Claim Missing Document
Check
Articles

Teknik Penulisan Karya Tulis Ilmiah Dewi, Intan Nurmala; Riyani; Ahyarudin, Aang; Fanani, Muhammad Zainal
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 1 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i1.16538

Abstract

Karya tulis ilmiah merupakan hasil penelitian yang disusun secara sistematis dan logis untuk menyampaikan pengetahuan baru kepada pembaca. Penulisan karya ilmiah harus memenuhi beberapa syarat penting, seperti mudah dipahami, objektif, berlandaskan teori, dan dapat dipertanggungjawabkan. Namun, banyak peneliti yang menghadapi kendala dalam publikasi artikel ilmiah akibat ketidaksesuaian dengan kaidah penulisan yang berlaku. Oleh karena itu, artikel ini membahas teknik penulisan karya ilmiah yang tepat, mulai dari penyusunan judul, abstrak, pendahuluan, metodologi, pembahasan, hingga kesimpulan. Penulis juga menekankan pentingnya penggunaan format penulisan referensi yang sesuai dengan standar lembaga publikasi, seperti APA Style, Vancouver Style, dan Harvard Style. Dengan memahami struktur dan kaidah penulisan yang benar, diharapkan peneliti dapat meningkatkan peluang publikasi karya ilmiahnya di jurnal internasional dan nasional.
Teknik-Teknik Penulisan Artikel di Jurnal Ilmiah Nasional Terakreditasi atau Jurnal Internasional Bereputasi Rizkina, Dian; Baswir, Irdawati; Syahid, Fahri Rizal; Fanani, Muhammad Zainal
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 1 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i1.16539

Abstract

Bagi seorang akademisi atau peneliti, penulisan karya ilmiah yang diterbitkan di jurnal nasional terakreditasi dan internasional bereputasi merupakan hal penting. Publikasi di jurnal bereputasi merupakan pengakuan atas kontribusi intelektual penulis melalui karya ilmiah berkualitas yang dapat meningkatkan kredibilitas penulis. Kenyataannya tidak mudah untuk sebuah karya ilmiah dapat diterima dan diterbitkan di jurnal terakreditasi dan bereputasi. Hal ini disebabkan masih banyak ditemukan kesalahan dalam penulisan pada karya ilmiah akibat penulis tidak memahami teknik-teknik penulisan karya ilmiah yang dipersyaratkan jurnal. Pada makalah ini dikaji beberapa elemen kunci yang perlu dipenuhi agar suatu karya ilmiah dapat diterima dan dipublikasikan di jurnal nasional dan internasional bereputasi mencakup struktur dan format penulisan, jumlah kata, gaya bahasa, format sitasi, orisinalitas dan kebaruan, dan validitas data sebagai bukti pendukung. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan melakukan studi literatur beberapa artikel ilmiah dan buku yang diambil dari jurnal-jurnal bereputasi. Kesimpulannya sebuah artikel ilmiah harus dimulai dengan judul, abstrak, dan kata kunci. Penulisan artikel harus mengikuti format IMRAD yaitu Introduction, Methods, Results, And Discussion, yang mencakup pendahuluan, metodologi, hasil, dan pembahasan. Selanjutnya ditutup dengan kesimpulan, dan daftar pustaka. Format penulisan harus sesuai dengan pedoman jurnal dengan mematuhi etika-etika penulisan seperti menghindari plagiarisme dan menyajikan data yang valid, kemudian mengirimkan artikel ke jurnal sesuai prosedur.
Teknik Penulisan Artikel Ilmiah Bidang Pangan pada Jurnal Nasional Terakreditasi dalam Meningkatkan Peluang Publikasi Pratama, Andy Rio Suryo; Maesaroh, Mia; Saputra, Raden Galihati Hasan; Fanani, Muhammad Zainal
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 1 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i1.16541

Abstract

Publikasi yang sukses tidak hanya tergantung pada kualitas dan mutu penelitian atau kajian ilmiah, tetapi juga pada kualitas dan mutu penulisan dan kesesuaian artikel dengan standar jurnal yang dituju. Pembahasan teknik-teknik penulisan artikel ilmiah secara komprehensif tersedia dalam jumlah terbatas. Tulisan ini menggunakan metode kualitatif dari berbagai rujukan utama dan artikel ilmiah yang telah publikasi dalam teknik-teknik penulisan artikel ilmiah bidang pangan di jurnal ilmiah nasional terakreditasi. Struktur artikel ilmiah secara umum dimulai dari nama judul, informasi penulis, penjelasan abstrak, pemilihan kata kunci, penjelasan pendahuluan, penjelasan metodologi, penjelasan hasil dan pembahasan, penjelasan kesimpulan, penyampaian ucapan terima kasih, dan referensi yang digunakan, serta informasi tambahan jika ada atau jika dipersyaratkan oleh lembaga penerbit jurnal yang dituju, yaitu jurnal ilmiah nasional terakreditasi seperti jurnal pangan, jurnal mutu pangan, serta jurnal gizi dan pangan. Pemenuhan teknik-teknik penulisan artikel ilmiah pada jurnal yang dituju yang diterbitkan oleh lembaga penerbit jurnal nasional terakreditasi harus dikaji dan dipenuhi guna potensi publikasi artikel ilmiah dan kajian ilmiah meningkat.
Kasus Kejadian Luar Biasa Keracunan Pangan Olahan Siap Saji Maesaroh, Mia; Widowati, Sri; Fanani, Muhammad Zainal
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 1 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i1.16702

Abstract

Kejadian luar biasa (KLB) keracunan pangan merupakan peristiwa yang terjadi ketika dua orang atau lebih mengalami gangguan kesehatan dengan gejala yang serupa atau hampir serupa setelah mengonsumsi pangan yang terkontaminasi. Kejadian ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah pangan olahan siap saji yang banyak dijual oleh penyedia pangan jajan keliling dan jasa boga, yang menempati urutan kedua dan ketiga sebagai penyebab keracunan pangan, setelah masakan rumah tangga. Untuk itu, penyedia pangan olahan siap saji wajib memenuhi persyaratan prinsip higiene dan sanitasi yang ketat agar pangan yang disajikan aman dikonsumsi oleh konsumen. Dengan demikian, konsumen dapat terhindar dari risiko keracunan dan kejadian KLB dapat dicegah. Upaya pencegahan juga harus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak, seperti individu, masyarakat, otoritas kompeten, dan pemerintah. Sinergi antar pihak-pihak ini diperlukan agar tren kejadian KLB keracunan pangan dapat dicegah dan dikendalikan secara efektif, serta untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keamanan pangan.
Budidaya dan Analisis Usaha Melon (Cucumis melo L.) Secara Hidroponik di PT. LSU, Desa Cipayung Datar, Megamendung Bogor Apriliani, Nindi; Fanani, Muhammad Zainal; Mulyaningsih, Yanyan
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 2 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i2.16932

Abstract

Melon (Cucumis melo L.) merupakan komoditas hortikultura bernilai ekonomi tinggi. Namun, budidaya melon secara konvensional sering menghadapi tantangan seperti keterbatasan lahan, serangan hama, dan fluktuasi kualitas hasil panen. Hidroponik sebagai solusi inovatif yang lebih efisien, ramah lingkungan, dan menghasilkan produk berkualitas tinggi. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 1 Juli 2024 – 1 September 2024 di PT. LSU Bogor,. Kegiatan bertujuan untuk mengetahui analisis usaha budidaya melon secara hidroponik. Kegiatan meliputi penyemaian, pembibitan, pemberian nutrisi AB Mix, merapikan jalaran atau sulur, perompesan, polinasi, seleksi buah, pengikatan buah, pemupukan susulan, pemotongan topping, pengendalian hama dan penyakit pada tanaman melon, panen dan pascapanen. Persiapan penyemaian benih melon meliputi penyimpanan benih pada tempat gelap, pembibitan melon yang dilakukan selama 10-14 hari. Pemberian nutrisi AB Mix yang dilakukan sesuai dengan umur tumbuh tanaman, polinasi dilakukan pada umur tanaman 25-30 HST, seleksi buah dilakukan ketika tanaman memasuki umur 38-40 HST, pengikatan buah dan potong toping. Panen dilakukan pada saat umur 75 hari setelah tanam dan pascapanen meliputi pengangkutan, penyortiran, test kemanisan buah dan grading. Hasil analisis usahatani melon dengan sistem hidroponik varietas Inthanon RZ dengan luas greenhouse 20 x 5 m2, memperoleh produksi sebanyak 924 kg. Penerimaan Rp. 35.500.000 dengan biaya total Rp. 23.913.300, R/C ratio 1,4. BEP produksi grade A 556 Kg, grade B 149 kg, grade C 55 kg dengan BEP harga grade A Rp. 38.000/kg, grade B Rp. 29.742/kg, grade C Rp. 25.880/kg.
Teknik Budidaya dan Analisis Usaha Tani Tanaman Melon, Cucumis Melo L. dengan Sistem Konvensional Fadmajani, Arfah; Fanani, Muhammad Zainal; Setyono
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 2 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i2.16987

Abstract

Melon (Cucumis melo L.) merupakan komoditas pertanian bernilai ekonomi tinggi. Namun, budidaya melon secara konvensional sering menghadapi tantangan seperti keterbatasan lahan, serangan hama, dan fluktuasi kualitas hasil panen. Hidroponik sebagai solusi inovatif yang lebih efisien, ramah lingkungan, dan menghasilkan produk berkualitas tinggi. Budidaya tanaman melon dilaksanakan di PT CA, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat. Penelitian bertujuan untuk menelaah budidaya melon dan menganalisis usahatani melon di PT CA. Kegiatan meliputi pengadaan benih, persemaian, pengolahan tanah, penanaman, pemasangan ajir, pemeliharaan, panen dan pascapanen. Persiapan benih meliputi penggunaan benih yang dibudidayakan sendiri dengan cara dikeringkan turunan dari varietas Action selama 1-2 minggu. Persemaian menggunakan green polibag dengan kurun waktu 2 minggu untuk pindah tanam. Pengolahan lahan diawali dengan penggemburan dan perataan tanah menggunakan traktor darat dan dibuat bedengan dengan lebar 0,9 m dan jarak tanam 40 cm x 40 cm serta pemasangan mulsa. Pengolahan lahan berfungsi untuk menggemburkan tanah dan juga dapat memperbaiki aerasi tanah. Penanaman melon ditugal dengan kedalaman 4-6 cm dengan menggunakan 1 persemaian di setiap lubangnya. Panen dilakukan pada saat umur ± 3 bulan setelah tanam dan pascapanen meliputi pengumpulan, penyortiran dan grading. Hasil analisis usahatani melon dengan penggunaan benih yang dibudidayakan sendiri turunan dari varietas Action dengan luas tanam 0,04 ha, memperoleh produksi sebanyak 1.155 kg dengan penerimaan Rp.17.325.000, biaya total Rp.13.873.700, keuntungan Rp.3.451.300, R/C ratio 1,24, BEP Produksi 924,9 kg, dan BEP harga Rp.12.011,8/kg.
Cokelat dan Efek Penyegarnya Maesaroh, Mia; Rachmat, Ridwan; Fanani, Muhammad Zainal
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 2 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i2.17013

Abstract

Cokelat merupakan produk homogen yang dihasilkan melalui proses pencampuran bahan-bahan yang berasal dari biji kakao, baik dengan tambahan bahan lain maupun tanpa, termasuk bahan tambahan pangan (BTP) yang telah disetujui oleh otoritas kompeten. Sebagai salah satu produk yang memiliki potensi besar, karena ketesediaan bahan baku biji kakao yang melimpah di Indonesia, yang merupakan salah satu produsen kakao terbesar di dunia. Hal ini menjadikan cokelat sangat menarik untuk dikaji lebih lanjut, terutama melalui pendekatan kualitatif berdasarkan berbagai rujukan utama. Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa cokelat, selain memberikan efek penyegar (menurunkan kecemasan atau stres), juga memiliki dampak positif terhadap kesehatan. Cokelat diketahui memberikan perlindungan terhadap penyakit kardiovaskular, beberapa jenis kanker, penyakit Alzheimer, penyakit Parkinson, serta membantu menjaga berat badan. Selain itu, konsumsi cokelat dapat meningkatkan energi, mengatasi kelelahan, dan memberikan rasa kenyang yang lebih lama. Beberapa sifat fisikokimia cokelat yang telah ditemukan, meliputi kandungan fenolik (seperti asam galat, asam kafeat, katekin, dan epikatekin), metilxantin (termasuk teobromin, kafein, dan teofilin), flavonoid, polifenol, prosianidin, feniletilamin, 2,5-diketopiperazina, asam askorbat, tiamin, zat besi, magnesium, vitamin D2, dan serat. Berbagai senyawa tersebut berkontribusi pada manfaat kesehatan yang signifikan, menjadikan cokelat tidak hanya sebagai camilan lezat yang menyenangkan, tetapi juga sebagai sumber gizi yang bermanfaat bagi tubuh.
Penilaian Uji Organoleptik dan Kimia pada Produk Pengembangan Minuman Fungsional di Perusahaan Milky Way Lestari, Nami; Mardiah, Mardiah; Fanani, Muhammad Zainal
Jurnal Ilmiah Pangan Halal Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Pangan Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jiph.v7i1.17047

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengkaji daya terima secara sensori dan karakteristik fungsional (analisis proksimat, serat pangan dan nutrition fact) pure greek yogurt plain dan fruity greek yogurt dari kombinasi pure greek yogurt plain berbahan susu sapi segar dan fruit jam dari mixberry, mangga dan markisa apel sebagai alternatif minuman fungsional. Pembuatan pure greek yogurt plain terdiri dari 2 tahap, yaitu tahap pertama adalah pembuatan yogurt biasa dan tahap ke dua adalah penyaringan yogurt biasa menjadi pure greek yogurt plain. Hasil analisis nutrition fact produk Pure Fruity Greek Yogurt Plain dan Fruity Greek Yogurt, diperoleh kandungan karbohidrat cukup tinggi (2 – 14%), kadar lemak (10 – 18%), Protein (12 – 19%), gula (0 – 30 g) dan serat pangan (2,95 – 3,86%), serta energi total yang cukup tinggi (180 – 290 kkal). Nilai-nilai tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan nilai-nilai produk es yogurt komersial merk A produksi Perusahaan Milky Way. Berdasarkan hal ini produk Fruity Greek Yogurt merupakan minuman fungsional yang kaya gizi. Produk Greek Yogurt memiliki tekstur yang cenderung lebih padat dan creamy dibandingkan dengan yogurt biasa, dan mempunyai efek lebih mengenyangkan. Dari hasil uji organoleptik (tektur, aroma, rasa dan warna) produk, diperoleh skor tertinggi didapat pada produk Fruity Greek Yogurt Varian Mixberry.
Respon Tanaman Selada Romaine (Lactuca sativa L.) pada Berbagai Konsentrasi AB Mix dan Bakteri Fotosintetik pada Sistem Hidroponik Rakit Apung Fajri , Muhamad Nizarul; Yulianti, Nani; Fanani, Muhammad Zainal
Jurnal Pertanian Vol. 16 No. 1 (2025): APRIL
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jp.v16i1.15715

Abstract

While the demand for vegetables continues to increase every year, lettuce production has not been able to meet the high market demand due to shrinking productivity and available land due to conversion of agricultural land. This study aims to determine the response of romaine lettuce plants to various concentrations of AB mix, photosynthetic bacteria and the interaction between the two with a floating raft hydroponic system. The research design used a two-factorial completely randomized design (CRD). The first factor is the concentration of AB mix nutrients consisting of 5 treatment levels, namely 400 ppm, 600 ppm, 800 ppm, 1000 ppm and 1200 ppm. The second factor is the concentration of photosynthetic bacteria consisting of 3 treatment levels, namely 10 ml/L-1 15 ml L-1 and 20 ml L-1. The results showed that giving the concentration of AB mix nutrients 600 ppm can increase the growth of plant height and giving the concentration of photosynthetic bacteria 10ml L-1 can increase the number of leaves of romaine lettuce plants. Keywords: Nutrition, Lettuce, Productivity, Synechococus sp.
Implementasi Teknologi Pertanian Tepat Guna Berbasis Pengembangan Sumberdaya Lokal Desa Pancawati, Kabupaten Bogor Hermawan, Aflian Febriansyah; Yulianti, Aulia Rahma; Deon, Donisius Sufardi; Sari, Fera Indah; Herdes, Ali Furqan; Hidayat, Andi Muhammad; Utama, Muhamad Akbar; Fanani, Muhammad Zainal
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 10 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i10.15830

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) bertujuan sebagai sarana pengamalan ilmu pengatahuan mahasiswa untuk menjadi insan yang unggul dan bermanfaat dengan memberikan solusi dalam mengatasi berbagai permasalahan ekonomi, sosial, maupun budaya masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran KKN dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan peternak serta meningkatkan perekonomian UMKM di Desa Pancawati, Kabupaten Bogor. Metode yang digunakan adalah observasi terhadap penduduk dan lingkungan setempat. Mahasiswa KKN berpartisipasi dalam kegiatan penyuluhan tentang pembuatan silase dan produk pupuk organik cair serta pendampingan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi halal. Hasil studi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan petani dan peternak dalam mengelola limbah pertanian dan perkebunan yang dapat digunakan menjadi produk yang bermanfaat dalam menunjang keberlangsungan pertanian.