikan perpustakaan kepada kader kesehatan Posyandu. Perpustakaan ditempatkan di Posyandu RT.1, Posyandu RT.2, dan Posyandu RT.3 Desa Sungai Batang Ilir, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan. Hasil dari kegiatan ini Posyandu memiliki perpustakaan dan bahan bacaan yang dapat dipercaya bagi kader kesehatan dan masyarakat.
Sosialisasi Mengenai Obat Yang Aman Untuk Ibu Hamil Kepada Kader Posyandu Desa Sungai Batang Ilir Habibah, Nor; Hidayah, Nurul; Sadlia, Fitri; Saputri, Rina; Mustaqimah, Mustaqimah; Lestari, Yayuk Puji; Hakim, Ali Rakhman
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 1 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v1i1.346

Abstract

Pada masa kehamilan perlu adanya adaptasi terhadap perubahan – perubahan fisiologi dan juga hormonal seperti adanya gejala atau keluhan mual, muntah, keluhan buang air kecil, konstipasi, perubahan berat badan, perubahan suhu basal, perubahan warna kulit hingga perubahan payudara dan serviks. Perubahan ini dapat mempengaruhi laju obat pada ibu hamil dan menyusui, hal ini dikarenakan volume plasma meningkat sehingga dapat menurunkan konsentrasi obat yang diminum. Pada periode organogenesis sedang berlangsung sehingga dapat beresiko terjadinya kecacatan pada janin lebih besar. Beberapa jenis obat dapat melintas atau menembus plasenta, maka dari itu penggunaan obat pada ibu hamil perlu hati-hati. Selama trisemester pertama, obat dapat menyebabkan cacat lahir (teratogenesis) dan resiko terbesar adalah kehamilan 3-8 minggu. Selama trisemester kedua dan ketiga, obat dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan secara fungsional pada janin atau dapat meracuni plasenta. Tujuan dilaksanakannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan di tingkat posyandu tentang obat-obatan yang aman bagi ibu hamil. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dan diskusi. Media informasi yang digunakan adalah leaflet. Kader posyandu yang terlibat di Desa Sungai Batang Ilir berjumlah 20 orang. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pengetahuan seluruh kader posyandu meningkat 100% setelah diberikan edukasi tentang obat-obatan yang aman bagi ibu hamil oleh tim pengabdian masyarakat.
HUBUNGAN USIA, PARITAS DAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL Lestari, Wina Rahma; Lestari, Yayuk Puji; Kabuhung, Elvine Ivana; Suhartati, Susanti
Jurnal Kebidanan VOLUME 17, NO.02 DESEMBER 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v17i02.815

Abstract

ABSTRAK : Latar Belakang: Hasil survei dalam profil Kesehatan Indonesia tahun 2023 menyatakan 27,7% ibu hamil mengalami anemia. Mengkaji hubungan usia, paritas, dan status gizi diperlukan untuk mengidentifikasi kelompok berisiko sehingga upaya pencegahan dan intervensi dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran. Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan yang berdampak serius terhadap keselamatan ibu dan janin. Tujuan: Mengetahui hubungan usia, paritas dan status gizi dengan kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja puskesmas Gadang Hanyar. Metode: desain penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan case control. Populasi dalam ibu hamil yang anemia di Wilayah Kerja Puskesmas Gadang Hanyar berjumlah 248 orang, jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 118 dengan case berjumlah 59 orang ibu hamil dengan anemia dan control berjumlah 59 orang ibu hamil tidak anemia. Data dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu hamil dengan usia berisiko berjumlah 42 orang (35,6%), paritas berisiko 16 orang (13,6), status gizi KEK sebanyak 26 orang (22 %). Ada hubungan antara usia, paritas dan status gizi dengan anemia ( p value 0,002, 0,001 dan 0,002). Simpulan: terdapat hubungan antara usia, paritas dan status gizi dengan kejadian anemia di wilayah kerja Puskesmas Gadang Hanyar. Kata Kunci: Usia, Paritas, Status Gizi, Kejadian Anemia
Correlation of pregnancy classes on knowledge and attitudes about childbirth preparation at Puskesmas Terminal Banjarmasin Karmila, Sari; Palimbo, Adriana; Lestari, Yayuk Puji; Dona, Sismeri; Jannah, Raudhatul
Health Sciences International Journal Vol. 4 No. 1: February 2026
Publisher : Ananda - Health & Education Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71357/hsij.v4i1.92

Abstract

Background: Maternal mortality remains a critical public health concern in Indonesia. Pregnancy classes are a strategic intervention to enhance maternal knowledge and attitudes towards childbirth preparation, yet participation rates and their impact require further investigation, particularly at the primary healthcare level. Objective: This study aimed to analyze the correlation between participation in pregnancy classes and the level of knowledge and attitudes regarding childbirth preparation among pregnant women at the Terminal Banjarmasin Community Health Centre. Method: An analytical cross-sectional study with a correlational design was conducted from May to July 2025. A total population sample of 34 pregnant women registered in the classes was enrolled. Data were collected using an attendance sheet and a validated questionnaire on knowledge (20 Guttman-scale items) and attitudes (18 Likert-scale items). Data analysis employed Fisher's Exact Test to determine the relationship between attendance (categorized as optimal [≥4 sessions] or suboptimal [<4 sessions]) and knowledge/attitude levels, with a significance level of α=0.05. Results: The majority of participants (70.6%) had suboptimal attendance. Half (50%) had insufficient knowledge and 55.9% held a negative attitude. A statistically significant correlation was found between optimal class attendance and higher knowledge levels (p < 0.001) and more positive attitudes (p < 0.001). All participants with optimal attendance had sufficient/good knowledge and positive attitudes. Conclusion: Optimal participation in pregnancy classes is significantly correlated with improved knowledge and positive attitudes towards childbirth preparation. Program strategies should shift focus from mere enrolment to ensuring consistent attendance and completion to maximize educational outcomes and contribute to safer childbirth practices.
Penyuluhan Mengenal dan Mencegah Hipertensi Pada Lansia di Desa Bakalan Kecamatan Purwantoro Lestari, Yayuk Puji; Sugianto, La Ode; Fatimah, Nurul; Viana, Umi Allif; Rohma, Dayatul; Trisnantoro, Amanda Paris
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, February, 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v5i2.1873

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi pada lansia dan menjadi faktor risiko utama penyakit jantung dan stroke. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran lansia mengenai pencegahan hipertensi. Metode pelaksanaan berupa penyuluhan kesehatan dengan media leaflet, diskusi interaktif, dan simulasi pemeriksaan tekanan darah. Kegiatan dilaksanakan di Balai Desa Bakalan pada tanggal 11 bulan Agustus 2025 dengan jumlah peserta 15 orang lansia. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta tentang faktor risiko hipertensi, pentingnya pola makan sehat, aktivitas fisik, dan kepatuhan kontrol kesehatan. Kesimpulan, kegiatan penyuluhan ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan lansia dan diharapkan berkontribusi pada perubahan perilaku sehat di masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan lansia mengenai pengertian hipertensi, faktor penyebab, tanda dan gejala, serta upaya pencegahan melalui pola hidup sehat. Selain itu, lansia juga menunjukkan sikap yang lebih positif dalam menerapkan perilaku sehat, seperti mengatur pola makan, melakukan aktivitas fisik, dan rutin memeriksakan tekanan darah. Dengan demikian, penyuluhan kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan kemampuan lansia dalam mencegah hipertensi. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan lansia.
Hubungan Riwayat Kunjungan ANC dan Anemia Pada Ibu Hamil dengan Kejadian Stunting pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Tabunganen Kabupaten Barito Kuala Aulia, Raudah; Handayani , Lisda; Anisa, Fadhiyah Noor; Lestari, Yayuk Puji
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 2 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Stunting adalah balita yang mempunyai tinggi badan lebih pendek dari tinggi badan standar yang seharusnya sesuai dengan usianya. Stunting disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya antenatal care dan anemia masa kehamilan. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan pada bulan Mei 2023 di Wilayah Kerja Puskesmas Tabunganen Kabupaten Barito Kuala didapatkan data angka kejadian stunting sebanyak 385 balita, sedangkan jumlah ibu hamil sebanyak 391 orang dengan kunjungan K1 sebanyak 333 orang, kunjungan K4 sebanyak 233 orang dan K6 sebanyak 141 orang serta ibu hamil dengan anemia sebanyak 111 orang. Tujuan: untuk menganalisis hubungan riwayat kunjungan ANC dan anemia pada ibu hamil dengan kejadian stunting pada balita. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan case control secara retrospektif dengan sasaran seluruh balita yang diukur tinggi badan dan tercatat di Wilayah Kerja Puskesmas Tabunganen tahun 2022. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 140 orang (70 kasus dan 70 kontrol) dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil: Berdasarkan penelitian hasil analisis univariat kategori riwayat ANC tidak sesuai standar dan kategori riwayat anemia pada ibu hamil tidak mengalami anemia. Analisis bivariat menggunakan Uji Chi-Square dengan CI 95% dan α = 0,05 menunjukkan bahwa riwayat kunjungan ANC dengan kejadian stunting didapatkan nilai p-values 0,001 dan nilai OR 3,273 dan riwayat anemia dengan kejadian stunting didapatkan nilai p-values 0,062 dan nilai OR 1,897. Simpulan: Terdapat hubungan antara riwayat kunjungan ANC dengan kejadian stunting dan tidak terdapat hubungan antara riwayat anemia dengan kejadian stunting.