Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Effectiveness Of Pericardium Point 6 Acupressure On Emesis Gravidarum In Pregnant Women In The First Trimester Hafifah, Noor; Meldawati, Meldawati; Lestari, Yayuk Puji; Suhartati, Susanti
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 11, No 2 (2025): Volume 11 No 2 Februari 2025
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v11i2.19138

Abstract

Latar Belakang : Akupresure titik P6 merupakan sebuah tindakan untuk mengurangi atau menurunkan rasa mual dan muntah pada kehamilan yang dilakukan dengan cara penekanan pada titik tubuh tertentu (titik pericardium 6 atau tiga jari dibawah pergelangan tangan). Dalam 6 bulan terakhir ada sekitar 50 ibu hamil yang mengalami emisis gravidarum di PMB As-Shofa Kabupaten Hulu Sungai Tengah.Tujuan : Untuk Mengetahui Efektivitas Akupresur Titik Perikardium 6 Terhadap Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I di PMB As-Shofa Kabupaten Hulu Sungai Tengah.Metode : Jenis penelitian pre-experimental design dengan rancangan One-Group Pretest-Postest Design. Populasi penelitan 25 orang. Teknik sampel menggunakan Purposive sampling. Sampel berjumlah 20 responden.Hasil : Frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester I di Wilayah Kerja PMB As-Shofa Kabupaten Hulu Sungai Tengah sebelum diberikan perlakuan derajat ringan 15 (75%) derajat sedang 5 (25%) dan frekuensi mual dan muntah sesudah diberikan perlakuan derajat ringan 19 (95%) derajat sedang 1(5%). Hasil uji wilcoxon signed ranks test didapat nilai sebesar p.value 0,000 < 0,05.Simpulan: Ada pengaruh dari akupresur titik perikardium 6 sebagai terapi non farmakologi dalam upaya mengurangi frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester I di wilayah kerja PMB As-Shofa kabupaten Hulu Sungai Tengah.Saran : Diharapkan bagi peneliti selanjutnya untuk lebih memperhatikan kelengkapan data yang ada di buku register seperti nomor telepon, dan juga diharapkan bagi peneliti selanjutnya untuk dapat mengontrol langsung prosedur pijat akupresur setiap hari selama penelitian berlangsung. Kata Kunci : Ibu Hamil Trimester I, Mual Muntah, Titik Perikardium 6. ABSTRACT Background: P6 point acupressure is an action to reduce or reduce nausea and vomiting in pregnancy which is carried out by pressing certain body points (pericardium point 6 or three fingers below the wrist). In the last 6 months there have been around 50 pregnant women who experienced emission gravidarum at PMB As-Shofa, Hulu Sungai Tengah Regency.Objective: To determine the effectiveness of pericardium point 6 acupressure on emesis gravidarum in first trimester pregnant women at PMB As-Shofa, Hulu Sungai Tengah Regency.Method: This type of research is pre-experimental design with a One-Group Pretest-Posttest Design. The research population was 25 people. The sample technique uses purposive sampling. The sample consisted of 20 respondents.Results: The frequency of nausea and vomiting in pregnant women in the first trimester in the PMB As-Shofa Working Area, Hulu Sungai Tengah Regency before being given mild treatment was 15 (75%) the moderate degree was 5 (25%) and the frequency of nausea and vomiting after being given mild treatment was 19 ( 95%) moderate degree 1(5%). The results of the Wilcoxon signed ranks test obtained a p value of 0.000 < 0.05.Conclusion: There is an effect of acupressure at pericardium point 6 as a non-pharmacological therapy in an effort to reduce the frequency of nausea and vomiting in first trimester pregnant women in the PMB As-Shofa work area, Hulu Sungai Tengah district.Suggestion: It is hoped that future researchers will pay more attention to the completeness of the data in the register such as telephone numbers, and it is also hoped that future researchers will be able to directly control the acupressure massage procedure every day during the research. Keywords: First Trimester Pregnant Women, Nausea, Vomiting, Pericardium Point 6. 
Pembentukan Perpustakaan Posyandu Sebagai Upaya Peningkatan Literasi Kesehatan di Desa Sungai Batang Ilir Saputri, Rina; Hakim, Ali Rakhman; Lestari, Yayuk Puji
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 1 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v1i1.321

Abstract

Perpustakaan menyediakan kumpulan buku dan media lainnya yang dapat diakses untuk digunakan oleh seseorang. Secara khusus, Perpustakaan dapat menjadi sarana untuk meningkatkan literasi kesehatan di masyarakat. Saat ini peningkatan literasi kesehatan sangat penting sebagai upaya kemandirian individu memanajemen kesehatan diri. Di Desa tersedia fasilitas kesehatan berupa Posyandu yang dikelola oleh kader kesehatan. Ketersediaan perpustakaan di Posyandu dapat membantu kader kesehatan untuk meningkatkan pengetahuannya, sehingga dapat optimal melakukan promosi kesehatan ke masyarakat. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk membentuk perpustakaan Posyandu. Metode yang digunakan yaitu mengadakan lemari, buku dan leaflet tentang penyakit dan kesehatan, serta mensosialisasikan perpustakaan kepada kader kesehatan Posyandu. Perpustakaan ditempatkan di Posyandu RT.1, Posyandu RT.2, dan Posyandu RT.3 Desa Sungai Batang Ilir, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan. Hasil dari kegiatan ini Posyandu memiliki perpustakaan dan bahan bacaan yang dapat dipercaya bagi kader kesehatan dan masyarakat.
Sosialisasi Mengenai Obat Yang Aman Untuk Ibu Hamil Kepada Kader Posyandu Desa Sungai Batang Ilir Habibah, Nor; Hidayah, Nurul; Sadlia, Fitri; Saputri, Rina; Mustaqimah, Mustaqimah; Lestari, Yayuk Puji; Hakim, Ali Rakhman
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 1 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v1i1.346

Abstract

Pada masa kehamilan perlu adanya adaptasi terhadap perubahan – perubahan fisiologi dan juga hormonal seperti adanya gejala atau keluhan mual, muntah, keluhan buang air kecil, konstipasi, perubahan berat badan, perubahan suhu basal, perubahan warna kulit hingga perubahan payudara dan serviks. Perubahan ini dapat mempengaruhi laju obat pada ibu hamil dan menyusui, hal ini dikarenakan volume plasma meningkat sehingga dapat menurunkan konsentrasi obat yang diminum. Pada periode organogenesis sedang berlangsung sehingga dapat beresiko terjadinya kecacatan pada janin lebih besar. Beberapa jenis obat dapat melintas atau menembus plasenta, maka dari itu penggunaan obat pada ibu hamil perlu hati-hati. Selama trisemester pertama, obat dapat menyebabkan cacat lahir (teratogenesis) dan resiko terbesar adalah kehamilan 3-8 minggu. Selama trisemester kedua dan ketiga, obat dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan secara fungsional pada janin atau dapat meracuni plasenta. Tujuan dilaksanakannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan di tingkat posyandu tentang obat-obatan yang aman bagi ibu hamil. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dan diskusi. Media informasi yang digunakan adalah leaflet. Kader posyandu yang terlibat di Desa Sungai Batang Ilir berjumlah 20 orang. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pengetahuan seluruh kader posyandu meningkat 100% setelah diberikan edukasi tentang obat-obatan yang aman bagi ibu hamil oleh tim pengabdian masyarakat.
Correlation of pregnancy classes on knowledge and attitudes about childbirth preparation at Puskesmas Terminal Banjarmasin Karmila, Sari; Palimbo, Adriana; Lestari, Yayuk Puji; Dona, Sismeri; Jannah, Raudhatul
Health Sciences International Journal Vol. 4 No. 1: February 2026
Publisher : Ananda - Health & Education Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71357/hsij.v4i1.92

Abstract

Background: Maternal mortality remains a critical public health concern in Indonesia. Pregnancy classes are a strategic intervention to enhance maternal knowledge and attitudes towards childbirth preparation, yet participation rates and their impact require further investigation, particularly at the primary healthcare level. Objective: This study aimed to analyze the correlation between participation in pregnancy classes and the level of knowledge and attitudes regarding childbirth preparation among pregnant women at the Terminal Banjarmasin Community Health Centre. Method: An analytical cross-sectional study with a correlational design was conducted from May to July 2025. A total population sample of 34 pregnant women registered in the classes was enrolled. Data were collected using an attendance sheet and a validated questionnaire on knowledge (20 Guttman-scale items) and attitudes (18 Likert-scale items). Data analysis employed Fisher's Exact Test to determine the relationship between attendance (categorized as optimal [≥4 sessions] or suboptimal [<4 sessions]) and knowledge/attitude levels, with a significance level of α=0.05. Results: The majority of participants (70.6%) had suboptimal attendance. Half (50%) had insufficient knowledge and 55.9% held a negative attitude. A statistically significant correlation was found between optimal class attendance and higher knowledge levels (p < 0.001) and more positive attitudes (p < 0.001). All participants with optimal attendance had sufficient/good knowledge and positive attitudes. Conclusion: Optimal participation in pregnancy classes is significantly correlated with improved knowledge and positive attitudes towards childbirth preparation. Program strategies should shift focus from mere enrolment to ensuring consistent attendance and completion to maximize educational outcomes and contribute to safer childbirth practices.