Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Proses Pembuatan Kerajinan Gantungan Kunci Dari Kawat Bulu Pada Siswa Kelas IV Mis Hidayatul Muhajirin Sukma, Puput Melati; Sari, Ratna Kartika; Mahmudah, Istiyati
Dedikasi Cendekia: Warta Pengabdian Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Educational Consultant & Counseling Career (EC3) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The training activity of making key chains from feather wire was carried out at MIS Hidayatul Muhajirin as a form of contribution in improving fine motor skills and creativity of fourth grade students. Based on the initial observation, it is known that students have not been much involved in creative activities based on hand skills, so efforts are needed to provide appropriate stimulation. The main problem identified was the limited opportunities for students to develop creativity and skills through fun hands-on activities. This training was carried out through several stages, namely identification of needs, activity planning, counseling on tools and materials, exposure to keychain making, and practical sessions accompanied by facilitators. The results of the activity showed that the students participated in the training with enthusiasm and were able to produce diverse and creative works. Analysis of the results showed an increase in students' skills in technical and attitudinal aspects, such as independence, accuracy, cooperation, and self-confidence. The implementation of this activity also provides space for students to express ideas freely and fun. With documentation of the work as a form of evaluation, this training is expected to be a model of educational activities that are applicable and able to enrich the learning process at the SD / MI level. In addition, this activity encourages students' active involvement in the learning process that not only focuses on cognitive aspects, but also affective and psychomotor aspects. Thus, this training makes a significant contribution to students' character building and creates an inclusive, creative and fun learning environment for all learners.
Pendampingan Siswa Kelas III SDN 1 Menteng Palangka Raya dalam Berkarya Seni Rupa Norfaujiah, Norfaujiah; Norhalizah, Norhalizah; Mahmudah, Istiyati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 2 (2025): April
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i2.2235

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kreativitas siswa kelas IIIB SDN 1 Menteng Palangka Raya dalam berkarya seni rupa melalui pendampingan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif, di mana tim pengabdian terlibat langsung dalam proses pembelajaran dan penciptaan karya seni bersama siswa. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan siswa untuk menghasilkan karya seni rupa kerajian membuat bunga dari sedotan, serta peningkatan kepercayaan diri siswa dalam berekspresi melalui seni. Kesimpulan dari pengabdian ini adalah bahwa pendampingan yang berkelanjutan dan terstruktur dapat menjadi strategi efektif dalam mengembangkan potensi seni rupa siswa di tingkat sekolah dasar, serta memberikan dampak positif pada perkembangan kognitif dan afektif mereka.
Peran Mahasiswa PGMI dalam Meningkatkan Pembelajaran Pendidikan Pancasila dengan Bahan Ajar Interaktif berbasis Book Creator di SDN 6 Palangka Raya Javanoca, Laura Kalaij; Wardah, Fatma; Ahmad, Ayatullah; Qamariah , Zaitun; Syabrina, Muhammad; Mahmudah, Istiyati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 4 (2025): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i4.2546

Abstract

Kemandirian pendidikan di Indonesia masih dihadapkan oleh tantangan, terutama dalam memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila di kalangan siswa sekolah dasar. Pembelajaran yang konvensional sering kali tidak memadai untuk menarik minat dan meningkatkan pemahaman siswa. Oleh karena itu, tujuan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah untuk mengembangkan dan menerapkan bahan ajar interaktif berbasis metode ABCD yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam Pendidikan Pancasila. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi analisis kebutuhan, desain bahan ajar, pengembangan media interaktif, dan evaluasi hasil pelaksanaan. Kegiatan ini diimplementasikan di SDN 6 Palangka Raya dengan melibatkan 22 siswa kelas dua. Hasil dari kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan, di mana rata-rata nilai siswa mengalami peningkatan dari 90,2 pada pretest menjadi 99,0 pada posttest. Umpan balik dari siswa dan guru juga menunjukkan respon positif terhadap penggunaan bahan ajar interaktif, yang dianggap menarik dan mudah dipahami. Kesimpulannya, pengembangan bahan ajar berbasis metode ABCD memberikan dampak signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Pancasila, serta mampu membangun kesadaran dan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Pengaruh Gaya Mengajar Guru Terhadap Motivasi Belajar Siswa Mata Pelajaran IPAS Kelas V Masrdah, Umi; Supriadi, Gito; Mahmudah, Istiyati
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Media Informatika
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i3.5891

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gaya mengajar guru di MIS Nahdlatul ‘Ulama Palangka Raya,untuk mengetahui motivasi belajar siswa mata pelajaran IPAS di MIS Nahdlatul ‘Ulama Palangka Raya dan untuk menganalisis pengaruh gaya mengajar guru terhadap motivasi belajar siswa mata pelajaran IPAS kelas V di MIS Nahdlatul ‘Ulama Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di MIS Nahdlatul ‘Ulama Palangka Raya yang berjumlah 56 siswa. Pengumpulan data pata penelitian ini menggunakan lembar observasi gaya mengajar guru dan angket motivasi belajar siwa yang di isi oleh siswa. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, uji regresi linear sederhana dan uji hipotesis. Sesuai dengan analisis deskriptif, maka Variabel gaya mengajar guru diperoleh nilai minimum sebesar 4 dan maksimum sebesar 7 dengan rata-rata nilai 4,91 termasuk kategori sangat kurang. Variabel motivasi belajar diperoleh nilai minimum 71 dan maksimum 100, dengan nilai rata-rata pada variabel ini sebesar 87,00 termasuk kategori sangat kurang. Berdasarkan perhitungan korelasi pearson diperoleh nilai sebesar 0,069, yang mana nilai tersebut menunjukkan adanya hubungan positif yang cukup lemah antara gaya mengajar guru (X) dengan motivasi belajar siswa (Y) pada mata pelajaran IPAS Kelas V di MIS Nahdlatul ‘Ulama Palangka Raya. Nilai signifikansi statistik (Sig) sebesar 0,615 menunjukkan bahwa pengaruh yang terdeteksi tidak signifikan secara statistik, karena nilai Sig. lebih besar dari 0,05.
Efektivitas Penggunaan Media Papan Musik (Multi Fungsi) Materi KPK dan FPB pada Pembelajaran Matematika Nurlaila, Nurlaila; Mahmudah, Istiyati
Shibyan: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 1 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Islam Nusantara, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/shibyan.v1i2.2899

Abstract

Peserta didik kelas IV kesulitan memahami pelajaran matematika, salah satu kesulitan tersebut ada pada materi KPK dan FPB. Hal tersebut terjadi karena peserta didik kurang menguasai dasar dari matematika seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian, dan peserta didik juga masih bingung menentukan hasil dari KPK dan FPB. Oleh karen itu, perlu adanya perbaikan dalam pembelajaran. Sehingga guru dan peserta didik harus berperan aktif dalam proses pembelajaran. Untuk meningkatkan efektivitas peserta didik maka harus menggunakan media pembelajaran yang tepat salah satunya adalah Papan Musik (Multi Fungsi). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan observasi. Subjek dari penelitian ini adalah guru dan siswa di MI Miftahul Huda II Kota Palangka Raya. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan penggunaan media Papan Musik ini membuat peserta didik senang dan aktif dalam kegiatan belajar mengajar. Kata Kunci: Efektivitas, Media, Papan Musik (Multi Fungsi), KPK dan FPB
Pelatihan Menyanyi Lagu Ampar Ampar Pisang Sebagai Implementasi Projek P5 Di Delas 1 SDIT AL- Qonita Hasanah, Herlina; Mahmudah, Istiyati; Daniati, Rahma
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari Vol. 2 No. 3 (2025): Oktober
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmm.v2i3.161

Abstract

Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan budaya Kalimantan Selatan kepada siswa kelas I SDIT Al-Qonita melalui pelatihan menyanyi lagu Ampar Ampar Pisang sebagai implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Lagu daerah dipilih karena sarat nilai kebersamaan, mudah diingat, serta merupakan warisan budaya yang penting dikenalkan sejak dini. Metode yang digunakan adalah demonstrasi dan praktik partisipatif, di mana fasilitator memperagakan lagu dengan intonasi dan gerakan sederhana kemudian siswa menirukan secara berulang, baik dalam kelompok maupun individu. Pelaksanaan dilakukan secara rutin setiap minggu dengan suasana menyenangkan agar sesuai dengan karakteristik anak usia 6–7 tahun. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan vokal, keberanian, dan kekompakan siswa, serta perkembangan motorik melalui gerakan sederhana yang dipadukan dengan nyanyian. Antusiasme siswa meningkat dari pertemuan ke pertemuan, terlihat dari partisipasi aktif dan rasa percaya diri mereka dalam tampil. Guru dan pihak sekolah menilai kegiatan ini positif karena mampu menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal sekaligus memperkuat nilai gotong royong, kreativitas, dan kemandirian yang sejalan dengan dimensi Profil Pelajar Pancasila. Dengan demikian, pelatihan ini tidak hanya menjadi sarana pelestarian budaya, tetapi juga wahana penguatan karakter siswa sejak dini.
Pelatihan Proyek P5 melalui Kegiatan Menyanyi Lagu Daerah Ramko Rambe Yamko di Kelas II SDIT Al Qonita Ahmad, Ayatullah; Mahmudah, Istiyati; Sudartik, Lilik
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 8 (2025): Oktober
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i8.3237

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SDIT Al Qonita kelas II melalui kegiatan menyanyi lagu daerah Papua berjudul “Ramko Rambe Yamko”. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan guru, pendampingan siswa, dan pembelajaran berbasis proyek yang dilakukan rutin setiap Selasa pukul 10.15 WIB. Kegiatan ini melibatkan 28 siswa kelas II, guru kelas, dan guru seni budaya. Proyek difokuskan pada keterampilan vokal, pemahaman makna lagu, penambahan gerakan variasi sederhana, serta penggunaan alat musik sederhana dari bahan bekas. Hasil menunjukkan peningkatan keterampilan musikal, kepercayaan diri, kolaborasi, dan apresiasi terhadap budaya lokal. Kegiatan ini memberikan implikasi positif bagi pembentukan karakter siswa sesuai enam dimensi Profil Pelajar Pancasila. Artikel ini merekomendasikan penguatan P5 berbasis seni budaya di sekolah dasar sebagai strategi efektif membentuk karakter, kreativitas, dan kecintaan siswa terhadap keberagaman Nusantara.
Penerapan Model Kooperatif dalam Pembelajaran Matematika Kelas V Di MIN 3 Kota Palangka Raya Pertiwi, Ratna Rahayu; Mahmudah, Istiyati
Galois: Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 2 No 2 (2023): Galois : Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Tadris Matematika Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/gjppm.v2i2.6900

Abstract

In the Republic of Indonesia Government Regulation Number 19 of 2005 article 7 paragraph 3 concerning national education standards for MI/SD and other secondary units which states that mathematics is one of the subjects included in the MI/SD/SDLB/group. Package A or at another level. This mathematics subject must be mastered by children from an early age in MI/SD, so that children can be skilled in everyday life. So there is a need for models in mathematics learning so that they can help students improve positive traits in thinking. When making observations, the results of interviews with mathematics teachers in class 5 were the cooperative learning model which is often used in mathematics lessons. ABSTRAK DI dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia tercantum Nomor 19 Tahun 2005 pasal 7 ayat 3 tentang standar nasional pendidikan untuk satuan MI/SD dan menengah lainnya yang menyatakan bahwa di mata pelajaran matematika salah satu mata pelajaran yang di masukkan ke dalam kelompok MI/SD/SDLB/Paket A atau di jenjang lainnya. Mata pelajaran matematika ini harus dikuasai oleh anak sejak dini di MI/SD, agar anak dapat terampil dalam kehidupan sehari-hari. Maka di perlukannya model dalam pembelajaran matematika agar dapat membantu siswa dalam meningkatkan sifat positif dalam berpikir. Yang di mana pada saat melakukan observasi, hasil dari wawancara terhadap guru mata pelajaran matematika di kelas 5 yaitu model pembelajaran kooperatif lah yang sering di gunakan dalam pembelajaran dalam pelajaran matematika.
Pengaruh Kabut Asap Terhadap Proses Belajar Mengajar Matematika Kelas VI di MIS NU Palangka Raya Islamiyah, Ulfah; Mahmudah, Istiyati
Galois: Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 3 No 1 (2024): Galois : Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Tadris Matematika Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/gjppm.v3i1.10791

Abstract

ABSTRACT Mathematics is a subject at the elementary, middle and high school levels of education. Mathematics includes the study of abstract concepts or abstract mathematical objects. This research aims to determine the effect of haze on the teaching and learning process of class VI mathematics. The methods used in this research are qualitative and quantitative analysis. Qualitative data in this research was carried out by collecting data from interviews with class VI Mathematics teachers. Meanwhile, the quantitative data in this research is data from differences in students' learning outcomes during face-to-face learning and distance learning (PJJ). The learning outcomes of students during face-to-face meetings are between 65% complete and 35% incomplete with an average score of 64.8. Meanwhile, the learning outcomes of distance students are between 32% complete and 68% incomplete with an average score of 60. ABSTRAK Matematika merupakan mata pelajaran yang ada pada jenjang pendidikan dasar, menengah pertama, dan menengah atas. Matematika mencakup studi tentang konsep-konsep abstrak atau objek matematika yang bersifat abstrak.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kabut asap terhadap proses belajar mengajar matematika kelas VI. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif pada penelitian ini dilakukan dengan cara pengumpulan data dari hasil wawancara guru Matematika kelas VI. Sedangkan data kuantitatif pada penelitian ini adalah data dari perbedaan hasil belajar peseta didik saat pembelajaran tatap muka dan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Adapun hasil belajar peserta didik saat tatap muka yaitu dengan interval nilai tuntas 65% dan tidak tuntas 35% dengan nilai rata – rata 64,8. Sedangkan hasil belajar peserta didik jarak jauh yaitu dengan interval nilai tuntas 32% dan tidak tuntas 68% dengan nilai rata – rata 60.
Pembelajaran Berbasis Proyek Untuk Meningkatkan Pembelajaran Matematika Kelas VI Di Era Digital Rahmat, Rahmat; Mahmudah, Istiyati
Galois: Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 4 No 1 (2025): Galois : Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Tadris Matematika Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/gjppm.v4i1.14418

Abstract

MIN 2 Palangka Raya lerning requires optimization to face challenges in the digital era, tecnologi advances affect educational methods. In this article, we look at how the application of PJBL in mathematics learning at MIN 2 Palangka Raya in the digital era can be optimized and have an impact on student learning outcomes. PJBL is a project-based learning method that emohasizes student participation solving real problems coorperatively. The PJBL method allows students to learn mathematics through real-world experience and theory. During this process students are given the task of applying the mathematical concepts they have learned. Students can more easily understand abstract concepts with digital technology such as interactive learning applications, mathematical simulations and data processing software. It has been proven that optimizing PJBL mathematicas learning increases student involvement in the learning process. Because learning seems more applicable and meaningful, they are more motivated and meaningful, they are more motivated and enthusiastic. In addition, students utilize digital technology to gain access to various sources of inromation, which helps them understand mathematicas betel. With PJBL, students not only improve their understanding of mathematics, but they also gain critical thinking problem solving skills, and the ablitity to work in grousps and independently. They evaluation results show that the use of PJBL in class VI MIN 2 Palangka Raya has succeeded in increasing students’ mathematics achievement. Overall, with the support of digital technology, PJBL has the ablity to optimize mathematics learning, create a dynamic learning environment, and prepare students to face challenges in the digital era.