Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Peningkatan Kemampuan Mengenal Bilangan 1-10 pada Siswa dengan Hambatan Intelektual melalui Aplikasi Fun Math: Studi Subjek Tunggal Kurnia, Rts; Taufan, Johandri; Marlina, Marlina; Tsaputra, Antoni; Nasri, Yosa Yulia
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026): Januari-April 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v6i1.4322

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menguji efektivitas penggunaan aplikasi Fun Math dalam meningkatkan kemampuan mengenal bilangan 1–10 pada siswa kelas III dengan hambatan intelektual. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen dengan desain Single Subject Research (SSR) tipe A-B. Subjek penelitian adalah satu orang siswa dengan hambatan intelektual yang mengalami kesulitan dalam mengenal bilangan 1-10. Fase baseline (A) dilakukan tanpa perlakuan untuk mengidentifikasi kemampuan awal siswa, sedangkan fase intervensi (B) dilakukan dengan menerapkan aplikasi Fun Math sebagai media pembelajaran numerasi dasar. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen checklist yang mencakup kemampuan menyebutkan bilangan, membilang jumlah benda, dan mencocokkan simbol bilangan dengan kuantitas yang sesuai. Data dianalisis menggunakan analisis visual grafik dengan memperhatikan perubahan level, arah tren, dan stabilitas data. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan mengenal bilangan yang konsisten dan signifikan setelah penerapan intervensi, ditandai dengan perubahan level yang positif, tren meningkat, serta stabilitas data yang tinggi pada fase intervensi. Temuan ini mengindikasikan bahwa aplikasi Fun Math efektif digunakan sebagai media pembelajaran numerasi dasar yang bersifat konkret, interaktif, dan adaptif bagi siswa dengan hambatan intelektual. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan bukti empiris tentang pemanfaatan media digital interaktif dalam pembelajaran matematika pada konteks pendidikan khusus.
Studi Kasus Perundungan terhadap Peserta Didik dengan Disabilitas Fisik di Sekolah Pendidikan Khusus dan Strategi Penanganan Guru Alzahri, Fauzia Salsabillah; Budi, Setia; Nurhastuti, Nurhastuti; Tsaputra, Antoni
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026): Januari-April 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v6i1.4419

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk-bentuk perundungan yang dialami peserta didik dengan disabilitas fisik serta strategi guru dalam menanganinya di sekolah pendidikan khusus. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas guru kelas, wakil kesiswaan, dan kepala sekolah yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dan Teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik dengan disabilitas fisik mengalami perundungan dalam berbagai bentuk, yaitu perundungan verbal (ejekan, panggilan negatif, dan sindiran terkait kondisi fisik), non-verbal (pengucilan sosial dan pembatasan interaksi), serta fisik (mendorong, menarik, dan mengambil barang milik korban). Perundungan verbal merupakan bentuk yang paling dominan. Strategi guru dalam menangani perundungan terbagi menjadi tiga kategori utama, yakni strategi preventif melalui penanaman empati, penerapan aturan kelas, dan program anti-perundungan; strategi intervensi berupa teguran langsung, mediasi, dan pemberian konsekuensi edukatif; serta strategi kuratif melalui pendampingan emosional terhadap korban dan pembinaan perilaku pelaku. Temuan ini menegaskan pentingnya peran guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan inklusif bagi peserta didik dengan disabilitas fisik. Sekolah pendidikan khusus perlu memperkuat kompetensi guru, mengembangkan prosedur operasional standar anti-perundungan yang kontekstual, serta meningkatkan kolaborasi dengan orang tua. Penelitian ini berkontribusi secara empiris dengan mengkaji pengalaman perundungan peserta didik disabilitas fisik dan strategi penanganan guru yang masih terbatas dibahas dalam konteks negara berkembang.
Peningkatan Kemampuan Penjumlahan Bilangan Deret Ke Bawah Melalui Media Counting Board Bagi Peserta Didik Disabilitas Intelektual Ringan Sari, Annisa Hikmanita; Iswari, Mega; Rahmahtrisilvia, Rahmahtrisilvia; Tsaputra, Antoni; Zulpiani, Mardhatillah
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026): Januari-April 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v6i1.4565

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh subjek penelitian yang kesulitan dalam kemampuan penjumlahan bilangan deret ke bawah bagi peserta didik disabilitas intelektual ringan. Oleh karena itu, tujuan penelitian yaitu untuk meningkatkan kemampuan penjumlahan bilangan deret ke bawah bagi peserta didik disabilitas intelektual ringan. Penelitian menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen dalam bentuk Single Subject Research (SSR) dengan desain A-B. Subjek penelitian adalah satu orang peserta didik disabilitas intelektual kelas V di SLB Karakter Mandiri. Teknik pengumpulan data berupa tes pengujian bilangan deret kebawah 1-50 berupa soal dan kemudian hasil jawaban dicentang pada lembar penilaian dan data tersebut diolah menjadi persentase kemudian data dianalisis dengan teknik analisis visual grafik. Penelitian ini dilaksanakan di kelas selama 10 kali pertemuan yang terbagi dalam 2 fase yaitu baseline (A) sebanyak 3 kali pertemuan dengan persentase 30%, 30%, 30% dan fase Intervensi (B) sebanyak 7 kali pertemuan dengan persentase 50%, 70%, 70%, 80%, 90%, 90%, 90%. Persentase tersebut diperoleh dari jumlah jawaban benar peserta didik terhadap 10 soal penjumlahan bilangan deret ke bawah yang diberikan pada setiap pertemuan, kemudian dikonversikan ke dalam bentuk persentase. Berdasarkan analisis visual grafik, fase baseline (A) menunjukkan kecenderungan arah mendatar dengan data yang stabil, sedangkan fase intervensi (B) menunjukkan kecenderungan arah meningkat dengan persentase overlap data sebesar 0%, yang menegaskan bahwa peningkatan kemampuan penjumlahan bilangan deret ke bawah terlihat setelah penerapan media counting board pada peserta didik disabilitas intelektual ringan.
Meningkatkan Kemampuan Membedakan Jenis Perkembangbiakan Hewan Menggunakan Media Pop-Up Book Digital pada Anak Gangguan Spektrum Autisme Safitri, Laila; Rahmahtrisilvia , Rahmahtrisilvia; Tsaputra, Antoni; Handayani, Endang Sri
PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology Vol. 6 No. 3 (2026): PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology (In-Press)
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ijset.v6i3.5389

Abstract

This study aims to analyse the effectiveness of using digital pop-up books in improving the ability of pupils with Autism Spectrum Disorder (ASD) to distinguish between different types of animal reproduction. This study employed a Classroom Action Research (CAR) approach, conducted over two cycles, each comprising the stages of planning, implementation, observation and reflection. The research subjects consisted of two Year 10 students at the Mandailing Natal State Special School. Data collection techniques included learning outcome tests, observation of student activities, and documentation. Data analysis was conducted using quantitative descriptive methods to determine the percentage increase in students’ abilities in each cycle, as well as qualitative descriptive methods to describe changes in learning behaviour during the learning process. The research results indicate a gradual improvement in the students’ abilities. Initially, the students’ abilities were still low, at 43.75% and 31.25%. Following the intervention in Cycle I, abilities improved to 62.50% and 59.38%, though they had not yet met the mastery criteria. A significant improvement occurred in Cycle II, with achievement levels of 90.63% and 84.38%, which fell into the ‘very good’ category. In addition to improving learning outcomes, the Digital Pop-up Book medium also enhanced students’ attention, engagement, and independence in learning
Efektivitas Braille Hijaiyah Remot dalam Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Hijaiyah pada Siswa Disabilitas Netra Ifandi, Rian; Rahmahtrisilvia, Rahmahtrisilvia; Tsaputra, Antoni; Taufan, Johandri
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v16i2.4272

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media braille hijaiyah remot dalam meningkatkan kemampuan mengenal huruf hijaiyah pada siswa disabilitas netra kelas IV di SLB Negeri 2 Padang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen melalui desain Single Subject Research (SSR) A–B–A. Pelaksanaan penelitian terdiri atas tiga fase, yaitu baseline pertama (A1) sebanyak 3 sesi, intervensi (B) sebanyak 6 sesi, dan baseline kedua (A2) sebanyak 3 sesi. Subjek penelitian adalah satu orang siswa disabilitas netra. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis visual grafik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada fase baseline (A1) kemampuan siswa masih rendah dengan persentase 31,25%–37,5%. Setelah diberikan intervensi (B), kemampuan siswa menunjukkan peningkatan yang jelas hingga mencapai 83,3%. Pada fase baseline kedua (A2), kemampuan tetap stabil pada kisaran 83%–85,4%, yang menunjukkan adanya efek pemeliharaan. Analisis antar kondisi menunjukkan tidak adanya overlap antara fase A1 dan B serta rendahnya overlap antara fase B dan A2. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media braille hijaiyah remot efektif dalam meningkatkan dan mempertahankan kemampuan mengenal huruf hijaiyah pada siswa disabilitas netra.