Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENENDANG BOLA DALAM PERMAINAN SEPAKBOLA MELALUI PENDEKATAN TEKNIK DAN DRILLS PADA MAHASISWA FIKK UNM Mappaompo, M. Adam; Zainudddin, M. Said; Iskandar, Iskandar; Aprilo, Ians; Arfanda, Poppy Elisano
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 05 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Keterampilan menendang bola merupakan salah satu teknik dasar yang sangat penting dalam permainan sepakbola. Namun, dalam praktik pembelajaran di tingkat perguruan tinggi, khususnya pada mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Makassar (UNM), penguasaan teknik menendang bola masih memerlukan peningkatan, terutama dalam aspek teknik dan akurasi. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan menendang bola mahasiswa melalui pendekatan teknik dan latihan drills. Kegiatan dilakukan melalui pelatihan intensif selama tiga hari dengan pendekatan latihan teknik dasar dan drills progresif. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam teknik, kekuatan, dan akurasi tendangan mahasiswa. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan teknik dan drills sangat efektif dalam meningkatkan keterampilan dasar sepakbola pada mahasiswa calon guru PJOK.
PENINGKATAN KEMAMPUAN LEMPAR LEMBING MELALUI PENDEKATAN DRILLS DAN SIMULASI PADA MAHASISWA PJKR FIKK UNM Iskandar, Iskandar; Sudirman, Akbar; Mappaompo, M. Adam; Aprilo , Ians; Arfanda, Poppy Elisano
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 05 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lempar lembing merupakan salah satu nomor lempar dalam cabang olahraga atletik yang menuntut kekuatan, teknik, dan koordinasi yang tepat. Mahasiswa PJKR FIKK UNM sebagai calon pendidik perlu menguasai keterampilan dasar dalam cabang ini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan lempar lembing mahasiswa melalui pendekatan drills dan simulasi. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pelatihan teknis yang melibatkan 30 mahasiswa program studi Pendidikan Jasmani. Metode yang digunakan meliputi observasi awal, pelatihan drills teknik lempar lembing, dan simulasi pertandingan. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman teknik serta keterampilan motorik lempar lembing peserta. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan drills dan simulasi efektif dalam pembinaan keterampilan dasar lempar lembing pada mahasiswa.
PKM SOSIALISASI OLAHRAGA PICKLEBALL DI SMA NEGERI 1 SINJAI Usman , Arifuddin; Mappaompo, M. Adam; Zainudddin , M. Said; Ashari , Hasbi; Nurliani, Nurliani
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 05 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memperkenalkan olahraga pickleball kepada siswa SMA Negeri 1 Sinjai sebagai salah satu cabang olahraga baru yang menggabungkan unsur tenis, bulu tangkis, dan tenis meja. Program ini dilaksanakan oleh Arifuddin Usman dan M. Adam Mappaompo dari Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Universitas Negeri Makassar (FIKK UNM). Pelaksanaan kegiatan terbagi dalam dua tahap, yaitu: 1. Penyampaian teori mengenai sejarah, peraturan, dan teknik dasar pickleball dan 2 .Praktik lapangan selama lima hari yang melibatkan seluruh peserta didik dalam kegiatan bermain dan simulasi pertandingan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa menunjukkan antusiasme tinggi, mampu memahami teknik dasar pickleball, serta memiliki minat besar untuk menjadikan olahraga ini sebagai kegiatan ekstrakurikuler baru. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran siswa terhadap pentingnya aktivitas fisik dan olahraga rekreatif. Secara keseluruhan, kegiatan sosialisasi ini berjalan lancar dan efektif serta memberikan dampak positif terhadap pengembangan wawasan olahraga di lingkungan sekolah. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi SMA Negeri 1 Sinjai dalam mengembangkan program pembelajaran dan kegiatan ekstrakurikuler olahraga yang inovatif, khususnya melalui olahraga pickleball.
TINGKAT DAYA TAHAN KARDIOVASKULAR PEMAIN FUTSAL SMAN 18 MAKASSAR Aprilo, Ians; Arfanda, Poppy Elisano; Mappaompo, M. Adam; Nurulita, Retno Farhana; Kamil, Husnul; Muhammad , Heryanto Nur
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 No. 2 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i2.28329

Abstract

Latar belakang munculnya penelitian ini karena daya tahan kardiovaskular mempengaruhi performa pemain futsal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji tingkat daya tahan kardiovaskular pemain futsal SMAN 18 Makassar, serta untuk mencari rekomendasi latihan yang tepat untuk meningkatkan daya tahan kardiovaskular pada fase ideal. Subyek dalam penelitian ini adalah laki-laki berjumlah 19 orang dengan rentang usia 16-18 tahun. Instrumen tes yang digunakan dalam penelitian ini adalah Multi Stage Fitness Test (MSFT) atau yang biasa dikenal dengan Bleep Tes, untuk mengukur daya tahan kardiovaskular seseorang dengan melihat volume oksigen maksimal dengan satuan ml/kg/menit. Bleep tes ini dilakukan dengan berlari menempuh jarak 20 meter bolak-balik dari ujung ke ujung, dimulai dengan lari pelan-pelan secara bertahap yang semakin lama semakin cepat hingga pemain tidak mampu mengikuti irama lari. Hasil dari bleep tes ini adalah berupa level dan balikan yang telah ditempuh oleh pelari dan akan diakumulasikan dalam penggunaan volume oksigen maksimal. Penelitian ini dilakukan di halaman sekolah SMAN 18 Makassar pada bulan Februari 2024. Hasil dari tes bleep ini adalah 7 orang atau 36.83% pada kategori superior, 8 orang atau 42.11% pada kategori sangat baik, 2 orang atau 10.53% pada kategori baik dan 2 orang atau 10.53% pada kategori cukup. Tingkat daya tahan kardiovaskular pemain futsal SMAN 18 Makassar ada pada kategori sangat baik.
ANALISIS TINGKAT KECEMASAN, KOMPETENSI DAN KEPEMIMPINAN WASIT PERMAINAN FUTSAL DI SULAWESI SELATAN Latif, Muhammad Iqbal; Irfan, Irfan; Wahyudin, Wahyudin; Mappaompo, M. Adam; Hudain, Muh Adnan
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.36082

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecemasan, kompetensi dan kepemimpinan wasit permainan futsal di sulawesi selatan. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah wasit futsal sulawesi selatan. Sampel penelitian 30 wasit Sulawesi selatan. Teknik analisis data yang digunakan statistic deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa 1) tingkat kecemasan wasit permainan futsal di sulawesi selatan kategori sedang. 2) kompetensi wasit permainan futsal di sulawesi selatan kategori tinggi. 3) kepemimpinan wasit permainan futsal di sulawesi selatan kategori sedang.
Program Senam Lansia Berbasis Komunitas untuk Meningkatkan Keseimbangan dan Mental Well-being Arfanda, Poppy Elisano; Sadzali, Muhammad; Aprilo, Ians; Aziz, Muhammad Ivan Miftahul; Mappaompo, M. Adam
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 5
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Lanjut usia merupakan kelompok masyarakat yang rentan mengalami penurunan kesehatan fisik dan mental. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup lansia adalah melalui aktivitas fisik terstruktur, seperti senam lansia. PKM ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh program senam lansia terhadap peningkatan keseimbangan fisik dan mental well-being. PKM ini melibatkan 20 responden lansia di Panti Wreda Batara Hati Mulia. Data dikumpulkan melalui pengukuran keseimbangan fisik dan kuesioner mental well-being sebelum dan sesudah program. Analisis data dilakukan menggunakan uji t berpasangan dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada keseimbangan (t = 62,868; p < 0,001) dan mental well-being (t = ∞; p < 0,001). Peningkatan ini menunjukkan bahwa senam lansia yang dilakukan di Panti Wreda Batara Hati Mulia tidak hanya memperkuat otot dan koordinasi tubuh, tetapi juga mampu menurunkan rasa kesepian, meningkatkan rasa percaya diri, dan memperbaiki suasana hati. Dengan demikian, program senam lansia dapat dipandang sebagai intervensi holistik yang efektif untuk meningkatkan kualitas hidup lansia melalui penguatan aspek fisik, mental, dan sosial.Kata kunci: senam lansia, keseimbangan, mental well-being
Teaching Style on Learning Outcomes of Dribbling the Ball in Extracurricular Futsal Games in High School Mappaompo, M. Adam; Vaisal, Vaisal; Usman, Arifuddin
ETDC: Indonesian Journal of Research and Educational Review Vol. 5 No. 1 (2025): December (Early Bird)
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/ijrer.v5i1.4057

Abstract

This study differs from field results that many students still struggle with dribbling despite regular PJOK participation. Teachers' incorrect teaching approaches and student learning motivation may contribute to this situation. This study examines how instructional approaches affect futsal dribbling skills and learning motivation in High School 1 Sinjai Utara pupils. This study used a pure experimental method (true experimental design) with a 2x2 factorial design, involving 40 students who were randomly divided into two treatment groups, namely learning with a reciprocal teaching style and a practice teaching style. The research instruments included a futsal dribbling skills test and a learning motivation questionnaire to identify student characteristics. The research procedure was carried out through the pre-test, learning treatment, and post-test stages. The analysis found that (1) there was a significant difference in dribbling skill learning outcomes between the reciprocal teaching style and the practice teaching style; (2) learning motivation significantly influenced learning outcomes; (3) there was an interaction between teaching style and learning motivation; and (4) students with high learning motivation performed better. Thus, a reciprocal teaching style can be an effective futsal learning strategy, especially for students with high learning motivation, because it encourages active participation, mutual feedback, and continuous observation and correction to improve technical skills. This study suggests that PJOK teachers should tailor their teaching techniques to students' traits and motivations for more successful, student-centered skills learning.
Arm Strength and Shoulder Flexibility in a Physical Training Curriculum: Predictors of Spin Serve Ball Rotation Aprilo, Ians; Arfanda, Poppy Elisano; Mappaompo, M. Adam; Hasanuddin, M. Imran; Nurulita, Retno Farhana; Zakaria, Ahmad
ETDC: Indonesian Journal of Research and Educational Review Vol. 5 No. 1 (2025): December (Early Bird)
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/ijrer.v5i1.4196

Abstract

High ball rotation speed is essential for junior tennis spin serve performance, yet physical training curricula generally neglect it. Designing effective training programs requires identifying physical characteristics that predict high ball rotation. This study examines how arm muscle strength and shoulder flexibility affect spin serve ball rotation speed in junior tennis players. The correlational study included 20 Makassar-based 15–16-year-old male junior athletes who had mastered spin serving. A handgrip dynamometer and 2 kg medicine ball throw test tested arm strength. The back scratch test assessed shoulder flexibility. Kinovea analyzed the ball's rotation speed recorded by a Canon EOS 1100D camera (120 fps). The results showed a strong and significant correlation between arm muscle strength and ball rotation speed (r = 0.68; p < 0.001), as well as a moderately significant correlation with shoulder flexibility (r = 0.51; p = 0.002). A multiple regression analysis indicated that these two factors together made up 58% of the ball rotation performance (R^2 = 0.58), with arm muscle strength making up 42% and shoulder flexibility making up 16%. These findings highlight that optimal spin serve performance is strongly influenced by upper body strength and shoulder mobility, which synergistically enhance racket acceleration and ball brushing mechanics. The implication for junior tennis physical training curricula is the need for structured and measurable emphasis on developing specific arm strength and maintaining optimal shoulder range of motion as key predictors of spin serve effectiveness.
Pelatihan Teknik Dasar Taekwondo untuk Meningkatkan Motorik dan Percaya Diri Siswa SDN Inpres 127 Moncongloe Rerung, Charmila Tandi; Aulria, Siti Nurhalizah Mutia; Arga, Arga; Rahmi, Rahmi; Suwardi, Suwardi; Hudain, Muh. Adnan; Mappaompo, M. Adam
Jurnal Perjuangan dan Pengabdian Masyarakat : JPPM Vol. 1 No. 1 (2025): 31 Januari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pejuang Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service program aims to enhance the motor skills and self-confidence of students at SDN Inpres 127 Moncongloethrough basic Taekwondo training. The program was conducted over 12 weeks, involving 40 students from grades IV and V. The implementation method included three stages: preparation involving coordination with the school and training module development; execution consisting of pretests, training, and posttests; and evaluation and follow-up. The results indicated significant improvements in students' motor skills in locomotor aspects and object control, as well as increased self-confidence in facing challenges and social interactions. The success of this program suggests that basic Taekwondo training can be an effective alternative for physical and psychological development in elementary students. Sustainability can be achieved by establishing a Taekwondo club at the school and providing training for physical education teachers.
Perbandingan antara pengaruh pelatihan rehaencalina-rehaencalina-torso (RRT) dan rehaencalina-bench press-torso (RBT) terhadap kemampuan melempar lembing Atssam Mappanyukki, Andi; Sumaryanto, Sumaryanto; Setyo Kriwanto, Erwin; Mappaompo, M. Adam; Purwanto, Didik
Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran Vol 9 No 2 (2023): Jurnal SPORTIF: Jurnal Penelitian Pembelajaran
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/js_unpgri.v9i2.20893

Abstract

Explosive power athletes are a significant requirement in javelin throwing. Increasing the explosive power of the arm requires proper training, including using rehaencalina exercises. This study aimed to determine the modification of rehaencalina exercises to improve the ability to throw javelins. This research uses the Experiment method, which uses a two-group pretest-posttest design. The sample in this study was 18 javelin throw athletes from Makassar State University. The research instrument used a javelin-throwing ability test. Data analysis was processed using descriptive test statistics, normality test, homogeneity test, and Anakova test. The results found a comparison of the effects of the two treatment groups on the variable javelin throwing ability, resulting in an average javelin throwing ability between exercises showing an increase in javelin throwing ability seen from the average increase in test results. The average javelin throwing ability for both groups showed that group 1 of the Rehaencalina-Rehaencalina-Torso (R-R-T) exercise resulted in a better improvement in javelin throwing ability than group 2 of the Rehanecalina-Bench Press-Torso (R-B-T) exercise. This study concludes that arm power explosiveness modification exercises with Rehaencalina exercises can improve javelin throwing ability. The results of this study can be a foothold to pay attention to the physical component in improving sports skills.