Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Meningkatkan Keterampilan Vokasional Membuat Hiasan Dinding dari Kerang Melalui Media Video Tutorial Pada Anak Tunarungu Ani, Nova Andri; Budi, Setia; Kasiyati, Kasiyati; Ardisal, Ardisal; Tsaputra, Antoni
JURNAL PENDIDIKAN Vol 32 No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v32i1.3573

Abstract

Pembelajaran untuk anak tunarungu tidak hanya pada bidang akademik saja, tetapi juga pada pembelajaran keterampilan. Pembelajaran keterampilan ini bermanfaat untuk meningkatkan life skill dan memberikan peluang pekerjaan pada anak. Penelitian ini berfokus pada permasalahan pembelajaran keterampilan membuat hiasan dinding dari kerang pada anak tunarungu kelas IX SLB YPPLB Padang, dengan menggunakan Jenis penelitian tindakan kelas, Penelitian dilaksanakan dua siklus, masing-masing siklus dilakukan empat kali pertemuan yang dilaksanakan pada tanggal 4 januari- 25 januari 2023. Data penelitian diperoleh melalui observasi dan tes.  Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil bahwa video tutorial dapat meningkatkan kemampuan membuat hiasan dinding pada anak tunarungu. Sehingga, guru dapat menggunakan video tutorial untuk pembelajaran keterampilan. 
Efektivitas Metode Graphomotor dalam Meningkatkan Kemampuan Menulis Permulaan pada Peserta Didik Hemiplegia Kelas 1 Azkia, Afrizayuni; Taufan, Johandri; Tsaputra, Antoni; Muspita, Rila; Kusumastuti, Grahita
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 3 (2025): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i3.8156

Abstract

Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas graphomotor dalam meningkatkan kemampuan menulis permulaaan peserta didik disabilitas fisik hemiplegia kelas 1. Penelitian ini di dasari belum optimalnya kemampuan motorik halus yang memengaruhi keterampilan menulis permulaan pada peserta didik disabilitas fisik hemiplegia. Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimen subjek tunggal (Single Subject Research) dengan desain A-B-A. Subjek penelitian terdiri dari satu peserta didik disabilitas hemiplegia kelas I di SLB Negeri 1 Padang Panjang. Data dikumpulkan melalui observasi dan penilaian hasil tulis peserta didik. Data dianalisis menggunakan analisis visual grafik dengan berfokus pada tren, level, dan stabilitas untuk menentukan efektivitas intervensi.. Berdasarkan analisis data yang dilakukan dari 16 pertemuan yang terbagi menjadi 3 kondisi, yaitu baseline 1 (A1), Intervensi (B), dan Baseline 2 (A2). Paseline A1 menunjukan konsistensi data dengan persentase 38% pada 3 kali pengamatan. Pada kondisi Intervensi (B) terjadi peningkatan bertahap dengan persentase 45%, 45%, 50%, 60%,7 0%, 78%, 78%, 78%. Kemudian pada kondisi baselinea (A2) mendapatkan persentase 78%, 85%, 85%, 85%, 85%. Analisis visual menunjukan adanya peningkatan level baik dalam maupun antar kondisi. Dalam fase intervensi (B), level meningkat sebesar 33% ( dari 45% menjadi 78%). Antar kondisi, level meningkat 7% dari A1 ke B (38%ke 45%) dan 40% dari B ke A2 (45% ke 85%).  Berdasarkan analisis dari pengamatan dapat disimpulkan bahwa kemampuan menulis permulaan dapat meningkat dengan metode graphomotor. Hal ini menunjukan bahwa metode graphomotor dapat digunakan sebagai salah satu metode dalam pembelajaran menulia permulaan.
Meningkatkan ketahanan Duduk melalui Media Mozaik Kertas bagi Anak Gangguan Spektrum Autisme Oktavia, Tasya; Iswari, Mega; Tsaputra, Antoni; Ardisal, Ardisal
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 3 (2025): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i3.8230

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan duduk anak dengan Gangguan Spektrum Autisme (GSA) melalui media mozaik kertas, dimana anak hanya mampu duduk dalm waktu 1-4 menit. Penelitian menggunakan pendekatan Single subject Research (SSR) dengan desain A-B. subjek yang terlibat penelitian ini yaitu peserta didik dengan Gangguan Spektrum Autisme di kelas IV SLB YPPC Painan. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan pencatatan durasi. Kemudian dianalisis secara visual dan memindahkannya dalam bentuk grafik. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 11 kali pertemuan dengan baseline (A) sebanyak 4 pertemuan dan intervensi (B) 7 kali pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam kondisi awal (A) dengan hasil 1 menit, 2 menit, 4 menit dan 4 menit, setelah itu kondisi intervensi dengan durasi  6 menit, 7 menit, 8 menit, 8 menit, 9 menit, 9 menit dan 9 menit. Hasil data yang diperoleh menunjukkan bahwa media mozaik kertas dapat meningkatkan ketahanan duduk bagi anak gangguan spektrum autisme dengan peningkatan 5 menit dari baseline pada pertemuan terakhir 4 menit dan intervensi yaitu 9 menit. Hasil penelitian ini merekomendasikan media mozaik kertas sebagai salah satu media intervensi yang efektif untuk meningkatkan ketahanan duduk bagi anak GSA.
Efektifitas Media Video Tutorial Meningkatkan Keterampilan Seni Grafis (Sablon Cukil) pada Anak Disabilitas Intelektual Ringan Zalda, Nanda; Zulmiyetri, Zulmiyetri; Tsaputra, Antoni; Yuliana, Syari
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 6 No. 7 (2025): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v6i7.4504

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of video tutorial media in improving linocut screen-printing skills among eighth-grade students with mild intellectual disabilities at SLB Negeri 1 Ranah Pesisir. The research employed a Single Subject Research (SSR) A–B design, consisting of a baseline phase without intervention and an intervention phase using video tutorials. The participant was one student who experienced difficulties in carving image patterns. Data were collected through direct observation using a skill assessment sheet and analyzed visually by examining changes in level, trend, and stability. The findings show a significant improvement in the student's linocut skills, increasing from 56% during the baseline phase to 100% at the end of the intervention. These results indicate that video tutorial media is effective in enhancing vocational skills, particularly linocut screen-printing, and serves as an innovative, concrete, and engaging learning strategy for students with mild intellectual disabilities.
Parental role in supporting inclusive education for children with autism Muliadi; Tsaputra, Antoni; Rahmahtrisilvia; Nurhastuti; Amani, Risca
Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Vol. 6 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/ijed.v6i3.5351

Abstract

This research examines the role of parents in supporting the education of children with autism in special schools in Langsa City, Aceh. With the increasing number of children with autism spectrum disorders, attention to their educational needs has become very important. This research aims to identify the various roles played by parents and analyze the impact of their support on the social and academic development of the child. Qualitative descriptive methods were employed to assess the impact of parental involvement in the educational process on children's learning outcomes and social interactions. Data was collected using purposive sampling techniques. Data collection techniques used observation, interviews, and document studies, with the instruments used being observation guidelines and interview guidelines. The research results show that parents function as the primary supporters, who not only provide motivation but also play a crucial role in communication with teachers and in monitoring their child's development. Parental support has been proven to enhance children's self-confidence and social skills, thereby creating a more inclusive learning environment. Involving parents in the planning and evaluation of educational programs can significantly improve children's learning outcomes.
Reading Aloud as a Language Intervention Strategy: A Case Study of Children with Functional Speech Delay at Rumah TIA Special Needs School in Sawahlunto City Mugianti, Indah; Damri; Tsaputra, Antoni; Efrina, Elsa; Rahmahtrisilvia
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 10 No. 02 (2026): April 2026, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v10i02.8224

Abstract

Functional speech delays affect children's communication skills, necessitating appropriate language intervention. This study aimed to examine the effectiveness of reading aloud in improving the speech skills of children with speech delays. A qualitative case study approach was used, involving five children at the Rumah TIA Special Needs School in Sawahlunto City. The intervention was delivered over four weeks, three times per week, with structured sessions tailored to each child's needs. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and were analyzed thematically. The results showed increases in vocabulary mastery, pronunciation accuracy, and verbal participation following the intervention. All participants showed positive development, with variations influenced by age and initial conditions. These findings indicate that reading aloud is an effective and practical language intervention strategy. This activity is recommended for routine implementation in schools and homes as a fun method of language stimulation to support children's communication development. Keywords: reading aloud, speech delay, language intervention, child language development, case study
Peningkatan Kemampuan Mengenal Bilangan 1-10 pada Siswa dengan Hambatan Intelektual melalui Aplikasi Fun Math: Studi Subjek Tunggal Kurnia, Rts; Taufan, Johandri; Marlina, Marlina; Tsaputra, Antoni; Nasri, Yosa Yulia
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026): Januari-April 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v6i1.4322

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menguji efektivitas penggunaan aplikasi Fun Math dalam meningkatkan kemampuan mengenal bilangan 1–10 pada siswa kelas III dengan hambatan intelektual. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen dengan desain Single Subject Research (SSR) tipe A-B. Subjek penelitian adalah satu orang siswa dengan hambatan intelektual yang mengalami kesulitan dalam mengenal bilangan 1-10. Fase baseline (A) dilakukan tanpa perlakuan untuk mengidentifikasi kemampuan awal siswa, sedangkan fase intervensi (B) dilakukan dengan menerapkan aplikasi Fun Math sebagai media pembelajaran numerasi dasar. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen checklist yang mencakup kemampuan menyebutkan bilangan, membilang jumlah benda, dan mencocokkan simbol bilangan dengan kuantitas yang sesuai. Data dianalisis menggunakan analisis visual grafik dengan memperhatikan perubahan level, arah tren, dan stabilitas data. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan mengenal bilangan yang konsisten dan signifikan setelah penerapan intervensi, ditandai dengan perubahan level yang positif, tren meningkat, serta stabilitas data yang tinggi pada fase intervensi. Temuan ini mengindikasikan bahwa aplikasi Fun Math efektif digunakan sebagai media pembelajaran numerasi dasar yang bersifat konkret, interaktif, dan adaptif bagi siswa dengan hambatan intelektual. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan bukti empiris tentang pemanfaatan media digital interaktif dalam pembelajaran matematika pada konteks pendidikan khusus.
Studi Kasus Perundungan terhadap Peserta Didik dengan Disabilitas Fisik di Sekolah Pendidikan Khusus dan Strategi Penanganan Guru Alzahri, Fauzia Salsabillah; Budi, Setia; Nurhastuti, Nurhastuti; Tsaputra, Antoni
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026): Januari-April 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v6i1.4419

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk-bentuk perundungan yang dialami peserta didik dengan disabilitas fisik serta strategi guru dalam menanganinya di sekolah pendidikan khusus. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas guru kelas, wakil kesiswaan, dan kepala sekolah yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dan Teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik dengan disabilitas fisik mengalami perundungan dalam berbagai bentuk, yaitu perundungan verbal (ejekan, panggilan negatif, dan sindiran terkait kondisi fisik), non-verbal (pengucilan sosial dan pembatasan interaksi), serta fisik (mendorong, menarik, dan mengambil barang milik korban). Perundungan verbal merupakan bentuk yang paling dominan. Strategi guru dalam menangani perundungan terbagi menjadi tiga kategori utama, yakni strategi preventif melalui penanaman empati, penerapan aturan kelas, dan program anti-perundungan; strategi intervensi berupa teguran langsung, mediasi, dan pemberian konsekuensi edukatif; serta strategi kuratif melalui pendampingan emosional terhadap korban dan pembinaan perilaku pelaku. Temuan ini menegaskan pentingnya peran guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan inklusif bagi peserta didik dengan disabilitas fisik. Sekolah pendidikan khusus perlu memperkuat kompetensi guru, mengembangkan prosedur operasional standar anti-perundungan yang kontekstual, serta meningkatkan kolaborasi dengan orang tua. Penelitian ini berkontribusi secara empiris dengan mengkaji pengalaman perundungan peserta didik disabilitas fisik dan strategi penanganan guru yang masih terbatas dibahas dalam konteks negara berkembang.
Peningkatan Kemampuan Penjumlahan Bilangan Deret Ke Bawah Melalui Media Counting Board Bagi Peserta Didik Disabilitas Intelektual Ringan Sari, Annisa Hikmanita; Iswari, Mega; Rahmahtrisilvia, Rahmahtrisilvia; Tsaputra, Antoni; Zulpiani, Mardhatillah
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026): Januari-April 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v6i1.4565

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh subjek penelitian yang kesulitan dalam kemampuan penjumlahan bilangan deret ke bawah bagi peserta didik disabilitas intelektual ringan. Oleh karena itu, tujuan penelitian yaitu untuk meningkatkan kemampuan penjumlahan bilangan deret ke bawah bagi peserta didik disabilitas intelektual ringan. Penelitian menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen dalam bentuk Single Subject Research (SSR) dengan desain A-B. Subjek penelitian adalah satu orang peserta didik disabilitas intelektual kelas V di SLB Karakter Mandiri. Teknik pengumpulan data berupa tes pengujian bilangan deret kebawah 1-50 berupa soal dan kemudian hasil jawaban dicentang pada lembar penilaian dan data tersebut diolah menjadi persentase kemudian data dianalisis dengan teknik analisis visual grafik. Penelitian ini dilaksanakan di kelas selama 10 kali pertemuan yang terbagi dalam 2 fase yaitu baseline (A) sebanyak 3 kali pertemuan dengan persentase 30%, 30%, 30% dan fase Intervensi (B) sebanyak 7 kali pertemuan dengan persentase 50%, 70%, 70%, 80%, 90%, 90%, 90%. Persentase tersebut diperoleh dari jumlah jawaban benar peserta didik terhadap 10 soal penjumlahan bilangan deret ke bawah yang diberikan pada setiap pertemuan, kemudian dikonversikan ke dalam bentuk persentase. Berdasarkan analisis visual grafik, fase baseline (A) menunjukkan kecenderungan arah mendatar dengan data yang stabil, sedangkan fase intervensi (B) menunjukkan kecenderungan arah meningkat dengan persentase overlap data sebesar 0%, yang menegaskan bahwa peningkatan kemampuan penjumlahan bilangan deret ke bawah terlihat setelah penerapan media counting board pada peserta didik disabilitas intelektual ringan.
Peningkatan Kemampuan Membaca Permulaan Menggunakan Model Discovery Learning Pada Peserta Didik Disabilitas Daksa Kelas 1 Simanullang, Aston Abraham; Nurhastuti, Nurhastuti; Iswari, Mega; Tsaputra, Antoni
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i2.2002

Abstract

Discovery Learning model for first-grade students with physical disabilities. The research employed a Classroom Action Research (CAR) design conducted at SLB Negeri Pematang Siantar. The research subjects consisted of three first-grade students with physical disabilities, identified as PS, GH, and BH. Based on the initial assessment, the students’ early reading abilities were categorized as low, with achievement percentages of 30% for PS, 30% for GH, and 30% for BH. The study was carried out in two cycles, each comprising the stages of planning, implementation, observation, and reflection. The observation results in Cycle I indicated an improvement in early reading skills, with PS achieving 45%, GH 50%, and BH 40%. Furthermore, a more significant improvement was observed in Cycle II, with achievement percentages increasing to 80% for PS, 80% for GH, and 75% for BH. Data were collected through observation using an early reading skills assessment sheet, while data analysis was conducted using descriptive quantitative techniques by comparing achievement results across cycles. The findings demonstrate that the application of the Discovery Learning model is effective in enhancing early reading skills among first-grade students with physical disabilities. These results indicate that learning activities emphasizing active student engagement in independently discovering concepts can optimally improve motivation, comprehension, and learning outcomes in accordance with the characteristics of students with physical disabilities.